Kakakku Cintaku

Kakakku Cintaku
Eps 137


__ADS_3

"Kamu minum ini Dav" tanya Angel menunjuk gelas yang ada di meja di angguki David.


"Cika gila" ujar Angel menahan tubuh David yang sangat kepanasan.


Angel melepaskan jas yang David pakai sehingga mereka tidak ada jarak membuat David kembali menyesap leher Angel kali ini sangat kuat.


"Sayang lawanlah" ujar Angel mendorong David.


"Ngel maaf kalau kali ini saya tidak bisa menahannya" ujar David terlihat sangat tersiksa.


David masih bisa mencoba menahan panas tubuhnya karena hanya meminum setengah gelas tapi karena dosis yang cika taruh termasuk tinggi membuatnya sangat tersiksa.


"Apa yang harus saya lakukan" ucap Angel berfikir.


Angel langsung mencium bibir David di terima dengan baik oleh David dan langsung melahapnya dengan rakus dan tangan yang mulai jalan jalan entah kemana.


Angel bangun dengan cepat di ikuti David lalu kembali menautkan bibir mereka. Angel mempunyai ide dia membawa David ke kamar mandi setelah melepaskan tautannya.


Angel sangat kewalahan karena David terus mencumbu dirinya. Saat sampai di kamar mandi Angel menyalakan sower dan mengguyur tubuh mereka.


"Dav maaf" ucap Angel.


Saat Angel akan keluar David menariknya dan kembali menautkan bibir mereka. Di bawah guyuran sower yang dingin David terus menahan Angel dengan penuh hasrat.


"Dav sadarlah" ujar Angel menepuk pipi David.


"Haruskah berakhir hari ini" ujar Angel dalam hati.


"Ngel pergilah saya tidak bisa menahannya" ujar David mendorong Angel.


Angel terbentur dinding kamar mandi dan terduduk. Dia melihat David yang terlihat sangat tersiksa membuatnya tidak tega.


Angel langsung berdiri dan langsung mencium bibir David membuat David langsung melahapnya.


"Dav" ujar Angel menatap David di balas tatapan David yang memelas.


"Ngel" ujar David penuh harap membuat Angel mengangguk.


Mendapat persetujuan Angel David langsung melakukan apa yang sudah dia tahan dari tadi. Di bawah guyuran sower yang terus mengalir.


Mereka melakukannya di bawah guyuran sower. Ada air mata yang ikut mengalir karena kehilangan sesuatu yang telah dia jaga sangat lama.


Setelah selesai Angel langsung mendoring David dan membersihkan diri. Karena di ruangannya ada sebuah kamar jadi dia langsung peegi ke kamar dan berganti pakaian.


"Gila gue bener bener melakukannya" ujar David di kamar mandi frustasi.


Sedangkan Angel sedang menangis di kamar yang ada di ruangannya. Dia merasa benci dan marah terhadap dirinya sendiri.


"Honey boleh masuk" ujar David di luar ruangan membuka pintu.


Ternyata pintu tidak terkunci David melihat Angel yang sedang duduk di tepi ranjang dengan mata sebam. David langsung berganti pakaian karena di sana ada baju David karena sesekali David tidur menemani Angel di sana.


"Honey maaf" ucap David duduk di samping Angel.


"Maaf sudah merenggutnya" ujar David lagi.


Angel tidak menjawab hanya air mata yang kembali mengalir membuat David merasa semakin bersalah. Namun saat akan pergi Angel langsung menyandarkan kepalanya di pundak David.


"Dav" ujar Angel.


"Ya sayang" ujar David menggenggam erat tangan Angel.


"Jangan katakan pada siapapun" ucap Angel.


"Tidak, jika sesuatu terjadi padamu saya akan bertanggung jawab" ucap David membuat Angel menatapnya mencari kebohongan di mata David.


"Kamu boleh meminta apapun dan melakukan apapun karena saya bersalah" ucap David.


