Kakakku Cintaku

Kakakku Cintaku
Ungkapan


__ADS_3

"Iya semoga kamu selalu bahagia seperti ini" ucap Farel mencium kening Angel.


"Kakak" ucap Angel.


"Kenapa gak boleh" ujar Farel


"Boleh" ucap Angel


Angel dan Farel lalu memilih untuk pulang ke rumah. Saat sampai di pelataran rumah Angel melihat David yang sedang berdiri di teras. Saat Angel akan masuk dan menyapa David David berjalan lebih dulu ke dalam rumah membuat Angel menghela nafas panjang.


"Kalian dari mana" tanya David saat mereka Angel dan Farel sampai di rumah.


"Kita, jalan dong ya gak sayang" ujar Farel.


"Bener gitu Honey" tanya David.


"Iya kenapa Bang" tanya Angel.


"Kenapa gak ajak Abang" ujar David.


"Bukan gak mau ajak, tapi bukannya Abang lagi sibuk sama Klara" ucap Angel.


"Klara" ujar David.


"Iya kalau gak salah juga namanya" ujar Angel santai sembari duduk di samping Mommy.


"Jadi tadi kalian datang buat ajak Abang" ujar David.


"Tadinya mau ajak makan sekalian ya kak, tapi Abang malah" ucap Angel berhenti.


"Apa yang Abang lakukan di sana Girl" tanya Mommy.


"Angel gak ada hak buat jelasin Mom, Mom tanya aja sama Abang" ucap Angel.


"Bang jelasin" ucap Mommy menatap David tajam.


"Gini Mom" ujar David mulai menceritakan apa yang terjadi namun tiba tiba ponsel Angel berdering membuatnya menjauh dari tempat semua orang berkumpul.


"Hallo" ujar Angel mengangkat panggilan telfon.


"......."


"Oke, i can do it" ujar Angel.


"......"


"Oke" ucap Angel menutup telfon.


Angel kembali bergabung dengan hati bergembira. Namun seketika wajahnya berganti lesu saat melihat David yang sedang menatapnya sembari tersenyum ada rasa sakit saat meihat itu.


"Kenapa" tanya David.


"Nggak" ucap Angel.


"Yakin tadi kayaknya seneng banget dari sana lari kenapa sekarang lesu" tanya David.


"Abang, boleh Angel minta mobil sport keluaran terbaru besok" ucap Angel.


"Besok kenapa harus besok" tanya David penasaran.


"Karena ini" ucap Angel menunjukkan hasil ujian kepada David.

__ADS_1


David mengambil ponsel Angel dan melihat hasil ujian Angel yang sangat memuaskan, Angel bahkan mendapat nilai paling tinggi di antara sekolah sekolah unggulan lainnya dan Angel juga mendapat beasiswa untuk pergi ke LA untuk melanjutkan studinya.


"Selamat Honey" ucap David memeluk Angel dengan erat dan tak henti mencium Angel.


Semua orang bingung lalu bergantian untuk melihat hasil ujian Angel.


"Terima kasih Abang" ucap Angel tersenyum manis.


"Tapi apa gak bisa di ganti hadiahnya sama ponsel atau apalah" ucap David.


"Gak bisa itu juga Abang sendiri yang janji" ucap Angel.


" oke besok pagi mobil itu sudah ada di halaman" ujar David.


"Thanks Bang" ucap Angel.


"Bang gantian ngapa peluknya" cibir Mommy.


"Hehe iya Mom maaf, tapi buat kakak gak boleh" ujar David serius.


"Abang, udahlah" ucap Angel melepaskan pelukannya.


"Selamat sayang, jadi kapan kamu mau berangkat ke LA" tanya Mommy.


"Itu yang buat Angel sedih mom, Angel gak mau jauh dari kalian" ucap Angel.


"Teruskan perjuanganmu dan capai semua cita cita mu berjanjilah kamu akan menyelesaikan itu dengan cepat" ucap Farel.


"Hm iya Kak, tapi Angel harus benar benar berfikir untuk ini" ucap Angek.


"Jangan pikirkan hal lain, utamakan cita citamu" ucap David.


"Bagaimana bisa gak pikirkan yang lain Bang, karena kalianlah Angel berjuang dan karena kalian lah Angel bisa melakukan semua ini kalian yang buat Angel semangat bagaimana Angel bisa melakukan semua dengan baik di sana saat kalian jauh" ujar Angel.


"Tapi Bang" ucap Angel.


"Gak ada tapi, dan jangan pulang sebelum kamu selesai S2" ucap Daddy dari belakang.


