
"Mom Angel besok mau langsung sekolah Angel harus selesaikan tugas yang belum selesai" ucap Angel saat sudah di pesawat pribadi yang sudah mengudara.
"Apa kamu yakin, Honey kamu kan baru pulang dari rumah sakit" ujar Momi.
"Iya Mom, lagian waktu Angel cuma tinggal satu bulan lagi sebelum ujian" ujar Angel.
"Kamu yakin, jangan paksa dirimu Honey" ucap Dadi.
"Yakin Dadi, Dadi percaya kan sama Angel" ujar Angel.
"Percaya sayang " ucap Dadi mencium kening Angel.
Semua orang pergi menuju hellikopter di atas gedung. Angel tersenyum karena bisa kembali ke Los Angel untuk menyelesaikan sekolahnya. Banyak pekerjaan yang harus Angel lakukan terutama untuk rencananya pergi ke Indonesia.
Angel tertidur di sepanjang jalan, dengan bersandar di tubuh Abangnya yang selalu memanjakannya. Sebenarnya Angel tak sepenuhnya tidur namun hanya mengistirahatkan tubuhnya namun tidak dengan otaknya yang terus berfikir.
"Honey bangun udah sampai" ucap David lembut.
"Hm... iya Bang" ucap Angel lesu.
Semua anggota keluarga turun untuk berpindah ke kendaraan darat menuju rumahnya.
"Ih Abang katanya udah sampai" ucap Angel kesal.
"Iya sampai bandara hehe" ledek David.
"Dasar bohong" cibir Angel.
"Lagian kamu gak tanya sampai mana main iya aja terus turun" ledek David sembari mengacak acak rambut Angel.
"Iya ya kenapa gak tanya" ucap Angel lirih.
"Udah pikir nanti aja mau naik gak apa mau jalan kaki sampai rumah" tanya David.
"Ya naik lah, ya kali jalan kaki" ucap Angel sembari masuk ke dalam mobil.
"Gak apa apa jalan kaki ada yang siap gendong tuh" ledek Kevin.
"Siapa" tanya Angel.
"David lah iya kan Vid" ucap Kevin.
"Gue mau gendong tapi kalau sampai depan tuh kalau sampai rumah bisa patah patah nih tulang" ucap David sembari masuk ke dalam mobil.
"Emang Angel se gede itu apa" cibik Angel.
"Bukan gedeknya tapi jauhnya" ucap David lembut.
"Pak jalan aja, katanya kaka Kevin mau jalan kaki" ucap Angel tertawa.
"Jalan aja sekarang sono bilang aja mau berduaan gue bisa ikut om" ucap Kevin santai.
"Gak bisa kamu ikut David" ucap Momi.
"Yah... ya deh" ujar Kevin lesu membuat semua orang tertawa.
Setelah perdebatan yang tidak ada habisnya akhirnya mereka semua pulang menuju kediaman Honsclair. Sepanjang jalan semua terdiam dengan pikirannya masing masing hanya Kevin yang terlihat sangat sibuk dengan Ipad di tangannyasembari menghubungi beberapa orang.
Setelah beberapa menit mereka semua sampai di rumah, Angel langsung berjalan cepat ke kamarnya karena sudah sangat rindu dengan kasur empuknya. Sesampainya di kamar Angel merebahkan tubuhnya sembari membolak balikkan badannya kesana kemari.
"Empuknya" ucap Angel.
Tak terasa Angel tertidur pulas di kamarnya karena merasa sangat lelah setelah beberapa hari di ramat di rumah sakit.
"Mom Dadi gak lihat Angel" tanya Dadi saat sampai di kamarnya.
"Angel langsung lari ke kamarnya mungkin ingin buang air" ucap Momi santai.
"Oh, Mom ada sesuatu yang ingin Dadi bicarakan" ucap Dadi.
__ADS_1
"Ya apa Dad" tanya Momi serius.
"Gini kepala sekolah Angel bilang kalau Angel mengajukan kunjungan ke negara Indonesia setelah ujian dan kepala sekolah juga bilang hal itu di setujui sebagian besar para siswa, Dadi takut saat Angel menginjakkan kakinya di Indonesia nanti" ucap Dadi.
"Mungkin memang sudah waktunya Angel tau segalanya Dad, mungkin Angel mengetahui sesuatu tentang dirinya jadi dia mengajukan kunjungan ke negara itu bukan ke negara lain" ucap Mom.
"Iya Mom tapi Dadi takut ada yang gak suka sama kehadiran Angel" ucap Dadi menundukkan kepalanya.
"Dadi tenang aja Momi akan kirim kepercayaan Momi yang ada di negara itu untuk mengawasi Angel" ucap Momi yakin.
"Baiklah Mom, suruh mereka semua bertindak cepat tanpa sepengetahuan Angel" ucap Dadi.
"Oke Dad, sekarang Dadi mandilah Momi akan memasak untuk kita makan malam nanti" ucap Momi meninggalkan Dadi di kamar.
"Lama juga gue tidur" ucap Angel.
Ange terbangun saat jam menunjukkan jam enam sore waktu setempat, Angel lalu pergi membersihkan diri. Setelah selesai dan bersiap Angel turun untuk mengambil air minum.
"Bang rapi bener mau kemana" tanya Angel saat berpapasan dengan David.
"Eh, nih mau ketemu sama klien" ucap David.
"Oh gak makan dulu Bang" tanya Angel lagi.
"Gak ini juga jamun makan malam" ucap David berlalu.
"Abang tumben buru buru banget gitu" ucap Angel pergi ke dapur.
