
"Abang" ucap Mom
"Pertama yang dia jelasin tadi, ini yang ke dua tapi David gak suka baik dengan cara pakaiannya ucapan dan perbuatannya" ucap David.
"Kenapa kamu gak bilang dia pukul kamu" ujar David.
"Kenapa Abang mau bales dia gitu biarin aja udah Angel bales kok" ucap Angel.
"Good" ujar David mengacak rambut Angel.
"Say saya gak terima anak kamu bicara gak bener tentang anak saya anak saya anak baik baik" ujar Teman Mom.
"Bukannya kamu lihat sendiri bagaimana dia mendekati anak aku tadi terlihat jelas di sana" ujar Mommy.
"Saya gak trima" ujarnya
"Jangan bentak Mommy saya kalau anda tidak ingin jatuh terlalu dalam saya tau anda seperti itu karena anda tidak tau siapa Mommy saya" ujar David tak kalah tinggi.
"Maaf Nyonya silahkan anda pergi sekarang sebelum anda malu lebih jauh karena menjadi teman Mommy saya karena uang jangan pikir saya tidak tau anda mencoba menggoda Daddy apa karena anda gagal anda menyuruh anak anda untuk menggodanya" ujar Angel.
"Girl" tanya Mommy.
"Ya Mom orang yang mommy lihat adalah dia sudah lama Angel melacaknya tersenyumlah Mom Daddy terbukti menjadi korban" ucap Angel.
"Thanks Girl" ujar Mommy menangis.
"Sekarang anda tau kan kenapa anda hancur" ujar Angel.
"Jadi kamu yang menghancurkan usaha keluarga saya" ucap Teman Mommy.
"Ya karena prinsip hidup saya siapapun yang berani mengusik keluarga saya akan saya balas seribu kali lipat begitupun jika berbuat baik pada keluarga saya maka akan saya balas seratus kali lipat" ujar Angel.
"Anda tau anda menggoda Daddy saya pertama dengan harapan mendapat hartanya maka saya hancurkan harta anda, ke dua anda iri dengan Mommy yang selalu bahagia dan ingin merenggutnya maka saya renggut kebahagiaan anda bahkan dari sumbernya, dan yang terakhir anda ingin memisahkan Mommy dan Daddy maka saya memaksa untuk masuk dan membuat celah agar anda bisa berpisan dengan suami maupun anak anak anda" ujar Angel membuat teman Mommy diam sedangkan Citra sudah lemah tak bersuara.
"Masih mau mengusiknya" ujar Riko yang kembali datang.
"Citra kita pergi" ujarnya dengan penuh amarah.
"Anda akan membalas dendam kan maka saya peringatkan kalau anda berani lebih jauh maka saya akan lebih lebih jauh lagi" ujar Angel sukses membuat Citra dan Mamanya menangis tanpa suara dan pergi dari peradaban
"Luar biasa" ucap Cika.
"Maksudnya" tanya Angel.
"Kamu mengagumkan" ucap Cika berjalan memeluk Angel.
"Biasa aja" Ucap Angel.
"Thanks Girl" ujar David memeluk dan menghujani Angel dengan ciuman.
"Abang" ucap Mommy.
"Sorry Mom" ujar David tersenyum.
"Oke sekarang kita bahas pernikahan gue aja gue mau lo yang urus semua keperluan pernikahan gue" ucap Cika.
"Lo gak salah kenapa gak lo aja biar sesuai harapan gitu" ujar Angel.
"Gue percaya sama lo, soal gaun gue minta secepetnya ya kan harus feeting dulu" ujar Cika.
"Oke" ujar Angel layu.
"Nih ada design tapi gak sepenuhnya jadi lo kan tau buat yang sempurna butuh waktu" ucap Angel.
"Hm" ucap cika mengambil ponsel yang da design spontan yang Angel buat.
"Ini bagus Ngel, tapi apa iya gue pake baju kurang bahan gini" tanya Cika.
"Bukannya sekarang juga baju kurang bahan" cibir Riko.
"Hehe besok besok pakai baju panjang deh" ujar Cika.
"Gak mungkin" ucap Riko.
"mungkin dong" ucap Cika manja.
"Hei bocil kamu bisa gak buat gaun yang yang bisa nutupin mukanya" ujar Riko.
