Kakakku Cintaku

Kakakku Cintaku
EP 22


__ADS_3

Angel tersenyum garing saat menatap David setelah David mencium keningnya, sebenarnya Angel tidak bisa menahan rasa bahagianya saat David menciumnya.


"Gila apa yang gue lakukan, bagaimana kalau dia berfikir macam macam dasar kenapa gak kontrol si, lo juga jantung kenapa jadi dugem gini si inget dia adek lo ingat itu" ujar David dalam hati.


"Bang" ucap Angel pelan saat melihat David melamun.


"Eh iya , ada ap Honey" tanya David.


"Abang yang kenapa melamun gitu, seneng ya bisa cium Angel ayo ngaku" ledek Angel.


"Gak biasa aja, lo kan adek gue emang kenapa kalau gue cium lo mau lagi" ujar David memajukan bibirnya.


"Ih... GR siapa juga yang mau lagi" ucap Angel menjauhkan bibir David dari dirinya.


"Lagian selama ini Abang baru pertama kali cium Angel kan" lanjut Angel.


"Kata siapa, Abang sering cium kepala kamu" bela David.


"Tapi ....." ujar Angel terpotong


"Woy, udah sampai mau pacaran aja lo" teriak Jack di depan kaca mobil sebelah David.


"Siapa yang pacaran, lagi ngomong sama Anang juga" ujar Angel saat keluar dari dalam mobil.


David hanya tersenyum melihat tingkah Angel, David lalu menyusul Angel yang terlebih dahulu keluar.


David terus menggenggam tangan Angel dan terus tersenyum, David seakan tidak ingin ada yang mengambil Angel darinya.


"Abang kenapa si senyum senyum mulu" tanya Angel penasaran.


"Gak apa apa Abang cuma lagi seneng" ujar David.


Angel kembali tersenyum melihat tingkah David yang terus saja menempel dengan nya Angel juga bingung dengan tingkah David yang sangat posesif padanya, tapi bukannya ilfin Angel merasa menjadi orang paling bahagia di dunia.


"Lo bisa gak si jangan senyum senyum gitu" bisik David.


"Kenapa kan manis" bisik Angel.


"Makanya karena manis bisa bisa Abang pulang diabetes karena kamu" ujar David berbisik membuat Angel menahan senyum.


"Apa kalian sudah selesai, Vid gue pinjem Angel lo dulu ya" ledek Jack.


"Oke tapi ingat jangan sampai lecet" ujar David melepas genggaman nya.


Angel pergi untuk make up untuk melakukan pemotretan sedangkan David sibuk dengan telfon genggamnya membaca email perusahaan dan menyelesaikan pekerjaan kuliahnya.


"Honey Abang ke depan dulu ya angkat telfon" izin David.


"Oke Baby" ucap Angel genit.


David tidak menghiraukan perlakuan Angel, David kemudian meninggalkan Angel di ruang make up sedangkan dirinya sedang sibuk berbicara dengan seseorang di sebrang telfonnya.


".............." Seseorang di sebrang telefon.


"Bagaimana bisa, tutup dan blokir akun yang berusaha mencari informasi keluarga Honsclair" ujar David meninggi.


"........" Ucap seseorang di sebrang telfon.


"Jangan biarkan siapapun mencari tahu keluarga Honsclair apapun alasannya sembunyikan identitas keluarga Honsclair dengan rapat lakukan itu" ujar David.

__ADS_1


"......." Ucap seseorang di sebrang telfon.


"Lakukan dengan baik, saya percayakan semuanya kepada mu" ujar David memutuskan sambungan telfonnya.


"Siapa yang berani mengacak acak pertahanan informasi Honsclair siapapun dia, dia pasti bukan orang sembarangan gue harap gue gak akan kehilangan lo lagi Ngel, gue gak rela lo pergi dari gue walaupun lo pergi ketempat orang tua asli lo" ujar David memukul mukul stir mobil.


"Sudah Bang" tanya Angel saat David sudah berada di belakangnya


"Sudah" ucap David singkat.


"Abang kenapa kok jadi dingin gini sama Angel, sudahlah mending gue diem kayaknya lagi bad mood" ujar Angel dalam hati.


"Ngel sudah siap" tanya Jack.


"Sudah ka" ujar Angel.


Angel memulai pemotretannya, Angel terlihat sangat santai dan bisa menyelesaikan pemotretannya dengan cepat, Angel sangat ahli dalam bidang pemotretan padahal iya baru saja terjun di dunia entertainmen.


"Apa Abang mampu hidup jika kamu pergi Baby, saat kamu datang kamu membuat hari Abang kembali berwarna tetaplah di samping Abang" ujar David dalam hati.


"Hai Bang " sapa Angel setelah selesai pemotretan.


"Sudah selesai Baby" tanya David


"Sudah ini tinggal ganti baju terus pulang" ujar Angel.


"Oke, Abang tunggu di sini" ujar David.


"Oke" ucap Angel meninggalkan David di ruang pemotretan.


