Kakakku Cintaku

Kakakku Cintaku
Kekasih


__ADS_3

Angel keluar dari mobil dengan tangan terus berada di genggaman David. David menarik pinggang Angel sampai mereka terlihat begitu romantis. Devan membuka pintu kemudian tersenyum karena David datang.


"Hai boy, datang juga akhirnya gue kira gak bakal datang" ujar Devan.


"Diem lo, gak suruh kita masuk nih" ujar David.


"Oh iya lupa, silahkan masuk tuan dan Nona David" ucap Devan.


"terima kasih" ucap Angel sopan.


David lalu menarik Angel untuk masuk ke dalam tanpa menunggu Devan masuk, saat masuk banyak teman teman David yang sudah datang dengan pasangan mereka masing masing. David menyapa semua temannya satu persatu Angel hanya membungkukkan badannya tanpa mengenalkan diri.


"Kalian gak mau duduk" ujar Devan.


"Duduk lah, Honey duduk" ucap David.


"Sensi banget bro" ujar Devan.


"Bodo amat" ucap David.


"semua silahkan minum" ucap seorang gadis cantik di depan Angel membawa beberapa minuman dan cemilan.


"Ellen" ujar Angel.


"Angel hai" ucap Ellen memeluk Angel.


"Kamu kenapa di sini" tanya Angel.


"Ini rumah gue" ucap Ellen.


"maksudnya lo, lo adeknya dia" tanya Angel menunjuk Devan.


"Iya dia Abang gue, Bang Devan kalian saling kenal" tanya Ellen.


"Gak" ucap Angel singkat.


"Terus kenapa bisa ke sini, ini kan acara Abang gue" ucap Ellen.


"Dia sama gue" ucap David ketus.


"Bang, jangan gitu" ucap Angel.


"Dia kekasih lo Ngel" tanya Ellen membuat Angel dan David saling pandang.


"Udahlah mending lo ikut gue ke dalam, malas juga sama mereka semua" ucap Ellen menarik Angel ke dalam namun David menatap Angel.


"Gak perlu El gue di sini aja" ucap Angel.membuat David tersenyum


"Iya deh terserah lo, gue ke dalam dulu ya" ucap Ellen.


Angel hanya tersenyum menanggapi Ellen, sedangkan David mengenggam tangan Angel erat. Minuman di sajikan membuat Angel menatap David tajam.


"Gak Abang gak minum" ucap David


"Ternyata lo takut juga sama cewek" ledek Devan.


"Abang please" ucap Angel saat melihat David mulai mengepalkan tangannya.


"Hai guys, maaf telat" ucap seseorang.


"Gak apa apa, duduk aja kali" ucap Devan.


"David hai apa kabar" Ujar Klara yang baru saja datang.


Angel menatap Klara dari atas sampai bawah lalu menatap David yang terlihat menatap Klara. Ada sesuatu yang sakit tapi tidak berdarah.


"Dia kekasih baru kamu" tanya Klara


"Kenapa" tanya David santai.


"Bocil ternyata" ucap Klara.


"Kenapa kalau bocil" ujar Angel emosi.

__ADS_1


"Bocil marah guys, hahaahaha" ledek Klara.


"Kenapa tertawa tante, bukankah lebih baik dengan bocil dari pada dengan tante tante" ujar Angel membuat David dkk menatapnya.


"Lo bilang apa gue tante tante" ucap Klara


"Iya kenapa gak terima" ujar Angel.


"Ya gak lah orang gue masih muda lo bilang tante" ucap Klara.


"Sama dong gue udah dewasa lo panggil bocil" ucap Angel


"Dasar lo ya" ujar Klara hendak memukul Angel namun dengan cepat Angel menangkis dan melipat tangan Klara kebelakang dan membantingnya di meja yang penuh dengan botol minuman.


"Gila lo lepasin gue, Vid tolongin dong ucap Klara


"Lo tau gue gila cari masalah lo" ujar Angel menghempaskan Klara.


"Wah wah sahabat gue terbaik" ucap Ellen yang sedari tadi menonton.


"Udah Honey" ucap David memeluk Angel dari belakang.


"Bang kepala Angel sakit" ucap Angel lirih.


"Kita pulang" ucap David.


"Gak perlu Bang, Abang lanjut aja" ucap Angel tersenyum.


"Are you sure" ujar David.


"Ya" ucap Angel.


David lalu mendudukkan Angel, dengan penuh perhatian David sembari menggenggam tangan Angel.


"Ngel mau masak gak" tanya Ellen.


"Bang boleh gak" tanya Angel lirih.


"Gak" ujar Angel.


