Kakakku Cintaku

Kakakku Cintaku
Jas Spesial.


__ADS_3

Angel berusaha tersenyum dan seolah tidak ada apapun yang terjadi pada dirinya.


"Girl kamu mau buat jas" tanya Dadi.


"Iya Dad, Dadi mau buat juga spesial buatan Angel sendiri tanpa bantuan siapapun" ucap Angel.


"Abang mau" ucap David memohon.


"Kalau spesial buatan kamu langsung Abang kamu nomer satu" cibir Dadi.


"Biarin orang di tawarin" ucap David.


"Dadi yang di tawarin bukan kamu Abang" ucap Mommy yang baru saja bergabung.


"Udah udah jangan berantem, Angel buatin Dadi sama Abang deh tapi setelah Angel selesai ujian ya lagian kan belum belanja bahannya Mommy mau di buatin baju gak" tanya Angel.


"Boleh" ucap Mommy.


Setelah lama mereka berbincang akhirnya mereka memutuskan untuk makan malam di luar. Dengan sangat senang hati Angel menuruti kemauan orang tuanya. Tiga puluh menit kemudian Angel selesai bersiap dan menuju ke mobil Abangnya untuk berangkat.


Angel dan keluarga memilih restauran terkenal di sana, namun ada seseorang yang membuat Angel terbelalak.


"Ada apa Honey" tanya David yang memperhatikan raut wajah Angel.


"Eh gak apa apa Bang, tadi kayak liat temen" ucap Angel.


"Oh ya udah yuk udah di tunggu Dadi sama teman bisnisnya tuh" ucap David.


"Oke" ucap Angel.


Angel dan David berjalan dengan tangan yang terus bergandengan ke arah Dadi yang sedang bergurau dengan teman teman bisnisnya. Angel menyipitkan matanya untuk memastikan orang yang ada di depqnnya adalah sahabatnya.


"Udah biasa aja liatnya, bener ini gue Milla" ucap Milla.


"Ternyata mata gue masih sehat" ujar Angel.


"Ya sehat sampai gak kenal sama temen sendiri" ucap Milla.


"Bukan gak kenal tapi pangling tau, cantik banget ada acara apa nih" ledek Angel.


"Gue belum cerita ya, gue di jodohin" ucap Milla ketus.


"Oh, selamat atas perjodohanmu" ucap Angel tersenyum.


"Gila lo, di jodohin kasih selamat gak sekalian kasih hadiah" cibir Milla.


"Boleh besok besok ya, senyum dong" ucap Angel.


"Percumah senyum gak akan mengubah keadaan" ucap Milla.


"Jangan gitu dong, ketemu juga belum siapa tau dia pangeran seperti yang lo impikan selama ini" ucap Angel.


"Iya lah, duduk gih kalau gak bisulan" ujar Milla tersenyum.


"Cantik gini bisulan" ucap Angel.


Angel duduk di samping David sedangkan Milla kembali duduk dengan ke dua orang tuanya. Sebenarnya Mammy dan Dadi menerima undangan dari ke dua orang tua Milla untuk menghadiri pertungan Milla yang di gelar tertutup hanya dua keluarga yang berkeperntingan.


"Maaf kita terlambat ya" ucap seseorang yang baru saja muncul.


"Iya tidak masalah, silahkan duduk" ucap Ayah Milla.


"Terima kasih" ucapnya sembari membiarkan istri dan anaknya duduk.

__ADS_1


"Milla" panggil Ayah Milla.


" Iya yah" ucap Milla menyalami semua orang yang baru saja datang.


"Wah cantik banget, lalu ini siapa" tanya seorang wanita cantik di sebelah pemuda.


"Saya Angel tante, salam kenal" ucap Angel ramah.


"Riko" ujar Dadinya.


Riko terkesan dingin menyalami semua orang yang ada, sangat terlihat jelas bahwa dia sangat terpaksa melakukan perjodohan ini lain dengan Milla yang berbinar walaupun pada awalnya dia menolak perjodohannya.


"Kamu Designer kan" tanya Riko pada Angel dingin.


"Seperti yang anda tau" ucap Angel tak kalah dingin.


"Saya ingin pesanan saya jadi besok" ucap Riko.


"Ye ya kali besok, bahan juga baru beli jahit sendiri kalau gitu gue gratisin" ucap Angel.


"Honey" ujar David.


"Sorry Bang, abis ngeselin" ucap Angel langsung diam saat David menatapnya lebih tajam.


"Udah lah tuan, biarkan saja sepertinya mereka saling kenal" ucap Dadi Riko.


"Maafkan dia" ucap David.


