Kakakku Cintaku

Kakakku Cintaku
Eps 125


__ADS_3

"Ini kamu buat detile gini belum di jahit emang gak susah nanti jahitnya" tanya David.


"Itu cuma detile yang gak kena jahit nanti, sebenarnya si harusnya jqhit dulu tapi karena kain yang di gunakan panjang banget jadi butuh asisten nah kariawan udah pada pulang" ucap Angel


"Mau saya bantu" tanya David.


"Boleh" ucap Angel tersenyum.


Angel melanjutkan makannya sampai habis. Setelah itu dia mengambil sebuah gulungan kain yang akan dia gunakan untuk membuat baju Cika. Jihan mulai membuat pola dan mengukurnya saat akan menggunting David menarik gunting itu menbuat Angel menatapnya.


"Kenapa" tanya Angel


"Nanti kamu terluka" ucap David.


"Kalau takut terluka gimana bisa buat gaunnya" tanya Angel.


"Kamu selalu berurusan dengan barang brang berbahaya seperti ini" tanya David.


"Hm,semua barang itu bisa berbahaya kalau kita gak ahli dalam melakukannya" ujar Angel.


"Apa yang paling bahaya di sini" tanya David.


"Em kamu, berduaan sama kamu itu paling berbahaya" ujar Angel santai.


"Kenapa" tanya David.


"Bahaya kalau Angel jatuh terlalu dalam di lautan cinta kamu kelelep gue" ucap Angel.


"Kamu sadar gak si ucapin itu semua dengan santai tanpa beban gitu" ucap David.


"Lah kenapa" tanya Angel dengan menahan tawa.


David yang tidak tahan dengan senyuman malu malu kucing Angel membuatnya memeluk Angel dari belakang.


"Ih kamu lepasin" ujar Angel.


"Gak mau, biarin seperti ini sebentar saja" ujar David lembut membuat Angel berhenti meronta.


Angel merasakan hembusan nafas David yang sangat terasa di lehernya. David mengeratkan pelukannya seakan dia tidak ingin lagi melepaskan Angel.


"Boleh minta sesuatu gak" tanya David.


"Boleh apa" tanya Angel.


"Pakailah cadar setiap kamu keluar rumah" ucap David.


"Kenapa" tanya Angel.


"Kecantikanmu membangunkan setiap singa yang kelaparan" ujar David.


"Ada kamu yang akan melindungi kan" ujar Angel.


"Hm gue bakal jaga kamu sebaik mungkin tapi akan ada saatnya kamu sendiri tanpa seorangpun yang akan membantu dan membelamu" ujar David.


Angel hanya diam tak menjawab, sebenarnya banyak hal yang di takutkan Angel saat berada di dekat Abangnya dan saat dia jauh apalagi sekarang dia tau kalau oramg yang sedang memelukmya adalah orang asing yang dia temukan beberapa tahun lalu tanpa tau asal usulnya.


"Oke sekarang Angel boleh mulai buat gaunnya" tanya Angel.


"Boleh saya bantu" ucap David


"Hm, kamu boleh memotong kain itu kalau kamu mau" ucap Angel.


Dengan anggukan tanpa keraguan David memotong kain itu dengan sangat teliti mengikuti pola yang telah Angel buat. Hasilnya memuaskan walau butuh waktu cukup lama hanya untuk sepotong pola.


"Makasih ya" ujar Angel setelah David selesai dengan polanya.


Sedangkan Angel langsung meminta gunting yang berada di tangan David. Dia langsung memotong pola pola berikutnya di kain kain yang memang sulit di potong dan butuh ketrampilan khusus. Dengan cepat Angel selesai memotong setiap lapis kain yang akan dia gunakan membuat David melongo.

__ADS_1


"Biasa aja" ujar Angel.


"He cepet banget" ucap David.


Angel hanya tersenyum lalu mencari ponselnya dan memanggil seseorang.


