Kakakku Cintaku

Kakakku Cintaku
Sudah Ku Duga


__ADS_3

Angel tertawa melihat semua foto dirinya yang sangat aneh. Lama David di ruang meeting membuat Angel malas Angel langsung ke kamar yang ada di ruangan David dan merebahkan tubuhnya.


Tak terasa Angel tertidur dengan nyenyak di sana sampai saat David kembali dia tidak tau. David mencari Angel di dalam kamar karena dia tidak menemukan Angel di ruangannya.


"Tidur pantes di panggil panggil gak nyaut" ucap David lalu keluar namun dia langsung kembali lagi.


"Kok ada sama dia si" ucap David mengumpulkan foto yang ada di sekitar Angel.


"Kenapa Bang" tanya Angel membuat David kaget.


"Eh udah bangun" ujar David tersenyum.


"Udah terus kenapa muka Abang panik gitu" tanya Angel.


"Gak kamu kenapa bisa dapat semua foto foto ini" tanya David duduk di tepi ranjang.


"Oh tadi mau ambil buku tapi itu jatuh kenapa Abang ambil foto Angel diam diam si" ucap Angel.


"Kamu marah" tanya David.


"Gak lah, siniin ponsel Abang" ucap Angel.


"Nih" ucap David memberikan ponselnya.


Angel menerimanya dengan senyuman. Angel langsung mengambil bebrapa pose di ponsel David membuat David menggelengkan kepalanya.


"Kenapa sama kepala lo Bang" ucap Angel.


"Gak" ucap David panik.


"Sini Bang" ucap Angel membuat David mendekat.


Saat David mendekat Angel kembali mengambil beberapa pose dengan Abangnya.


"Nih, udah banyak kalau butuh lagi bilang aja" ucap Angel tertawa.


"Butuh maksudnya" ucap David.


"Siapa tau mau di Jual" ucap Angel tertawa meninggalkan David yang masih mematung.


Saat keluar dari dalam kamar ternyata ada asisten dan seorang sahabat David membuat Angel berhenti tertawa sekejap.


Angel membalikkan badannya namun dia malah membentur dada bidang David karena David sudah berada di belakangnya


"Kamu kenapa Honey" tanya David.


"Kenapa Abang gak bilang ada oramg lain si" ucap Angel.


"Iya terus" ucap David masih bingung.


"Terus mau wajah cantik Angel ini terlihat" ucap Angel menatap David malas.


"Kamu ada ada aja kirain kenapa" ucap David mengacak acak rambut Angel.


"Maaf Nona saya tidak bermaksud tapi Tuan Julio tetap menerobos masuk" ucap Kevin.


"Julio" ucap Angel.


Angel langsung membalikkan badannya sedangkan David sudah berjalan lebih dulu. Angel berjalan di belakang David saat sudah melihat wajah orang yang ada di ruangan David Angel langsung memukulnya.


"Lo, bikin gue jantungan aja" ucap Angel memukul pundak Julio.

__ADS_1


"Maaf Nona Muda" ucap Julio tersenyum.


"Kamu kenal sama dia" tanya David.


"Hm Daddy yang kenalin dia, sering ketemu dia juga pas sama Daddy" ucap Angel.


"Oh" ucap David duduk.


"Duduk Honey" ucap David.


"Oke, oh ya kenapa anda datang ke sini" ucap Angel kepada Julio.


"Saya di perintah tuan Besar untuk mengantar anda kembali ke London" ucap Julio.


"Kapan" tanya David.


"Sore ini tuan, helli kopter sudah ada di atas" ucap Julio.


"Boleh saya ikut" ucap David membuat Angel menatapnya aneh.


"Boleh tuan kalau tuan Kevin mau ikut juga boleh" ucap Julio


"Emang kita mau piknik" ucap Angel.


"Kamu gak mau Abang ikut" ujar David.


"Maaf tuan tapi sepertinya anda tidak bisa ikut karena nanti sore ada meeting sama kolega luar negeri Tuan" ucap Kevin membuat David menarik nafas panjang.


"Udah Bang Angel akan secepatnya pulang" ucap Angel.


"Iya belajr yang bener" ucap David.


"Oke sebagai ganti Abang gak bisa anter Angel gimana kalau hari ini Angel temenin Abang sampai sore" ucap Angel.


