Kakakku Cintaku

Kakakku Cintaku
Ujian


__ADS_3

"Haruskah Angel berhenti di sini Bang" tanya Angel tiba tiba.


"Apa maksud kamu, bukankah saat kau sudah menentukan jalan hadapi semua jangan pernah menyerah karena di jalan yang kamu pilih pasti ada kenyataan yang harus kamu lalui" ucap David meyakinkan.


"Tapi Bang, Angel gak mau jauh dari Abang" ucap Angel meneteskan air matanya.


"Sejak kapan adik Abang yang kuat ini jadi cengeng gini, walaupun jarak kita jauh tapi ingat Abang selalu bersamamu di sini di hatimu" ucap David.


"Abang gombal" ucap Angel tersenyum.


"Gak sengaja" ucap David santai.


"Emang ada gombal gak sengaja, kalau gitu ada dong gak sengaja gue suka dan gak sengaja gue cinta jadi abggap abgin lalu gitu" cibir Angel.


"Wah udah sembuh nih, mulai cerewet" ucap David


"Bang, emang kalau pacaran mesti pada c**man ya" tanya Angel.


"Kenapa, kamu pernah melakukannya" tanya David menyergitkan dahinya.


"Gak lah, tapi Angel pernah denger dari temen temen Angel bahkan sampai merah merah lehernya" ucap Angel.


"Mau coba" ledek David.


"Sama Abang, gak gak Angel gak mau bayangin aja takut hi" ucap Angel bergidik.


"Haha, ya udah jangan pernah mencoba semua yang kamu miliki adalah hak suami mu nanti jangan di rusak oke" ucap David mencium kening Angel.


"Oke Bang, ya udah pergi lo Bang gue mau tidur" ucap Angel.


"Iya, good night Honey" ucap David mencium kening Angel lalu pergi.


Angel tersenyum meihat David pergi dari kamarnya, namun Angel juga menangis Angel takut semua yang dia lakukan selama ini adalah salah. Saat Angel hendak menutup matanya sebuah notofikasi di ponselnya membuatnya membuka matanya lebar lebar.


"Siapa" ucap Angel membuka ponsel.


"Ini hasil tes DNA yang gue minta semoga aja hasilnya gak seperti yang gue takutin" ucap Angel was was.


Angel mulai membaca Email yang dikirim dengan seksama seketika Angel membelalakkan matanya dan menutup mulutnya, Angel merasa ingin menangis sekeras kerasnya.


Flash back on


Sejak pertama Angel bertemu dengan Maya, Angel merasa ada yang berbeda dengannya Angel merasa sangat dekat dengan Maya padahal baru pertama bertemu.


Karena penasaran Angel memutuskan melakukan tes DNA antara dia dan Maya, tidak sulit baginya mengambil sampel untuk DNA dari Maya. Saat Maya memeluk Angel, Angel mengambil sehelai rambut Maya lalu memberikannya kepada anak buahnya untuk melakukan tes.


"Ini kalian lakukanlah tes DNA setelah kita sampai di rumah" ucap Angel pada anak buahnya.


"Baik Nona, tapi ini punya siapa" tanya anak buah Angel.


"Itu gak penting, yang terpenting sekarang kalian harus melakukannya tanpa sepengetahuan Dadi sama Mom oke" ucap Angel.


"Baik Nona" ucapnya.

__ADS_1


"Kalau kalian berhasil melakukannya tanpa sepengahuan Momi dan Dadi, dan lagi jaga rahasia ini bonus menunggu" ucap Angel.


"Siap Nona, semua aman karena saya sendiri yang akan melakukannya" ucapnya yakin.


"Oke pergilah" ucap Angel.


"Baik saya permisi Nona" ucapnya pergi.


Angel melihat anak buahnya pergi, ada sebuah rasa penasaran yang teramat dengannya karena dari wajah saja sangat mirip bagaimana DNA mereka. Angel selalu memantau pekerjaan anak buahnya agar tidak memberitaukan kepada orang tuanya.


"Semoga semuanya gak seperti yang gue takutkan" ucap Angel.


Flash back off


"Kenapa gue malah nangis, bukannya seharusnya gue senyum karena ini salah satu titik terang yng selama ini gue cari" ucap Angel pada dirinya sendiri.


"Kau sudah melangkah, lanjutkan langkah mu atau berhenti tanpa berbalik" ucap Angel menyemangati dirinya sendiri.


