Kakakku Cintaku

Kakakku Cintaku
Ada Yang Salah


__ADS_3

"Gia apa yang gue tanyakan, emangnya gue pengin jawaban apa, sial lo juga hati kenapa ser seran pas Abang pengang tangan lo" ujar Angel dalam hati.


David tersenyum melihat Angel gugup karena pertanyaan nya sendiri walaupun Angel berusaha menyembunyikan kegugupannya dari David namun David mengetahuinya.


"*Honey apa yang ingin kamu dengar dari jawaban Abang, sungguh yang Abang rasakan sekarang adalah Abang takut kamu pergi dari Abang, dengan kamu terus berada di samping Abang itu sudah cukup bagi Abang untuk saat ini" ujar David dalam hati.


"Noh kan Abang senyum , gak tau apa Bang kalau lo senyum gue susah nafas*, eh sejak kapan gue mulai baper kalau Abang di samping gue Angel lo harus sadar kalau dia Abang lo dan akan selalu jadi Abang lo" ujar Angel dalam hati.


"Udah lihatin Abang nya" ledek David padahal sebenarnya dia juga gerogi saat Angel menatap nya tajam.


"Ih Abang GR siapa juga yang lihatin Abang" elak Angel dengan wajah memerah.


"Gak GR emang kenyataan kamu liahatin Abang tajem banget, apa jangan jangan kamu ya yang suka sama Abang" ledek David dengan mengedipkan satu matanya.


"Ih Abang genit" ujar Angel tersipu malu.


"Gemesin tau " ujar David mencubit ke dua pipi Angel.


"Ih Abang sakit" ujar Angel.


"Yakin sakit" ledek David kembali mencubit pipi Angel gemas.


Angel tidak menjawab, Angel lari ke arah mobil saat terus di goda David, sebenarnya Angel senang dan bahagia saat David menghodanya namun Angel tidak bisa menahan jantungnya yang bekerja lebih cepat.


"Katanya laper malah pergi tuh bocah"


David hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah Angel.


"Ka pesen dua bungkus ya terus anter ke mobil itu ya ka" ujar David memesan dua humberger.


David kemudian berjalan pelan ke arah mobil sembari tersenyum karena berhasil menggoda sang adik yang sudah dia Anggap sebagai wanita paling spesial dalam hidupnya.


"Ih Abang kenapa ke sini si, senyum lagi gue pengin menghilang aja dari sini" ujar Angel.


"Kenapa lari katanya laper, belum juga Abang makan udah lari" ledek David saat sampai di dalam mobil.


"Gak apa apa, cuma panas aja tadi di sana" ucap Angel mengelak.


"Panas dari mana lagi musim dingin juga" ujar David.


"Aduh... bego bego bego bikin alasan gak masuk akal jadi makin jelas kan kalau gue gerogi di samping dia" ujar Angel dalam hati.


"Lagian Abang godain Angel mulu dari tadi kan males" ujar Angel.


"Beneran males bukannya suka di goda Abang, apa lagi dengan wajah tampan Abang ini" ujar David narsis.


"Wah wah, kesambet lo Bang sejak kapan Abang gue yang dingin gak suka bercanda jadi narsis gini" ledek Angel mengelus dadanya.


"Sejak Abang sama kamu" ujar David tertawa.


"Bang lo gak sakit kan" ujar Angel memegang kening dan pipi David dengan ke dua tangannya.


"Gak kenapa" jawab David.


"Syukurlah kalau Abang baik" ujar Angel melepaskan tangannya dari wajah David tapi di tahan David sehingga mereka beradu pandangan David mendekatkan wajahnya ke wajah Angel, dan tidak ada penolakan dari Angel, Angel hanya menatapnya lekat.


tuk.... tuk.... tuk....


(Suara kaca mobil David di ketuk dari luar)


Seketika Angel dan David memutuskan pandangannya sembari tersenyum satu sama lain.


"Lagi lagi pengganggu" ujar David dalam hati lalu membuka kaca mobilnya.

__ADS_1


"Kenapa gue jadi dugem nih jantung saat Abang natap gue, gue yakin ini salah" ujar Angel dalam hati.


"Tuan ini pesanan anda" ucap seorang memberikan dua humberger.


"Terima kasih" ucap David pada seorang yang mengantar makanannya.


David kembali menutup kaca mobilnya dan memberikan humbergernya kepada Angel, David lalu melajukan mobilnya lalu meminta Angel untuk menyuapinya karena dia juga lapar namun dirinya harus mengemudi, Angel menuruti yang David inginkansetelah Angel menggigitnya kemudian memberikannya kepada David begitupun sebaliknya.


"Nih" ujar David.


"Terima kasih" ujar Angel.


"Terima kasih doang gak ada yang lain gitu" tanya David.


"Yang lain apa" tanya Angel bingung.


"Duit" ucap David memakan makanannya.


"Oh iya lupa, kan Angel yang mau traktir kenapa Abang yang bayar" tanya Angel.


"Karena kamu lari tadi Honey" ujar David.


"Hehe sorry ya udah ikhlasin aja ngapa Bang besok besok deh Angel traktir" ujar Angel.


