Kakakku Cintaku

Kakakku Cintaku
Riko


__ADS_3

"Anda menangis, ternyata lo cengeng juga di tinggal aja nangis kayak gak ada cewek lain aja" ucap Angel.


"Andai pergi untuk bersama yang lain gue terima, tapi dia pergi karena suatu kecelakaan gue cuma bisa teriak tanpa bis menolong sudah gue cari tapi tidak ada hasil, saat gue ketemu lo gue merasa melihat sosok itu di diri lo makanya gue spontan peluk lo kemarin karena gue begitu merindukannya" ucap Riko.


"Semoga aja dia sudah bahagia, ngomong ngomong gue tertarik sama cerita lo kayak ada sesuatu yang buat gue penasaran tapi kalau di sini gue rasa kurang waktunya" ucap Angel.


"Kalau gak di sini, gue gak yakin bisa ketemu lo lagi" ucap Riko memeluk Angel.


"Bisakah lo kasih gue alamat mungkin kalau gue bisa main ke Indonesia gue bisa ketemu lo lagi" ucap Angel membalas pelukan Riko.


"Nyaman tapi gue gak boleh gini, dan apa ini gue bicara sama dia lo gue sudah gila gue" ujar Angel dalam hati lalu melepas pelukannya dan kembali mengukur pakaian Riko.


"Eh maaf jadi baper" ucap Riko menghapus air matanya.


"Iya tidak apa, sudah selesai" ucap Angel.


"Sudah terima kasih, ini kartu nama saya" ucap Riko memberikan sebuah kartu nama.


"Iya, Riko" ucap Angel sembari membaca kartu nama yang Riko berikan.


"Kalau begitu saya permisi, saya akan membayar baju baju tadi" ucap Riko.


"Silahkan, " ucap Angel.


"Terima kasih" ucap Riko.


"Iya, silahkan datang lagi" ucap Angel sopan.


"Pasti datang lagi" ucap Riko.


Riko keluar menuju kasir dengan beberapa baju di tangannya. Angel menaruh kartu nama yang Riko berikan ke dalam tasnya kemudian mengikuti Riko ke depan kasir. Kebetulan karena posisi lumayan sepi Angel menyuruh semua kariawannya untuk pulang lebih awal.


"Bu, maaf ini ada buket buat ibu" ucap salah seorang kariawannya.


"Dari siapa" tanya Angel.


"Tidak tau bu" ucapnya.


"Oh, kalian semua berkemaslah kita akan pulang lebih awal sekarang karena saya akan membawa kalian makan di luar" ucap Angel semangat.


"Siap bu" ucap semua kariawannya.


Riko yang masih di depan kasih memperhatikan Angel dengan seksama namun Angel cuek karena dia adalah orang yang sangat profesional jangankan dengan orang lain yang dia sayang sama Abangnya aja kalau di jam kantor sangat profesional.


"Maaf ini tuan terima kasih silahkan datang kembali" ucap Prisil kepada Riko.


"Terima kasih" ucap Riko lalu meninggalkan butik Angel.

__ADS_1


Riko meninggalkan butik Angel dengan tergesa gesa kerena dia di suruh pulang oleh keluarganya. Sebenarnya Riko ingin lebih lama lagi ngobrol bersama Angel untuk membuktikan kalau Angel adalah orang yang selama ini dia cari kalau Angel adalah Adin.


Namun di sisi lain Angel sedang menuju ke sebuah restoran yang berjarak agak dekat dengan butiknya. Angel membawa semua katiawannya termasuk Prisil yang sudah dia anggap sebagai sahabat. Angel terus saja bercanda gurau dengan Kariawannya walaupun pikirannya masih melayang entah kemana. Angel merasa ada hal aneh dalam dirinya saat sedang berbicara dengan Riko Angel merasa kalau dia sudah lama kenal dengan Riko.


"Ngel, makan apa nih" tanya Prisil ya memang Prisil memanggil Angel ibu hanya saat dia bekerja saja karena dia sangat profesional.


"Apa aja lah sil yang penting jangan seefood" jawab Angel.


"Gimana kalau kita semua makan ala ala Korea gitu yang makan bareng" ucap Prisil.


"Setuju setuju" ucap semuanya menyetujui.


Prisil tersenyum lalu memesan makanan mereka dengan cepat, selagi menunggu mereka semua sibuk dengan diri sendiri. Ada yang bermain ponsel ada juga yang sedang meledek sang bos.


