
"Tapi Dad, Angel belum siapin apa apa" ucap Angel.
"Kamu bisa lakukan itu sekarang" ucap Daddy.
"Banyak yang harus di beresin Dad" ucap Angel.
"Emang mau bawa apa, semua udah ada di sana di apartemen termasuk baju baju kamu" ucap Daddy.
"Hufh oke" ujar Angel lesu.
David penasaran dengan apa yang baru saja Daddy nya beri kepada Angel David lalu merampas surat yang tadi di baca Angel kemudian memeluk Angel erat.
"Udah Bang kayak mau di tinggal kemana aja" ujar Angel
"Gak jadi pergi dong kita" ucap David.
"Gak lah, Angel mau bebenah dulu" ucap Angel
"Abang bantu ya" ucap David.
"Oke" ujar Angel.
"Jadi hari ini jam berapa Dad" tanya Mommy.
"Nanti jam dua siang " ucap Daddy.
"Oke Mom, akan masak semua makanan kesukaan Angel" ucap
"Thanks Mom" ucap Angel.
Angel kemudian pergi ke kamarnya untuk merapikan semua barang yang akan dia bawa dengan bantuan David. Selama mengemas barangnya Angel terus tersenyum dia tidak ingin kalau semua orang tau bahwa dia juga keberatan untuk pergi secepat itu.
"Senyuman kamu gak akan pernah bisa nipu Abang Honey" Ujar David dalam hati.
Angel tidak berkomentar apapun selama dia bebenah, karena perasaan yang tidak bisa lagi David tutupi David keluar dari kamar Angel tanpa bicara apapun kepada Angel. Setelah kepergian David Angel duduk di samping ranjangnya lalu menundukkan kepalanya dan mulai meneteskan air matanya.
"Gue gak boleh lemah mungkin ini jalan yang harus gue tempuh buat mendapat sebuah jawaban yang selama ini gue cari" ujar Angel.
Setelah menyemangati dirinya sendiri Angel langsung bangkit dan segera menyelesaikan pekerjaannya. Setelah itu Angel turun untuk makan siang bersama keluarga yang sangat dia sayangi sebelum pergi dari mereka.
"Hai Mom" ujar Angel.
"Hai Girl" ucap Mommy.
"Mom masak apa" tanya Angel mencium pipi mommy.
"Masak semua makanan yang kamu suka" ucap Mommy.
"Mommy, seharusnya gak peru sebanyak ini juga kali mom nanti mommy capek" ucap Angel manja.
"Gak apa apa sayang, Mommy oke" ucap Mommy.
"Uuuuh mesranya" ledek Daddy.
"Hehe bilang aja Daddy cemburu" ucap Angel.
__ADS_1
"Gak siapa bil...." ujar Daddy.
Namun belum selesai ucapan Daddy Angel sudah memeluk Daddy dengan erat membuat Daddy tersenyum. Tak lama kemudian David datang kemudian duduk dengn keras di kursi membuat semua orang menatapnya.
"Ngapa Bang" tanya Angel.
"Eh sorry, gak apa apa kok " ucap David nyengir kuda.
"Abang gak ke kantor Bang" tanya Angel.
"Gak kenapa" ucap David.
"Bileh Abang anter Angel sampai bandara dong Bang" ujar Angel.
"Boleh, tqpi bukannya kamu naik jet pribadi ya" ujar David.
"Gak Bang, Angel pengin jadi orang biasa dengan memakai pesawat biasa" ucap Angel.
"Abang gak yakin sama kenyamanannya" ujar David.
"Itu yang ingin Angel coba" ucap Angel.
"Apa kamu juga akan meninggalkan nama Honsclair" ucap Daddy.
"Kalau Daddy izinin aja si, kalau gak juga gak apa apa" ucap Angel.
"Apa alasan kamu bisa buat Daddy yakin" ucap Daddy.
"Alasan Angel, Angel gak mau di perlakukan berbeda dengan yang lain hanya karena sebuah gelar atau nama Angel juga gak mau kalau Angel ada salah nama Honsclair ikut tercoret" ucap Angel.
