
"Mom" ucap David.
"Tenang aja Boy dia akan baik baik saja" ucap Daddy.
"Iya Dad, kalian kalau mau pulang pulang aja biar Abang yang tungguin dia di sini" ucap David.
"Ya baiklah, jaga dia baik baik boy sebelum kamu benar benar kehilangan dia" ucap Daddy.
"Pasti Dad" ucap David.
"Daddy gak tau waktu" ucap Mommy protes pasalnya bukannya Daddy menyemangati putranya justru membuat putranya kembali meneteskan air matanya.
"Tuan dan Nyonya kusuma maafkan saya sepertimya perjodohan ini tidak bisa saya teruskan" ucap Daddy kepada keluarga Kusuma yang ikut menemani Angel.
"Iya tuan, sekarang sudah bukan jaman siti nurbaya lagi tidak ada perjodohan mereka berhak memilih pilihan mereka sendiri" ucap Tuan Kusuma.
"Terima kasih pengertiannya Tuan" ucap Daddy.
"Tidak masalah Tuan, baiklah kaau begitu saya sekeluarga pergi dulu" ucap Tuan Kusuma.
Setelah kepergian keluarga Kusuma akhirnya Daddy dan Mommy menceritakan keadaan Angel setelah melihat putranya lebih baik mereka pergi dari rumah sakit namun sebelum pergi Mommy membelikan beberapa makanan untuk David.
"Honey kenapa kenapa lo korbanin diri buat gue, kita bahkan tidak punya hubungan seperti yang lo tau maafin gue" ujar David menangis sembari menggenggam tangan Angel.
Hari berganti hari dan sekarang sudah satu bulan sejak penyerangan itu terjadi namun Angel masih saja belum sadarkan diri. David masih setia menunggunya sampai dia tidak memikirkan nasib perusahaannya membuat Daddy kembali turun tangan.
David bahkan tidak lagi memikirkan penampilannya setelah Angel terbaring lemah di rumah sakit. David tidak pernah meninggalkan Angel sendiri bahkan David selalu mengajak Angel bercerita.
"Boy makan lah dulu" ucap Mommy.
"No Mom" ucap David.
"Bagaimana kalau tiba tiba Angel bangun dan melihat kamu yang acak acakan kurus kayak orang gila bukannya dia seneng bangun dia bakal ilfil sama kamu Bang" ucap Mommy.
Setelah mendengar ucapan Mommynya David langsung membersihkan diri dan makan dengan lahap.
"Bunda" ucap Angel terdengar lirih.
David yang mendengar ucapan Angel langsung menghampirinya ternyata Angel sudah bisa menggerakkan tangannya.
"Angel, mom Angel mom" ucap David.
Mommy langsung memanggil dokter untuk memeriksanya. Setelah pemeriksaan itu Angel mulai membuka matanya membuat David tersenyum.
"Good job girl" ucap David.
Angel tersenyum lalu merasakan kepalanya sangat sakit dan terlintas ingatannya saat terjadi kecelakaan dua tahun lalu. Namun sekuat tenaga dia tetap tersenyum.
"Honey kamu masih mengenaliku" tanya David.
"Konyol" ucap Angel tersenyum.
"Untunglah kamu masih ingat Abang" ucap David memeluk Angel.
"Angel selalu mengingat Abang, bahkan Angel ingat siapa Angel yang sebenarnya" ujar Angel dalam hati.
"Boy biarin Angel istirahat jangan ajak bicara banyak banyak" ucap Mommy.
"Ya mom" ucap David.
Angel tersenyum lalu kembali menutup matanya, ingin Angel teriak karena dia tau kalau keluarganya bukan yang sebenarnya. Tak terasa ada air mata mengalir saat dia menutup mata.
"Mom" ucap David.
"Biarkan sepertinya dia butuh waktu sendiri" ucap Mommy.
"Tapi Mom Abang gak mungkin tinggalin dia sendiri di sini" ucap David.
"Sebentar Bang, mungkin dia masih syok" ucap Momny.
"Oke Mom" ucap David pergi ke luar ruangan mengikuti Mommynya
Setelah kepergian David Angel.langsung bangun dan duduk. Angel menangis sesegukan dia merasa sangat senang bisa kembali bangun di tengah keluarga yang sangat dia rindukan walaupun kelurganya palsu.
"Tuhan buatlah jalanku lebih mudah" ujar Angel dalam tangisnya.
__ADS_1
Setelah satu jam David kembali ke ruangan Angel, Angel tersenyum melihat kedatangan David namun air matanya kembali menetes.
"Kenapa Honey apa Abang menyakitimu" ucap David.
"Tidak" ucap Angel menghapus air matanya.
"Apa sudah lebih baik Honey" ucap David.
"Sudah" ucap Angel singkat.
"Mau makan" tanya David.
"Boleh" ucap Angel.
"Jadi dingin banget apa dia sudah tau siapa dia sebenarnya" ujar David dalam hati.
"Mau makan apa" tanya David.
"Apapun" ucap Angel.
"Oke Abang beli makanan dulu ya, biar Mommy yang temenin kamu di sini" ucap David.
"Oke" ucap Angel.
