
"Honey jalan yuk" ucap David.
"Kemana" tanya Angel.
"Kemana aja asal kamu bahagia" ucap David.
"Em kita karoke aja" ujar Angel.
"Setuju" ucap Cika.
"Kamu mau jadi nyamuk" ujar David.
"Gue bisa ajak Riko" ucap Cika.
Angel mengangguk, Angel langsung membersihkan termpat itu dan meletakkannya tepat di tempatnya setelah itu dia berganti pakaian sembari menunggu Riko datang untuk menjemput Cika.
"Udah datang Cik" tanya Angel.
"Di jalan, tapi gak tau jalan mana" ucap Cika bete.
"Mau saya yang hubungi dia" tanya Angel.
"Boleh" ucap Cika.
David terlihat agak tidak suka namun saat Angel meminta ponsel Cika dan menghubungi Riko dengan ponsel Cika membuat David kembali ceria.
Angel berusaha menghubungi Riko namun tak kunjung di jawab membuat Angel memberikan oesan singkan memberitahukan kalau dia yang mnghubunginya. Riko menjawab telfon Cika saat tau kalau yang bicara adlah Angel membuat Riko semangat untuk datang. Tak lama setelah Angel menghubungi Riko dia sampai di butik Angel.
"Cepet" cibir Cika.
"Katanya suruh cepet" ujar Riko ketus.
"Iya hey kapan berangkatnya ini" ujar Angel.
"Sekarang" ucap Riko.
"Pake mobil gue aja kita double date" ucap Riko.
"Mau" tanya Angel pada David.
"Boleh " ucap David.
Mereka pergi bersama dengan supercar terbuka Angel terus bercanda dengan David walau David duduk di samping kemudi.
Saat melewati sebuah club malam Riko berhenti membuat Angel menatapnya namun tak menghiraukannya. Mereka semua pergi ke dalam dan Cika Riko mulai berjoget di sana.
"Kamu mau melakukannya" tanya David.
"Angel gak suka tapi kuy lah" ujar Angel menarik tangan David dan bergoyang mengikuti irama.
David yang berusaha melindungi Angel yang berjoget dengan lincahnya. Cika dan Riko berjoget sembari minum sedangkan Angel dan David tidak minum sedikitpun.
"Gak minum Bang" tanya Angel.
"Gue bukan abangmu" ujar David memperjelas hubungan mereka.
"Oke oke, kenapa gak minum" tanya Angel.
"Gak nanti bukannya jagain kamu mlh susahin kamu, kamu jangan minum ya" ucap David.
"Gak lah, em enaknya panggil apa ya boleh panggil nama aja" ujar Angel.
"Boleh" ucap David tersenyum.
"Mereka udah gak sadar tuh" ucap David.
"Biarin mereka, kita rekam aja nanti mereka siapa tau salah satunya mau jujur" ucap Angel.
David langsung memeluk Angel tepat di depan sahabat sahabat Angel membuat Angel membulatlan matanya
"Mereka gak akan sadar Ngel" ujar David.
"Kamu gak tau aja Cika walaupun mabuk parah ingatannya tajam" ucap Angel.
__ADS_1
"Masa si" tanya David.
"Iya lah, gak percaya" ucap Angel.
"Gak, kita coba yuk" ucap David.
"Coba gimana" tanya Angel.
David langsung menarik tengkuk Angel dan langsung bermain dengan lembut. Angel mulai mencoba membalas walau belum bisa mengimbangi permainan David namun dia tau kalau sekarang mereka sedang tidak dalam hubungan persaudaraan.
"Kamu mau gak nikah sama aku" tanya David.
"Kamu melemar ku Dav" tanya Angel di angguki David.
"Mana cincinnya" tanya Angel membuat David menatapnya.
"Ya belum beli beli sama sama besok mau" ucap David.
"Boleh, tapi Angel minta waktu ya sampai Angel bener bener menemukn keluarga Angel" ucap Angel.
