
"Kenapa" tanya David.
"Ini Abang sendiri yang lukis" tanya Angel.
"Ya, kamu suka" tanya David.
"Ya bagus" ucap Angel.
"Oh ya nih buat kamu" ucap David memberikan sebuah kotak hadiah.
"Apa Bang" tanya Angel.
"Buka dong" ucap David.
"Wah cantik banget" ujar Angel saat melihat isi kotak tersebut.
"Kamu suka" tanya David.
"Suka Bang, bagus banget " ucap Angel.
"Mau pakai" tanya David.
"Boleh" ucap Angel mendekatkan diri.
David lalu mengambil isi dari kotak tersebut yang berisi sebuah kalung berlian yang sangat menawan. Angel tersenyum lalu memeluk David erat membuat David membeku dan jantungnya berdetak sangat kencang.
"Please jangan lakukan ini Abang gak mau Abang kembali melakukan hal gila" ujar David dalam hati.
"Ya udah Bang, jadi cari makan" tanya Angel melepaskan pelukannya.
"Jadi yuk, kemana kita" tanya David.
"Terserah Abang" ucap Angel.
"Honey gimana kalau ke restoran om Hendric" ucap David.
"Boleh" ucap Angel.
Angel dan David pergi menuju Restoran yang sudah mereka sepakati. Angel sangat bersemangat dan terus tersenyum walaupun di dalam hatinya dia sedang sedih karena akan pergi jauh dari David.
"Honey kenapa kok diem" tanya David.
"Gak Bang, boleh tanya gak" ucap Angel.
"Boleh Honey" ucap David.
"Bang gini tentang ucapan yang Abang bilang tadi di rumah kalau Abang sayang sama Angel Abang tau kan kalau itu gak akan terjadi dan hubungan kita gak akan pernah berubah Abang tau kalau Mommy maupun Daddy tidak akan menyetujuinya" ucap Angel.
"Kenapa kamu ngomong gitu" tanya David.
"Angel gak sengaja denger mereka bicara tadi di kamar mereka tidak ingin jika kita mempunyai hubungan spesial lebih dari saudara" ucap Angel.
"Huh, lalu bagaimana perasaan mu dengan Abang" tanya David.
"Abang please jangan buat mommy sama Daddy kecewa" ucap Angel.
"Oke, sekarang yang penting kita jalani yang sedang terjadi tapi Abang mohon kamu jangan ke Indonesia ya" ucap David.
"Kenapa Bang" tanya Angel
"Abang takut kamu betah di sana" ucap David.
"Kirain kenapa, tapi Abang tenang aja Angel gak bakal bisa pergi ke sana dalam waktu dekat Angel akan pergi ke LA Bang" ucap Angel.
"Jadi kamu mau pergi ke LA dan setuju sama syarat yang Daddy kasih" ucap David.
"Iya Bang, Angel gak akan pulang sebelum S2" ujar Angel
"Lama dong gimana kalau Abang rindu" ucap David.
__ADS_1
"Abang kan bisa mengunjungi Angel nanti di sana Bang" ucap Angel.
"Kamu gak denger syarat ke dua Daddy kalau gak ada yang boleh mengunjungi kamu nanti" ucap David.
"Iya tapi kan Daddy ngebolehin Angel pulang pas liburan Bang, dan Angel akan berusaha dengan giat biar bisa lulus S2 secepat mungkin" ucap Angel.
"Honey paling gak S1 selesai tuh dua tahun berarti kamu butuh waktu empat tahun di sana" ucap David.
"Iya Bang" ucap Angel.
"Tapi Honey" ujar David menggenggam satu tangan Angel
"Abang tenang aja, oh ya dah sampai yuk turun" ujar Angel
David menghela nafasnya panjang kemudian menepikan mobilnya ke depan sebuah Restoran mewah. Angel meninggalkan David dan berjalan terlebih dahulu untuk menghindari pertanyaan pertanyaan aneh dari David.
"Angel" sapa seorang pria paruh baya.
"Eh om, hai om" ucap Angel sembari menghampiri orang tersebut.
"Kamu sama siapa ke sini" tanya nya.
"Sama Abang om, tuh" ucap Angel menunjuk seseorang yang baru saja datang.
"Hai om" ucap David.
"Hai, lama gak kesini kamu sibuk banget ya" ucapnya.
