Kakakku Cintaku

Kakakku Cintaku
Tega


__ADS_3

Maya pergi dengan menggunakan hellikopter keluarganya menuju London dengan derai air mata. Namun Maya menahannya karena ini juga kesalahan yang dia lakukan.


"Gue pasti bisa jaga diri gue, lagian gue kesana juga kan kerja di kantor Bunda oke jangan khawatirkan hidupmu nanti Maya yang penting kau sudah pergi dari negara ini sebelum Ayah dan Bundamu tau kebenarannya" ujarnya menyemangati dirinya sendiri.


Di lain tempat seseorang sedang mengganggu yang lainnya, karena hari ini adalah hari libur Angel enggan untuk bagun di pagi hari namun sang Abang sudah datang ke kamarnya dan mulai mengganggunya agar dia bangun. Namun Angel masih bertahan pada selimutnya yang hangat David tidak kehilangan akan untuk membangunkannya dengan cara mencium pipi sang adik.


"Abang" teriak Angel saat David mencium dirinya.


"Kenapa" tanya David santai.


"Abang cari kesempatan ya, nyebelin kamu Bang udah menodai harta Angel" ucapnya marah.


"Apaan Abang cuma cium doang gak lebih gak perlu semarah itu juga kali" ucapnya tersenyum.


"Abang tau bagaimana perjuangan Angel untuk mempertahankan kesucian wajah Angel" ujar Angel bangun dari tidurnya menuju kamar mandi untuk menyuci muka.


"Sudahlah Honey sorry Abang janji gak akan lakuin itu lagi" ucap David lesu di depan pintu kamar mandi Angel.


"Ya tapi jangan lagi lagi takutnya nanti Abang ...... " Angel terjeda.


"Suka beneran sama Angel hahahaha" lanjutnya membuat David tercengang.


David tersenyum mendengar setiap perkataan Angel, selama menunggu Angel di dalam kamar mandi David membuka komputer yang ada di meja belajar Angel, David memutar lagu yang ada di komputer Angel lalu membuka beberapa file David begitu serius dengan komputer Angel sampai Angel keluar dari kamar mandi David tidak mengetahuinya.


Angel diam diam melihat apa yang sedang di lakukan David, Angel duduk dengan pelan di belakang David, Angel melihat David sedang membuka file perusahaan dan melihat hasil kerja Angel, setelah itu David membuka galeri foto Angel membuat Angel panik kemudian Angel duduk di pangkuan Angel.


David mengerutkan dahinya bingung dengan Angel yang tiba tiba duduk di pangkuannya, dengan posisi tersebut Angel merasakan deru nafas David dengan jelas membuat mereka berdua saling tatap.


"Kamu kenapa Honey" tanya David.


"Gak apa apa, Abang kenapa buka galeri foto Angel si" jawabnya.


"Emangnya kenapa, ada sesuatunya ya" ujarnya tersenyum nakal.


"Ya gak ada si tapi...." ucapnya gugup.


David tidak menghiraukan ucapan Angel, dengan Angel masih dalam pangkuannya David membuka galeri Angel dengan mengerutkan dahinya, namun seketika David tersenyum nakal membuat Angel bingung dan melihat apa yang sedang David lihat.


Seketika Angel membulatkan matanya karena David sedang melihat fotonya yang hanya menggunakan tangtop berwarna hitam yang tergolong seksi, Angel lalu membenamkan wajahnya di dada bidang David karena malu.


"Kamu kenapa Honey" tanya David.


"Gak" jawabnya masih dalam posisi yang sama.


"Kalau gak kenapa gitu, biasa aja kali lagian ini kan Abang yang lihat kalau orang lain baru malu" ucapnya membuat Angel mengangkat kepalanya menatap David.


"Tetep aja malu, lagian Abang kenapa si buka itu itu kan privasi Bang" ucapnya yang melihat David terus saja melihat lihat fotonya.


"Ini kenapa gak ada foto Abang" tanya David.


"Ada" jawabnya.

__ADS_1


David bertanya lagi "Mana"


"Bentar Angel cari" ucapnya mencari foto David selagi Angel mencari fotonya David memeluk Angel.


