Kakakku Cintaku

Kakakku Cintaku
So Sweet


__ADS_3

Angel pergi meninggalkan David menuju kamarnya untuk mengerjakan tugas, namun Angel tidak mengerkan tugasnya melainkan Angel teringat saat Abangnya menciumnya lembut. Angel bahkan tersenyum saat mengingatnya.


"Lembut" ucapnya tanpa sadar.


"Eh apa si ingat dia Abang kamu dan akan selalu seperti itu jangan mengharap lebih" ucapnya lagi.


"Oke sekarang kita kerjakan tugasnya biar nanti bisa cari tentang orang yang merusak situs web keluarga gue" ucapnya penuh semangat.


Angel serius mengerjakan tugasnya, namun bayang bayang David yang menciumnya belum juga hilang hal itu membuat dirinya susah untuk berfikir dan mengerjakan tugasnya. bukannya marah Angel justru tersenyum saat mengingatnya.


"Gila punya daya tarik apa juga Abang kenapa gue gak bisa lupain itu" ujarnya.


"Eh tapi kenapa juga gue baper kan dia Abang gue, gak bener ini udah gak bener masa iya gue jatuh cinta sama Abang gue sendiri gila bener bener gila" ucapnya.


Tok.... tok.... tok...


"Masuk aja pintunya gak aku kunci" ujar Angel.


"Maaf Non di panggil Tuan besar" ucap seseorang yang baru saja masuk ke kamar Angel.


"Oh oke sebentar lagi Angel turun" jawabnya.


"Baik Non saya permisi" ucapnya meninggalkan kamar Angel.


"Kenapa Dadi manggil Angel, pasti penting" ucap Angel merapikan semua tugasnya bersiap pergi menemui Dadi.


"Mom dimana Dadi" tanya Angel saat bertemu dengan Momi saat menuruni tangga.


"Dadi ada di ruang baca" ucap Mom.


"Oke Angel ke Dadi dulu ya Mom" ucap Angel meninggalkan Momi menuju ruang baca.


Tok... tok... tok....


Angel mengetuk pintu ruang baca Dadi, lalu pintu terbuka dan menampakkan seseorang yang menjadi bayang bayang sejak pagi dan Angel menyerngitkan dahinya lalu David membiarkannya masuk dan duduk.


"Abang udah selesai" tanya Angel.


"Udah, cepet duduk gih udah di tunggu Dadi dari tadi" ucap David.


Angel melenggang menemui Dadinya ternyata Dadi sudah duduk dengan beberapa berkas yang menumpuk di atas mejanya. Angel menyerngitkan dahinya bingung dalam hati dia bertanya apa mungkin dia di panggil untuk mengerjakan beberapa berkas yang ada di depan Dadinya.


"Dad" panggil Angel.


"Oh hai Girl udah datang sini duduk ada yang ingin Dadi bicarakan sama kalian" ucap Dadi.


"Oke" ucap Angel.


"Gue kira Dadi bakal kasih berkas yang ada di depan dia" ujarnya dalam hati.


"Apa yang mau Dadi bicarakan sama gue sama Angel apa gue buat kesalahan" ujar David dalam hati.


David dan Angel saling tatap seolah saling bertanya apa yang akan Dadi bicarakan kepada mereka, Angel dan David mengikuti perintah Dadi untuk duduk di sofa yang berada tepat di depan tempat duduk Dadi.

__ADS_1


"Dadi mau bilang kalau kalian harus berhati hati saat di London, Dadi gak bisa lindungi kalian tapi saat terjadi sesuatu cepat hubungi Dadi" ucao Dadi to the poin.


"Maksud Dadi apa" tanya Angel.


"Bukan apa apa, Dadi hanya merasakan akan terjadi sesuatu" ucap Dadi.


"Tapi Dad, bukankah selama ini kita tidak mempunyai musuh" giliran David angkat bicara.


"Ya kita tidak mempunyai musuh, tapi kalian ingat kalian hidup di dunia bisnis banyak kawan menjadi lawan di dunia bisnis ini apa lagi Abang dengan kesuksesan Abang gak bisa di pungkiri kalau ada yang gak suka sama Abang" ucap Dadi menjelaskan.


"Oke Dad, Abang tau maksud Dadi Abang akan selalu berhati hati" ucap David.


"Girl apa kamu bisa berjanji kepada Dadi kalau kamu akan selalu bersama Abang apaoun yang terjadi" pinta Dadi.


"Oke Dad, Angel janji akan selalu bersama Abang Angel akan menjaga Abang dengan sekuat tenaga Angel" ucap Angel menatap David.