"Boleh tapi hati hati kalau memang kepalanya masih sakit duduk aja ya" ucap David mencium kening Angel membuat semua sahabatnya membulatkan matanya.


Angel dengan Ellen lalu pergi ke dapur untuk memasak makanan walaupun sudah banyak makanan terhidang tapi Ellen ingin masakan Angel. Angel pasta dan steak tanpa bantuan asisten hanya Ellen dan Angel yang memasak.


"Siap" ucap Ellen bangga.


"Ya udah lo panggil mereka semua makanan udah tersaji" ucap Angel


"Kenapa gak lo aja" ujar Ellen.


"Mana gue kenal sama mereka semua" ucap Angel


"Berdua" ucap Ellen.


"Lebih baik" ucap Angel


Angel dan Ellen berjalan bersama dengan ceria, saat sampai di dekat David Angel menghentikan langkahnya dengan cepat membuat Ellen ikut berhenti. Angel menatap lurus ke depan tanpa berkedip membuat Ellen ikut melihat ke arah Angel melihat.


"Apa perlu kita hajar" ujar Ellen.


"Gak perlu dia gak salah" ucap Angel berusaha santai.


"Gimana bisa dia kayak gitu sama lo, lagian bukannya dia musuh lo "ucap Ellen.


"Bukan tadi dia berantem sama gue cuma dia ngehina gue ya gue gak terima lah tapi kalau sekarang dia gak ada masalah sama gue" ucap Angel tersenyum.


"*Lo bisa ngomong gitu di depan gue Ngel tapi tatapan lo gak bisa" ujar Ellen.


"Bang kenapa harus dia bang" ujar Angel dalam hati yang melihat David duduk bersama sembari bercanda ria dengan Klara*.


"Bang makan udah siap" ucap Ellen menghampiri Devan


"Oke terima kasih, gaes yuk makan" ucap Devan mengajak semua sahabatnya.

__ADS_1


David lalu melihat ke arah belakang yang ternyata Angel tepat berada jauh di belakangnya dengan tatapan lurus ke arahnya. David langsung menjauhkan diri dari Klara namun Klara kembali mendekatinya Angel tersenyum dan mendekati David.


"Gak seperti yang kamu lihat Honey" ucap David.


"Angel tau Bang, sekarang makan gih Angel udah masak tadi coba Abang tebak mana masakan Angel" ucap Angel tersenyum.


Semua orang pergi ke meja makan sedangkan Angel berjalan paling belakang dengan rasa menahan air mata karena David tidak ada sedikitpun membela diri.


Saat Angel akan duduk di samping David tiba tiba ponsel Angel berbunyi membuat Angel menghentikan diri dengan cepat Klara menyambar kursi Angel.


"Silahkan" ucap Angel santai lalu memundurkan diri.


"*Hallo" ujar Angel.


"Hallo girl, dimana pulang dong" ucap orang di sebrang.


"Di rumah temen kenapa" tanya Angel.


"Kakak datang nih" ucap di sebrang telfon.


"Beneran, oke sekarang juga Angel pulang tunggu" ucap Angel.


"Bukannya kamu pergi sama Abang" tanyanya.


"Iya Abang lagi makan sama temen temennya " ucap Angel.


"Kamu pulang sama Abang ya, ada oleh oleh nih" ucapnya.


"Oke" ucap Angel lalu mematikan telfonnya*.


Angel dengan senyuman yang mengembang menghampiri David untuk mengajaknya pulang tapi saat Angel sampai di belakangnya dan memanggil David Klara menghalanginya membuat Angel langsung berpamitan kepada Elle.


"El gue pulang duluan ya" ujar Angel.


"Serius lo pulang sama siapa lo baik baik aja kan" tanya Ellen.


"Serius gue, pulang sama taxi lah gue baik kok" ucap Angel pasti.


"Lo bawa mobil gue aja" ujar Ellen.


"Yakin lo" tanya Angel.


"Yakin lah, nih kuncinya" ucap Ellen memberikan kunci mobil.


"Thanks ya El" ucap Angel memeluk Ellen.


"Lo udah bilang sama dia" tanya Ellen menatap David.


"Dia lagi sibuk biarin aja" ucap Angel.


"Lo marah" tanya Ellen.


"Gak, gak suka doang haha" ucap Angel lalu pergi.


"Mungkin memang ini yang harus terjadi karena tidak mungkin juga cinta gue terbalaskan ingat Ngel dia Abang lo dan akan selalu begitu" ujar Angel meyakinkan hatinya kemudian pergi meninggalkan kediaman Ellen.


.


.


.


.


.


.


.


.


Jangan lupa like vote dan komennya ya guys...

__ADS_1


__ADS_2