
"Din gue gak bisa lupain lo" ujar Rafa.
"Kak, sadarilah ada seseorang yang lebih mencintaimu" ucap Angel.
"Apa kamu harus berkorban lagi demi kebahagiaan orang di sekitar lo" ucap Rafa
"Ya kalau memang pengorbanan yang gue lakukan bisa buat orang yang gue sayang bahagia kenapa gak" ucap Angel.
"Tapi yang gue sayang itu lo bukan Maya" ucap Rafa melepas pelukannya dan menatap Angel.
"Kak" ujar Angel memohon.
"Lo gak bisa paksa gue buat mencintainya Din, kalau buat Raya gue bisa" ucap Rafa.
"Gue iklasin lo kak berusahalah untuk menerimanya kalau memang nanti kalian tidak berjodoh tidak masalah lepaskan gue ada seseorang yang berhak atas hidup dan mti gue kak" ucap Angel.
"Maksud lo" tanya Rafa.
"Maksud gue kalau gue bisa mlakukan tugas dia bisa miliki gue tapi kalau gue gagal dia boleh bunuh gue dan gue setuju perjuangannya untukku bahkan tidak bisa di balas" ucap Angel.
"Lo gila Din" ujar Rafa emosi lalu meninggalkan Angel begitu saja dan bergabung kembali dengan para sahabatnya.
"Bukalah saat kemarahanmu reda terima kasih atas segalanya" ucap Angel lalu pergi.
"Tunggu" ujar Rafa membuat Angel berhenti dan berbalik.
Rafa berjalan dengan senyuman mengerikan lalu menarik pinggang Angel dan mencium Angel di balik cadar membuat Angel membulatkan matanya.
Angel langsung mendorong Rafa kuat sedangkan Rafa tersenyum sumringah. Tak di sangka Angel langsung melayangkan tinjunya di wajah Rafa membuat bibir Rafa berdarah.
"Gue tau lo berjuang buat gue tapi bukan berarti lo bisa melakukan apapun sama gue" ujar Angel emosi.
"Tidak ada seorangpun yang pernah melakukan ini sama gue, lo merusak wajah gue maka lo harus terima akibatnya" ucap Rafa mencemgkram tangam Angel kuat.
"Lo tau perjalanan gue di sini aja udah di jadwalkan harus apa dan gimana bahkan gue gak bisa memeluk Abang gue sendiri gak bisa menyentuh ibu gue sediri paham gak si lo gue hampir gila di sini bahkan gue harus menghancurkannya agar gue bisa kembali dengan nyawa masih dalam tubuh gue" ujar Angel dengan nada tinggi
"Menghancurkannya" tanya Rafa.
"Ya gue harus menghancurkan Abang gue orang yang paling gue rindukan" ucap Angel membuat Rafa menatap Reza
"Za sini" ujar Rafa.
Rafa berjalan mendekat sedangkan Angel menatap Reza yang terus mendekat. Ingin dia berlari dan memeluknya nmun di tahan dengan keadaan.
"Hancurkan sekarang" ucap Rafa memberikan sebuah pistol.
"Gak semudah itu iblis lo" ujar Angel langsung pergi dari sana.
"Lo keluar nyawa lo hilang" ucap Rafa.
"Mending nyawa gue hilang daripada gue harus memilih salah satu Abang gue" ucap Angel pergi.
"Fa apa maksudnya, kenapa lo bawa bawa gue" tanya Reza
"Dasar gak peka lo" ucap Rafa.
"Apaan si" tanya Reza.
"Bersiaplah dia bakal menghancurkan usahamu" ucap Rafa pergi.
__ADS_1
"Menghancurkan gue bukannya dia bilang menghancurkan Abangnya atau dia Adin" ujar Reza berfikir.
Seketika Reza langsung melupakan masalah yang terjadi dia beefikir kalau wanita tadi adalah kekasih Rafa walau dia tau kalau Maya sangat menyukai Rafa namun Reza tidak bisa memaksa Rafa untuk mencintai Maya.