"Tapi gak bisa itu berarti kalau gue sama Abang Mom dan Dadi, gak gak ini gak mungkin sabar Angel ayo kita cari yang lain di negara lain" ucapnya memghapus air matanya.


Angel kemudian memejamkan matanya tidur pulas. Sampai matahari mulai menyinari menyelusup ke kamar melalui tirai membuat si empunya mengeliat bangun.


"Pagi, kita mulai perjalanan" ucap Angel pergi ke kamar mandi.


Angel membersihkan dirinya lalu bersiap untuk pergi ke sekolah hari ini adalah hari pertamanya untuk ujian akhir. Angel mengambil ujian awal karen berbagai alasan dan juga dengn berbagai bujuk rayu kepada gurunya.


"Pagi Mom Dad Bang " ucap Angel mencium pipi David Dadi dan Mominya.


"Pagi Honey, tumben cium Abang kenapa nih" tanya David.


"He gak apa apa, mood Angel lagi bagus Bang jangan di rusak" ucap Angel duduk di samping David.


"Iya iya, kenapa bahagia banget" tanya David.


"Gak Bang, cuma hari ini hari pertama Angel ujian jadi Angel buat mood sebagus mungkin biar gak blenk nanti" ucap Angel.


"Hari ini kamu ujian, cepet Banget" tanya David.


"Iya kan di percepat Abang" ucap Angel sembari mengoleskan selai coklat kesukaannya.


"Oh, Good luck Honey" ucap David mengelus rambut Angel.


"Terima kasih Abang" ucap Angel mulai sarapan.


"Berangkat sama Momi aja ya, Momi mau pergi kebetulan satu arah sama kamu" ucap Mom.


"Boleh si Mom, tapi Angel mau bawa mobil sendiri soalnya nanti selesai ujian mau langsung ke butik kebetulan semua barangnya udah di mobil Angel" ucap Angel.


"Yah gagal deh berangkat bareng" ucap Mom.


"Kapan kapan aja ya Mom" ucap Angel.


"Kamu bawa mobil sndiri yakin kamu Girl, bukannya gak boleh bawa mobil sendiri" tanya Dad.

__ADS_1


"Iya Dad, boleh bawa kalau waktu ujian aja katanya biar kalau ada kelas tambahan gak repot" jelas Angel.


"Oh oke tapi berhati hatilah, kamu mau bawa mobil mana" tanya Dadi.


"Bawa mobil punya Abang, katanya Abang sekarang Abang mau bawa mobil barunya" ucap Angel.


"Bener Bang" tanya Dadi.


"Ya Dad, Abang mau bawa motor aja biar cepet sampainya" ucap David.


"Ya udah terserah kalian, tapi harus hati hati jaga keselamatan" ucap Dadi.


"Siap Dad" ucap Angel dan David bersama memberikan hormat.


Semua kembali melanjutkan sarapannya. Angel menyelesaikan dengan cepat kemudian membereskan bawaannya ke mobil David yang akan dia bawa sekolah. Angel mengendarai mobil David melesat menuju sekolah di susul David yang keuar dari pekarangan rumah.


Saat Angel memasuki halaman sekolah semua mata tertuju padanya karena mobil yang dia pakai merupakan mobil langka yang limited editions.


"Kenapa gue jadi bahan tontonan gini, padahal kan biasa aja" ujar Angel di dalam mobil.


Angel memperhatikan sekeliling yang terus saja memperhatikannya. Angel merasa sungkan keluar namun waktunya untuk ujian sudah hampir mulai jadi mau tidak mau Angel harus keluar dengan anggun Angel keluar dari mobil lau semua orang membulatkan matanya pasalnya Angel terkenal sebagai murid yang biasa saja namun ternyata tidak.


"*Wah deketin siapa tuh Angel bisa pakai mobil limited editions" bisik teman temannya.


"Tau tuh, mungkin dia emang anak orang kaya jangan negative deh kamu kalau dia denger gimana" ucap temannya membela*.


"*Udahlah mending kita masuk aja" ucap teman C.


"Iya iya lagian tuh katanya si Angel hari ini ijut ujian ya" ucap teman A.


"Gak tau gue, tapi pantes aja kalau dia ikut ujian orang genius" bela teman C*.


Bisik bisik semua temannya kepada Angel, Angel hanya tersenyum mendengar semua persepsi teman temannya lalu melanjutkan perjalan ke kelasnya untuk ujian.


.


.


.


.


.


.


.


.


Jangan lupa like vote dan komen......


Happy reader....

__ADS_1


__ADS_2