Kakakku Cintaku

Kakakku Cintaku
Gila


__ADS_3

"Nih " ucap David menyodorkan makanan kepada Angel.


Angel melihat namun enggan untuk membuka mulutnya. Sebenarnya Angel sangat lapar namun egonya yang begitu besar membuatnya menhan rasa laparnya.


"Udah gak perlu sok kuat menahan laper, mau kan buka mulut biar Abang suapi" ucap David duduk di ranjang Angel.


Angel membuka mulutnya sembari menahan malu karena tidak bisa membohongi David. Dengan wajahnya yang memerah Angel menerima suapan dengan tertunduk membuat David tersenyum.


"Gak perlu merah juga tuh wajah, udah makan aja" ledek David.


"Kata siapa merah gak tuh" ucap Angel memperhatikan wajahnya.


"Tuh merah, gimana kalau Abang " ucap David mendekatkan wajahnya.


"Abang apaan sih" ucap Angel memundurkan wajahnya dengan menutup mata.


"Hahaha, kenapa lo tutup mata mengharap sesuatu ya, hahaha tenang aja Abang gak bakalan cium kamu juga " ucap David membuat Angel memukulnya.


"Abang gak lucu" ucap Angel.


"Hahaha, yayaya maaf gak lagi nih makan" ucap David.


"Gak selera" ucap Angel serius.


"Yakin gak selera atau mau makan kalau dari mulut Abang" ledek David mengedipkan matanya.


"Astaghfirullah Abang, Abang gak sakit kan" ucap Angel menggeleng gelengkan kepalanya.


"Enggak emang kenapa" tanya David.


"Abang kaya orang gila" ucap Angel.


"Iya gue gila karna lo" ucap David singkat.


"Maksud Abang" tanya Angel menelisik.


"Maksud Abang, em... udahlah makan yang banyak" ucap David meletakkan makanannya di pangkuan Angel lalu pergi.


"Abang kenapa" ujar Angel sembari makan.


David keluar dengan perasaan yang tidak karuan. David mengacak acak rambutnya frustasi David bahkan tidak menghiraukan semua orang yang melihatnya seperti orang gila.


"Kenapa sekarang gue gak bisa nahan si kalau deket dia, gue gak mau kalau gue bertindak lebih nekad lagi kenapa saat gue berusaha menekan perasan gue perasaan itu justru menjadi lebih besar Dadi please help me" ujar David dalam hati.


David duduk lama di luar berharap saat dia kembali Angel sudah tidur agar hatinya tidak kembali goyah.Setelah beberap lama David masuk ke dalam ruangan Angel namun Angel belum juga tertidur Angel menatapnya tajam membuat David menarik nafas panjang.


"Kenapa belum tidur" tanya David sembari menutup pintu.


"Nunggu Abang" jawab Angel singkat.


"Kenapa apa kamu butuh sesuatu" ucap David mendekati Angel.


"Iya Angel mau ngomong sesuatu sama Abang" ucap Angel.


"Ngomong apa, ngomong aja Abang dengerin kamu" ucap David duduk di kursi sebelah Angel.


"Oke, tapi Abang janji jangan marah dulu sebelum Angel selesai" pinta Angel.


"Oke Abang janji" ucap David.


"Em... Bang Angel minta maaf sebelumnya mungkin ini akan terdengar gila tapi itu yang sedang Angel rasakan" ucap Angel.


"Iya ngomong aja" ucap David.


"Em... Angel sayang sama Abang" ujar Angel serius.


"What... Abang juga tau kalau kamu sayang sama Abang kamu kan adek satu satunya Abang" ucap David.


"Bukan itu, maksud Angel sayang kaya Dadi ke Momi" ucap Angel.

__ADS_1


"Maksud kamu sayang seperti orang dewasa gitu" tanya David serius.


"Iya Bang, Angel tau perasaan ini salah tapi semakin Angel menekan perasaan sama Abang perasaan itu justru semakin besar ke Abang" jelas Angel.


"Maaf Ngel lo tau lo adalah adek kesayangan Abang, maaf kalau Abang gak bisa bales rasa kamu cuma bisa bales rasa sayang ke adek" ucap David menggenggam tangan Angel dengan ke dua tangannya.


"Iya Abang, Angel juga tau kalau rasa ini gila, gak seharusnya makasih Abang mau mengerti Angel" ucap Angel sembari menangis.


"Menangislah jika dengan menangis kamu bisa lebih tenang, jangan sungkan sama Abang" ucap David merengkuh tubuh Angel ke dalam pelukannya.


Angel menangis sejadi jadinya dalam pelukan David. Angel mengeluarkan segala keluh kesahnya membuat David ikut meneteskan airmatanya. David berusaha tegar di depan Angel walaupun hatinya sedang hancur.


"Maafin Abang Honey, sebenarnya apa yang kamu rasakan juga Abang rasakan hanya saja Abang menjaga keutuhan keluarga karena sekarang bukan saatnya kamu mengetahui siapa dirimu sebenarnya" ujar David dalam hati sembari memeluk Angel erat memberikan kehangatan.


Setelah menangis beberapa lama Angel akhirnya tertidur dalam pelukan David, David merebahkan tubuh Angel dengan penuh kehati hatian dan dengan air mata yang terus mengalir di pipinya.


"Mimpi indah Honey, ada saatnya kamu mengetahui semuanya dan mendapat kebahagiaan yang kamu mau" ujar David mencium kening Angel.


