
"Gak lah Bang, hai uncle kenalin Raya yang paling manis comel dan menggemaskan" ucap Angel.
"Hai Raya, kapan kapan kita ketemu ya" ujar David.
"Kamu Abang sendiri di kerjain" ujar Maya lalu mengambil Raya dari pangkuan Angel agar Angel bisa leluasa.
"Abang kenapa telfon jam segini Bang gak sibuk" ucap Angel.
"Abang gak akan sibuk untuk mu, ya kan udah jam makan siang kamu mau makan siang denganku Honey" tanya David.
"Hm boleh boleh dimana" tanya Angel.
"Kamu yang tentuin tempatnya Honey, nanti kita ketemu di sana tenang Abang gak akan bawa pengganggu" ujar David.
"Kaya mau ngedate sama pacar gak bawa pengganggu" ujar Angel.
"Kamu pacarku" ujar David tersenyum.
"Kau terindah dan selalu terindah" ujar Angel menyanyi.
"Merdunya, ya udah sampai ketemu nanti jangan lupa cari VVIP" ujar David.
"Siap Bos" ujar Angel memberi hormat.
David mematikan telfonnya sedangkan Angel bersiap untuk pergi.
"Kak Angel pergi dulu ya" ujar Angel.
"kok buru buru si" tanya Maya.
"Iya soalnya waktu kak," ujar Angel.
"Ya udah, hati hati padahal maunya kamu makan siang di sini" ujar Maya.
"Lain kali aja kak, bye ponakan Aunty yang cantik tapi masih cantikan Aunty sampai ketemu lagi sayang" ujar Angel menciumi Raya yang sudah terlelap di dekapan Maya.
"Lucunya tidur senyum senyum, ya udah kak Bye" ujar Angel pergi.
Saat Angel akan ke pintu utama Angel berpapasan dengan Reza kakak dari Maya. Angel sempat membungkukkan diri lalu tersenyum dan pergi seketika Reza terdiam.
"Bang" panggil Maya.
"Eh iya, siapa dia" tanya Reza
"Temen Bang kenapa" tanya Maya padahal maya tau ada air mata yang seketika jatuh dari mata Reza saat Angel tersenyum.
"Gak mirip Adin" ujar Reza.
"Sekilas" ujar Maya.
"Jadi emang mirip Adin" ujar Reza.
"Iya Bang, tapi cuma mirip doang dia punya keluarga lunya Abang dan dia anak orang ternama di sini" ujar Maya.
"Tapi kenapa ada air mata yang jatuh saat melihatnya" ujar Reza.
"Abang terlalu merindukannya" ucap Maya.
"Sepertinya begitu" ucap Reza.
Maya hanya tersenyum sedangkan Reza langsung pergi ke kamarnya untuk mengambil sesuatu dan kembali pergi.
"Maaf Bang sebelum semuanya jelas Maya takut Abang nekad" ujar Maya dalam hati.
"Udah Bang" ucap Maya saat Reza akan pergi.
__ADS_1
"Udah, oh ya bunda mana" tanya Reza.
"lagi ada urusan Bang" ucap Maya.
"Oh gitu ya udah jaga diri ya" ucap Reza pergi.
Setelah kepergian Reza maya makan siang dan menidurkan Raya sampai dia ikut terlelap. Di lain tempat Angel sedang menunggu David di sebuah restoran mewah di pusat kota.
"Hai Honey lama ya" ucap David saat sampai di tempat itu sembari mencium pipi Angel.
"Gak kok Bang, Angel pesen beberapa makanan soalnya gak tau Abang mau makan apa" ucap Angel.
"Iya semuanya Abang suka asal makannya sama kamu" ucap David mengecak acak rambut Jihan.
"Abang mau makan mana mau Angel suapin" tanya Angel.
"Perhatiannya, mau cobain semua deh" ucap David.
Angel tersenyum lalu menyuapi David dan dia sendiri. David terus menatapnya membuat Angel agak gerogi namun dia berusaha baik baik saja karena itu hal biasa yang di lakukan saat makan bersama.
"Honey bisa bantu Abang" ucap David.
"Kenapa" tanya Angel.
"Perusahaan Bang ada masalah tapi Abang gak bisa cari masalahnya di mana" ucap David.
"Boleh abis makan aja Bang" ujar Angel.
"Oke" ucap David lalu bergantian menyuapi Angel.
Perusahaan yang David kelola sedang ada masalah ada seseorang yang berusaha masuk ke dalam.web perusahaan karena David tidak terlalu ahli maka David meminta Angel karena Angel peretas yang handal bahkan tanpa jejak.
