Kakakku Cintaku

Kakakku Cintaku
Adik


__ADS_3

Semua berbincang bincang setelah selesai makan, Riko yang sedari tadi sangat dingin mulai bisa beradaptasi tidak lupa dengan usaha Angel yang terus saja menggoda Riko membuat Riko dingin menjadi sangat hangat.


"Kalian berdua bicaralah kita akan membahas sesuatu" ucap papa Milla.


"Hm iya pah" ucao Milla.


"Em, kita bicara di sana" ucap Milla kepada Riko.


Dengan cepat Riko berjalan menjauh tanpa menjawab membuat Milla kesal. Sedangkan Angel justru tersenyum melihat ke dua sejoli tersebut. Angel ikut dalam pembicaraan karena Angel juga sudah turut di perusahaan sang Abang walaupun belum sepenuhnya bekerja.


"Nak Angel bagaimana kalau kamu bantu Riko" ucap Papa Riko.


"Maksudnya om" tanya Angel bingung.


"Maksudnya kamu bantu Riko buat persiapin semua kebutuhan pernikahannya kamu kan deket sama Milla pasti tau semua tentang Milla" ucap Papa Riko.


"Boleh om, tapi maaf untuk satu minggu ini belum bisa soalnya Angel lagi ujian setelah itu Angel ada acara om" jelas Angel.


"Iya om tau, lagian belum di bulan bulan ini juga nikahnya tunggu Milla selesai sekolah dulu" ucap Papa Riko.


"Makasih pengertiannya om, kalau masih lama Angel akan rancang sendiri gaun pengantin ke dua mempelai seperti yang mereka berdua minta om" ucap Angel.


"Bagus kalau gitu, oh ya bukannya kamu ujian tiga minggu lagi ya" ucap papa Riko.


"Iya seharusnya om, tapi Angel ambil ujian perdana om soalnya semua guru udah gak ada yang mau ngajar Angel om" ucap Angel tersenyum.


"Itu karena kamu terlalu pandai" ucap mommy Riko.


"Gak juga tante, biasa aja" ucap Angel.


"Kamu bukannya teman sekelas Milla kenapa kamu udah ujian" tanya mama Milla.


"Iya tante, Angel selesai sekolah satu tahun" ucap Angel.


"Wah hebat ya kamu, udah cantik pinter lagi" puji mommy Riko.


"Terima kasih tante" ucap Angel sopan.


"Ngomong ngomong siapa orang beruntung yang jadi kekasih kamu" tanya Mommy Riko.


Pertanyaan Mommy Riko membuat David terbatuk batuk karena David juga penasaran siapa yang ada di hati Angel. Angel tersenyum melihat David sembari memberikan segelas jus miliknya.


"Belum ada tante, Angel belum berfikir sampai situ" ucap Angel.


"Wah, pinter banget kamu jaga diri" ucap Mommy Riko.


"Maaf tante, Angel permisi sebentar" ucap Angel saat ponselnya berdering.


"Oh ya silahkan" ucap Mommy Riko.


Angel menerima panggilan dari seseorang tidak lain adalah David yang terlebih dahulu pergi dari tempat itu karena malas dengn semua pembicaraan yang sangat membosankan.


Flashback on


Angel sangat malas dengan pembicaraan para orang tua yang saling memuji dan meninggikan anak anaknya. Angel mengirim pesan kepada David dengan cepat David membuka pesan Angel dan tau apa yang Angel rasakan. Karena dirinya juga sangat malas sebenarnya.


Angel : "Bang bawa aku pergi dari kondisi ini"


David : "Iya sebentar" jawab David.

__ADS_1


"Oke" jawab Angel


"Lima menit lagi Abang telfon kamu" ucap David.


David lalu meminta izin untuk pergi sedangkan Angel masih terjebak di kondisi yang sangat menyebalkan. Sesuai kesepakatan lima menit setelah kepergian David, Angel menerima panggilan dari David.


Flash back off


Angel dan David pergi ke luar restoran, mereka sangat bahagia karena terbebas dari keadaan yang sangat menyebalkan. Tanpa mereka sadari ada sepasang mata yang sedang melihat kebahagiaan mereka berdua.


"Bang, apa kita kabur aja dari sini" tanya Angel membuat David menatapnya.


"Maksudnya" tanya David.