"Dan kembali menjadi Adin" tanya David.
"Ya agar tidak ada halangan sebuah ikatan antara kita" ujar Angel.
"Oke, tapi bagaimana saat ingatan kamu kembali ada seseorang yang menunggumu dan kamu harus bersamanya" tanya David
"Kamu percaya dengan ku" tanya Angel di angguki David.
"Tapi bagaimana saya bisa mempercayai ucapanmu itu" ujar David.
Angel langsung berjinjit dan mencium bibir David membuat David terkejut. David bahkan tidak mampu membalas perbuatan Angel karena keterkejutannya.
"Udah biasa aja" ucap Angel tersipu malu.
"Kamu melakukannya" ujar David tersenyum lalu mencolek dagu Angel.
"Iz kamu membuatku lebih malu" ucap Angel langsung memeluk David erat.
"Maaf gue harus berbohong sebenarnya orang yang menunggu gue selama ini gue jodohin buat kakak kembar gue, dan mungkin akan banyak kejutan lagi di saat gue bener bener pulang ke negara gue" ujar Angel dalam hati sembari memeluk David erat.
"Seminggu setelah saya menolongmu oerasaan itu semakin tumbuh apalagi dengan kamu yang super ceria dan candaan kamu yang terus menempel dengan saya membuat saya sering kekurangan nafas" ucap David.
"Kamu terlalu nyaman untuk di tinggalkan" ucap Angel.
"Bagaiman perasaan kamu saat tau kalau saya membohongimu dan tau alasan saya tidak ingin melepaskanmu walaupun kepada keluargamu" ucap David.
"Marah benci tapi lebih ke bersyukur" ucap Angel membuat David menatapnya.
"Bersyukur ternyata Angel di pertemukan dengan lelaki tamoan yang baik hati dan cinta Angel bukan cinta terlarang karena kamu bukan Abangku" ucap Angel membuat David menghujani Angel dengan ciuman.
"Kalian bukan kakak adik, apa bener kamu Adin yang gue kenal dulu" ujar Riko membuat Angel panik.
"Kamu mabuk" ucap Angel.
"Kenapa takut gitu" ucap David melepaskan pelukannya.
"Jangan lepas biarin biar Angel bisa ngomong, ya Angel ingat Riko adalah salah satu sahabat Angel, Angel ingat saat pertama melihat ingatan ingatan itu mulai terlihat jelas" ucap Angel menghela nafas.
"Apa dia pernah menyentuhmu" tanya David mulai gemetar .
"Dav, jangn marah dulu dong tau gini Angel gak mau jujur lagi" ujar Angel.
"Gak gak" ucap David memeluk Angel erat.
"Jangan bergerak cuma mau peuk bir marahnya ilang" ucap David membuat Angel membalas pelukan David.
"Mereka berdua mabuk gimana nih" tanya Angel
"Biarin aja biar supir mereka yang anter kita lanjut Date" ucap David
"Ngel mintain minuman penghilang mabuk" ucap Riko.
"Emang ada Dav" tanya Angel.
__ADS_1
"Tanya aja" ujar David melepas pelukan Angel.
"Eh bentar biar saya aja yang ambil kamu sini duduk diam" ucap David di ngguki Angel.
Saat David peegi Riko berbicara tentang dia dan Angel di msa lalu dengan sangat runtut sesuai ingatan Angel namun Angel enggan menanggapi karena dia harus melupakan masa lalu yang pernah mereka lalui demi sahbatnya Cika dan juga untuk menjaga hati David.
"Sorry, kaka Riko gue juga pengin mengenang masa lalu tapi gue gak bisa mulai sekarang kita ada masa depan yang harus di perjuangkan karena kakakku menjadi cintaku sekarang" ujar Angel dalam hati sembari bermain ponsel.
"Nih" ujar David datang.
"Dav foto kuy, pake ponsel Angel kalo ponsel kamu nanti di liatin Mommy malah repot tau kita ke klub gini" ujar Angel di angguki David.