"What" ucap Angel dan semua orang.


"Dad are you sure" ujar Angel.


"Ya, berjanjilah kalau kamu bisa melakukan itu dengan baik" ucap Daddy.


"Tapi Dad setidaknya butuh waktu bertahun tahun untuk bisa selesai S2" ucap David.


"Kenapa, kamu aja bisa selesai selama tiga tahun kenapa dia gak dan Daddy yakin dia bisa lebih dari apa yang kamu lihat boy" ucap Daddy yakin.


"Tapi Angel ingin ke Indonesia Dad" ucap Angel


"Buat apa" tanya Mommy.


"Gak, pengin ke sana aja" ucap Angel manggaruk tengkuknya.


"Gak bisa, pulang aja kalau udah selesai S2 bagaimana kamu mau ke Indonesia Honey" tanya Daddy.


"Please Dad" ucap Angel memohon.


"Berfikirlah sebelum kamu pergi , Daddy akan mendengar pilihanmu besok pagi" ucap Daddy.


"Hufh, oke Dad" ucap Angel menghela nafas panjang.

__ADS_1


Daddy dan Mommy pergi ke kamar mereka sedangkan Angel pergi ke kamarnya dengan langkah lesu. David dan Farel saling tatap namun dengan cepat Farel pergi membuat David berdecik kesal.


"Vid sebaiknya lo jelasin semua yang Angel lihat sebelum dia mengambil keputusan yang membuat lo sakit karena gue lihat ada tatapan berbeda saat dia menatap lo" ucap Farel sembari berjalan pergi.


"Apa yang akan Angel pikirkan tentang gue setelah kejadian semalam" ujar David dalam hati.


David yang merasa sangat penasaran dengan Angel lalu pergi ke kamar Angel. Saat sampai di kamar Angel David mengetuk pintu namun tidak ada jawaban dari dalam membuat David langsung masuk dan ternyata Angel sedang duduk di balkon kamar dengan tatapan kosong.


"Honey" ujar David sembari memeluk Angel lari belakang.


"Eh" Angel terperanjak.


"Kenapa ngelamun" tanya David.


"Nggak siapa yang melamun" ujar Angel


"Kalau gak melamun apa dong abang panggil dari tadi gak nyaut" ucap David.


"Maaf gak denger" ucap Angel.


"Honey ada yang mau Abang jelasin sama kamu" ucap David.


"Soal apa" tanya Angel.


"Soal semalam dan tadi pagi" ucap David.


"Oh soal itu apa yang mau Abang jelasin lagian gak ada hak juga Angel buat ikut campur urusan Abang" ucap Angel.


David terkejut dengan jawaban Angel, David kemudian membalikkan tubuh Angel sehingga mereka saling tatap. David menatap Angel dalam membuat Angel terhanyut dalam tatapan David.


"Apa yang kamu rasakan tadi malam" ujar David.


"Sakit Bang, kenapa Abang tega main hal gila di depan Angel Angel sadar kalau Angel gak ada hak dan gak ada tempat di hati Abang tapi bukan berarti Abang lakukan itu di depan Angel dan kalau Abang mau buat Angel menjauh bukan seperti itu Bang Abang bisa menyuruh Angel untuk menjauhi Abang dengan berat Angel.akan menjauhi Abang" ucap Angel jujur.


"Maafin Abang Honey, bukan maksud Abang buat main gila kayak gitu tapi ada yang campurin obat di minuman Abang" ujar David membela.


"Oh gitu makannya Abang sampai gak pulang semalam sampai Abang lupa kalau Angel tungguin Abang Abang lupa kalau Angel suka sama Abang dan apa itu juga alasan wanita itu di dalam kamar Abang tadi pagi" ucap Angel mulai menangis.


"Maafin Abang" ucap David.


"Maaf buat apa Abang minta maaf, Abang gak salah yang salah Angel sudah suka sama Abang sayang sama Abang Angel yang salah Bang tapi Abang tenang aja Angel udah mengunci hati Angel untuk Abang Abang bebas untuk melakukan apapun " ucap Angel.


"Honey Abang sayang sama kamu, lebih dari kamu menyayangi Abang" ucap David.


"Bang jangan buat langkah Angel terhenti karena kesalah pahaman ini" ucap Angel.


"Kamu gak salah paham Honey, Abang emang sayang sama kamu kayak Daddy sayang sama Mom" ucap David membuat Angel membulatkan matanya.


"Maksud Abang" ujar Angel menghapus air matanya dan menatap.David tajam


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


Jangan lupa like vote dan komennya ya....


__ADS_2