"Kamu tau kenapa saya mengiyakanmu tadi, bukan harta atau tahta yang saya minta kenapa kamu memandangku dengan harta" ujar Angel menatap David.


"Maaf" ucap David langsung memeluk Angel


Dalam pelukannya Angel menangis sesegukan namun pelukannya sangat erat. Angel tidak ingin David melepaskan pelukannya membuat David semakin bersalah.


"Apa sakit" tanya David di angguki Angel.


"Maaf" ucap David.


"Berhenti berkata maaf" ucap Angel melepaskan pelukan David.

__ADS_1


"Apa sesakit itu" tanya David.


"Gak, takut" ucap Angel.


"Jangan takut, apapun yang terjadi selanjutnya kamu tanggung jawab saya" ucap David.


"Bukankah ini penghianatan besar Dav" ujar Angel membuat David tersenyum karena tau maksud Angel.


"Jangan senyum" ucap Angel membuat David mencubit hidungnya.


"Makan yuk laper" ucap David.


"Masih inget makan" ucap Angel mencibir.


"Ayok" ucap David menarik Angel.


Saat keluar kamar banyak makanan tersedia di sana. David sudah menyuruh semua pengawal dan asistennya pergi lebih dulu namun sebelumnya untuk membuang air yang ada di meja.


"Makanlah" ucap David menyodorkan makanan.


Angel menerima suapan David dan makan cukup banyak begitupun David yang makan dengan lahap.


"Udah sore gak pulang" ujar Angel.


"Kamu mengusirku, lagian kalau pupang bajunya udah beda gini Daddy Mommy bakal kayak detektive" ucap David.


Angel hanya mengangguk lalu berjalan untuk mengambil ponselnya. Angel berjalan dengan sangat hati hati karena terasa perih.


"Hallo Cika" ucap Angel.


"Hallo giman Ngel sukses" ledek Cika.


"Lo gila, berapa tangki yang gue buang buat itu" ucap Angel.


"Kenapa lo guyur si es batu, tinggal lo tidurin beres" ucap Cika.


"Gue gak yangka lo segila itu, em gue telfon mau bilang besok gue kayaknya belum bisa selesaikan baju lo maaf ya" ucap Angel.


"Gak papa, bersenang senang lah" ucap Cika.


"Senang senang pala lo, gila yang ada" ujar Angel


"Udah ya Cik, see you" ucap Angel saat David mencium lehernya.


"Dav berhentilah" ujar Angel jengah


"Maaf Honey" ucap David melepaskan pelukannya dan berhenti mencium Angel.


Angel terlihat sangat lemas dia langsung duduk di sofa sembari memijat pelipisnya. David khawatir namun tak berani menyentuhnya.


Angel merebahkan tubuhnya di sofa ruangannya dia memijat pelipis dan memjamkan matanya. Angel memejamkan matanya David mendekat saat Angel tak sengaja menyentuhnya David kaget karena Angel sangat panas.


"Kamu demam Honey" ujar David.


"Dikit doang" ucap Angel.


"Maaf ya" ucap David langsung mengambil parasetamol dan memberikannya pada Angel.


David langsung membawa Angel ke kamar dan menemani Angel tidur dan mengompres Angel. Saat malam mulai datang demam Angel belum kunjung turun membuat David bingung.


"Bunda Bunda jangan Ayah jangan berhenti" ujar Angel menangis membuat David bingung.


"Sayang sayang bangunlah" ujar David membangunkan Angel.


"Jangan" ujar Angel langsung terbangun.


"Sayang" ucap David membangunkan Angel.


"Abang" ucap Angel membuka matanya.


"Kamu kenapa sayang" ujar David mendekatkan wajahnya.


"Mimpi yang menyeramkan" ucap Angel.memeluk David erat sampai David jatuh di samping Angel karena tidak siap.


"Mimpi apa" tanya David membalas pelukan Angel.


"Gak jelas, Abang semalaman jaga Angel" tanya Angel membenamkan wajahnya di dada David.


