Kakakku Cintaku

Kakakku Cintaku
Dia Orangnya


__ADS_3

Selama perjalanan Angel hanya diam menikmati jalanan yang lenggang. Saat David melihat ke arahnya ternyata Angel sudah tertidur pulas menghadap dirinya, David hanya tersenyum tanpa berniat untuk membangunkannya. Sampai di rumah Angel masih sangat pulas dengan tidurnya sehingga membuat David menggendongnya dan membawanya ke kamar.


Mentari pagi mulai menampakkan diri namun Angel masih terlelap dalam tidurnya, dirinya merasa sangat lelah padahal hari ini dia harus kembali ke pemotretan di perusahaan Mominya. Hari ini Angel berfoto dengan Momi untuk kepentingan bisnis.


" Honey" panggil David dari luar kamar Angel.


"Honey, apa kau mendengarkan ku" tanya David di luar kamar Angel.


"Honey Abang masuk ya" ujar David.


"Kok gak ada jawaban si, kemana dia" ujar David penasaran David perlahan membuka pintu kamar Angel yang tidak terkunci.


"Yah elah pantes aja gak nyaut masih tidur ternyata" ucap David berkacak pinggang.


"Honey bangun" ucap David lembut sembari menggoyangkan badan Angel.


"Em......"


"Bangun Honey sudah siang, bukannya sekarang kamu harus ke tempat bunda buat pemotretan" ucap David.


"Bentar Bang, badan Angel rasanya kaya pada remuk sakit semua" ucap Angel masa.


"Emangnya kamu habis ngapain" tanya David bingung.


"Gak ngapa ngapain kemarin cuma jalan jalan sama Mom sama Abang" jawab Angel sembari membolak balikkan badannya.


"Makanya kalau jalan tuh inget waktu kan jadi pegel semua tuh badan, apa lagi kamu pakai high heel tadi malam" ucap David.


"Ya kali gue pergi sama lo pakai sepatu boot kan gak mungkin" ucap Angel tak sengaja memakai lo gue.


"Seharusnya kamu nyamanin dulu baru tampilan, jadi gak kaya gini" ucap David.


"Iya iya Bang, sama maaf udah pake lo gue maaf ya udah pergi sana Bang Angel mau mandi" ucap Angel sembari bangun dan menuju kamar mandi walau dengan sedikit aneh berjalannya.


"Girl kamu jalan kaya bebek kena asam urat" teriak David meledek Angel.


""Lo bilang apa" ujar Angel emosi hendak mengejar David namun David sudah pergi terlebih dahulu.


"Dasar Abang, kenapa semua yang Abang lakukan itu buat Angel deg degan si, gak beres ini" ujar Angel masuk ke dalam kamar mandi.


Angel menyelesaikan ritual mandinya dengan lama, karena badannya terasa remuk. Begitu merasa badannya enak Angel menyelesaikan mandinya dan bersiap. Saat Angel keluar kamar Angel tidak menemukan siapapun di dalam hotel. Angel langsung menuju ke tempat Mominya untuk pemotretan. Saat Angel masuk ke dalam perusahaan Momi Angel tidak sengaja sedang melihat Maya makan di kantin kantor, Angel merasa sangat tertarik dengan apa yang Maya makan Angel menghampiri Maya di kantin kantor.


"Hai" sapa Angel.


"Oh hai, Nona" sapa Maya kaget dengan kedatangan Maya.


"Jangan panggil Nona, panggil Angel aja, oh ya kaka lagi makan apa" tanya Angel yang melihat Maya tadi makan.


"Iya Non... eh Ngel ini lagi makan maaf ya jam segini udah makan" ucap Maya tidak enak hati karena tau Angel adalah putri pemilik perusahaan.


"Ya gak apa apa, emang Kak belum makan" tanya Angel heran.

__ADS_1


"Udah tadi pagi, tapi udah laper lagi maaf tolong jangan bilang sama bu bos" ucap Maya.


"Iya gak apa apa, selamat makan gue ke tempat pemotretan dulu ya" ucap Angel sopan.


"Iya sekali lagi terima kasih" ucap Maya membungkukkan badannya.


Angel tersenyum sembagi mengambil sepotong sabdwich milik Maya. Maya menegakkan kembali badannya, saat dia hendak makan Maya geleng geleng kepala karena tingkah Angel. Maya yang mengetahui kelakuan Angel pun hanya tersenyum, Maya teringat dengan Adin yang selalu saja mengambil sebagian makanannya.


"Percumah lo gitu, udah gak kaget gue sama makanan yang hilang saat ada orang yang datang, lo ngingetin gue akan kelakuan Adin, Din dengerin kaka gue kangen sama lo" ujar Maya dalam hati.


"Siang Nona" sapa seorang make up artis.


