
Di lain tempat seorang pemuda sedang menunggu seseorang di sebuah butik ternama. Dia dengan begitu sabar menunggu Mama nya yang sedang berbelanja padahal sebelumnya dia tidak pernah menemani seseorang berbelanja dengan alasan malas capek dan bosan.
"Kamu masih setia nunggu Boy" tanya Mamanya.
"Masih Mah, mama lanjutin aja" ucapnya santai.
"Are you sure" tanya mamanya lagi.
"Yes Ma" ucapnya.
Tak berselang lama seseorang yang dia tunggu muncul masih dengan seragam sekolah yang melekat di tubuhnya. Riko sempat mengerutkan dahinya karena Angel terlihat semakin mempesona.
Ya orang yang menunggu Angel adalah Riko bersama Mamanya.
"Angel" panggil Riko.
"Ya" ucap angel membalikkan badan kemudian terbelalak.
"Kenapa kaget gitu" tanya Riko.
"Hehe gak" ucap Angel.
"Baru pulang" tanya Riko.
"Hm" ujar Angel.
"Oh pantes masih pakai seragam" ucap Riko.
"Iya, oh ya Angel ganti baju dulu kamu silahkan pilih pilih dulu" ucap Angel.
"Oke" ucap Riko.
Angel lalu berjalan menuju ruang kerjanya untuk mengganti pakaian dan bersiap untuk kerja di butiknya. Namun saat Angel sedang menghias bibirnya tiba tiba seseorang masuk membuat Angel berhenti dan menatapnya.
"Kenapa" tanya Angel kepada kariawannya yang batu saja masuk.
"Ada yang kirim bucket bunga mba tapi" ucapnya terhenti.
"Tapi apa" tanya Angel.
"Gak mau di kasih kalau bukan mba sendiri yang terima" ucapnya.
"Ya sebentar suruh dia nunggu" ucap Angel.
"Udah tapi dia bilang harus sekarang" ucapnya.
"Oke" ucap Angel keluar di ikuti kariawannya dari belakang.
" Angel" tanya pembawa bucket .
"Yes" ucap Angel.
"For you" ucapnya memberi bucket tersebut lalu pergi.
"Eh, belum juga tanya dari siapa" ujar Angel.
"Tapi mba itu ada suratnya" ucap kariawan Angel yang sedari tadi di belakang Angel.
"Kamu masih di situ" ucap Angel.
"Hehe maaf mba" ucapnya pergi.
"Dari siapa ya" ucap Angel membuka surat kecil di bucket tersebut.
Angel membaca dengan cepat lalu tersenyum seakan tau siapa yang mengirim bunga untuknya. Angel melihat sekeliling kemudian tersenyum lebar dan hangat saat melihat orang yang dia cari sedari tadi. Seseorang dari sebrang jalan mendekat Angel lalu berlari ke arah orang tersebut dan memeluknya.
"Terima kasih Abang" ucap Angel.
"Apa" tanya nya.
"Bunga nya cantik" ucap Angel.
__ADS_1
"Kamu suka" tanya David.
"Suka" ucap Angel.melepas pelukannya.
"Emang kamu gak salah terima kasih sama Abang, mungkin itu dari penggemar rahasia mu" ucap David.
"Jelas banget nih pesannya (Bunga cantik buat malaikat paling cantik, tersayang Honey) pertama yang sering panggil malaikat paling cantik cuma Abang ke dua Abang satu satunya yang panggil Angel Honey" ucap Angel menjelaskan.
"Hehe terus kenapa kamu celingak celinguk tadi" tanya David.
"Cari Abang" ucap Angel
"Kok tau Abang di sekitar sini" tanya David.
"Pertama si pengirim bunga minta kalau Angel langsung yang nerima gak mau di wakilkan, ke dua dia langsung pergi gitu aja pas bunganya udah di Angel kayak orang di awasi gitu" ucap Angel.
"Hehe, jadi gagal deh buat kamu penasaran" ucap David.
"Kenapa gak Abang aja yang kasih kan soo sweet " ucap Angel
"Kalau Abang kasih langsung bisa bisa kamu khilaf" ucap David.
"Iya juga, oh ya Abang dari mana" tanya Angel.
"Dari kampus mau ke kantor" ucap David.
"Tapi Bang dari kampus ke kantor kalau ke sini dulu bukannya muter ya" ucap Angel.
"Sengaja" jawab David enteng.
"Rindu ya, yuk masuk" ucap Angel.
"Iya rindu berat tapi maaf Abang cuma bawa bunga gak bawa makan ya" ucap David.
"Iya gak apa apa, ya udah duduk di dalem yuk minum dulu" ucap Angel.