"Cika gue butuh bantuan orang lain buat menjahit gaun lo, tapi tenang kalau detile nya gue yang buat boleh gak" tanya Angel di panggilan telfonnya yang di iyakan Cika membuat Angel tersenyum.


"Mas David bisa tolong duduk aja di sofa bukannya capek habis kerja" ujar Angel.


"Hem perhatiannya" ujqr David senyum senyum sembari menuruti permintaan Angel.


"Senyumnya udah kali" ujar Angel.


"Iya iya" ujar David.


Angel langsung menarik beberapa kain yang ingin dia jahit untuk membuat gaunnya. Dia menjahit manual kain kain yang dia gunakan untuk membuat gaun karena bahannya yang super sulit untuk di jahit langsung dengan mesin.


Lama Angel menjahit satu persatu kain yang dia gunakan sampai membentuk sebuah gaun polos.


Saat malam mulai larut dan Angel mulai menguap dan tak terasa dia tertidur di antara kain kain yang berserakan.


"Tidurnya gak tau tempat" ujar David melihat tidur Angel.


Dia langsung merapikan sofa yang sedang dia duduki dan memindah Angel tidur di sofa. Sedangkan dia kembali merapikan kain dan alat alat yang berserakan walau tak mengembalikannya di tempat semula setidakmya bisa buat David tertidur di sana dengan jas yang dia pakai tadi untuk menutup tubuh Angel Sedangkan dia hanya tidur di atas tumpukan kain yang baru selesai di jahit untuk menutup tubuh.


Pagi mulai menjelang membuat Angel mulai membuka matanya dan menatap sekeliling. Angel melihat David yang meringkuk di lantai dengan tumpukan kain.


Angel langsung bangun dari tidurnya dan melihat David tidur di atas tumpukan kain membuatnya tertawa apalagi gaya tidur David yang meringkuk seperti anak kecil yang kedinginan.


"Ganteng juga" ujar Angel sembari berjalan untuk membasuh wajahnya.


Saat kembali dari kamar mandi David sudah bangun dan bermain ponsel sembari menunggu Angel selesai.


"Honey, boleh minta tolong gak" tanya David.


"Boleh apa" tanya Angel.


"Oke ukuranny masih sama kan" tanya Angel.


"Hm iya masih dong" ucap David tersenyum.


Angel tersenyum lalu berjalan mencari setelan jas yang David maksud dengan menguncir rambutnya asal menampilkan leher jenjangnya.


Saat Angel pergi David langsung ke kamar mandi untuk membersihkan diri. Saat Angel kembali ke ruangn itu dia mencari sosok David namun tidak ada.


"Mana Abang " ujar Angel menatap sekeliling.


Sembari menunggu David Angel memesan makan untuk sarapan. Saat David keluar dengan handuk melilit pinggangnya menampilkan tubuh sispax dengan rambut yang masih basah dan beberap air menetes di wajahnya menambah tingkat ke tampanannya membuat Angel terpana.


"Ehem, nih" ujar Angel mengalihkan pandangannya sedangkan David tersenyum dengan menerima baju yang Angel berikan.


"Gila gila, emang dia ganteng pinter perfec tapi dia Abng gue walau bukan asli gila bener gila" ujar Angel dalam hati.


David keluar setelah selesai berganti pakaian. Dia sudah rapi sedangkan Angel masih acak acakan. namun tak lama pesanan Angel datang membuat Angel berlari membuka pintu butik untuk mengambil makanannya.


"Kamu gak sarapan dulu" tanya Angel saat berbalik ada David di belakangnya dan mobil David sudah ada di sana.


"Maaf ya Honey" ujar David menbuat Angel tersenyum tapi terlihat jelas kalau Angel kecewa.


"Gak papa" ujar Angel langsung mengambil makanan yang dia pesan dan memakannya.


David tidak tega melihat Angel yang kecewa. David langsung menarik roti lapis yang ada di tangan Angel dan memakannya sesuap.


"Honey nanti siang bisa bawain makan ke kantor" tanya David.