"Segitunya lo gak suka perjodohan ini" ucap Angel.
"Karena ada seseorang yang sedang saya tunggu" ucap Riko.
__ADS_1
"Kenapa menunggu seseorang yang gak pasti datang" ucap Cika dengan nada cuek.
"Karena dia spesial dia juga ada dalam hati saya maka jangan pernah paksa saya mengekuarkannya karena saya akan merelakannya saat dia sudah benar benar bahagia dengan laki laki pilihannya" ujar Riko.
"Saya kurang apa cantik iya pinter iya kaya juga iya gak malu maluin lah di bawa kondangan" ucap Cika.
"Udah udah berantem mulu" ujar Mama Cika karena tidak tahan melihat anaknya menahan tangis
"Udah kalian terima beres aja, datang langsung feeting udah" ucap Angel tak enak hati karena perdebatan itu melibatkan dirinya.
"Hm, serah lo gue mau pulang ke Indo jangan lupa pulang lo" ujar Riko.
"Kenapa kamu malah perhatiin dia bukan gue, jangan jangan kalian " ucap Cika.
"Apa maksud lo gue aja baru kenal sama dia pas di kenalin lo ya kali gue punya hubungan spesial gue bukan tipe orang yang merebut hak orang tapi gue bakal pertahankan yang menjadi hak gue sekalipun harus singkirin sahabat gue paham lo" ujar Angel meradang.
"Lo kenapa selalu curiga sama gue sama dia kalaupun kita punya hubungan spesial gak mungkin kalau dia relain gitu aja dan gak mungkin gue biarin dia duduk sama laki laki lain kalaupun dia Abangnya paham" ucap Riko.
"Oke oke, jangan buat kecurigaan kalian merusak persahabatan kalian" ucap MOmmy.
"Iya mom" ucap Angel menunduk.
"Kamu biasanya berfikir dewasa kenapa hm ada masalah" tanya David lembut.
"Gak bang, maaf" ucap Angel memeluk David.
"Nak Riko bisa antar Cika pulang" ucap Mama Cika.
"Oke tan" ucap Riko.
Setelah pertemuan itu Cika pergi di antar oleh Riko dengan wajah datarnya sedangkan mama Cika pergi ke lain tempat sedangkan Angel menarik nafas panjang panjamg dan berfikir bagaimana dia akan menyelesaikan gaun itu dengan cepat sedangkan dia saja tidak punya ide.
"Kenapa girl" tanya David.
"Gak papa Bang" ujar Angel.
"Jangan bohongin Abang" ucap Dauid.
"Gak Bang cuma gak enak aja karena gaun yang belum selesai jadi panjang banget tadi" ujar Angel.
"Udahlah dia juga menyetujui gaun itu, sekarang fokuslah" ucap David.
"Oke Abang" ucap Angel tersenyum.
"Capek Dad, sorry" ujar Angel.
"Kayaknya kamu kalau bener bener marah menakutkan" ledek Daddy
"Daddy mau liat Angel marah" tanya Angel.
"Boleh gimana" tanya Daddy.
"Dad, jangan dong"Ujar Mommy.
"Iya Daddy, gak marah aja udah syukur malah mau buat dia marah" ucap David.
"Dari tadi Angel selalu jadi topic utamanya" ujar Angel langsung pergi.
"Boy" ujar Mommy.
"Gak tau Mom" ucap David.
"Biar Daddy yang bicara sama dia" ucap Daddy pergi menemui Angel.
"Hai girl" ujar Daddy.
"Hai Dad" ucap Angel.
"Mau kencan sama Daddy" ucap Daddy.
"Kemana" tanya Angel.
"Kemanapun cuma kita berdua" ucap Daddy.
"Oke, yuk" ucap Angel menggandeng tangan Daddynya berjalan pergi menyusuri jalanan malam.
David melihat Angel pergi dengan Daddynya, sejujurnya David tidak menyukai Angel pergi dengan laki laki lain selain dirinya namun bagaimana lagi dia ingin Angel merasa bahagia.
"Boy, apa kamu menyukainya maksud Mommy lebih dari seorang adik" tanya Mommy.
"Mommy, David senang dengan dia menjadi adik David tidak lebih" ucap David bohong.