David hendak mencium kening Angel namun Angel memundurkan kepalanya membuat David merasa aneh. David langsung pergi ke luar ruangan dan menyuruh Mommynya untuk menemani Angel.
"Mom temani Angel di dalam" ucap David.
"Kamu mau kemana Boy" tanya Mommy.
"Cari makan" ucap David berlalu.
Mommy yang melihat raut wajah David merasa sangat aneh kepada putranya. Pasalnya David sangat menginginkan kesadaran Angel kembali namun setelah Angel kembali sadar David malah terlihat tidak bahagia.
"Hai Girl" ucap Mommy.
Angel hanya tersenyum tanpa menjawab ucapan Mommy.
"Bagaimana apa ada yang sakit" tanya Mommy.
"Ada" ucap Angel.
"No mom, cuma agak sakit kepalanya" ucap Angel.
"Oh itu karena benturan yang kamu alami waktu itu" ucap Mommy.
"Gitu ya, boleh tanya gak" ucap Angel.
"Boleh sayang tanya aja" ucap Mommy.
"Siapa nama saya" ucap Angel.
"Kamu lupa nama kamu sayang" ucap Mommy.
"Cuma ingin memastikan" ucap Angel.
"Maaf Mommy gak tau siapa nama kamu yang sebenarnya, tapi kamu adalah anak perempuan Mommy Angel Angeline M.Honsclair" ucap Mommy.
"Bolehkah Angel tetap menjadi Angel anak Mommy" ucap Ange.
"Dengan senang hati sayang" ucap Mommy memeluk Angel.
"Terima kasih" ucap Angel membalas pelukan Mommy.
Mommy menangis karena Angel masih ingin menjadi anaknya. Saat mereka asik bercanda tiba tiba David datang membuat Angel seketika terdiam.
"Nih makanannya" ucap Dwi duduk dengam keras di atas sofa.
"Makasih Boy, kamu gak makan" tanya Mommy.
"Gak Mom, masih kenyang" ucap David.
"Oke, sini sayang mommy suapin" ucap Mommy kepada Angel
"Biar Angel sendiri" ucap Angel.
__ADS_1
"Baiklah" ucap Mommy menata makanan Angel di atas meja kecil agar Angel mudah untuk makan.
Angel makan dengan sangat pelan karena tangannya yang tertancap jarum membuat David yang melihatnya kasihan. David langsung menarik piring makanan Angel lalu duduk di tepi ranjang Angel.
"Biar Abang yang suapin" ucap David.
Angel hanya mengangguk dan menerima suapan demi suapan dari David.
"Udah" ucap Angel.
"Baru sedikit Honey" ucap David.
"Tapi udah kenyang" ucap Angel.
"Sedikit lagi" ucap David.
"Satu suap aja lagi" ujar Angel.
"Gak baru sedikit" ucap David.
"Tapi kamu juga makan" ucap Angel.
"Udah kenyang" ujar David
"Ya udah Angel gak mau makan" ucap Angel.
"Yaya" ujar David lalu makan bersama dengan Angel sampai makanan habis.
Saat selesai makan, Daddy datang dengan membawa banyak paper bag berisi baju baru untuk Angel. Karena daddy sangat antusias setelah mendengar kalau Angel sudah sadar.
"Hai sayang bagaimana sudah lebih baik" ucap Daddy.
"Sudah" ucap Angel tersenyum.
"Maaf semuanya ada yang harus mengingatkan pasien untuk minum obat" ucap Perawat yang membagikan Angel obat.
"baik sus" ucap Mommy.
Suster tersebut langsung pergi sedangkan David memegang segelas air dan obat yang baru saja suster tersebut berikan
"Minumlah" ucap David.
"Perhatiannya Abang" ledek Daddy.
"Iya" ucap Angel menerima obat yang David berikan.
Angel meminum obat tersebut lalu tiba tiba ada sesuatu yang terlintas di pikirannya membuat kepalanya sangat sakit.
"Kenapa" ucap David panik.
"Sakit" ucap Angel.
"mana yang sakit Mom cari dokter" ucap David panik tidak kepalang sembari menggenggam tangan Angel dan memeluknya.
Angel menggenggam tangan David sangt kuat karena kepalanya sangat sakit. Tiba tiba genggaman Angel mulai memudar dan Angel jatuh pingsan dalam dekapan David.
"Maaf boleh saya periksa" ucap Dokter.
"Silahkan dok" ucap David membaringkan Angel dengan sangat hati hati.
"Ini biasa terjadi tapi dia termasuk pasien yang sangat kuat karena dia langsung bisa mengenali kalian semua sebagai keluarganya dan menahan sakit agar bisa mengingat segalanya" ucap Dokter.
"Jadi dia baik baik saja" ucap David.
"Yq ini akan sering terjadi saat dia mulai mengingat sesuatu" ucap Dokter.
"Baik dok" ucap David.
Dokter pergi membuat David bertanya kepada orang tuanya yang sebenarnya terjadi. David merasa sangat bersalah karena dia Angel terbaring lemah.
.
.
.
__ADS_1
.
Jangan lupa like vote dan komentarnya ya.....