"Abang" tegurnya.


"Sorry lagian kamu kenapa betah banget duduk di situ nyaman ya" ledek David.


"Hehe... sorry Bang, nih udah ketemu foto Abang" ucapnya menunjukkan banyak foto David yang tidak David sadari.


Angel kemudian berdiri agar David melihat foto fotonya, tapi sebelum itu Angel membisikkan sesuatu pada David.


"Jangan di hapus ya" ucapnya kemudian melangkah pergi.


David bingung dengan maksud Angel, namun saat David melihat fotonya baru dia menyadari apa yang di maksud Angel.


"Honey jangan pergi kamu" ucapnya melihat Angel yang sedang membuka pintu kamar.


Angel yang mendengar teriakan David seketika berlari menjauhi kamarnya dan menuruni tangga dengan sangat cepat namun David masih bisa menyusulnya dan mulai menggelitikinya.


"Abang stop Bang stop geli tau" ujarnya sembari terus tertawa karena geli.


Angel berhasil melepaskan diri dari David dan berlari kearah Momi dan Dadinya yang berada di taman belakang, Angel bersembunyi di balik tubuh Mominya membuat Mominya pusing karena tingkahnya.


"Stop stop Momi pusing" ucap Momi membuat Angel dan David berhenti.


"Mom tidak apa" tanyanya.


"Nih Abang gelitikin Angel" adu Angel.


"nih Adek duluan Mom, masa dia diam diam ambil foto Abang, aneh aneh lagi yang di ambil" ucap David.


"Gak aneh Mom, cuma nyolong doang kan Abang paling susah kalau di ajak foto ya udah curi aja" ucap Angel membela diri.


"Tuh kan ngaku juga, tadi bulangnya gak" ucapnya.


"Lagian kamu aja Bang, kalau di ajak foto kenapa gak mau kalau Angel mau punya foto Abang kalau gak curi curi gimana coba" ujar Momi membela.


Angel menjulurkan lidahnya, mengejek David yang sedang memanyunkan bibirnya.


"Udah lah Boy" ujar Dadi yang sedari tadi hanya menjadi penonton.


"Ya Dad, lagian Abang lawan Mom sama Adek gak bakal menang" ucap David memeakan biskuit yang sedang Dadi makan.


"Boy" bentak Dadi.


"Sorry Dad laper" ucapnya manja.


"Ih Abang manja banget, itu kan biskuit kesukaan Angel" ucapnya memelas.


"Bodo amat" ucap David sinis.

__ADS_1


Sengaja David meledek Angel, David hanya ingin tau bagaimana reaksi Angel saat David mengabaikannya.


"Abang jahat, Abang tau gak saat Abang seperti itu, hati Angel sakit tau mendingan saat Angel kena marah sama guru killer daripada di gituin sama Abang" ucapnya meneteskan air matanya.


David tersentak dengan reaksi Angel yang di luar dugaan David, seketika David berjalan ke arah Angel dan memeluknya berharap memberikan ketenangan kepada Angel.


"Sorry Honey, bukan maksdud Abang kaya gitu percayalah Abang menyayangimu" ucap David.


"Abang jangan kaya gitu lagi" jawabnya dalam dekapan David.


"Ya Honey, Abang tidak akan seperti itu lagi Abang berjanji jadi hapuslah air matamu karena air mata itu hanya untuk air mata kebahagiaan" ujar David.


"Oke, Abang Angel pengang janji Abang" ucapnya menghapus air mata.


"Sudah sudah kenapa sedih sedih gini si masih pagi juga" ucap Dadi.


"Ya Dad, oh ya Dad hari ini David berangkat ke luar kota buat peninjauan apa Dadi mau ikut" tanya David.


"Percumah dong kalau Dadi serahin perusahaan sama kamu tapi Dadi harus ikut peninjauan" ujar Dadi.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


***Ayo dong dukung Author, biar bisa crazy up .......


Jangan lupa tinggalin jejaknya ya......


Salam manis Author***...

__ADS_1


__ADS_2