Kakakku Cintaku

Kakakku Cintaku
Merahasiakan Sesuatu


__ADS_3

"Vin gimana apa kamu sudah menemukan sesuatu" tanya David.


"Belum bos, hanya saja...." ucap Kevin tertahan.


"Kita cuma berdua jangan panggil bos" ucap David.


"Hm... gini tadi pagi anak buah gue ada yang kirim gambar ini" ucap Kevin memberikan ponselnya yang menampilkan sebuah foto keluarga.


"Siapa mereka , dan kenapa ada dua yang mirip Angel" tany David penasaran.


"Mereka adalah kelurga kaya, seorang pengusaha dari negara I dan menurut informasi ke dua putrinya adalah kembar" ucap Kevin menjelaskan.


"Lalu" ucap David singkat.


"Menurut informasi salah satu anaknya meninggal dua tahun lalu saat di usia lima belas tahun" ujar Kevin.


"Mungkinkah itu Angel" ucap David sedih.


"Belum tentu bos, karena setahun setelahnya saudara kembarnya juga pergi dari umahnya tapi tidak tau apa alasan dari keluarganya mengirimnya keluar negeri" jelas Kevin.


"Baiklah apa ada lagi" tanya David.


"Tidak, karena sangat sulit mencari informasi yang sama sekali tidak ada di kata kuncinya" ucap Kevin.


Saat sedang asyik bercerita Kevin tiba tiba menghentikan mobilnya secara mendadak karena ada seorang wanita yang menghadang jalannya membuat dirinya dan David terkejut. Saat mobil berhenti Wanita tersebut menghampiri mobil Kevin dengan mengetuk kaca mobil Kevin.


"Ya" ucap Kevin dingin.


"Maaf tuan, apa tuan bisa membantu saya" tanya wanita tersebut.


"Apa" ucap Kevin dingin.


"Saya ingin mendompleng mobil anda sampai di pertigaan depan karena saya sangat telat" ucapnya memohon.


Kevin melihat ke arah David meminta persetujuan, David menganggukkan kepalanya tanda boleh. Perempuan tersebut tersenyum lalu masuk ke dalam mobil Kevin sembari tersenyum dan melepas kacamata dan maskernya.


David dan Kevin terbelalak dengan apa yang dia lihat, karena perempuan tersebut sangat mirip dengan Angel hanya saja rambutnya bergelombang dan berkulit lebih gelap dari Angel.


"Maaf merepotkan" ucap wanita tersebut.


"Anda mu kemana Nona" tanya David.


"Saya hendak pergi bekerja padahal seharusnya saya cuti karena merasa kurang enak badan" ucap Wanita tersebut.


"Maaf jadi curhat" lanjutnya.


"Maaf kalau boleh tau apa anda mempunyai saudara kembar" tanya David.


"Iya dulu saya memang punya saudara kembar tapi sejak dua tahun lalu dia meninggal karena jatuh di sungai dan sampai saat ini entah dimana dia" ujar Maya sedih.


Orang yang menghentikan mobil David adalah Maya karena diadakan meeting yang mendadak sehingga dia harus segera sampai. Maya tidak tau bahwa mobil yang dia mintai tolong adalah mobil Abangnya Angel.


"Begitukah, siapa nama Adikmu" tanya David lagi.


"Namanya Adin, maaf jika tuan menemukan adik saya tolong bicaralah padanya agar dia mau pulang" ucap Maya.


"Apa kau punya fotonya" ucap David.


"Ada ini tuan" ujar Maya memberikan foto Adin yang tidak lain adalah Angel.


"Baiklah jika saya bertemu dengannya" ujar David.


"Maaf tuan sepertinya nyonya menelfon anda" ujar Kevin memberikan ponselnya.

__ADS_1


"Berikan" ucap David singkat.


"Maaf tuan saya turun di sini saja" ucap Maya saat berada di pertigaan jalan.


"Dimana kamu bekerja" tany David.


"Saya bekerja di Maria Entertainmen" ucap Maya.


"Itu satu arah dengan saya biar saya antar sekalian" ucap David.


"Terima kasih tuan" ucap Maya.


Maya kembali serius menatap jalanan sedangkan David meneruskn panggilnnya dengan sang Momi. David sesekali melirik foto yang baru saja Maya berikan untuk mengetahui apakah yang ada di foto benar Angel .


Setelah menempuh perjalanan dua puluh lima menit akhirnya mereka sampai di perusahaan Mominya. Maya turun dari mobil sambil terus mengucapkan terima kasih kepada Kevin dan David.


"Vin kamu dengar tadi siapa nama saudara kembarnya" ujar David membuka pembicaraan.


"Adin iya Adin, emang kenapa" tanya Kevin penasaran.


"Gue pernah denger pas Angel pingsan dia sebut nama itu" ucap David.


"Jadi maksud lo dia itu" ujar Kevin.


"Entahlah gue juga kurang yakin tapi lihat wajah dia juga mirip sama Angel" ucapnya menerka nerka.


"Apa itu juga alasan lo terus cari tau tentang saudara kembarnya" tanya Kevin menelisik.


"Hm" ujar David.


"Gue bakal deketin dia siapa tau dapat informasi" ujar Kevin.