Saat David hendak pergi tangannya dipegang Angel seketika David memandang ke arah Angel dan mengerutkan dahinya karena ternyata Angel masih tidur.


"Jangan gue gak mau pulang gue gak mau lo salah orang" teriak Angel dalam tidurnya.


David yang melihat hal tersebut menjadi sangat cemas, dengan cepat David mendekap tubuh Angel sembari mencium kening Angel berkali kali, sangat terlihat kekhawatiran yang David rasakan saat itu.


"Kamu tenang Honey, Abang disini Abang akan selalu jaga kamu, kamu Abang dengan Abang" ucap David masih dalam posisinya.


Setelah Angel tenang David kemudian duduk dan menghubungi seseoarang untuk mencari tau siapa Angel yang sebenarnya, dan apa yang terjadi sebelum David dan keluarga menemukannya.


"Sebenarnya apa yang terjadi sebelum Abang datang Honey" ucap David melihat ke arah Angel yang tertidur pulas.


David tertidur di sova karena terlalu lelah saat jam menunjukkan jam satu dini hari. Mentari bersinar Angel terbangun namun tidak menemukan David dalam kamarnya membuat dirinya bersedih.


"Mungkinkah Abang ninggalin Angel karena ucapan Angel tadi malam" ujar Angel sendu.


"Hai Girl, sudah bangun" tanya David yang bru saja keluar dari kamar mandi dengan pakaian formal.


"Eh Abang, udah Bang" ucap Angel tersenyum.


"Gak, Abang mau berangkat" tanya Angel dengan wajah memerah.


"Iya nanti, maaf ya Abang gak bisa jagain kamu di sini ada meeting soalnya nanti Mom kesini" ucap David.


"Oke Bang," ucap Angel mengacungkan jempolnya.


"Ya udah kalau gitu Abang siap siap dulu ya" ujar David merapikan kemeja dan dan memasang dasiny.


"Bang sini deh" ucap Angel membuat David menghampirinya.


"Apa" tanua David saat berada di depan Angel.


Angel tidak menjawab hanya menarik dasi David yang baru setengh jadi sehingga David membungkuk dan wajahnya persis di depan wajah Angel. David menahan detak jantungnya agar kembali normal karena Angel bersikap biasa saja.


"Selesai" ucap Angel membuyarkan lamunan David.


Oke thanks Girl" ucap David mengacak acak rambut Angel.


"Please Bang jangan manis manis gini buat Angel semakin sulit lupain Abang" ujar Angel dalam hati mencoba tersenyum.


"Ehem..."Momi berdehem saat Angel dan David merasa canggung.


"Eh Momi, Angel kangen" ucap Angel merentangkan kedua tangannya meminta pelukan.


"Masih inget Momi ternyata, baru juga di tinggal satu malam udah kangen aja" ledek Momi memeluk Angel.


"Hehe, abis Momi tega banget tinggalin Angel disini" ucap Angel sedih.


"Jangan sedih lah Honey, kan ada Abang yang nunggu jangan jangn Abang tinggalin kamu ya tadi malam" tuduh Momi.


"Enggak Mom" bela David.

__ADS_1


"Terus kenapa adik kamu sampai kangen sama Momi" ujar Momi.


"Wajar dong Mom dia kan anak Momi, masa iya kangennya sama Kevin kan gak mungkin" ucap David.


"Kenapa gak mungkin" tanya Mom tersenyum.


"Karena... em.... ya karena dia kangennya sama Momi lah" ujar David.


"Hm... bukan karena kamu cemburu Bang" ledek Angel.


"Ngapain cemburu walaupun dia kangennya sama Kevin posisi Abang masih di atas Kevin" ucap David.


"Kata siapa, gue juga bisa bersaing sama lo" ucap Kevin yang baru saja datang.


"Apa" ucap David menatap Kevin tajam.


"Kalau Nona muda sampai kangen sama gue, bakal gue jaga hati dia biar gak keseleo lihat yang lain" ujar Kevin membuat semua orang tertawa tanpa terkecuali David.


"Puas lo ketawa, yuk berangkat" ucap David.


"Iya iya, sabar kali bos gue belum pamit sama Nona bebep" ledek Kevin.


"Berani lo sentuh" ucap David lirih saat melewati Kevin.


"Hahaha, ya udah Tante Angel Kevin berangkat dulu si bos lagi jadi macan tuh haha" ucap Kevin.


"Iya hati hati ya, jangan lupa beliin David sarapan nanti sama ini jasnya" ucap Momi.


"Siap Bos" ucap Kevin memberikan hormat kemudian berlari mengikuti David.


Kevin masih saja tersenyum karena bisa membuat David bad mood karena biasanya dialah yang kalah saing dengan David hari ini adalah hari kemenangannya membuat David semakin memanyunkan bibirnya saat Kevin terus saja membicarakan Angel padahal Kevin tau kalau David sangt mencintainya.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


R : h***uhuhu kenapa ya Bang David gak ngomong kalau dia juga suka sama Angel...😭


A : Akan ada waktunya David ungkapin perasaannya ..


R : Tapi gue penasaran thor, gue gak mau kalau ada pelakor nanti gue gak rela...


A : Bukan pelakor paling Pebinor😁😁


R : Sama aja maemunah


A : Ye maemunah dasar julaehah


R : Udah gue pergi dulu thor mau nangis😭😭


A : Dasar tukang mewek, jangan lupa lo dukung gue like komen dan vote ya...

__ADS_1


R : Oke lah gue selalu dukung lo***


__ADS_2