"Bro lo kenapa lesu gitu, seharusnya lo seneng dong Angel mau lo temenin dan dia gak nyusahin lo" tanya Jack.


"Nanti tolong katakan pada Angel untuk ke ruangan saya" ucap Jack ke seorang team pemotretan.


"Terus lo kenapa" tanya Jack penasaran dan membawa David ke ruang kerja nya.


"Sekarang lo cerita apa yang buat lo gak semangat gitu, barang kali gue bisa bantu lo" ujar Jack saat sudah sampai di ruangannya.


"Lo pasti tau apa yang paling gue takutkan selama ini" ujar David lesu.


"Angel" ucap Jack menebak.


David hanya menganggukkan kepalanya lesu, tak terasa air mata David keluar, sesekali David mengusap air matanya keras dan sesekali David menangis keras di depan Jack, David tidak menutupi apapun dari Jack jadi Jack tau betul apa yang membuat sahabatnya begitu takut sampai meneteskan air mata.


"Kenapa lo takut, bukan kah selama ini baik baik saja dan keluarga dia juga tidak mengganggunya bukan" tanya Jack.


"Karena itu lah gue gelisah sekarang, ada beberapa orang berusaha mencari tau tentang keluarga gue, gue rasa yang mereka cari tuh Angel" ujar David.


"Lo bener juga, gue bakal bantu lo jaga Angel buat lo" ujar Jack.


"Thank ya, gue percaya sama lo" ucap David.


"Gue takut pas kita publikan Angel ada orang yang mengenalinya gue takut dia pergi" ucap David.


"Lo tenang aja gue bakal sembunyikan identitas Angel dari publik " ucap Jack.


Tok.... tok.... tok....


"Masuk" ucap Jack.

__ADS_1


"Lo Abang kok di sini si, katanya tadi mau nunggu di depan" ujar Angel saat masuk ke dalam ruangan Jack.


"Iya, bosen soalnya di depan kalau di sini kan lumayan di kasih cemilan" ujar David menutupi rasa gelisah nya.


"Bang lo habis nangis" tanya Angel memegang ke dua pipi David.


"Nangis.... no Baby, emang kenapa Abang harus nangis" tanya David menutupi kesedihannya.


Tiba tiba Angel memeluk David dan terisak dalam pelukan David, David yang bingung dengan Angel hanya terdiam tanpa membalas pelukan Angel.


"Kamu kenapa Baby" tanya David mengelus pundak Angel.


Angel tidak menjawab Angel hanya mengeratkan pelukannya, David mengerti bahwa sekarang Angel hanya perlu tempat bersandar.


"Boy gue pergi dulu, kalian selesaikan urusan kalian" ujar Jack meninggalkan Angel dan David di dalam ruang kerjanya.


"Baby pleasse lihat mata Abang" ujar David.


Dengan perlahan Angel mengangkat kepalanya dan menatap lekat wajah David, ada rasa nyaman bahagia dan takut jadi satu dalam hati Angel.


"Kamu kenapa Honey, kenapa kamu nangis apa ada yang menyakitimu" tanya David kembali.


"Gak Abang, gak ada yang menyakiti Angel hanya Angel merasa ada yang aneh dalam hati Angel selama ini dan hari ini Angel merasa sangat tidak ingin jauh dari Abang"ujar Angel.


"Wah... wah.... sepertinya kamu sudah kecanduan Abang" ledek David.


"Ih... Abang apa sih Angel serius hati Angel merasa gelisah tapi entah apa alasannya" ujar Angel serius dengan wajah memerah.


"Benarkah, lalu kenapa wajah kamu memerah Honey" ledek David kembali.


"Gak merah siapa bilang" ucap Angel menempelkan wajahnya di dada bidang David.


David yang melihat itu hanya tersenyum dan mendekap Angel dengan penuh kasih sayang.


"Perasaanmu tidak salah Honey, memang saat ini ada yang membuatmu gelisah walaupun kamu tidak tau apa yang membuatmu gelisah tapi Abang janji akan mengurus masalah ini sebelum kamu mengetahuinya" ujar David dalam hati.


"Abang yang bilang soalnya kamu gak bisa lihat wajah kamu sendiri" ujar David saat Angel menguatkan pelukannya.


"Ih Abang udah, lagian kalau Angel kecanduan Abang kenapa gak ada yang melarang juga kan gue adek lo Bang" ucap Angel tak sengaja dengan sebutan lo gue.


David tidak menjawab justru mencium puncak kepala Angel yang sudah menjadi candu untuknya.


"Bang laper" ucap Angel mengangkat kepalanya tanpa melepas pelukannya dan tanpa sengaja Angel mencium bibir David saat David hendak mencium kepala Angel keduanya saling menatap satu sama lain beberapa lama.


.


.


.


.


.


.


Wah wah wah... sebenarnya bagaimana si perasaan Angel ke David...


Dan siapa yang sudah berusaha mencari informasi keluarga Honsclair...?

__ADS_1


Jangan lupa tinggalin jejaknya ya..


__ADS_2