"Jangan, dia adalah teman Angel mungkin memang sudah saatnya mereka bertemu" ujar David sedih.


"Lo kirim orang aja di perusahaan Momi buat cari informasi sama dia pastikan dia tidak memaksa" ujar David.


"Siap Bos" ujar Kevin semangat.


David terdiam selama perjalanan memikirkan apa yang akan terjadi kedepannya. David memikirkan apa yang akan Angel katakan saat dia mengetahui bahwa David bukanlah Abang kandungnya dan David juga telah menutupi jati dirinya.


Kevin berfikir keras bagaiman caranya dia mencari tau tentang Angel. Kevin bertekad untuk membuat hubungan Angel dan David semakin dekat karena Kevin tidak ingin David yang dulu kembali lagi.


"Vid gue janji sama lo gue bakal buat lo sama Angel selalu bersama walau harus extra buat mewujudkannya" tekad Kevin.


Saat sampai di kantor David turun dengan para kariawan yang membungkukkan badan untuk menyambutnya namun David terlihat cuek saja, David dengan wajah serius masuk ke dalam ruangannya setelah sampai di dalam ruangannya David duduk dengan keras sampai Dadi yang berada di dalam ruangan tersentak.


"Are you oke Boy" tanya Dadi.


"No Dad" ucap David serius.


"Lalu kenapa apa kamu bisa cerita sama Dadi" ujar Dadi.


"Ya Dad, karena saat ini Abang sangat butuh Dadi" ujar David.


"Ceritalah" ucap Dadi mendekati David.


David mulai menceritakan pertemuannya dengan Maya pagi ini. Sebenarnya David ingin bercerita tentang apa yang Angel bicarakan tadi malam namun David rasa itu bukan masalah penting karena dirinya sudah bisa mengendalikan Angel.


"Gimana Dad" ucap David setelah menceritakan segalanya.


"Kalau menurut Dadi kamu cari informasi dulu ke orang tadi pagi setelah itu dia pasti akan menyebut seseorang dalam informasinya kamu harus mencari informasi darisetiap orang yang dia sebut" ucap Dadi.


"Baik Dad, kalau Dadi mau Abang minta tolong sama Dadi buat bantu Abang" pinta David serius.

__ADS_1


"Baiklah Boy, Dadi akan membantumu" ucap Dadi.


"Thanks Dad" ucap David berbinar.


"Iya, sekarang kamu kerjakan tugas Dadi tuh" ucap Dadi menunjuk setumpuk dokumen di atas meja.


"Semuanya Dad" tanya David tidak yakin.


"Semuanya lah ya kali satu" ucap Dadi.


"Oke Dadi" ucap David lesu.


Dadi meninggalkan David di ruangannya sendiri untuk menemui Kevin dan Darwin untuk merencanakn sesuatu yang sangat berbahaya dan tertutup. Sebenarnya Dadi tau bahwa Angel adalah anak dari Damantara keluarga yang sangat teroandang dan sangat sulit di taklukan.


"Kalian berdua ikuti semua perintah, dan buat Kevin di larang memberitahukannya kepada David" perintah Dadi.


"Siap om, Kevin janji akan selalu menjaga rahasia dengan baik" ucap Kevin.


"Baiklah jangn buat kesalahan apapun yang mengundang rasa penasaran David" ucap Dadi.


"Siap tuan" ucap Darwin dan Kevin bersama.


"Oke kalau gitu kalian berdua ikut saya ke ruang kerja, Kevin kamu bantu David menyelesaikan tugasnya" ucap Dadi.


"Baik tuan" jawab Kevin.


Dadi pergi ke ruang kerja Dadi dengan diikuti Darwin dan Kevin dengan masing masing laptop dan ipad di genggamannya. Setiap orang yang melihat mereka selalu menundukkan kepalanya karena selain Dadi mereka berdua juga orang yang berpengaruh di perusahaan tersebut.


"Selesai Boy" tanya Dadi yang baru saja masuk ke ruang kerjanya.


"Dadi" ucap David.


"Iya Dadi kenapa" ujar Dadi dingin.


"Gak, bukannya Dadi harus meeting kenapa sekarang ada di sini" tanya David.


"Terserah Dadi dong kan ini perusahaan Dadi" ucap Dadi.


"Yaya, bos ma bebas apalah dayaku seorang kariawan" ujar David mendramalisir keadaan.


"Lebay lo, Vin bantu tuh David" ucap dadi tegas.


"Baik tuan" jawab Kevin.


Kevin bergegas membantu David, sedangkan Dadi dan Darwin mengerjkan hal lain yang pastinya bersangkutan dengan ke dua anaknya. Untuk menyembunyikan sesuatu yang di lakukannya Dadi Darwin dan Kevin bisa diandalkan dengan sikap dingin yang mereka miliki maka tidak sulit bagi mereka menyembunyikan sesuatu dan seolah tidak mengetahui apapun.


David berusaha keras untuk menyelesaikan tugas yang Dadi berikan, dengan mengandalkan otak dan kemampuannya yang di atas rata rata maka tidak di ragukan lagi kalau dia bisa menyelesaikannya dengn tepat dan cepat.


.


.


.


.


.


.


.


Jangan lup vote komen dan like ya .... salam manis Author...

__ADS_1


__ADS_2