Angel dan David mengambil beberapa pose di sana bahkan David mengambil kesempatan untuk mencium pipi Angel saat berfoto.
"Dav ini kalau mom sampe tau gimana" tanya Angel menunjukkan foto saat David menciumnya.
"Biarin aja, lagian kalau ponsel kamu mommy gak bakal kepo gitu" ucap David.
"Lo pulang anterin dia gue mau lanjut jalan sama Angel ucap David memaksa Angel untuk pergi.
"Kita leliling jalan aja ya biar bisa lama lama" ucap Angel.
"Terserah kamu" ucap David mengikuti langkah Angel.
Mereka menikmati malam dengan berjalan bersama dengan tangan yang terus bertautan. Sesekali mereka duduk di tepian jalan hanya untuk berselfi.
Angel dan David terus bercanda tawa bahkan mereka menyusun msa depan bersama. Padahal mereka berdua sama sama tau kalau hubungan mereka mungkin akan kandas karena banyak peebedaan antara mereka.
Angel sengaja membawa David ke banyak tempat dengan jalan kaki ada kenangan mereka saat mereka keluar dari hubungan saudara.
"Ngel seandainya orang tuamu tak bisa menerimaku bagaimana kita akan menghadapinya" tanya David.
"Dav kamu tau ketakutan terbesar bukan saat orang tua asliku memberi restu di hubungan kita tapi saat mom dan Daddy ada jodoh lain untukmu" ucap Angel menyenderkan kepalanya di bahu David sembari berjalan.
"Kenapa begitu" tanya David
"Karena saat mom dan Daddy membawa calon untukmu di situ gue harus mundur dan tersenyum bahagia untukmu dan mereka" ucap Angel.
"Aneh kamu bukannya takut hidup tidak dalam restu orang tua" ucap David.
"Entahlah tapi Angel rasa ada sesuatu yang buat Angel bahkan tidak merindukan mereka tapi jauh dari mommy daddy dan kamu itu terlalu menyakitkan" ucap Angel.
"Mulai sekarang kamu menjadi kekasihku, jadi kamu tidak perlu takut mommy atau daddy nanti membawa wanita lain dalam kehidupanku dan kamu tidak akan jauh dari mereka" ucap David.
"Menjadi kekasihmu" ujar Angel tersenyum.
"Kenapa" tanya David.
"Kataa kata yang ingin ku dengar sedari dulu dan kini Angel mendengarnya bahkan lebih dari sekali tapi kemampuan ku untuk menjadi kekasihmu hanya ada dsaat bersamamu" ucap Angel.
"Saat di depan Mommy maupun Daddy kita harus menjadi kakak beradik yang rukun, tapi mulai sekarang oanggilah namaku tanoa embel embel Abang agar kamu selalu ingat kalau saya adalah kekasihmu" ucap David.
Angel hanya diam dan melanjutkan jalannya. Malam mulai larut dan mulai dingin David melihat Angel kedinginan lalu memakaikan jasnya.
"nanti kamu dingin" ucap Angel.
"Berikan energimu agar aku tetap hangat" ucap David hanya di sambut senyuman Angel.
Angel berjalan meninggalkan David sedangkan David tersenyum dengan kelakuan Angel yang malu malu kucing itu. David langsung mengejar Angel dan menarik Angel sampai Angel berbalik tak menunggu lama David langsung mencium bibir Angel cepat.
"Kali ini ciuman singkat dulu, udah malam nanti Mommy marah marah" ucap David
Angek tersenyum, lalu mengikuti langkah panjang David dan mencari taxi untuk mereka. Selama perjalanan Angek terus menyandarkan kepalanya di pundak David.
Tak lama mereka sampai di kediaman Honaclair. Mereka melihat ke dua orang tuanya yang menatao lurus ke arah mereka membuat mereka berdua tersenyum kaku.
"Dari mana kalian berdua" ujar Mommy.
.
.
.
__ADS_1
.
Jangan lupa dukungannya guys......