"Lumayan om" ucap David.
"Ya sudah kalau begitu om pergi dulu ya kalian lanjutkan saja" ucapnya pergi.
"Oke, kita ke sana yuk" ucap David menunjuk tempat autdoor.
"Serius" tanya Angel pasalnya David sangat todak suka jika di tempat ramai.
"Ya kenapa" tanya David.
"Makasih udah ngertiin Abang" ucap David tersenyum.
"Sama sama" ucap Angel ikut tersenyum.
Angel dan David berjalan bergandengan ke ruang VVIP yang tersedia. David sangat di hormati di sana karena dia sering mampir jadi banyak kariawan yang tau kalau David adalah keponakan Hendric.
"Bang om Hendric kok masih muda banget ya dia bekum menikah" tanya Angel polos.
"Kenapa tanya gitu kamu baru pernah melihatnya" tanya David.
"Gak si tapi penasaran aja" ucap Angel.
"Dia udah nikah dan istrinya itu pergi dengan laki laki lain yang lebih muda darinya jadi dia bertekad untuk membuat mantan istrinya menyesal udah ninggalin dia" ucap David.
"Oh gitu, keputusan yang tepat" ucap Angel
"Maksudnya" tanya David.
"Ya mending gitu berubah jadi lebih baik daripada di tinggal pergi dianya bunuh diri kan ketawa yang ninggalin dia" ucap Angel
"Bener kamu Honey" ucap David mengacak acak rambut Angel.
"Oh ya mau makan apa" tanya David.
"Steak aja lah" ucap Angel.
"Oke" ucap David.
David mendekati pelayan untuk membawakan pesanannya ke ruangan mereka dengan cepat. Sembari menunggu pesanannya datang Angel bermain ponsel namun tidak lama kemudian panggilan masuk ke ponsel Angel.
"Ya hallo Mom" ucap Angel.
__ADS_1
"Kemana kamu sama Abang gak bolang bilang" ucap Mommy di sebrang telfon.
"Ke restoran om Hendric mom lagi makan kenapa mommy mau di bawain makanan" tanya Angel.
"Oh gitu kenapa gak bilang si" ucapnya.
"Tadinya mau bilang sama Mom tapi Mommy lagi di kamar sama Daddy takut ganggu kata Abang" ucap Angel.
"Oh gitu, ya udah oh ya bawain mamah Burger doble chezz ya" ucap nya.
"Oke" ucap Angel menutup telfon.
Saat Angel menutup telfon David datang dengan makanan mereka membuat Angel menyerngitkan jidatnya.
"Abang yang masak ya" ucap Angel.
"Hehe belajar" ucap David.
"Pantes lam" ucap Angel.
"Kenapa cuma beberapa menit juga" ujar David.
"Iya mommy telfon minta di bawain burger doble chezz" ucap Angel
"Oke" ucap David.
"Ya udah makan dulu takut Mommy nunggu kelamaan kasian nanti" lanjut David.
"Oke" ucap Angel mulai menikmati makanannya
Angel dan David makan dengan lahap sesekali mereka saling tukar makanan. David sengaja memasak sendiri makanan yang mereka pesan karena itu kebiasaannya saat berkunjung ke restoran Hendric.
Setelah menyelesaikan makanannya David dan angel memutuskan untuk pulang tak lupa dengan pesanan sang Mommy. Mereka sampai di rumah sudah larut membuat Mommy nya cemberut kesal apalagi saat melihat Angel maupun David tidak membawa sesuatu di tangannya.
"Kalian ya pergi gak bilang bilang" ucap Mommy.
"Maaf Mom" ucap David dan Angel bersamaan.
"Terus pesenan mommy mana" tanya Mommy menelisik.
"Pesanan mommy, Bang" ujar Angel menatap David.
"Jangan bilang kalian lupa" ucap Mommy.
"Maaf Mom" ujar Angel.
"Mommy pesan apa Honey" tanya David.
"Burger doble chezz" ucap Mommy.
"Yah maaf Mom kita, gak lupa" ucap David dan Angel tersenyum sembari menunjukkan burger yang mommy pesan di belakang mereka.
"Kalian gak lupa" tanya Mommy.
"Gak lah Mom" ucap Angel.
"Terima kasih" ucap Mommy.
"Sama sama Mom" ujar Angel dan David.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
Jangan lupa like vote komennya ya....