Sebenarnya tidak ada jadwal meeting untuk sore ini, namun Kevin tau kalau ada sesuatu yang ingin Julio sampaikan kepada Angel. Sebenarnya Kevin adalah salah satu orang kepercayaan Angel namun Angel memilih agar Kevin selalu mendampingi David.


Tak lama Julio pergi sesuai janji Angel, Angel membantu David bekerja. Bahkan karena bantuan Angel David selesai lebih cepat dan membuatnya punya banyak waktu luang.


"Bang jalan yuk sekitar sini aja" ucap Angel.


"Yuk" ucap David.


Angel keluar dari ruangannya bersama Angel lewat lif. Karena Angel lupa memakai topengnya Angel menjadi pusat perhatian apa lagi tangan David yang terus menggenggam tangan Angel erat.


"Bang tuh di liatin banyak orang" ucap Angel.


"Biarin aja apa salahnya" ucap David.


"Salahnya Angel mau jalan sama Abang nanti kalau Angel di serang sama fans Abang gimana" ujar Angel.


"Gak apa apa sama heters Abang aja kamu berani" ucap David.


"Kalau heters tuh gampang kalau fans fanatik itu ribed" ucap Angel.


"Bilang gitu tapi dari tadi sama Abang gitu" ucap David karena sedari tadi Angel bergelanyut manja di lengan David.


"Abis nyaman" ucap Angel tertawa.


Angel dan David langsung pergi mencari beberapa makanan dan berjalan jalan hanya untuk menghabiskan waktu bersama.


Sampai sore menjelang Angel kembali ke kantor David untuk nersiap pergi. Saat sampai di kantor Da id ternyata Daddy dan Mommynya sudah ada di sana. Angel langsung memeluk ke duanya dan berpamitan.

__ADS_1


"Sayang ini semua perlengkapan yang mungkin kamu butuhkan udah mama siapin semuanya laptop dan lain lain" ucap Mommy memberikan sebuah koper.


"Thanks Mom" ucap Angel.


"Bang Angel berangkat ya" ucap Angel di depan David dengan penuh ceria.


Namun David tau kalau dia juga sedih, pasalnya saat berjalan jaln tadi Angel tidak berkata banyak walaupun terus menampilkan senyumannya.


"Iya Abang antar ke atas ya" ucap David.


Angel mengangguk, sedangkan Mommy dan Daddynya hanya menunggu di ruangan David. Selama perjalanan ke atas gedung David selalu menggenggam erat tangan Angel.


"Bang terima kasih untuk hari ini" ucap Angel.


"Iya sayang jaga diri dan cepat kembali" ucap David.


"Oke bye bang" ucap Angel saat sudah berada di depan helli kopter yang terparkir di atas gedung perusahaan David.


David mengangguk dan melepaskan tangan Angel namun seketika menariknya kembali ke pelukannya. Ada rasa tidak ingin melepaskan dan ada rasa dia tidak berhak.


Angel membalas pelukan David erat, setelah lama mereka melepaskan rindu David melepaskan pelukannya dan mencium kening dan pipi Angel.


"Bye Bang" ucap Angel saat David melepaskannya.


"Bye maaf ya Abang gak bisa antar kamu" ucap David.


"Gak masalah Bang jaga diri Abang" ucap Angel.


"Iya jangan hiraukan Abang kamu jaga diri kamu aja" ucap David.


Angel tersenyum lalu naik ke helli kopter dan terbang ke London.


"Saat Angel pulang Angel akan menemukan siapa di balik penyerangan itu Bang" ucap Angel menatap jauh ke arah David


"Bagaimana perkembangannya Jul" tanya Angel.


"Sepertinya anda benar nona di London ada satu mobil dengan nomor polisi itu" ucap Julio.


"Kamu sudah tau orangnya" tanya Angel.


"Iya tau, Nona dan sepertinya sahabat anda" ucap Julio.


"Maya" ucap Angel.


"Iya Nona" ucap Julio.


"Sudah ku duga, selanjutnya biar saya yang bertindak" ucap Angel.


"Siap Bos" ujar Julio.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.Jangan lupa dukungannya ya guys....


Maaf up sedikit lagi urusin real life...


__ADS_2