"Ngel, cie ngalamun aja lo mikirin kaka ganteng yang tafi ke butik ya" ledek Prisil.


"Ciah kakak kakak umurnya aja tuaan lo tau gak" ujar Angel.


"Kata siapa" ujarnya mengelak.


"Nih, kartu nama ada data dirinya" ucap Angel menang.


"Kok bisa kartu nama ada data diri gitu ya, tapi gue tetep keliatan kayak umuran sama kamu kan" ucap Prisil bangga.


"Bangga sekali, kamu lebih mirip tante gue" ucap Angel.


"Wih kepedean tingkat tinggi tuh" ledek teman temannya.


"Biarin, iri bilang bos" ucap Prisil.


"Siapa yang iri gak ada, cuma kadang mau singkirin lo dari samping Angel aja iya gak guys" ucap temannya.


"Bener banget tuh" jawabnya semua membuat suasana semakin ramai.


"Ngel pertahankan aku, buang mereka semua yang membenciku" ucap Prisil mendramalisir keadaan.


"Ye buang, ya kali kucing" ucap temannya tak terima.


"Hahaha, ngaku juga lo cing" ucap Prisil tertawa terbahak bahak.


"Tawa terus" ucap Angel.


"Woy, bu bos marah guys takut" ledek Prisil


"Duduk diem bisa gak si , kasian tuh mbanya mau taruh makan gak bis karena lo gak ada diemnya" ucap Angel menunjuk belakang.


"Eh, ngapa gak bilang dari tadi" cibir Prisil sembari duduk anteng.

__ADS_1


Semua makanan sudah tersaji dengan apik di meja sangat menggiurkan memang apa lagi Angel adalah tipe orang yang sangat suka sensasi makan pedas. Semua makan dengan lahap karena saat seperti inilah mereka bisa seakrab ini dengan Angel.


"Bos sering sering aja ya" ucap Prisil saat sudah selesai makan.


"Enak aja, bisa raib duit gue" ucap Angel.


"Pelitnya kumat, aku doain cepet kaya lo bos" ucap Prisil.


"Emang udah kaya" ucap Angel percaya diri.


"Guys pulang yuk, big bos kambuh nih" ucap Prisil.


"Lo aja sana pulang kita mau menikmati waktu jalan jalan sekitar sini" ucap temannya.


"Mau kemana kalian tumben jalan jalan" ucap Prisil.


"Sekali kali lah, kita cuci mata kesana banyak oppa oppa ganteng" ucap temannya menunjuk sekelompok pemuda dengan wajahnya.


"Wah bening bening banget" ucap Prisil.


"Mulai deh, pulang aja lo sana" usir temannya.


"Main usir aja lo, kalau ada yang bening aja gue di usir minder ya" ujar Prisil percaya diri.


"Ngapain juga minder sama lo kalau sama Angel baru minder gue" ucapnya.


"Udah jangan berantem rebutin gue, pergi sana libur juga gue tunggu sini" ucap Angel.


"Yuk guys beraksi" ucap Prisil.


Prisil dkk pergi ke sebuah bar dekat dengan restoran yang mereka kunjungi saat ini. Angel hany duduk berkutik dengan laptonya Angel bukan tipe orang yang suka menghamburkan uang hanya untuk kesenangan sesaat. Angel juga tidak terbiasa untuk masuk bar karena Angel memilih untuk bekerja.


"Mending gue cari akun media nih orang aja" ujar Angel.


"Nah ketemu" ucap Angel girang.


Dengan waktu cepat Angel bisa menemukan akun media milik Riko, Angel mengamati semua apa yang di upload oleh Riko seketika Angel membulatkan matanya dan mendekatkan wajahnya ke layar laptop tak percaya dengan apa yang dia lihat.


"Ini kok mirip banget sama gue ya, tapi lebih cupu" ujar Angel memperhatikan.


"Terus kenapa dia upload ini" ucap Angel saat melihat Riko mengupload foto foto yang mirip dengannya dengan caption "*Dimanapun kamu akan selalu di kenang, kamulah sahabat kami merindukanmu Cil Bocil"


"Bocil" ujar Angel dalam hati*.


"Apa ini ada hubungannya sama gue ya, mesti deketin nih orang kayaknya" ujar Angel tersenyum sinis.


"Angel" sapa seseorang.

__ADS_1


__ADS_2