Kakakku Cintaku

Kakakku Cintaku
Eps 133


__ADS_3

Daddy terus menatap dengan serius membuat Angel tau kalau Daddynya tidak setujuu. Angel melepaskan tangan David bukannya lepas justru pindah ke pinggang Angel membuat Angel semakin tidak enak.


"Maaf" ucap Angel saat tangan David di cekal Daddy.


"Angel" panggil David namun Angel hanya tersenyum dan pergi.


Angel langsung mengambil tasnya dan pergi dari ruangan itu. Dia langsung keluar tanpa memakai masker saat keluar dengan terburu buru dia menabrak seseorang yang ada di depannya.


"Maaf maaf" ucap Angel sopan.


"Gak papa, kenapa" tanya Vino ternyata yang Angel tabrak adalah Vino.


"Tidak apa tuan sekali lagi maaf, kalau ada merasa rugi karena saya menabrak anda silahkan datang ke butik saya" ucap Angel langsung pergi begitu saja.


Tak jauh dari tempat itu, Angel langsung memakai kacamata hitam dan maskernya. Dia pergi ke tempat dimana dia bisa menangis sepuasnya.


"Hallo Cika datang ke tempat gue besok fiting baju sekalian sama suami lo" Angel mengirim sebuah pesan singkat sembari keluar dari pusat perbelanjaan.


"Aduh ada Angel lagi" ucap Angel melihat anak kecil yang kemarin memanggilnya Mommy.


"Mommy" panggilnya


"Hai" ucap Angel tersenyum.


"Es cream" ucapnya.


"Kamu gak lupa ya, ya udah yuk" ucap Angel.


"Mungkin kakak sibuk Ngel" ucap sang ayang saat melihat mata Angel merah.


"Saya ada waktu lima menit" ucap Angel langsung membawa Angel kecil ke dalam untuk membeli es cream.


Angel langsung pergi ke tempat es cream dan memilih beberapa es cream untuk Angel kecil.


"Biar saya yang bayar" ucap sang ayah.


"Jangan ini janji saya, saya tidak ada hutang sama dia" ucap Angel.


"Adik kecil sudah ya, kakak harus pergi beli sesuatu kamu baik baik ya sayang jumpa lagi" ucap Angel berjomgkok di depan kasir dan mencium pipi gembul sang anak.


Angel berlari pergi ke sebuah toko aksesoris yang baru meluncurkan produc terbarunya yaitu sebuah mahkota terbarunya dan Angel sudah melihatnya di internet.


"Daddy bukannya itu store kita" tanya Angel kecil.


"Ya, mau ke sana dan lihat design mu apa ada yang berminat" ucap sang ayah di angguki sang anak.


Anak tersebut berjalan dengan riangnya ke store itu. Dengan es cream yang ada di tangan Daddynya. Saat masuk dia melihat Angel sedang melihat hasil karyanya membuatnya sangat senang.


"Selamat datang di store kami apa anda berminat untuk menyentuhnya" ujar anak kecil itu.


"Apa boleh di sentuh" ucap Angel kaget melihat siapa yang berbicara tadi.


"Boleh asal jangan di banting atau di injak dan lagi jangan untuk memukul seseorang" ucapnya.


"Bisa jangan jual ini dulu selama satu jam ke depan saja saya membutuhkannya" ucap Angel.


"Tentu, tolong tutupi ini dulu" ucapnya pada kariawan di sana.


Angel tertawa riang melihat tingkah anak itu yang terlalu menggemaskan. Angel langsung memadu padankan dengan gaun yang dia buat. Dia juga memberikan pesan pada Cika dan ternyata Cika menyukainya walau harganya sangat tinggi.


"Saya ambil ya cantik dimana saya bisa membayar" ucap Angel sopan.


"Baiklah, bungkus yang ini anda bisa membayarnya di sana" ucapnya.


"Apa saya boleh bertanya kakak cantik" tanyanya.


"Silahkan" ucap Angel sopan.


"Kenapa anda memilih design ini, ke dua kenapa anda bicara hormat pada saya" tanyanya.


"Pertama saya sangat menyukainya saat masih di internet saya membeli ini untuk pernikahan sahabat saya, ke dua kamu sopan kepada saya kenapa saya tidak boleh sopan padamu saya tidak pernah melihat siapa lawan bicara saya tapi tutur kata mereka yang menentukan sifat saya" ucap Angel.