"Bisa, mau makan apa" tanya Angel.

__ADS_1


"Makan masakan kamu apapun itu karen semua masakan kamu enak" ucap David membuat Angel tersenyum.


"Oke" ucap Angel tersenyum.


David langsung menarik kepala Angel dan mencium keningnya tak lupa dia juga mengacak rambut Angel. Amgel hanya tersenyum sembari melambaikan tangannya pada mobil David.


Saat David pergi Angel langsung masuk ke dalam butiknya karena hari yang mulai siang kariawan Angel mulai berdatangan namun Angel meminta kariawannya agar tidak membuka butik sampai siang hari.


"Kalian bantu saya membuat gaun ini" ucap Angel.


Karena semua kariawan Angel adalah kariawan yang bisa dalam segala hal. Itu juga karena kebaikan Angel yang mengizinkan semua kariawannya untuk memakai designnya untuk praktek.


Angel dan kariawannya mulai menjahit setiap bagian gaun permintaan Cika. Sampai siang hari mereka hanya mampu untuk membuat model awalnya saja karena memang kain yang di gunakan harus extra hati hati saat menjahitnya apalagi dengan ukuran yang lumayan besar.


"Kalian terima kasih, kalian bisa mulai buka btutik sekarang, karena detile baju ini saya sendiri yang akan membuatnya" ucap Angel di angguki senua kariawannya.


Setelah semua kariawannya pergi Angel melihat jam dan ternyata sudah jam makan siang. Angel langasung mandi dan bergegas pergi ke kantor David. Saat sampai di kamtor David ternyata sudah jam makan siang dia langsung ke kantin dan memasak di sana.


"Maaf nona biar saya saja" seseorang yang memasak di kantin kantor.


"Kalau bukan saya yang masak Abang saya gak mau makan" ucap Angel membuat chef itu diam membiarkan Angel masak.


Angel hanya masak nasi goreng yang cepat. setelah selesai Angel langsung membawa makanan itu ke ruangan David dengan lif khusus presdir membuat semua orang menatapnya pasalnya Angel biasa memakai topeng saat ke kantor David.


"Tuan muda ada" tanya Angel pada sekertaris David.


"Ada nona tapi sedang ada tamu" ucapnya.


"Bukannya sudah lewat waktu makan siang kok masih ada tamu" ujar Angel.


"Mau saya panggilkan nona" ujarnya.


"Gak perlu, kamu kalau mau istirahat istirahat aja" ujar Angel.


Sekertaris David tersenyum lalu pergi sedangkan Angel berdiri di depan meja sekertarisnya David sampai Rey asisten David datang dengan tersenyum.


"Kenapa nunggu di sini gak masuk aja" tanya Rey.


"Eh, tadi kata sekertarisnya ada tamu" ucap Angel.


"Ya udah masuk aja yuk" ucap Rey langsung mengetuk pintu dan masuk.


Saat pintu terbuka Angel melihat David dengan seorang perempuan yang terlihat memakai baju kurang bahan itu. Angel tersenyum kaku lalu memberikan sepiring nasi goreng yang dia bawa di hadapan David.


"Maaf telat maaf cuma ini yang bisa saya masak dan maaf sudah mengganggu" ujar Angel lalu melangkah pergi sedangkan David hanya diam.


"Kenapa kamu tidak memakainya" tanya David membuat Angel berfikir.


"Em maaf saya buru buru, masakan itupun saya membuatnya di kantin kantor tadi" ucap Angel membuat David tersenyum dan berjalan ke arahnya.


"Maaf kalau begitu saya permisi" ujar Angel memundur perlahan dengan wajah menunduk.


"Kenapa gak liat saya" tanya David.


Angel hanya diam membuat David terus berjalan ke arahnya. Dia langsung menarik pinggang Angel membuat Angel jatuh ke dalam pelukannya.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


Jangan lupa dukungannya ya guys...


Maaf up nya lama...


__ADS_2