Sedangkan di lain tempat Angel sudah berada di apartemnnya menata semua yang telah dia beli tadi. Dia langsung mencoba kursi yang baru dia beli dengan bermain game untuk menghilangkan jenuh.
Angel bermain game sampai tengah malam. Tak lama Angel mendapat panggilan Vidio dari daddynya.
"Hai Dad" ujar Angel.
"Belum tidur bukannya di sana tengah malam" tanya Daddy.
"Hm kenapa Daddy telfon kalau tau udah tengah malam" tanya Angel.
"Bantulah Abangmu bekerja untuk terakhir kalinya maafkan Daddy Girl tapi Daddy harus memisahkan kalian Daddy gak mau kamu terbebani dengan tugas dari Daddy, Daddy hampir gila mengajarinya" ucap Daddy membawa ponselnya ke depan David.
"Bang kenapa" tanya Angel tersenyum melihat rambut David acak acakan.
"Gila gue" ucap David memelas.
"Jangan gila sekarang Angel bantu" ucap Angel.
"Rekening kamu tadi udah Abang isi buat keperluan kamu di sana" ucap Daddy.
"Hm makasih Dad, udah masuk notivikasinya" ucap Angel tersenyum.
"Kamu bisa melepaskan cadarmu" ucap David membuat Angel ingin melepaskan namun tidak jadi.
"Kenapa gak jadi kalau kamu pakai cadara gak jelas ngomong" ucap David.
"Privasi Abang" ucap Daddy pergi.
Angel menghidupkan semua komputernya membuat David bingung. Angel membantu membuat pertahanan perusahaan dengan masuk ke situs web perusahaan dan membuat anti virus di sana. Sedangkan David serius menaikkan nilai saham mereka.
Lama Angel dan David berjibaku dnegan komputer Angel sampi lupa kalau hari sudah mulai pagi di negara tempatnya tinggal sekarang.
"Bang semua sudah bisa di kendalilan, maaf kalau gak bisa sebaik dulu untuk perusahaan" ucap Angel.
"Makasih ya" ucap David.
"Bye Bang see you" ucap Angel tersenyum sembari membuka cadarnya.
"Hm, see you" ucap David yang sadar mereka akan benar benar di pisahkan oleh ke dua orang tua David setelah Angel mengirim surat hasil tes DNA nya. Dan uang yang David kirim adalah uang yang Daddy berikan agar Angel memulai sebuah usahanya agar dia bisa berkembang dan tidak lagi di injak oleh keluarganya.
Angel menangis saat David menatapnya dia bahkan tidak bisa berkata kata selain permintaan maaf dan terima kasihnya.
"Jalani hari barumu sayang saya janji akan mendatangimu saat saya sudah bisa bersaing" ucap David.
Angel hanya mengangguk sembari mengusap air matanya yang terus mengalir. Angel tersenyum dalam tangis saat David terus menatapnya dengan senyuman.
"Terima kasih nama yang kamu kasih akan selalu menjadi pribadiku yang baru" ucap Angel.
"Dan kamu akan selalu menjadi malaikatku dan akan selalu dalam hatiku" ucap David.
"Hapuslah jika itu harus" ucap Angel.
"Hm, mulai sekarang kamu boleh melakukan apapun dan dengan siapapun kamu menjalin sebuah hubungan tanggung jawabku selesai untuk menjagamu tapi jika terjadi denganmu karena perbuatanku yang dulu saya akan bertanggung jawab jaangan senggan untuk menghubungiku jika memang ada yang tumbuh dalam dirimu" ucap David.
"Pasti, terima kasih atas segalanya" ucap Angel
__ADS_1
"Kamu boleh mengungkap siapa kamu sebenarnya, dan kamu boleh membuka cadarmu jangan khawatir saya akan selalu menerimamu kembali kapanpun itu dan kamu juga boleh menjadi musuh keluarga Honsclair karena keluargamu memang musuh kami tapi ungatlah kamu akan selalu dalam hatiku" ucap David.