"Maksudnya kita pergi dari sini kita pergi jalan jalan aja" ucap Angel.


"Kamu mau buat Mom sama Dadi malu" ujar David.


"Abis males banget, main jodoh jodohin Angel kenal juga gak sama anak mereka" ucap Angel.


"Biasa orang tua, kamu mau makan apa" tanya David.


"Iya lupa mau makan, terserah Abang deh Angel ikut aja" ucap Angel.


"Oke Abang pesen steak aja ya" ucap David.


"Oke" ucap Angel.


David memesan makanan mereka, sedangkan Angel bermain ponselnya. Sembari menunggu makanan mereka bercanda tawa membuat siapa saja yang melihatnya ikut bahagia. Beberapa menit kemudian makanan yang mereka pesan datang.


"Sudah datang, silahkan tuan putri" ucap David memberikan makanan Angel setelah memotong kecil kecil steak milik Angel.


"Terima kasih pangeran" ucap Angel tersenyum manis.


"Lagian Abang duluan, kita kayak sepasang kekasih ya hehe" ucap Angel membuat David tersenyum.


"Bahkan mereka aja kalah" ucap David menunjuk Milla dan Riko dengan dagunya.


"Iya bener, mereka malah diem aja ya" ucap Angel.


"Masih canggung kali" ucap David.


"Sebenarnya Milla gak mau di jodohin Bang, tapi setelah ketemu si Milla setuju" ucap Angel.


"Iya tapi kayaknya cowok itu gak suka" ucap David.


"Sepertinya begitu, jelas benget gak sukanya" ucap Angel.


"Iya tapi mau gak mau harus mau kan" ucap David


"Iya, Abang tau gak katanya si cowoknya tuh tadi udah sampai bandara tapi di tahan sama semua bodyguard si papanya" ucap Angel.


"Segitunya gak mau di jodohin" ucap David.


"Iya emang siapa yang mau di paksa gitu, udah masalah hati lagi" ucap Angel.


"Hm, udahlah jangan bahas mereka takut denger" ucap David.


"Iya, menghilangkan nafsu makan" ucap Angel.

__ADS_1


"Ya udah makan habiskan dulu" ucap David.


Angel tersenyum lalu memakan makanannya sampai habis, David yang melihat Angel makan dengan lahap memberikan makanannya yang masih ada kepada Angel namun Angel menolaknya.


"Makan aja gelepotan" ucap David membersihkan sisa saus yang ada di bibir Angel.


"Hehe" ujar Angel.


"Kayak anak kecil" cibir David.


"Iya iya maaf Abang, eh udah yuk Bang masuk mereka juga udah masuk" ucap Angel.


"Oke yuk" ucap david.


Angel dan David berjalan bersama kembali bergabung dengan ke dua orangtuanya, Angel menggandeng David dengan sangat erat membuat semua orang tersenyum melihat kedekatan kakak beradik tersebut.


"Kalian kok bisa bareng si" tanya Mommy.


"Hehe, iya Mom ketemu di luar tadi" bohong David.


"Kalian berdua serasi banget ya" ucap mama Milla.


"Terima kasih tante" ucap Angel.


"Andai saya punya anak laki laki pasti saya jodohkan sama kamu" ucap mama Milla.


"Tante bisa aja" ucap Angel tersenyum.


Angel terus saja menjadi bahan candaan membuat Angel terus saja tersenyum. Sedangkan Riko yang sedari tadi melihat senyum Angel meneteskan air matanya Angel yang melihat langsung menatapnya aneh. David yang sedari tadi melihat Riko yang menatap Angel terus meremas kepalnya keras.


"Abang kenapa, udah biasa aja Angel gak ada rasa kok sama dia cuma dianya aja baper dia bilang kalau lihat Angel katanya kayak lihat adiknya yang udah pergi" ucap Angel berbisik.


"Emang adiknya kemana" tanya David lirih.


"Katanya kecelakaan tepat di depannya " ucap Angel.


"Pantesan dia sampai nangis gitu" ucap David.


"Iya" ucap Angel.


David dan Angel masih asik berbisik bisik, namun setelah berbicara banyak Dadi akhirnya angkat suara karena menganggap Angel dan David kurang sopan.


"Kalian bisa diam" ucap Dadi.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


Penasaran kan.... Jangan lupa like vote dan komennya ya.....


__ADS_2