Kakakku Cintaku

Kakakku Cintaku
Sayang Kamu


__ADS_3

"Maksud Abang Abang sayang sama kamu seperti orang dewasa dan kamu tau siapa orang yang selama tiga tahun ini ada hati Abang kamu Honey kamu, Kamulah alasan Abang menjauhi semua wanita di luar sana kamulah alasan Abang selalu menolak wanita di luar sana" ucap David membuat Angel terpana.


"Abang gak lagi bercanda kan" tanya Angel.


"Gak Abang serius" ucap David.


"Tapi kenapa Bang, kenapa harus Angel ini salah" ucap Angel


"Kamu gak salah Abang juga gak salah kita gak salah yang salah takdir kenapa mempermainkan hati" ucap David.


"Tapi Bang, kita saudara Abang dan adik ikatan itu yang buat kita bersama gak akan pernah berganti" ucap Angel.


"Bagaimana kalau Abang memutuskan hubungan adik kakak ini" ujar David.


"No, Angel gak mau" ucap Angel memeluk David.


"Kenapa bukannya kamu juga sayang sama Abang" ucap David.


"Iya tapi gak gini juga kali Bang pasti ada cara lain" ucap Angel.


"Gak ada" ujar David.


"Tapi" ujar Angel


David mendekatkan wajahnya ke wajah Angel, membuat Angel.memundurkan sedikit Wajahnya namun dengan pelan David kembali menarik tengkuk Angel


"Bersihkan bekasnya dari bibir Abang" ucap David yang terdengar sangat menggoda.


"Maksud Abang apa" ucap Angel terbata bata.


"Seperti ini" ucap David melu**t bibir Angel dengan sangat lembut membuat Angel terpaku.


David yang merasakan Angel tidak memberi balasan ataupun menolak lalu mencoba masuk lebih dalam. David berhasil bermain di dalam mulut Angel dengan lembut tapi penuh gairah membuat Angel melepaskannya dengan cepat.


"Abang" ucap Angel dengan nafas tersengal sengal.


"Maaf" ucap David penuh penyesalan.


Angel lalu terduduk di lantai balkon mencoba mencerna apa yang terjadi antara dia dan David. Angel tidak berani menatap David Angel terus saja menunduk namun David ikut duduk di samping Angel lalu menggenggam tangan Angel.


"Maafin Abang" ucap David berkali kali.


"Abang gak seharusnya Abang lakukan itu Abang ambil ciuman pertama Angel hua Abang hua" ujar Angel menangis.


"Loh kok nangis si" ucap David.


"Sudah berapa orang yang Abang cium hari ini hua bibir Angel hua" ucap Angel di sela sela tangisnya.


"Kamu orang pertama hari ini" ucap David.


"Bohong" ucap Angel keras.


"Kok bentak si" ucap David.


"Eh maaf kelepasan he hua"


"Aneh kamu senyum tapi nangis" ucap David.


"Biarin" ucap Angel.


"Jawab lagi, kalau kamu gak berhenti nangis Abang lakukan buat yang ke dua kali" ucap David.

__ADS_1


"Gak mau, Abang jahat tau " ucap Angel lalu berlari menuju kamar Mommynya.


Namun saat dia ada di depan pintu ternyata pintu tersebut sedikit terbuka dan Mommy dan Daddy sedang membicarakannya.


"*Dad apa perlu kita kirim Angel ke LA" tanya Mom


"Itu demi kebaikan dan cita cita nya mom" ucap Daddy


"Mommy tau tapi apa harus dia gak boleh pulang sebelum lulus S2 dad, apa Daddy gak kan rindu " tanya Mommy lesu.


"Mom bukan gitu pasti rindu, dan Daddy juga tidak ingin jauh dari dia tapi Mom ini demi kebaikan mereka" ucap Daddy.


"Mereka " tanya Mommy penasaran.


"David dan Angel" ucap Daddy.


"Jadi maksud Daddy, daddy tau kalau mereka saling sayang" ucap Mommy.


"Mom, jelas banget tau dari tatapan mereka yang saling mendamba satu sama lain" ucap Daddy.