"*Lo kenal sama dia Ngel" tanya Milla berbisik.


"Gak" ucap Angel.


"Masa sih" ucap Milla tak percaya.


"Kok kayak akrab ya" ceplos Milla*.


Angel menatap Milla aneh, sedangkan yang di tatap hanya nyengir kuda tanpa dosa. Di lain sisi Riko yang terlihat sangat cuek dengan pembicaraan hanya menatap sembarang arah dan sering curi pandang dengan Angel membuat Angel yang tau Riko lebih sering menatapnya dari pada Milla menjadi tidak enak hati kepada Milla.


"Maaf semuanya Angel permisi ke belakang" ucap Angel sopan dan di angguki semua orang.


Tak berselang lama setelah Angel pergi Riko juga pergi, Riko menunggu Angel keluar dari kamar mandi di depan pintu membut Angel terperanjak saat keluar.


"Ngagetin aja lo" ucap Angel mengelus dadanya.


"Lo masih sama Din, sebenarnya lo pura pura gak kenal gue karena ini kan" ucap Riko langsung.


"Maksudnya" tanya Angel bingung.


"Lo ngehindar lo ngejauh dari gue karena lo gak mau sakitin hati sahabat lo kan iya kan" ucap Riko.


"Gue gak tau maksud lo apa, tapi emang jujur gue merasa gak asing sama lo" ucap Angel.


"Maksud lo" tanya Riko penasaran.


"Sebenernya gue juga gak tau masa lalu gue kayak apa, dan semoga aja masa lalu gue baik jadi gue gak perlu takut saat kembali ke negara itu" ucap Angel menatap Riko dalam.


"Jadi lo beneran hilang ingatan, terus kenapa lo mau cerita ini sama gue lo gak takut gue buat ingatan palsu" ujar Riko membalas tatapan Angel.


"Hm, gak tau kenapa gue percaya sama lo dan udah gue bilang lo gak asing tapi gue gak tau gue harap lo bisa di percaya" ucap Angel.


"Lo tau, dengan semua penjelasan lo gue yakin kalau lo orang yang selama ini gue cari lo adik kecil itu" ucap Riko menangis.


"Loh kenapa nangis, inget cowok lo" cibir Angel.

__ADS_1


"Lo ngerti gak si cowok juga bisa nangis tau, dan lo tau sakit yang pernah gue rasa saat kejadian itu tepat di depan gue tapi gue gak bisa apa apa" ucap Riko dengan air mata yang terus mengalir.


"Udahlah, jika lo memang yakin gue adalah orang yang lo cari selama ini akan ada jalan untuk ku mengingat semuanya ikuti takdir yang sudah tertulis" ucap Angel menepuk nepuk punggung Riko.


"Iya gue akan berusaha membuat lo ingat masa lalu lo walau nanti kenyataannya berbeda" ucap Riko menghapus air matanya.


"Oke, kalau gitu kita harus kembali ke sana nanti mereka curiga lo bisa nemui gue besok di butik siang soalnya pagi gue harus ujian" ucap Angel bersiap.


"Hm baiklah, besok gue ke tempat lo pikiran gue lagi gila untuk ujian good luck ya" ucap Riko tersenyum manis.


"Gitu dong senyum, dari tadi mukaknya datar kalau gak nangis lo" cibir Angel.


"Hm, ya sudah kamu duluan biar nanti gue kesan lima menit setelah lo" ucap Riko.


"Oke, jangan nangis lagi" ucap Angel pergi dengan senyum manisnya.


Riko membalas dengan senyum manisnya sedangkan Angel melenggang pergi dengan penuh wibawa, sampai dia duduk di samping Milla kembali dan langsung makan.


"*Lo dari mana lama amat" tanya Milla berbisik.


"Dari belakang lah, tapi tadi ada klien tanya baju kita ngobrol sebentar" ucap Angel*


"Kamu dari mana Honey lama banget" tanya David.


"Maaf Bang, tadi dari belakang ada Klien tanya baju kita ngobrol sebentar" ucap Angel.


"Memang nak Angel sudah bekerja" tanya mommy Riko.


"Sampingan tante, jualan baju di butik lain kali mampirlah" ucap Angel sopan.


"Baiklah, akan saya ajak Riko nanti" ucap Mommy Riko.


"Ya Mom" ucap Riko yang baru saja datang.


"Eh Rik lain kali temenin Mom ke butiknya Angel ya sekalian siapa tau ada yang pas buat acara pertunangan kalian" ucap Mommy Riko.


"Hm" ujar Riko.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Jangan lupa like vote dan komennya ya...


Salam manis dari Author....

__ADS_1


__ADS_2