"Gak tadi juga udah tidur" ucap David berbohong.

__ADS_1


Angel tidak menjawab lagi ucapan David hanya terdengar nafas yang mulai beraturan menandakan Angel sudah kembali tidur dengan lelapnya.


"Tidur dan mimpilah dengan indah, gue bakal ikut berjuang buat cinta kita karena gue juga yang sudah mengambil hal yang sangat berharga di dirimu maafkan aku" ucap David menghujani Angel dengan ciuman.


David ikut tidur dengan memeluk Angel. Sampai pagi datang Angel terbangun lebih dahulu. Saat Bangun Angel melihat wajah polos David yang masih terlelap membuatnya tersenyum.


"Ternyata Abang gue ganteng banget" ujar Angel dalam hati sembari mengusap wajah David.


"Cari kesempatan, kalau mau pegang pegang aja" ujar David membuat Angel terkejut.


"Udah bangun Bang" ujar Angel gelagapan.


"Belum masih tidur, usaplah lagi" ucap David menaruh kembali tangan Angel ke wajahnya.


"Iz Abang" ucap Angel.


"Kembali ke Abang" ujar David.


"Menjadi adikmu lebih aman" ucap Angel membuat David tersenyum.


Angel langsung bangun dan menguncir rambutnya asal menampilkan leher jenjangnya yang penuh dengan tanda merah perbuatan David.


"Kemana" tanya David tersenyum.


"Mandi kayak abis duel badan gue sakit semua" ucap Angel.


Angel langsung pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri. Saat mandi Angel teringat semua yang sudah terjadi kemarin dia langsung meneteskan air matanya lagi.


Saat sudah selesai Angel keluar dengan pakaian lengkap dan langsung mengambil tasnya dan merias wajahnya terutama lehernya yang penuh bekas. Berganti David yang membersihkan diri saat David di kamar mandi Angel langsung mengambil setelan jas di lantai bawah butiknya.


"Abang nih bajunya di kasur ya Angel keluar sebentar" ucap Angel saat David berada di kamar mandi.


Angel pergi untuk membeli sarapan di sebrang butiknya. Saat kembali beberapa kariawan sudah ada di sana sedangkan David masih di ruangan Angel.


"Bang makan" ucap Angel menyiapkan makanannya.


"Hm sebentar" ucap David meraoikan bajunya.


Angel menunggu David di ruangannya tak lama David datang dengn pakaian kerja yang lengkap membuat Angel tersenyum.


"Makanlah" ucap Angel.


David dan Angel makan bersama setelah itu David pergi bekerja. Saat David sudah pergi Angel langsung menyelesaikn baju Cika. Dan saat makan siang tiba Angel sudah menyelesaikan semuanya baik gaun maupun jasnya.


"Cika datanglah ke butik sore ini " ucap Angel memberikan pesan singkat.


Sembari menyempurnakan gaun dan jas pengantin Cika yang akan datang setelah jam kerja selesai. Sedangkan David di sibukkan dengan pekerjaan sampai dia tidak bisa menemui Angel walau sebentar.


Tok... Tok... Tok....


"Masuk" ucap Angel.


"Hai Ngel" ucap Cika.


"Hai duduklah, mana suamimu" tanya Angel.


"Disini kenapa lo kangen sama gue" ucap Riko.


"Narsis bener" ucap Angel.


Angel langsung memberikan gaun pada Cika dan jas pada Riko dan mereka berdua sangat puas.


"Oke, besok gue bisa langsung terbang buat urusin pernikahan kalian" ucap Angel.


"Besok" tanya Riko.


"Hm, persiapkan" ucap Angel di angguki Riko.


Setelah selesai Angel langsung berkemas dan bersiap ke apartemennya. Angel meminta Riko untuk mengantarnya ke bandara malam ini juga di sanggupi Riko Sedangkan Cika sibuk dengan urusannya sendiri..


.


.


.


.


Jangan lupa dukungannya guys....

__ADS_1


__ADS_2