Kakakku Cintaku

Kakakku Cintaku
Dag Dig Dug


__ADS_3

"Mom udah yuk capek" protes Angel.


"Sebentar Honey," jawab Mom.


"Tapi Mom ini udah mulai gelap tau, nanti Abang marah" ucap Angel.


"Takut banget Abangnya marah, ya udah yuk" ucap Momi.


"Itu taksi yuk" ucap Mom menghentikan sebuah taksi.


"Mau kemana Mom, kan kantor Dadi deket" tanya Angel bingung.


"Kita pulang, jam segini juga Dadi udah pulang" ucap Mom.


Angel hanya manggut manggut mengerti. Sepanjang jalan Angel hanya diam menatap jalanan yang mulai ramai walaupun entah apa yang sedang Angel pikirkan.


"Kenapa pas gue peluk kak Maya rasanya nyaman banget ya, dan kenapa juga gue ngerasa gue merindukan pelukan itu mungkinkah kak Maya ada dalam masa lalu gue, tapi masa iya" ujar Angel dalam hati.


Tring.... pesan masuk.


Abang❤️❤️


"Kamu dimana Honey"


"Ni lagi di jalan pulang Bang, kenapa" Angel


Ababg❤️❤️


"Naik apa, Gak apa apa cuma udah gelap tapi belum pulang"


"Naik taksi, kata Mom pulang ke hotel"


Abang❤️❤️


"Oh iya, Abang juga baru sampai"


"Gitu, udah makan"


Abang❤️❤️


"Belum, ini juga belum sempet ganti baju"


"Kenapa udah chat, rindu ya 🤭"


Abang❤️❤️


"Iya rindu, makanya Abang langsung hubungi kamu❤️"


"Rindu berat ya"


Abang❤️❤️


"Iya berat banget malah, sampe gak bisa bawanya🤭🤭"


"Tunggu sebentar lagi juga ketemu😊"


Abang❤️❤️


"Ya udah hati hati, Abang mau mandi dulu".


"Iya Bye...."


"Bang makasih karena Abang adalah Abang terbaik yang pernah Angel punya" ucap Angel dalam hati.


Angel mengakhiri chat dengan David, Angel terus tersenyum membuat Momi penasaran, siapa yang bisa membuat Angel terus senyum senyum gak jelas.


"Cie chat sama siapa sih itu" ledek Momi dengan nada mengejek.


"Gak sama siapa siapa emangnya kenapa" tanya Angel.

__ADS_1


"Gak sama siapa siapa tapi kaya orang gila gitu, senyum senyum gak jelas" ujar Momi.


"Biasa aja kali Mom ngomongnya, bilang aja Mom iri ya" ledek Angel balik.


"Gak ya, kenapa harus iri" tanya Mom.


"Karena Dadi gak chat, hahahaha" ucap Angel membuat Momi ikut tertawa keras.


"Udah udah diem jadi ketahuan deh gak pernah di chat Dadi" ucap Mom cemberut.


"Iya gak pernah chat, tapi di telfonin setiap jam" ujar Angel.


"Udah diem, malu tuh sama sopirnya" ucap Mom.


"Tenang aja dia gak tau bahasa kita" ucap Angel.


"Iya juga, hehehe"


"Eh tuh lihat ada makanan kesukaan Abang beli yuk" lanjut Mom saat sudah sampai di depan hotel.


Momi dan Angel membeli sesuatu sebelum masuk ke dalam hotel, Momi membeli pizza chese yang ada di sebrang hotel. David sangat menyukai pizza chese di tempat tersebut setiap kali David pergi ke London pasti dia membelinya.


"Baru pulang" tegur Dadi saat baru saja Angel dan Momi masuk.


"Iya Dad, kalau begitu Angel ke kamar dulu Dad" ucap Angel menghindari ceramah sang Dadi.


Angel merebahkan tubuhnya di atas kasur empuk Angel merasa hari ini sangatlah melelahkan, Angel memejamkan matanya tak terasa dia tertidur tanpa melepaskan pakaiannya.


Tok.... tok.... tok...


Pintu kamar Angel di ketuk David, tapi tidak ada sahutan dari dalam kamar membuat David penasaran apa yang sedang Angel lakukan di dalam kamarnya. David masuk dengan hati hati takut Angel akan memukulnya.


"Huh... pantesan gak nyaut lagi tidur ternyata" ujar David saat melihat Angel terbaring di tempat tidurnya


David memandang wajah Angel dengan seksama, David berjongkok untuk mensejajarkan wajahnya dengan wajah Angel. David mencium kening dan wajah Angel hangat.


"*Gue harap lo akan selalu bahagia, gue dukung semua kemauan lo dan gue janji gue akan cari pria terbaik buat jaga lo setelah gue gak lagi ada hak sama lo, gue sayang sama lo" ujar David lirih tak terasa air matanya jatuh.


David hendak meninggalkan Angel yang masih terlelap dalam tidurnya namun tiba tiba tangannya di tarik oleh Angel. Saat David membalikkan badannya Angel ternyata sudah bangun dan tersenyum kepada David membuat David salah tingkat karena dirinya baru saja mengatakan sesuatu tentang perasaannya.