"No mom, Angel hanya ingin hidup seperti mereka yang kurang beruntung di luar sana Angel hanya ingin bisa berteman dengan mereka Angel ingin cari teman yang bisa mengerti Angel bukan berteman karena sebuau kekuasaan " ujar Angel
"Bukan kah itu lebih berbahaya saat kamu gak ada penjagaan Honey" ucap David.
"Angel harap gak Bang" ucap Angel.
"Sudahlah Bang, dengan dia tidak memakai nama Honsclair maka akan lebih sedikit orang yang mengenal dia maka akan lebih sedikit juga orang yang akan mengancam keamanannya" ucap Daddy.
"Jadi Daddy setuju dengan keputusan Angel" ujar Angel semangat.
"Ya Girl, tapi dengan Syarat kamu harus selalu melaporkan apapun yang menurut kamu mencurigakan" ucap Daddy.
"Siap komandan" ujar Angel.
"Ya udah makan makan nanti kamu terlambat" ucap Mommy.
"Oke Mom" ucap Angel.
Semua orang kemudian makan dengan lahap, Angel yang terus tersenyum karena melihat semua keluarganya tersenyum bahagia.
Sampai waktu makan siang selesai, dan Angel pergi bersiap untuk menuju bandara. Keheningn mulai terasa dari David yang terus diam sampai Mommy yang terus meneteskan air matanya.
"Mom, udah jangan nangis Angel janji gak akan lama lama di sana" ujar Angel.
"Iya sayang belajar dengan baik inget selalu telfon mommy setiap hari" ujar Mommy.
__ADS_1
"Iya mom, udah jangan nagis lagi dong jadi berat langkah Angel" ucap Angel.
Mommy memeluk Angel dan terus saja memeberikan banyak petuah untuk Angel. Angel mendengar dengan baik sembari menuntun Mommy nya masuk ke dalam mobil untuk mengantarkan nya ke LA.
Semua orang mengantar Angel ke bandara Agel satu mobil dengan Mommy dan Daddynya juga David setelah perdebatan yang panjang sebelum pergi karena smeua orang ingin duduk di samping Angel.
"Mom udah setengah jalan nih, gantian dong duduknya" ucap David.
"Iya iya Daddy yang pindah pak kita berhenti sebentar" ucap Daddy.
Dengan senang hati David bertukar posisi dengan Daddy. David duduk di samping Angel lalu menggenggam erat tangan Angel membuat Angel tersenyum hangat.
"Dad, Mommy ada urusan mendadak bisa Daddy antar Mommy" ujar Mommy.
"Tapi Mom, Mommy kan harus anter Angel ke bandara" ucap Angel memelas.
"Sorry Girl, ini penting banget bersangkutan dengan keluarga kita biar Abang yang anter kamu ya Honey" ucap Mommy.
"Hm, oke deh Mom , mommy Angel berangkat ya Mommy sejat sehat di sini" ujar Angel.
"Iya sayang, tapi inget kalau sudah sampai lamgsung hubungi mommy dan sering sering VC mommy ya" ucap Mommy.
"Oke Mom" ucap Angel memeluk mommy.
Mommy membalas pelukan Angel lalu keluar dari mobil menarik Daddy untuk pergi dengannya. Walaupun Daddy sangt ingin menolak ajakan Mommy tapi Daddy tidak mampu melakukannya karena tatapan tajam dari Mommy.
Setelah itu Angel kembali melanjytkan perjalannannya ke bandara dengan David dan supir. Selama perjalanan David terus menyandarkan kepalanya di bahu Angel sembari tertawa bersama.
Di lain sisi Mommy dan Daddy berhenti di sebuah restoran membuat Daddy semakin bingung.
"Mom, mau ketemu siapa dan ada masalah apa" ujar Daddy.
"Gak ada masalah cum Mommy mau Abang sama Angel.deket aja biar mereka bisa bebas omongin yang ingin mereka omongin tanpa gangguan kita" ucap Mommy.
"Jadi mommy bohong" ucap Daddy.
"Ya kenapa mau marah Dad" ucap Mommy.
"No mom, marah juga percumah bakal kalah" ucap Daddy.
"Tuh tau" ucap Mommy tertawa.
.
.
.
.
.
.
Jangan lupa like vote dan komennya ya....
__ADS_1