Kakakku Cintaku

Kakakku Cintaku
Kalah Pamor


__ADS_3

"Emang mereka ngomong apa si" tanya Michel.


"Bilang katanya kalian bertiga ganteng ganteng, mereka kenal sama lo kak Kevin asisten kejam dan tuan muda David M.Honsclair pengusaha muda kalau kak Michel mereka gak ngerti" ujar Angel tersenyum.


"Yaya sudah hal biasa itu, karena gue emang gak pamer kekuasaan dan jabatan" ucap Michel percaya diri.


"Bilang aja lo kalah pamor" ucap David.


"Hahaha bener tuh bener" ucap Angel.


"Ketawain terus, awas nanti bakal gue bales lo" ucap Michel.


"Udah udah, bos sore ini ada meeting sebaiknya kita segera ke kantor" ucap Kevin.


"Ya udah, Honey kamu sama Abang ya" ucap David.


"Iya Bang, yuk" ucap Angel.


"Gue bawa motor lo Vid mana gak di kasih kuncinya" cibir Michel.


"Lo dorong lah" ucap David dengan gelak tawa.


"Ya kali, wajah rupawan gini suruh dorong motor gak sekalian lo suruh gue buat mandi oli" cibir Michel.


Angel yang malas dengan perdebatan mereka akhirnya Angel memutuskan untuk meliburkan semua kariawannya dan mmengatakan kalau dirinya akan pulang.


"Iya cerewet" ucap David melempar kunci motornya.


"Guys gue pulang dulu ya, kalian langsung istirahat aja" ucap Angel.


"Kita libur bos, jadi kurang gaji gue bos" ucap Prisil.


"Gak akan ini gue hitung juga jadi gaji kalian tetep full lagian besok kalian gajian kan" ucap Angel.


"Iya, kirain lupa" ucap Prisil


"Gak akan lupa kalau lagi inget" ucap Angel.


"Sama aja" cibir Prisil membuat semua orang tertawa bahagia.


Setelah perdebatan yang tidak akan selesai dengan Michel akhirnya David menghampiri Angel yang sedang tertawa dengan kariawannya. Sebenarnya David enggan untuk memanggil Angel yang sedang dengan teman temannya itu David sangat malas kalau bersangkutan dengan wanita wanita aneh.


"Honey sudah" ucap David memelas.


"Eh, udah yuk" ucap Angel.


"Ayok" ucap David melingkarkan tangannya di pinggang Angel.


"Eh, guys gue duluan ya" ucap Angel tersenyum.


"Wih bener bener sesek dada gue liat Angel gitu" ujar Prisil.


"Bener lo dambaan hati gue di gaet sama Angel" jawab temannya.


"Kalian akan terus menghayal, tidakkah kalian lihat ada orang yang lebih dari dia" ujar Michel mengedipkan matanya sembaro berlalu.


"Gila tuh orang PD bener" ucap Prisil.


"Iya mending sama asisten Kevin kejam gak papa" ujar temannya.


Kevin yang mendengar semua ucapan teman teman Angel hanya menggelngkan kepalanya. Kevin lalu menyusul sang big bos yang ternyata masih ada di palkiran butik Angel dan terlihat sedang beradu argumen. Sebenarnya Kevin agak kaget dengan Angel yang beradu argumen dengan David karena selama ini Angel selalu menuruti ucapan David.

__ADS_1


"Maaf apa kalian sudah selesai" teriak Kevin dari dalam mobil.


"Ganggu aja, iya udah" ucap David.


"Udahlah Abang ngalah di omongin juga susah" ucap David pasrah.


"Oke terima kasih Abang" ucap Angel tersenyum puas.


David lalu mengacak acak rambut Angel kemudian membukakan pintu mobil untuk Angel membuat Angel tersenyum. David kemudian mengitari mobilnya dan duduk di balik kemudi David menembus jalanan yang lumayan sepi karena masih jam kerja.


"Kita langsung ke kantor aja ya" ucap David.


"Iya Bang, oh ya kenapa Abang bawa Angel ke kantor si biasanya ada sesuatu ini" ucap Angel.


"Hehe iya, ada dua meeting yang harus Abang pimpin dalam satu waktu" ucap David.


"Udah gue duga" ucap Angel.


"Kenapa gak mau" tanya David.


"Mau lah, lagian Angel lagu lenggang juga" ucap Angel.


"Oh emang gimana sama kerjaan kamu" tanya David.


