
"Eh gue salah waktu ya" ujar Jack saat masuk ke dalam ruangannya dan melihat adegan romantis tersebut seketika Angel dan David saling melepaskan pelukannya kemudian saling membelakangi.
"Sorry bro bukan maksud ganggu, tapi gue kira gak sampai situ" bisik Jack saat berjalan ke kursi besarnya sembari terus tersenyum.
Melihat keadaan menjadi canggung Jack merasa tak enak hati, Jack berusaha mencairkan suasana, hatinya juga merasa sangt tidak enak hati pada David.
"Angel David silahkan duduk" ujar Jack terus tersenyum melihat Angel dan David yang canggung.
"Jangan senyum senyum mulu lo yang tadi gak seperti yang lo lihat" ujar David.
"Emang kenapa kalau memang itu kenyataannya so kalian boleh melakukannya gak bakal ada yang melarang" ujar Jack ringan.
"Maksud Kaka" tanya Angel penasaran.
"Maksud dia mungkin... em.." ujar David bingung.
"Maksud gue kalian kan saudara jadi sah sah aja kalian kayak gitu, yang buat gak baik itu kalian ciuman di depan gue seorang jomblo kan gue jadi salah tingkah" jelas Jack saat melihat David putus asa dengan jawabannya.
Angel hanya manggut manggut mengerti, kemudian melihat ke arah David dan tersenyum David yang melihat angel tersenyum padanya juga ikut tersenyum walau hatinya sedang sangat gelisah.
"Udah senyum nya, nih honor lo mau gue transfer ke rekening lo pa mau tunai" tanya Jack.
"Transfer aja ke rekening Abang kalau kes nanti abis buat sesuatu yang gak jelas sama Angel" ujar Angel.
"Oke" ucap Jack.
"Tidak Jack mending kamu transfer ke rekening Angel itu kan hasil dari kerja kerasnya" tolak David.
"Tapi Bang Angel kan gak punya rekening sendiri yang ada kartu kredit sama ATM juga kan pemberian Abang dan atas nama Abang juga" jelas Angel.
David hanya tersenyum lalu mengambil handphone nya untuk menelfon seseorang.
"Hallo, tolong buatkan ATM atas nama Angel sekarang juga" ucap David pada seseorang di sebrang telfon.
"........." Ucap seseorang di sebrang telfon.
"Baik, terima kasih" ucap David.
"Udah beres kamu tinggal isi ini aja" ucap David pada Angel memberikan handphone nya pada Angel yang berisi biodata pembukaan buku rekening.
"Udah Bang" ucap Angel memberikan handphone David kembali.
"Oke, di karenakan nyokap gue suka sama hasil pemotretan lo hari ini nyokap gue mau buat kontrak sama lo dan ini adalah surat kontrak yang harus kamu tanda tangani Angel" ucap Jack memberikan sebuah dokumen.
Angel membaca setiap poin yang akan dia tanda tangani dengan cermat, setelah dia selesai membacanya Angel memberikan dokumen tersebut kepada David, David menyerahkan semua nya keputusan pada Angel karena David tidak ingin membebani Angel.
Dengan pertimbangan yang lama dan mempertimbangkan beberapa hal seperti sekolahnya Angel memutuskan untuk menanda tangani nya.
"Oke buat uang kontrak lo nanti gue transfer ke rekening lo, tapi buat hasil pemotretan hari ini gue kasih kes karena lo belum punya rekening oke" ucap Jack memberikan sebuah amplop.
Angel menerima amplop tersebut dengan sangat bahagia karena ini adalah kali pertama Angel mendapatkan uang dari hasil kerja kerasnya sendiri.
"Au.... " pekik Angel memegang kepalanya.
"kenapa Honey" tanya David khawatir.
__ADS_1
"Gak Bang, cuma Angel kaya pernah mengalami hal ini" ucap Angel lirih.
David dan Jack yang mendengar itu merasa khawatir jika ingatan Angel kembali.
"Tapi itu cuma mimpi" ujar Angel.
"Be the way makasih ka, kalau gitu Angel pulang dulu" ucap Angel pergi meninggalkan gedung Jack dan pergi ke sebuah restoran mewah untuk men traktir Abang nya.
Angel dan David pergi ke tempat yang Angel sebut namun selama di perjalanan Angel dan David hanya diam larut dengan pikirannya masing masing.
"Bang" ucap Angel
"Honey" ucap David.
(Anggap aja bersamaan ngomongnya ðŸ¤)
"Abang dulu" ucap Angel tersenyum.