"Terserah kamu" ujar David lalu fokus pada makanannya.


"Suapin Abang" ucap David.


"Oke tapi gantian aja makannya soalnya ini bekas gigitan Angel" ujarnya.


"Gak apa apa" jawabnya membuat Angel tersenyum.


"Bang soal pertanyaan tadi Angel gak ada maksud buat tanya kaya gitu" ujar Angel lirih.


"Abang tidak marah dengan pertanyaan Angel" tanya Angel takut takut.


"Gak lah marah kenapa, Abang tau kalau kamu itu lagi masa masa ingin tau segalanya, waktu mu belum tepat untuk menanyakan hal itu Baby" ujar David pelan.


"Terima kasih Abang tidak marah sama Angel" ujar Angel menatap David.


David hanya tersenyum dan mengacak acak rambut Angel pelan yang sudah menjadi candu baginya.


"Abang kenapa si suka banget ngacak acak rambut Angel" protes Angel.


"Em.... suka aja kaya ada magnet nya gitu rambut kamu jadi tangan Abang pengin nempel di situ terus" ujar David tersenyum nakal.


Angel hanya menggelengkan kepalanya, kemudian tersenyum manis kepada David.


"Hei jantung mau gue pecat lo dari tubuh gue, ngapain juga lo dugem baru aja liat senyum nya bagaimana kalau dapet ciumannya bisa bisa lo berhenti bekerja lo, ingat dia adek lo dan akan selalu begitu" ujar David dalam hati.


David fokus mengemudikan mobil tanpa melirik Angel, sedangkan Angel fokus pada handphone nya selang beberapa menit kemudian mereka sampai di pekarangan rumahnya.


"Mom Angel pulang" teriak Angel saat sampai di ruang keluarga.


"Hai girl , wah kayaknya bahagia banget nih kenapa Boy" tanya Mami Maria tersenyum pada Angel dan David.


David hanya mengangkat ke dua bahunya dan melenggang pergi ke kamarnya untuk membersihkan diri.


"Girl" panggil Dadi.


"Ya Dad" jawab Angel berlari ke arah Dadi dan memeluknya erat.


"Bagaimana hari ini" tanya Dadi.

__ADS_1


"Baik Dad, dan Dad Mom tau kalau Angel mendapat kontrak di perusahaan ka Jack" ujar Angel antusias.


"Wah... selamat Honey" ucap Dadi.


"Thanks you Dad" ujar Angel mengeratkan pelukannya.


"Ya sudah ganti baju sana, nanti kita buat makan malam spesial bersama" ujar Mami Maria.


"Oke Mom" ucap Angel mencium pipi Dadi dan Maminya lagi pergi ke kamarnya.


"Mom apa hanya Dadi yang salah, sepertinya Angel sangat bahagia tapi David sangat kesal" tanya Aadi saat Angel sudah pergi.


"Mami juga melihatnya Dad, mungkin Angel berhasil meledek Abang dan buat Abangnya ngambek" ujar Mami.


"Bisa jadi" ujar Dadi manggut manggut.


Selang beberapa lama, David turun di ikuti Angel yang turun sembari berlari namun saat berada di anak tangga depan David Angel tergelincir dan hendak jatuh David yang berada di dekatnya langsung spontan menangkap Angel dan Angel jatuh dalam pelukan David dan lagi lagi mereka beradu pandangan Mami yang melihat itu hanya tersenyum lalu mengambil foto adegan tersebut.


"Mami kenapa di foto, bukannya di tolongin juga" protes Dadi berjalan ke arah Angel tapi di hentikan tangan Mami.


"Jangan Dad biarin aja, lihat deh Dad tatapan mereka seperti saling memuja satu sama lain akankah mereka bisa bersatu dengan ikatan pernikahan" ceplos Mami.


"Mami jangan ngawur deh, Mom mereka saudara dan akan selalu jadi saudara" ujar Dadi menggelengkan kepalanya.


"Dadi kalau kasih sayang mereka berubah menjadi kasih sayang kagum apa yang bisa kita lakukan Dad kita hanya bisa mendukungnya, lihatlah Abang Dad dia bahkan tidak pernah marah sama Angel sebesar apapun kesalahan Angel Abang akan dengan sabar menghadapinya" ujar Mami.


"Udah lah Mi, kita jalani aja kalaupun perasaan mereka akan berubah menjadi saling suka itu masalah hati dan kita gak bakal tau hati itu akan berlabuh di mana kita hanya bisa mendukung semua keputusan mereka Mi" ujar Dadi melihat ke dua anaknya.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


***A : Wah hati author ikut dugem nih bacanya 😂


R : Ya elah lo ma thor bikin cerita sendiri baper sendiri 🤭


A : Hehe gue kan juga pakai hati bikinnya 🤭🤭🤭


R : Ya lah paham gue thor....


A : Jangan lupa tinggalin jejaknya ya sama sumbangan vote nya kalau ikhlas juga boleh 😁😁


R : Ya thor gue tinggalin jejak yang banyak


A : Makasih ya jadi makin sayang sama kamu.


R : Jangan thor udah ada yang sayang sama gue

__ADS_1


A : 🙄🙄😒***


__ADS_2