"Sama seperti yang Daddy bilang" ucap Angel kecil.


"Mari ikuti saya Kakak cantik" ucapnya membuat Angel mengikutinya.


"Hallo Abang" ucap Angel lembut.


"Kita perlu bicara" ucap David langsung mematikan ponselnya.


"Hallo Abang, dimana" tanya Angel menelfon David kembali


"Di luar toko kamu berada sekarang" ucap David.


Angel melihat sekeliling langsung melihat keberadaan David.


"Adik manis bisa tolong antar makhota itu ke alamat ini dan ini kartu kredit kakak makasih ya" ucap Angel langsung pergi.


Angel mendekati David yang terlihat marah. Saat Angel sampai di depannya David hanya diam memantapnya tajam.

__ADS_1


Cup.....


Angel berjinjit dan mencium sekilas bibir David membuat David tersenyum. Saat Angel akan menghindar David sudah memegang tangannya.


"Kenapa" tanya Angel tersenyum.


"Lagi" ucap David.


"Dasar, gak ada Abang kenapa liatin Angelnya gitu tadi" ucap Angel.


"Kamu terlalu dekat dengannya, jalan yuk" ucap David.


"Oke, tapi sekalian Angel beli sesuatu buat kerja ya" ucap Angel bergelanyut manja di lengan David.


"Manjanya, tadi kenapa kabur" ucap David.


"Liat aja Daddy" ucap Angel.


"Ya udah yuk" ucap David.


Angel dan David berjalan dengan tangan yang terus bertautan. Angel mencari banyk barang membuat David menggelangkan kepalanya.


Disela sela belanjanya Angel dan David membeli sebuah kaca mata couple walau terus tertawa dengan tingkahnya tapi mereka tidak memikirkan apa yang akaj di hadapi saat pulang nanti.


"Udah Bang capek" ucap Angel.


"Pulang yuk" ucap David membuat Angel berhenti berjalan.


"Kenapa" tanya David.


"Gak Bang gak papa, makasih atas waktunya" ucap Angel lalu pergi membuat David berfikir.


"Ikut saya pulang" ucap David.


"Maaf Bang gak bisa" ucap Angel.


"Kenapa" ucap David menarik tangan Angel namun di tolak Angel.


"Abang" ucap Angel saat David memaksa.


"Ikut atau saya cium kamu di sini" ucap David.


"Bang please" ucap Angel membuat David langsung menggendongnya seperti penculikan dan semua barang barang yang sudah di beli berjatuhan.


"Abang jatuh" ucap Angel.


"Biarin ada yang ambil" ucap David tak berselamg lama ada beberapa anak buah Rey datang.


"Udah turun" ucap David ketus saat sudah sampai di pekarangn rumah.


"Abang galak banget gak di suruh juga mau turun" ucap Angel langsung berjalan ke rumah utama dengan kaki di hentak hentakakan.


Angel duduk di ruang tamu lalu menyandarkan diri di sana. Dia tidak menyapa ke dua orang tuanya yang berada di ruang keluarga. Saat David masuk David merasa ada yang aneh dengan orang tua dan Angel yang sama sama tidak menyapa padahal dulu Mommy sangat hangat dengan Angel


"Kamu lagi musuhan" tanya David duduk di samping Angel.


"Sama siapa" tanya Angel.


"Mommy Daddy" ucap David.


"Gak, sampai kapan pun Angel gak akan menjadi musuh kalian yang lagi bermusuhan nih hati sama raga gue" ucap Angel langsung menutup wajahnya dengan bantal.


"Yang" ucap David menarik bantal Angel namun di tahan.


"Sayang ih kenapa si" ucap David mulai meninggikan suaranya.


"Bang kamu bisa gak marah gitu sama Angel bentak atau pukul Angel biar Angel bisa pergi dari sini gitu" ucap Angel.


"Sekarang kenapa kamu yang marah marah" ucap David.


"Tau ah Abang ah" ucap Angel langsung kembali memutup wajahnya.


"Sayang gak bisa nafas kalau gitu" ucap David.


"Biarin" ucap Angel.


"Sayaang kalau gak si lepas saya cium ya ada mommy tuh liatin" ucap David namun seketika melepaskan bantalnya dan David mengambil kesempatan untuk mencium Angel.