__ADS_1
"Apa kamu setuju dengan perginya Angel ke Indonesia untuk mengurus pernikahan Cika" tanya Mommy.
"Iya Mom, biar dia berkarya" ucap David.
"Dukunglah semua keputusan Angel boy" ucap Mommy.
"Ya Mom" ucap David.
Di lain tempat Angel pergi dengan daddynya ke sebuah pusat bermain. Angel sangat menikmati malam ini senyumnya terus mengembang.
"Girl kamu suka" tanya Daddy.
"Ya Dad, thanks" ucap Angel.
"Kamu menyukai Abang Girl" tanya Daddy.
"Iya lah masa gak" ucap Angel.
"Apa yang bisa buat kamu marah" tanya Daddy
"Masih lanjut Dad" tanya Angel.
"Penasaran" ucap Daddy.
"Ada lah yang bisa buat Angel marah tapi kalau bener bener marah belum tau" ucap Angel.
"Bagaimana kalau Daddy jodohin Abang sama seseorang" tanya Daddy sukses membuat Jihan membeku seketika.
"Girl" tegur Daddy.
"Eh maaf Dad, semua keputusan ada sama Abang asal Daddy gak memaksakan kehendak Daddy buat Abang biar doa memilih pilihannya sendiri" ujar Angel tegar.
"Bagaimana jika dia adalah orang terdekat keluarga " tanya Daddy.
"Siapapun itu darimanapun semua terserah Abang," ujar Angel masih tegar.
"Bagaimana dengan orang yang sangat dekat dan sangat kita kenal" tanya Daddy lagi.
"Bagus dong kalau gitu" ucap Angel bahagia walau hatinya menangis.
"Dad, daddy tau Angel mencintai Abang kenapa Daddy tanya semua ini sama Angel gak bisakah Daddy pura pura lupa dengan semua pertanyaan yanag ingin daddy pertanyakan" ujar Angel dalam hati.
"Bagaimana jika Abang juga mencintai seseorang tapi terhalang restu orang tua si wanita apa yang akan kamu lakukan" tanya Daddy.
"Biarin Abang berjuang, kalau jodoh maka akan di persatukan" ucap Angel.
"Oke kita lanjut" ucap Daddy berjalan ke wahana selanjutnya.
"Maaf Girl karen berpura pura tidak tau perasaan kamu kepada Abang, tapi banyak kemungkinan yang akan terjadi Daddy gak akan ceritakan semua ini terhadap siapapun sekalipun itu Mommy biar kamu jelaskan saja nanti sendiri" ujar Daddy dalam hatinya.
Angel tidak sesemangat tadi, dia juga meminta Daddy untuk pulang tapi Daddy menolaknya Daddy justru membawanya ke toko ice cream kesukaan Angel.
"Makanlah sepuasnya" ucap Daddy.
"Thanks Dad" ucap Angel.
Di lain tempat David melamun memikirkan Angel yang tak kunjung datang kembali. Dia menatap Mommynya banyak pertanyaan yang ingin dia tanyakan kepada mommynya tapi melihat mommynya sedang sangat serius dia urungkan.
"Kamu tau Boy, dia bukan adikmu haruskah kamu memperlakukannya seperti itu bagaimana Jika dia sudah mengingat masa lalunya" tanya Mommy tiba tiba.
"Kalau dia sudah tau masa lalunya terus kenapa Mom bukannya itu bagus, tentang perlakuan David ke dia itu hanya karena David menyayangi sosok adik perempuan yang selama ini David inginkan" ucap David.
"Maka kendalikan perasaanmu, jangan sampai karena keinginanmu melindunginya menghalangu laki laki mendekarinya" ucap Mommy.
"Ya Mom" ucap David.
"Kamu carilah wanita lain untuk di jadikan memantu" uxap Mommy.
Mommy bukannya tidak suka dengan Angel tapi dengan ucapan Riko tadi sepertinya Riko mengenal sosok wanita yang mirip dengan Angel. Tatapan Riko saat berbicara dengan Angel sangat hangat dia juga sering mencuri pandang. Mommy tidak ingin David terluka karena terlalu mencintai Angel"
.
.
.
Hai guys... lama gak jumpa Author balik lagi nih....
Makasih yang udah nunggu
Salam manis Author....
__ADS_1
.