Angel mengambil segelas air putih kemudian membantu Mominya yang sedang asik masak di dapur. Angel sangat pandai memasak karena Mominya yang sering kali mengajaknya masak.
"Tante Kevin mau tanya" ucap Kevin yang baru saja ke dapur.
"Ya tanya aja " ucap Mom.
"Tapi tante" ucap Kevin menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.
"Ya udah Mom biar Angel yang lanjutin dulu kayaknya penting tuh kak Kevin" ucap Angel mengambil alih pekerjaan Mominya.
"Bos pinjem big bos dulu ya" ucap Kevin tersenyum.
"Iya kali pinjem emang Momi barang apa" cibik Angel.
Kevin hanya tersenyum sembari berjalan menjauh, Angel tidak menghiraukannya Angel melanjutkan acara masaknya dengan beberapa maid yang membantunya. Angel menyelesaikan acara masaknya kemudian menata semuanya di meja makan sembari menunggu anggota keluarga berkumpul.
"Semuanya sudah siap" teriak Angel.
"Nona muda Nyonya besar bilang kalau dia akan makan nanti karena ada sesuatu yang harus di selesaikan" ucap seorang maid.
"Oh oke, terus kaka mana" tanya Angel lesu.
"Tuan Kevin juga sedang menyelesaikan urusan dengan Nyonya" jawab maid.
"Oh... Dadi" tanya Angel tak bersemangat.
"Tuan besar pergi Nona" ucap Maid.
"Oke kalian apa sudah makan" tanya Angel.
"Sudah Nona, kami sudah makan di belakang tadi" ucap Maid.
"Oh ya sudah kalau gitu kalian boleh pergi dan sebelum itu bereskan semua ini" ucap Angel pergi dengan sekotak buah.
"Tapi Nona belum makan" ucap Maid khawatir.
"Males makan bi sendirian aja, mending kalian yang makan" ucap Angel berjalan ke arah ruang keluarga.
Angel duduk dengan makan buah sembari menonton kartun kesukaannya. Setelah Angel mulai jenuh dengan kegiatannya Angel merasa lapar namun enggan makan tiba tiba Kevin datang dan mendudukkan dirinya keras di samping Angel membuat Angel terperanjak.
"Ih Kaka" ucap Angel mengelus dadanya.
__ADS_1
"Kenapa kaget gitu mikirin David ya" ledek Kevin.
"Gak lagi males aja tadi pada ajak makan sekarang pada sibuk sendiri sendiri" ucap Angel memajukan bibirnya.
"Oh terus belum makan" tanya Kevin.
"Belum" ucap Angel singkat.
"Ya udah yuk makan gue juga laper" ucap Kevin santai.
"Makan sendiri aja lo sana rasain gimana rasanya" ucap Angel tak peduli.
"Oke" ucap Kevin.
Kevin pergi menuju dapur untuk mengambil makan malamnya, Kevin sengaja mengambil agak banyak karena mungkin Angel juga lapar, setelah mengambil makanannya Kevin kembali ke ruang keluarga dan makan di samping Angel dengan sangat berselera membuat Angel melirik makanannya.
"Pelan pelan kali kak emang enak banget ya" tanya Angel penasaran dengan masakannya.
"Hm enak, lo yang masak" tanya Kevin sembari mengunyah.
"Iya tadi tapi cuma finising doang" ucap Angel.
"Oh, kamu gak makan" tanya Kevin.
"Males" ucap Angel singkat.
"Cobain dulu, kalau mau juga boleh nih makan" ucap Kevin menyodorkan makanannya.
"Bareng" ujar Angel.
"Lo yakin kita makan bareng" tanya Kevin tak percaya.
"Iya" ucap Angel.
"Oke, tapi kalau David marah lo ya" ucap Kevin.
Sebenarnya Kevin sangat senang makan bareng Angel namun Kevin tau kalau dia tidak berhak makan bersama dengan Angel karena status mereka.
"Kenapa gue nyesek gini ya makan bareng lo, padahal harusnya gue seneng" ujar Kevin dalam hati.
Kevin terus makan sembari bercanda tawa dengan Angel sampai tak terasa makanan mereka tak tersisa. Angel tersenyum dengan sangat manis membuat Kevin terpesona namun dia kubur dalam dalam karena perasaannya sudah salah dengan segera Kevin pergi ke dapur untuk menaruh pirong kotor sekaligus menetralkan hatinya.
"Ingat Vin ingat lo salah" ucap Kevin dalam hati.
Setelah merasa lebih baik Kevin kembali dengan dua jus di tangannya, Kevin memberikan satu jus untuk Angel saat Angel hendak meminum jus tersebut David yang tiba tiba muncul meminum habis jus Angel membuat Angel bingung namun tidak dengan Kevin.
"Eh Abang, haus Bang bukannya habis jamun makan malam emang gak di kasih minum ya" ledek Angel.
"Iya Abang haus, kamu kenapa belum tidur" tanya David sembari mendudukkan dirinya di tengah antara Kevin dan Angel.
"Gimana mau tidur makan aja baru" ucap Angel dingin.
"Kamu baru makn ini udah waktu tidur" ujar David.
"Iya, gimana tidur makan aja gak kan laper" ucap Angel santai.
"Terus kenapa gak makan" tanya David.
"Karena gue males di meja sebesar itu Angel makan sendirian" ucap Angel jelas.
"Kemana semua orang, tapi sekarang udah makan" tanya David.
"Udah tadi sama Kak Kevin, semua orang sibuk kerja" ucap Angel.
.
.
.
__ADS_1
.
Jangan lupa like vote dan komennya ya....