"Em... oke Abang boleh tanya gak" tanya David.
"Boleh tanya aja, tapi jangan tanya siapa pacar Angel soalnya Angel gak tertarik dengan teman teman Angel" ucap Angel.
"Siapa juga yang mau tanya pacar Abang harap kamu gak punya pacar" ujar David.
"Ih... Abang do'a nya kok gitu si, apa Abang gak kasihan apa kalau adeknya gak laku laku" ucap Angel.
"Abang mending pilih kamu gak laku laku daripada harus kehilangan lo Abang gak akan biarin lo pergi dari Abang" ujar David dalam hati.
"Bang tadi mau tanya apa, malah ngelamun" ujar Angel.
"Abang kenapa tanya gitu aneh tau" ujar Angel tidak menjawab.
"Kenapa tinggal kamu jawab juga" ujar David.
"Oke Angel jawab, apapun yang terjadi Angel tidak akan pergi ninggalin Abang dan Abang tau kenapa Angel tidak punya pacar Abang adalah alasannya" ucap Angel.
"Maksud kamu" tanya David penasaran.
"Abang tau, Angel pernah berfikir jika saja Abang bukan Abang Angel pasti Angel akan menjadikan Abang sebagai suami Angel kelak padahal Angel sendiri juga tau bahwa itu tidak mungkin terjadi, dan Abang tau selama ini sesuatu yang sangat Angel takutkan adalah Abang pergi dari Angel bersama wanita lain" ujar Angel.
David mendengarkan setiap ucapan Angel dengan cermat, kemudian menepikan mobilnya di bahu jalan saat melihat mata Angel mulai berkaca kaca.
David kemudian memeluk erat Angel dengan kasih sayang Angel membalas pelukan david Erat.
"Lalu apa itu juga berlaku saat kamu mengetahui semuanya Baby, kamu tau Abang harap saat itulah kita sudah di persatukan karena ikatan yang lebih serius, dan Abang tidak akan membiarkan kamu pergi sebelum kamu sendiri yang memintanya" ujar David dalam hati dan meneteskan air matanya dengan cepat Davin mengusap air matanya lalu melepas pelukannya dan melanjutkan perjalannya.
"Eh kenapa jadi sedih gini si" ujar David menghapus air matanya.
"Em Honey kita makan di situ aja yuk, keburu laper ini" ujar David.
"Abang beneran Bang di situ" ujar Angel menunjuk sebuah kedai makan sederhana di pinggir jalan.
"Iya apa kamu tidak mau, kalau tidak mau ya udah kita cari yang lain" ujar David.
"Eh... gak Angel mau lah, tapi apa Abang yakin Abang bisa makan di tempat kaya gitu kalau Angel si gak milih yang penting bersih" ujar Angel.
__ADS_1
"Gak apa apa Abang udah biasa kalau lagi ke kampus pasti makannya di tempat kaya gitu makanannya juga enak murah lagi" ujar David.
"Abang cari yang murah kaya orang susah aja" ledek Angel.
"Yang susah hati Abang kenapa Abang bisa sayang sama kamu Honey, padahal kan kamu nyebelin" balas David.
"Oh ya tadi kamu mau tanya apa" lanjut David saat memalkirkan mobilnya.
.
"Oh itu Angel mau tanya....." ujar Angel pelan
"Apa Abang sayang sama Angel" tanya Angel ragu.
"Apa itu sebuah pertanyaan" tanya David.
"Maksud Angel, sayang seperti Mami sama Dadi" pertanyaan Angel membuat David berfikir keras.
"Apa yang membuat kamu bertanya seperti itu" tanya David penasaran.
Angel gugup saat menyadari pertanyaan nya yang aneh, tanpa menjawab Angel langsung keluar dari dalam mobil.
.
.
.
.
.
R : Thor satuin dong Angel sama David.
A : Satuin emang lo kira belanja struknya lo satuin 😂
R : Ya elah thor bisa aja lo, kelihatan nih pasti sering bilang gitu ke Abang kasirnya pas sama doiðŸ¤
A : Ya elah lo tau aja,ðŸ¤
R : Ya udah dong thor buat Angel sama David makin lengket dong thor.
A : Lo kira lem lengket.
R : Terserah lo deh thor.
A : Ye marah.
R : Gak lah males aja ngomong ma lo thor...😂😂
A : Ya ya tapi jangan lupa tinggalin jejaknya ya...
vote juga boleh
R : Siap bosque
__ADS_1