"Lumayan lah, lagian Angel juga udah punya beberapa Design buat satu bulan ke depan" ucap Angel.


"Oh, kamu mau serius ujian ya" tanya David.


"Iya Bang, makanya Angel cuma menerima pesanan buat satu orang saja" ucap Angel.


"Udah jadi" tanya David.


"Belum tinggal di satuin doang nanti finising baru Angel yang hendle" ucap Angel.


David melajukan mobilnya di ikuti Kevin dengan mobil lain, selama perjalanan David dan Angel terus saja saling curhat membuat suasana menjadi hangat. Tak berselang lama mereka sampai di sebuah gedung yang menjulang tinggi. Angel turun dari mobil dengan tangan yang terus berada di genggaman David.


"Honey kamu pelajari yang ini ya" ucap David memberikan beberapa berkas kepada Angel saat sudah sampai di ruangannya.


"Iya Bang" ucap Angel tersenyum.


"Nanti kamu yang sama Kevin aja" ucap David.


"Oke" ucap Angel menyetujui karena Angel tau David sangat menjaganya.


David dan Angel duduk bersama di sofa ruang kerja David namun serius dengan berkas di tangan masing masing. Sedangkan Kevin sedang mempersiapkan ruang meeting untuk ke dua big bosnya.


"Nona muda sudah waktunya anda masuk ke ruang meeting" ucap Kevin yang baru saja masuk ke ruangan David.


"Oke, Kaka sama Angel kan" tanya Angel.


"Iya saya bersama anda" ucap Kevin.


"Oke Bang Angel duluan ya" ucap Angel pada David.


"Ya Honey, good luck" ucap David.


"Terima kasih Abang" ucap Angel.


Angel berdiri dan merapikan bajunya agar terlihat lebih rapi sedangkan Kevin membawa beberapa berkas di tangannya. Angel berjalan dengan penuh wibawa membuat semua kariawan tidak berani menatapnya. Angel duduk dengan anggun di meja kebesarannya.


"Baiklah apa kita bisa mulai meetingnya" tanya Angel.

__ADS_1


"Maaf Nona sebaiknya anda menunggu tuan Muda sebentar lagi" ucap Kevin.


"Tuan Muda, bukannya dia sedang pergi" ucap Angel.


"Tidak Nona, tunggulah beberapa saat lagi" ucap Kevin.


"Oke" ucap Angel kembali serius.


"Maaf saya terlambat" ucap David masuk dengan beberapa orang di belakangnya.


"Tidak apa Tuan, silahkan duduk" ucap Kevin.


Angel berdiri dan terlihat bingung membuat David tersenyum namun seketika baik Angel maupun David kembali profesional David membungkukkan badannya begitupun Angel membalas perlakuan David dengan baik.


"Baik silahkan duduk" ucap Angel.


"Terima kasih" ucap David


David duduk di dekat Angel berhadapan dengan Kevin dengan beberapa orang yang ada di belakangnya. Angel tidak memperdulikan itu Angel mempresentasikan pekerjaannya dengan baik.


Banyak pertanyaan saat Angel mengakhiri presentasinya, namun dengan gampang dan gamblang Angel memberikan jawaban yang sangat mudah di pahami membuat semua orang puas.


"Baiklah kalau sudah tidak ada pertanyaan lagi saya tutup meeting ini dan terima kasih dengan kerja keras klian" ucap Angel penuh wibawa.


Semua kariawan dan klien pergi Angel membereskan semua berkasnya, sedangkan David memperhatikan Angel yang sedang sibuk sembari tersenyum


"Kenapa kamu Bang" tanya Angel.


"Gak, kamu bekerja dengan baik" ucap David.


"Huh... tau Abang tamu kehormatannya gak mau gue Bang" ucap Angel.


"Kenapa" tanya David.


"Karena mending presentasi di depan seribu orang daripada presentasi di depan Abang" ucap Angel.


"Kok bisa" tanya David penasaran.


"Iya lebih deg degan, kalau sama Abang kan kalau salah jelas banget kalau orang lain kan gak tau" ucap Angel.


"Jujur amat neng" ucap Kevin.


"Kejujuran yang menyebalkan" ucap Angel.


"Terima kasih bu Angel, anda telah memberikan kesempatan kepada saya udah datang ke sini" goda David saat selesai meeting.


"Sama sama tuan Muda" balas Angel.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


Penasaran penasaran...


Ikutin terus ya maaf ya udah lama gak up akan di usahakan up tiap hari deh.....


__ADS_2