"Siang, Be the way kok sepi si yang lain udah selesai apa gimana nih" ucap Angel ramah.


"Gak yang lain dalam posisi masing masing, soalnya bu bos minta kita perketat keamanan" ujar seorang yang sedang memakaikan make up padanya.


"Oh emangnya kenapa kok harus di perketat si" tanya Angel seolah tidak tau apa yang terjadi.


"Iya katanya si anak bu bos mau melakukan pemotretan sama bu bos, ya kita harap si anaknya bu bos bisa menghargai kerja kita" ucapnya karena tidak tau kalau Angel adalah orangnya.


Angel tersenyum mendengar celotehan beberapa orang yang sedang merias dirinya. "Kalian tau orang yang kalian bicarakan itu gue" ucap Angel dalam hati.


Seorang anak buah Momi menemui Angel dan membisikkan sesuatu yang membuat Angel semakin melebarkan senyumnya.


"Nona kenapa anda tersenyum begitu anda baik baik saja" ujarnya.


"Saya baik makanya saya senyum kalau saya stess saya gak bisa senyum paling juga ketawa" ucap Angel.


"Perfec" lanjutnya saat selesai merias Angel.


"Sudah" tanya Angel.


"Sudah, karena semua wajh anda itu so perfec jadi kerjaan kita tinggal hair stailling" puji perias Angel.


"Makasih pujiannya" ucap Angel.


Setelah selesai Angel langsung ke tempat pemotretan, ternyata sang Momi sudah menunggunya dengan wajh cemberut, Angel tau apa yang terjadi kemudian Angel mendekati Mominya dan berusaha menggoda Mominya agar kembali tersenyum dan memaafkannya. Karena Angel seorang yang sangat humoris maka tidak susah baginya membujuk Mominya.


Semua orang kembali ke posisi yang sudah Momi tunjukkan membuat Angel sedikit menekuk mukanya kepada Momi karena tidak suka dengan perlakuan Momi yang Angel rasa berlebihan. Orang yang sedari tadi melihat Angel tidak bisa mengeluarkan kata katanya karena orang yang dia ajak bicara tentang putri bu boss nya adalah orang yang di maksud.


"Aduh mati gue, ternyata dia orangnya" ucap penata rias Angel.


"Woy lo kenapa" sapa temannya.


"Gue kayaknya gak bakal lama lagi di sini" ucapnya membuat temannya semakin bingung.


"Apa si maksud lo" ucap temannya yang bingung.


"Maksud gue, em.. udahlah susah ceritanya lain kali gue ceriatain sama lo" ucapnya pergi.


"Aneh kumet kali nih anak" ucap temannya bingung.

__ADS_1


Angel dan Momi menyelesaikan beberapa foto shootnya dengan berbagi pose dan gaun yang di gunakannya, membuat Angel seperti kelelahan apalagi pagi ini di hanya menyantap sandwich itupun hasil dia mengambil makanan Maya.


"Mom Angel laper" ucapnya lirih.


"What baru jam berapa Girl" ucap Mom lirih.


"Tadi Angel ke sini belum sarapan Mom" jelas Angel.


"Ya sudah, kita lanjutkan pemotretan nanti aja kita makan dulu" ucap Mom.


"No Mom, kita selesaikan dulu Angel pangin makan di luar tadi pas Angel kesini ada tempat menarik" ucap Angel.


"Oke terserah kamu, tapi apa kamu masih kuat Girl" tanya Momi.


"Masih Mom" ucap Angel penuh semangat.


Angel dan Momi kembali melakukan pemotretan, Angel melakukannya dengan cepat karena sudah tidak bisa menahan rasa laparnya. Momi yang mengerti keadaan Angel tersenyum dan menyelesaikannya dengan cepat.


Angel telah menyelesaikan pemotretannya lalu pergi untuk mengganti pakaian, saat dia kembali ke ruang rias untuk mengambil beberapa barangnya yang tertinggal. Saat Angel masuk Angel bertemu dengan orang yang tadi meriasnya, Angel tersenyum pada periasnya namun sang perias justru menundukkan kepalanya karena terlalu malu dengan apa yang dia bicarakan pagi tadi.


"Hai" sapa Angel pada penata make upnya.


Namun sang erias hanya membungkukkan badannya tanpa mau melihat wajah Angel namun sangat terlihat jelas bahwa perias tersebut sangat malu dan memilih untuk menghindarinya.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.***Maaf ya reader kemarin gak bisa up...


Terima kasih buat yang masih stay dengan Angel dan David kasih masukan dong biar bisa jadi lebih baik lagi...


Lobe you reader.... jangan lupa like komen dan vote ya....

__ADS_1


Jumpa lagi di episode selanjutnya***...


__ADS_2