"Girl" panggil Mommy saat David mencium Angel.


"Mom Abang nih" ucap Angel mendorong David.


"Lagian kamu pulang judes amat" ucap David.


"Hallo" ucap Angel saat ponselnya berdering.


"Siapa ya" tanya Angel termyata Angel kecil yang menelfon karena kartu kredit Angel masih di sana.


"Oh, besok kakak ambil" ucap Angel.

__ADS_1


"Kakak tadi gak di culik kan" tanya Angel kecil.


"Gak, kakaak cuma lagi hafalin drama kakak jadi gitu deh pusing ngomongnya" ucap Angel lebut.


"Ya udah see you" ucap Angel.


"Kenapa" tanya Angel pada semua.


"Nih," ucap Angel memberikan ponselnya pada David membuat David langsung mengantonginya.


"Girl sepertimya kamu harus menjelaskan sesuatu" ucap Mommy.


"Banyak hal Mom, tapi apa yang sangat ingin mommy tau" ucap Angel.


"Kemarin" ucap Mommy.


Angel menceritakan semua yang terjadi kemarin. Namun dia tidak mengatakan bahwa David mabuk parah tapi sepertinya Mommy sudah mengetahuinya.


"Sepertinya ada lagi, urusan yang lain" ucap Mommy.


"Maaf Mom, Angel gak bisa di sana Angel punya sendiri" ucap Angel.


"Dimana" tanya Mommy.


"Dimanapun itu saat kalian butuh Angel pasti bisa dengan cepat menyusul" ucap Angel membuat Daddy dan David bingung.


"Oke oke, semua barang tadi gimana" tanya Mommy.


"Gak tau Abang" ucap Angel.


"Ada di Rey, mau kirim kemana" tanya David.


"Bawa sini aja" ucap Angel menghindari David tau alamat barunya.


"Kamu akan menepati janji" tanya Mommy.


"Akan Angel coba lagi Mom, maaf" ucap Angel.


"Lakukanlah" ucap Mommy.


"Hm oke Mom" ucap Angel menyanggupi.


David dan Daddy hanya menyimak sedangkan Angel dan Mommy berbicara dengan hati bergemuruh tidak ingin menjauh satu sama lain. Tapi Angel tau pasti alasan mommynya itu dan Mommynya juga tau kalau Angel pasti mampu melewatimya.


"Mau pesan menu makan malam apa" tanya Mommy.


"Ayam kecap manis" ucap David.


"Ayam goreng pedas" ucap Daddy.


"Kamu girl" tanya Mommy.


"Makaj sama Ayang he" ujar Angel membuat David mengacak rambutnya sedangkan Mommy menggeleng.


"Kamu kenapa tidak menceritakan kejadian tadi siang" ucap Daddy.


"Daddy" ujar Angel.


"Urusan kalian asal jangn keblablasan ingat kalian ujung tombak Daddy" ucap Daddy.


"Siap Dad" ujar David semangat.


"Sekarang kalian berduaan sana sambil nunggu makanan siap Daddy buat Mommy sibuk" ucap Daddy membuat David sangat bahagia.


David menatap Angel sedangkan Angel hanya tersenyum kaku. David pergi lebih dulu ke kamarnya untuk mandi dan sebagainya. Sedangkan Angel masih duduk di ruang tamu menunggu Rey dan barang barangnya.


"Kak Rey" ujar Angel sangat senang saat Rey datang.


"Kenapa" tanya Rey.


"Barang barang tadi dimana" tanya Angel.


"Masih di mobil mau di bawa sini" tanya Rey.


"Gak pindahin ke mobil Angel yang baru aja" ucap Angel di angguki Rey.


"Setelah kakak Rey istirahat aja makasih" ucap Angel langsung pergi ke kamarnya untuk membersihkan diri.


Angel pergi dengan riang dan senyuman yang terus mekar di wajahnya. Namun di dalam hatinya banyak pertanyaan dan banyak hal yang ingin dia cari tau secepatnya. Saat sudah di kamar Angel langsung mandi agak lama sampai suara ketukan mengagetkannya.


"Sayang" ujar David.


.


.


.


.

__ADS_1


Jangan lupa dukungannya guys ....


.


__ADS_2