"Kamu terlalu baik untukku" ucap Angel.
"Sudah" ujar Daddy masuk membuat Angel langsung memaki cadarnya dan menghapus air matanya.
"Sekarang terakhir kalinya kamu masuk ke dalam perusahaan Daddy girl, maaf selama mengurusmu kurang baik" ucap Daddy.
"Daddy kalian adalah yang terbaik karena kalian Angel hidup dan karena kalian Angel tangguh terima kasih atas segalanya" ucap Angel.
"Mulai sekarang kamu tidak perlu memikirkan tugas yang Daddy berikan kamu berhak bersama keluargamu tugas Daddy selesai sekarang" ucap Daddy.
"Dad, Angel janji akan membalas semua kebaikan kalian suatu saat nanti" ucap Angel.
"Jangan pikirkan itu kamu sudah menbayar dengan senyuman senyuman yang kamu buat untuk David" ucap Daddy.
"Daddy salam buat Mommy, terima kasih kalian mengurusku dengan sangat baik maaf tidak bisa membalas kalian dan David terima kasih sudah menjadi Abang yang luar biasa mulai sekarang perjuanganku selesai maka lupakan perjuanganmu jalani hidupmu sesuai keinginan mommy Daddy" ucap Angel.
"Pasti Honey" ucap David.
"Bye kalian laki laki yang sangat ku percaya, love you Dad love Bang David see you" ucap Angel mematikan panggilannya.
Setelah panggilan selesai Angel bener bener hancur dia menangis keras dan mengingat semua yang sudah dia lalui di keluarga Honsclair. Angel tidak tau kalau Daddynya akan melakukan semua ini secepat itu.
Hari sudah menjelang siang. Angel lupa kalau dia harus kembali bekerja menyiapkan pesta pernikahan Cika. Bahkan Angel mematikan ponselnya membuat tidak ada yang bisa menghubunginya.
Angel terus menangis ada rasa senang karena dia bebas dari tugasnya tapi ada rasa kecewa karena keluarga Daddynya memutuskan hubungan dengannya begitu saja.
Di lain tempat juga David frustasi dia memutuskan untuk kembali ke rumah dia mengurung diri di dalam kamar sampai berhari hari tidak makan.
"Dad apa gak papa dia gini terus" tanya Mommy khawatir dengan keadaan David.
"Mom, biarkan mereka mencari jalan sendiri agar mereka bisa kembali bersama kita gak bisa mempertahankan ego kita agar David terus tersenyum tapi Angel terbebani mereka berdua anak kita" ucap Daddy.
Momny langsung sadar apa yang yang Daddy ucapkan itu semua keputusan yang harus mereka ambil
Sampai beberapa hari baaik Angel maupun David lupa dengan keadannya yang sangat memperihatinkan. Sampai pada waktu Rafa datang ke apartemen Angel dan membuka apartemen Angel dengan kode yang dia buat dan belum sempat Angel ganti.
"Din" ujar Rafa kaget dengan keadaan Angel.
Angel tidak menjawab dia masih dalam posisinya yang menatap lurus ke depan. Rafa merasa kasihan melihat Angel yang seoerti itu dia langsung membereskan apartemen Angel tak sengaja dia melihat foto Angel bersama dengan keluarga Honsclair membuat Rafa kaget.
"Ternyata keluarganya adalah musuh dari keluarga aslinya pantesan dia hampir gila" ujar Rafa dalam hati sembari terus mengemas apartemen.
"Din udah makan" tanya Rafa saat selesai membersihkan apartemen.
Angel hanya menggeleng.
"Mau makan apa biar gue beliin" ucap Rafa namun Angel hanya menggeleng.
Karena sudah beberapa hari dia tidak makan dan jarang tidur dengan rambut acak acakan membuatnya terlihat seperti orang gila.
.
.
.
Jangan lupa dukung terus Author guys....
__ADS_1