Setelah selesai Angel ikut David ke perusahaannya untuk membantu David.
"Oke" ucap David.
Angel mengeluarkan beberapa komputer canggih untuk peretasan yang akan dia lakukan. Angel bahkan memakai kacamatanya agar matanya tidak cepat lelah tapi bagi David saat Angel menggunakan kaca mata itu membuat Angel semakin cantik.
"Honey bisakah kamu jangan pakai kaca mata itu di depan orang lain terutama laki laki" ucap David membuat Angel menatapnya.
"Kenapa" tanya Angel.
"Kamu terlalu mempesona" ucap David jujur.
"Oke Bang" ucap Angel sembari tersenyum lebar.
Angel mulai pekerjaannya di bantu David namun saat sudah masuk agak dalam David menyerah membuat Angel tersenyum dan membiarkaan David mengerjakan yang lain.
empat puluh menit berlalu akhirnya Angel menemukan siapa yang berusaha meretas perusahaan Abangnya setelah dia membuat keamanan berganda untuk perusahaan David.
"Bang apa Angel ganggu" ucap Angel saat pergi ke ruangan Rey asisten David yang ternyata sedang banyak orang membuat Angel langsung melepaskan kacamatanya.
"Sebentar, ya kenapa Honey" tanya David bertanya lirih dan mendekati Angel dengan badan menutupi tubuh Angel dari kolega koleganya.
"Kayaknya lagi serius ya nanti aja Bang biar Angel print aja nanti maaf mengganggu" ucap Angel pergi karena ternyata David sedang bertemu beberapa koleganya.
"Gak papa keluarlah" ucap David.
Angel pergi dengan cepat kembali ke ruangan David. Saat di depan ruangan ada seorang cewek cantik di depan sekertaris David dengan pakaian kurang bahan menatap Angel dingin.
Angel tidak perduli justru masuk ke ruangan David dengan cepat tak lupa mengunci pintunya dari dalam.
"Bang kalau udah selesai mau masuk kirim pesan dulu soalnya Angel kunci ada pengganggu" sebuah pesan yang Angel kirimkan kepada David.
Satu jam berlalu saat Angel selesai dari pekerjaannya dan menunggu David. Angel bahkan sampai tertidur menunggu David, ingin keluar tapi masih ada wanita yang menjengkelkan dirinya.
__ADS_1
"Honey bisa buka pintuny" sebuah pesan dari David yang berada di luar ruangannya.
Angel langsung bangun dan membukakan pintu dengan jalan sayu.
"Lama ya" ucap David.
"Lumayan lah Bang, tapi nih Bang" ucap Angel.
"Ini semua" ucap David memegang setumpuk kertas.
"Iya Bang, ternyata keluarga Damantara apa Abng punya masalah dengan mereka" tanya Angel.
"Entahlah tapi anak damantara adalah saingan baru Abang" ucap David.
"Oh pantesan" ucap Angel.
"Kenapa" tanya David.
"Dia mencoba masuk lebih dalam tapi untungnya pihak Abang gerak cepat tapi kenapa Abang butuh bantuan Angel" tanya Angel.
"Abang mau tau siapa orangnya" ucap David.
"Memastikan" ucap Angel.
"Hehe begitulah" ucap David.
"Abang ilmu mu belum sampai" ujar Angel tertawa.
"Iya iya tukang retas" ucap David membuat Angel memanyunkan bibirnya.
"Bang Angel pergi duluan ya" ucap Angel.
"Kemana bukannya sekarang kamu senggang" ujar David.
"Biasa Bang" ujar Angel.
"Oh oke Abang antar" ujar David.
"Gak usah Bang, Angel bisa sendiri Abang lanjut kerja aja jangan kalah sama tuan muda saiangan Abang" ucap Angel.
"Siap tuan putri" ujar David.
"Ya udah Bang lakukan yang terbaik, keamanan sudah Angel gandakan" ucap Angel.
"Makasih sayang" ucap David.
"Sayang, are you sure" ucap David.
"Kenapa gak boleh" ucap David.
"Boleh tapi aneh, ya udah bye Bang" ucap Angel bersiap untuk pergi.
Saat Angel akan membuka pintu David menariknya ke pelukan dan mencium kening Angel sekilas. Angel hanya tersenyum mendapat perlakuan manis dari Abangnya Angel membalas dengan ciuman di pipi David tanpa di sangka David.
.
.
.
.
Jangan lupa dukungannya ya guys...
salam manis Author....
__ADS_1