"Bener Dad, sebenarnya Mommy ingin menceritakan perasaan aneh mommy terkait mereka berdua" ucap Mommy.


"Jadi bagaimana keputusan Mommy" tanya Daddy.


"Mommy setuju, walaupun harus menjauhkan mereka berdua tapi demi kebaikan mommy setuju" ucap Mommy.


"Tolong bujuk Angel untuk berangkat ke LA karena mereka sudah sama sama dewasa" ucap Daddy.


"Mommy akan berusaha Dad" ucap Mommy lalu memeluk Daddy*.


Angel yang mendengarkan itu merasa lega karena mengetahui alasan di balik ke dua orang tuanya mengirimnya ke LA, namun di sisi lain juga Angel sedih karena harus jauh dari David.


"Honey" ujar David membuat Angel terperanjak.


"Kenapa" tanya David.


"Gak, Angel mau panggil Mommy" ucap Angel.


"Terus" tanya David.


"Terus Abang datang dan gak jadi" ucap Angel


"Ya udah, kamu tau ini hari apa" tanya David.


"Hari ini sabtu lah kenapa" tanya Angel.


"Jalan yuk" ucap David.


"Apa hubungannya hari sabtu sama jalan" ucap Angel.


"Hubungannya besok Abang gak kerja jadi bisa main" ucap David.


"Mau jalan ke mana udah malem juga nanti di marahin sama Daddy" ucap Angel.


"Gak, temenin Abang ke apartemen yuk ada sesuatu yang ingin Abang kasih ke kamu" ucap David.


"Izin dulu sama Mom" ucap Angel.


"Oke, tapi nanti aja di jalan sekalian cari makan malam" ucap David.


"Tapi" ucap Angel.

__ADS_1


"Please" ujar David menyatukan tangannya.


"Oke" ucap Angel lalu menggandeng tangan David dan pergi.


Saat Angel dan David pergi tidak ada seorang pun yang mengetahuinya termasuk para supir karena David membuat semua orang sibuk.


"Bang kita kayak orang mau kabur ya" ujar Angel tertawa.


"Kabur mau nikah lari kamu mau" ucap David.


"Serius Bang" ucap angel.


"Abang serius" ucap David


"Angel gak mau" ucap Angel.


"Abang paksa" ucap David.


"Terserah deh" ucap Angel pasrah


"Kenapa gak lompat aja" ucap David.


"Gak mu mati gak sakit iya" ucap Angel.


"Masih mikir lagi, kita mau makan di mana nih" tanya David.


"Terserah Abang katanya mau ke Apartemen dulu" ucap Angel.


"Oke deh" ucap David.


"Abang yang bawa Angel Abang tanya mau kemana aneh" gerutu Angel


"Kamu mengatakan sesuatu Honey" tanya David.


"Gak" ucap Angel cepat


David mengangguk lalu menghubungi seseorang lalu meletakkan ponselnya di pangkuan Angel.


"Loh Bang" ucap Angel bingung.


"Bawain" ucap David.


"Boleh pinjem gak Bang" tanya Angel.


"Boleh" ucap David.


Angel lalu bermain dengan ponsel Angel tak sengaja Angel melihat percakapan antara David dan Devan yang membahas masalah semalam. Angel tersenyum karena semua yang David katakan benar adanya.


Angel lalu menatap David namun saat David melihat ke arahnya dengn cepat Angel mengalihkan pandangannya membuat David mengacak acak rambut Angel. Angel ber selfi ria dengan ponsel David tanpa memikirkan yang punya ponsel.


"Yuk turun" ucap David saat sampai di parkiran apartemen.


"Yuk" ucap Angel mengikuti David dengan tangan yang selalu bergandengan.


"Tunggu di sini" ucap David saat sampai di apartemen David


"Oke" ucap Angel lalu duduk.


Saat Angel duduk di sofa apartemen David ada sebuah lukisan yang membuatnya penasaran, Angel mendekati lukisan tersebut lalu melengkungkan bibirnya ternyata lukisan yang ada di sana adalah dirinya dan David.


"Lagi apa" tanya David mengagetkan.

__ADS_1


"Eh itu" ucap Angel terbata


__ADS_2