"Gak, Abang langsung aja kamu semangat kerja ya sama jangan lupa terusin pakai lipstiknya biar gak aneh" ucap David mencium kening Angel.
"Tuh lipstik masih sebelah belum malah di pegang gitu lipstiknya" ujar David tersenyum.
"Lupa Bang" ujar Angel tersenyum malu.
"Ya udah, Abang pergi ya" ucap David.
"Oke Abang, Abang semangat kerjanya buat beliin Angel mobil sport terbaru" ucap Angel cekikikan.
"Ih dasar gak ada lupa nya, tuh mobil yang kamu bawa buat kamu aja deh" ucap David.
"Gak mau" ucap Angel enteng.
"Ya udah kalau gak mau itu limited edition loh yakin gak mau" tanya David.
"Gak adil dong kan Abang bilangnya mau kasih mobil baru " ucap Angel
"Iya iya, jangan ngambek dong" ucap David.
"Gak Abang" ucap Angel tersenyum.
"Ya udah Abang berangkat ya love you" ucap David mencium kembali kening Angel.
"Iya Abang hati hati dan makasih bunga nya " ucap Angel mencium tangan David dan memeluknya sesaat.
David tersenyum lalu melepaskan pelukannya dari Angel dan kembali ke mobilnya untuk melanjutkan perjalanan ke kantornya. Angel terus memandangi mobil David sampai tidak terlihat lagi kemudian masuk ke butiknya.
"Cie yang habis dapat bunga" ledek kariawan terdekatnya.
"Cie yang gak dapet apa apa" ujar Angel mencibir.
"Huuuu gak tau apa kalau kita juga pengin banget tau ada orang sebaik dan se soo sweet tuan muda ke kita" ujarnya.
"Cari dong, kelamaan udah lo jomblonya" ucap Angel mengejek.
__ADS_1
"Ledekin aja terus, orang lo juga sama jomblo" ucapnya.
"Sesama jomblo saling ejek" ujar Riko mendekat.
"Yaya, yang udah mau nikah paham gue" ujar Angel.
"Iya gue yang mau nikah lo yang mesra" ucap Riko.
"Iri bilang bos" ucap Angel melenggang pergi.
"Tadi siapanya" tanya Riko pada kariawan Ange saat Angel.masuk.ke ruangannya untuk meletakkan bunga pemberian David.
"Tadi tuan muda David tuan" ucapnya.
"Iya tau tapi siapanya si Angel" ujar Riko kepo
"Abangnya tuan" ucapnya.
"Abangnya tapi kok mesra banget kayak pasangan" ucap Riko.
"Mungkin itu cara mereka saling memberikan perhatiannya sebagai seorang kakak beradik" ucapnya pergi.
"Belum gue tanya lagi udah pergi aja tuh" ucap Riko kesal.
"Boy kamu lagi apa" sapa mama Riko.
"Gak, gimana udah selesai" tanya Riko.
"Belum Mama juga lagi nunggu seseorang tau" ucapnya.
"Siapa calon menantu mamah udahlah mah kalau emang iya mama nunggu dia Riko pulang" ucap Riko malas.
"Gak boleh gitu kasian dia udah di jalan" ucap mama Riko.
"Terserah Mama" ucap Riko.
Riko pergi ke tempat tunggu di dekat kasir karena ketampanan Riko yang lumayan dengan wajah khas Asia membuat kariawan Angel menatapnya tanpa kedip. Angel yang baru saja keluar dari ruangannya saja mereka tidak sadar karena begitu memperhatikan Riko membuat Angel tersenyum.
"Ganteng ya" ujar Angel.
"Iya, ganteng banget andai aja dia tercipta bukan untuk yang lain" ujar kariawannya.
"Sikat aja dia belum nikah masih calon dan nunggu dua tahun lagi sikat lah" ucap Angel sembari menahan senyuman.
"Apalah dayaku yang hanya seorang kariawan di banding dia seorang tuan muda" ucap Mimi kariawan Angel yang paling ceplos ceplos.
"Baru tuan muda bukan putra mahkota masih banyak kesempatan tau" ucap Angel.
"Eh, mba Angel nyebelin tau" ucapnya malu lalu pergi di ikuti Angel yang tertawa.
"Angel ya" ucap seseorang yang baru saja datang.
.
.
.
.
.
**Jangan lupa vote dan komennya ya...
Buat yang udah nunggu lama maaf ya baru bisa up dan buat kalian yang masih setia terima kasih....
Sama kalau kalian mau kasih saran atau kritik juga boleh asal bahasanya yang santun ya atau mau kasih masukan gimana kelanjutan ceritanya di tunggu....
Happy readers....
Salam manis Author**...
__ADS_1