"Makasih Honey" ucap David mengelus kepala Angel.


Angel tersenyum manis kepada David membuat hati David berasa berdesir mengalir cepat. David merasa sangat berdosa kepada ke dua orang tuanya karena telah menyayangi Angel lebih dari seorang Adik.


"Honey, kenapa kamu tidak tinggal di sini saja sama Mom biar Abang berangkat sama Kevin aja" ucap David membuat Angel menatapnya.


"Kenapa apa Angel gak pantes pergi sama Abang" tanya Angel serius.


"Bukan begitu Honey, tapi kamu tau kan kalau kamu berada dekat dengan Abang bahaya buat kamu, Abang gak tau mana temen Abang mana lawan Abang, Ababg gak mau kamu terluka" ucap David meyakinkan.


"Kalau kehadiran Angel di dekat Abang hanya buat beban Angel akan menjauh, tapi asal Abang tau jika seseorang mengancam nyawa Abang Angel akan menjadi garda terdepan untuk melindungi Abang" ucap Angel serius.


"Tapi Honey ini sangat berbahaya" ujar David.


"So sweet" ledek Dadi.


"Dad Angel serius" ucap Angel kesal.


"Hehe sorry Girl, maafin Dadi silahkan di lanjut" ucap Dadi tersenyum.


"Honey bukan gitu, kamu tau kamu tidak pernah menjadi beban Abang dengan kamu baik baik saja itu sudah sangat membahagiakan Abang" ucap David lembut.


"Tapi Bang...." ucap Angel terhenti karena telunjuk David ada di bibirnya.


"Udah Abang gak terima alasan apapun, kalau kamu masih mau ikut Abang besok kamu harus nurut sama Abang dan ingat jangan pernah sakit atau sedih di depan Abang" ucap David.


"Oke Abang makasih" ucap Angel memeluk David.


David tidak membalas ataupun melepaskan, David membiarkan Angel melakukan itu di depan Dadinya. Andai hanya mereka berdua mungkin sudah membalas pelukan Angel erat atau bahkan lebih.


"Oke apa sesi peluknnya sudah selesai" tanya Dadi tersenyum.


"Dadi ganggu aja" ujar Angel.


"Hehe... lagian kalian malah ngomongin yang gak jelas di sini kan Dadi yang panggil kalian malah curhat kalian" ucap Dadi cemberut.


"Maaf Dadi, terbawa suasana" ujar Angel.

__ADS_1


"Mungkin kalau gak ada Dadi kalian gak ingat dunia terus aja omongin hal gak jelas" ucap Dadi.


"Dadi bisa aja, oh ya Dadi panggil Angel sama Abang apa ada perlu lain" tanya Angel.


"Itu yang pengin Dadi denger dari tadi" ujarnya tersenyum.


"Kalian besok langsung ke London aja buat Angel besok kamu gak perlu ikut Abang soalnya besok kamu ada pemotretan di sana" lanjut Dadi.


"Masa si Dad, kemarin tanya kak Jack gak ada pemotretan dan Angel udah izin sama kak Jack" ujar Angel bingung.


"Iya bukan di perusahaan Jack, tapi buat iklan pemasaran produk terbaru Dadi" jelas Dadi.


"Oh.... taoi kenapa harus di London kenapa gak di sini saja Dad" tanya Angel bingung.


"Soalnya kamu kan pengin banget pergi ke London sama Abang jadi Dadi buat pemotretannya sekalian aja di London sama liburan sekalian" ucap Dadi membuat senyum Angel mengembang.


"Tapi Dad, Angel kan udah gak boleh sering sering libur sekarang" ujarnya lesu.


"Iya emang gak boleh ini juga permintaan dari sekolah biar kamu cuti dulu soalnya minggu depan kamu udah gak ada cuti" ucap Dadi.


"Tapi Dad...." protes Angel.


"Nih, kamu pasti gak percaya jadi Dadi minta buat cetak surat buat kamu" ucap Dadi memberikan surat dari sekolah.


Angel mulai membaca surat tersebut lalu tersenyum membuat David penasaran isi dari surat tersebut. David mengambil alih surat tersebut lalu memeluk Angel erat.


"Selamat Honey" ucap David saat memeluk Angel.


" Thanks Bang" ucap Angel memeluk David erat.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


***Mereka harus pergi nih guys...


Tapi tenang aja mereka pergi tuk kembali gak kaya si doi pergi tak tau jalan untuk kembali...😂😂😂


Ikuti terus ya kemanapun mereka pergi dengan like komen vote atau jadiin favorit...

__ADS_1


Salam manis Author***...


__ADS_2