"Eh... Honey sudah bangun" ujar David canggung.


"Hm... Abang sedang apa di sini" tanya Angel pura pura tidak mendengar apapun yang David bicarakan.


"Kamu sejak kapan... bangun" tanya David gugup.


"Baru, kenapa Bang" tanya Angel tersenyum.


"Em... Abang mau ajak kamu pergi tapi tau tau kamu malah lagi tidur" ucap David.


"Mau ajak kemana Bang, ikut dong" ucap Angel.


"Emangnya kamu gak capek apa" tanya David.


"Gak, kan udah tidur, emang mau kemana gak jauh kan" ujar Angel duduk di pinggir kasur.


"Jauh, tetep mau pergi malam ini juga kalau gak mau kita jalan besok juga gak apa apa" ujar David memberitahu.


"Jauh juga pake mobil, pergi sekarang aja Bang Angel mandi dulu Abang tunggu Angel oke" ucap Angel berlari ke kamar mandi.


"Girl ini pizza siapa" teriak David karena Angel sudah masuk ke dalam kamar mandi.


"Pizza Angel kalau Abang mau Abang boleh ambil" teriak Angel dari dalam kamar mandi.


"Abang makan ya" teriak David karena tidak ada jawaban David memakan habis chese pizza milik Angel.


"Abang kenapa bilang kaya gitu tadi ya, terus apa maksud Abang mencarikan pria terbaik saat dia sudah tidak lagi mempunyai hak buat gue, apa ada yang Abang sembunyikan tapi apa...??" ujar Angel bingung mencerna kata kata David padanya.


Angel menepis semua pikiran buruknya terhadap David, Angel menyelesaikan ritual mandinya dengan cepat karena tidak mau membuat Abangnya menunggu terlalu lama dan berujung tidak jadi membawanya pergi. Walaupun Angel berada di London untuk beberapa waktu tapi baginya waktu untuk bersenang senang hanyalah sebentar, maka dari itu Angel tidak akan menyianyiakan ajakan sang Abang.

__ADS_1


"Sudah selesai Honey" tanya David.


"Sudah Bang, Abang belum pergi dari sini sejak tadi" tanya Angel bingung kenapa David masih berada di kamarnya.


"Iya Abang masih di sini, apa masih ada lagi pizzanya" tanya David tersenyum.


"Itu kan banyak Abang, belum Angel makan sedikitpun" ucap Angel sembari fokus di depan kaca untuk merias diri.


"Sudah habis Honey" ucap David sontak membuat Angel membalikkan badannya dan berjalan pelan ke arah David.


"Bang, segitu habis..... wah wah... banyak juga makannya ya" ucap Angel tertawa keras.


"Hehe... sorry ya, abis kamu beli itu cuma satu" ucap David tersenyum tanpa dosa.


"iya satu, tapi itu satu box Bang, bisa bisa Abang nanti hup" ucap Angel memperagakan pipi orang gemuk.


"Gak mungkin Abang gemuk, lagi pula kalau Abang gemuk juga Abang tetep mempesona" ucapnya oercaya diri.


"Abang GR banget, gak bakal ada yang terpesona sama Abang kalau gendut, pasti kaya gentong hahaha" ledek Angel.


"Kamu ledekin Abang, awas kamu ya" ucap David mencoba mengejar Angel yang berusaha menjauh dengan terus memundurkan diri.


"Ampun Bang Ampun" ucapnya sembari terus mundur perlahan.


"Gak ada ampun" ucap David.


Angel terus mundur sampai dia terpojok karena sudah tidak bisa pergi kemanapun saat dia menabrak pintu kamarnya. Angel berusaha meminta maaf kepada David namun David tidak mengindahkannya, David terus maju dan saat sampai di depan Angel David menaruh ke dua tangannya di samping kanan dan kiri Angel.


"Abang, ganteng banget deh" goda Angel sembari merendahkan badannya namun lagi lagi David mengikuti gerakannya membuat Angel putus asa.


"Kenapa, takut" ujar David.


"Hehe... iya Bang, Abang bisa gak jauh jauh dari Angel" ucap Angel gugup.


"Kenapa gugup gitu" ledek David.


"Iya lah gugup, orang Abang deket banget wajahnya sama Angel jadi dag dig dug tau jantung Angel" ucap Angel tanpa sadar.


"Emang sebegitunya jatung kamu deket sama Abang" tanya David saat tau Angel tidak sadar saat mengucapkan hal tersebut.


"Iya lah, Abang aja yang gak pernah paham perasaan Angel ke Abang" ucapnya lagi yang membuat David tersenyum.


"Eh... bukan gitu maksudnya, udahlah Abang pergi sana Angel mau siap siap dulu" ucap Angel menyadari apa yang barusan dia katakan.


David hanya tersenyum lalu membiarkan Angel menyelesaikan dirinya bersiap siap untuk pergi dengan dirinya. David keluar dari kamar Angel dengan terus tersenyum karena bisa mengetahui apa yang Angel rasakan saat berada di dekatnya.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Author balik lagi nih...


Buat reader yang masih stay makasih ya..

__ADS_1


Jangan lupa like come and vote ya reader...


Salam manis dari babang David..😍😍


__ADS_2