
"Mau sampai kapan kalian terus seperti itu" teriak Mami.
Angel dan David kemudian saling pandang dan saling melepaskan tangannya sampai Angel terjatuh dan duduk di tangga Angel meringis kesakitan karena David melepaskannya.
"Ngapain dek, duduk di situ" ledek David tersenyum.
"Mami Dad Abang jahat" teriak Angel.
"Ih Abang jahat masa Angel di biarin jatuh" ujar Mami meledek.
"Mami bukannya ini salah Mami yang ngagetin mereka berdua" ledek Dadi.
"Lagian mereka kenapa kaget, Mami kan cuma panggil aja lagian kalian kaya di film film romantis aja" protes Mami.
"Iri bilang bos" ucap Angel saat sampai di depan sang Momi.
"Mulai mulai, Dadi mereka sangat jahat" ujar Mami mendramalisir keadaan.
"Dad Abang mau bicara" ujar David.
"Sorry Mom Dadi gak bisa bantu nikmatilah" ujar Dadi meledek.
"Kalian semua sungguh terlalu" ujar Mami Maria melenggang ke dapur.
"Ikutlah dengan Mom Abang ada perlu dengan Dadi" ucap David lembut pada Angel.
"Mami tunggu" ujar Angel berlari ke arah dapur.
Angel membantu Mami Maria masak untuk makan malam.
Sedangkan di ruang kerja Dadi sedang serius dengan masalah yang sedang mereka hadapi, David dan Dadi berusaha menyelesikan msalah yang ada sebelum Angel dan Mom tau apa yang sedang terjadi.
"Terus gimana menurut kamu Bang" tanya Dadi setelah Abang menceritakan sesuatu.
"Kita selesaikan Dad, jangan sampai Mami sama Angel tau masalah ini" ujar David.
"Kamu bener Bang, kita juga harus memperkuat cyber kita Bang" ujar Dadi.
"Kenapa kita harus memperkuat cyber kita dan kenapa juga Angel gak boleh tau, apa yang kalian sembunyikan dari Anngel" tanya Angel tiba tiba mengagetkan Dadi dan Abang.
"Angel sejak kapan kamu disitu" tanya Dadi terkejut.
"Sejak seseorang mengatakan Angel sama Mami gak boleh tau" ujar Angel melirik David.
"Honey, gak ada yang kita sembunyikan dari kamu Baby" ujar David.
"Benarkah" ujar Angel penasaran.
"Iya Honey, pernahkah Abang menyembunyikan sesuatu dari kamu yang merugikan mu tidak pernah kan Baby" jelas David.
"Baiklah Angel percaya sama Abang, tapi ingat Bang Angel akan selalu di samping Abang apapun yang terjadi itu janji Angel untuk Abang" ucap Angel tegas.
David hanya mengacak acak rambut Angel, lalu memeluknya erat sedangkan Anggel seperti ada yang mengganjal dalam hatinya namun berusaha untuk menyembunyikan ke khawatirannya dari David dengan membalas pelukan David erat.
"Oke kalau kalian sudah selesai, makan malam nya sudah siap Angel minta maaf tidak mengetuk pintu dulu tadi" ujar Angel melenggang pergi.
"It's oke Honey" ujar Dad.
__ADS_1
Angel melenggang meninggalkan Dadi dan David dengan perasaan gundah Angel mencoba bersikap seolah tidak ada apa apa, namun karena Angel adalah anak yang sangat peka dan dengan keahliannya di bidang cyber Angel bertekad untuk mencari tahu apa yang di sembunyikan darinya dengan kemampuan Angel di bidang cyber dengan peralatan canggihnya Angel bisa membuka akun web seseorang tanpa meninggalkan jejak.
"Dad apa Angel akan diam saj setelah kejadian tadi" tanya David ragu.
"Entahlah Bang, kita jalani aja mungkin memang sudah saatnya dia mengetahui semuanya" ucap Dadi.
"Tapi Dad dengan kemampuan Angel di bidang ini Angel tidak akan tinggal diam Dad dan Abang takut kalau Angel pergi Dad " ucap David.
"Sudahlah kita lihat saja nanti sekarang kita makan jangan buat Angel makin penasaran dengan keadaan ini" ucap Dadi.
" Baik Dad" ucap David lembut .
"Honey dimana Abang sama Dadi" tanya Mami Maria saat Angel datang ke meja makan.
"Sebentar lagi mereka selesai Mom" ujar Angel merapikan piring di atas meja.
"Apa yang mereka bicarakan sampai mereka lupa makan" cibik Mami Maria membuat Angel tersenyum.
"Udahlah Mom biarin aja kalau mereka gak mau makan Angel siap buat gantiin Dadi sama Abang" ujar Angel tertawa.
Dari kejauhan David melihat Angel yang sedang tertawa tanpa beban membuat hatinya bergetar namun dia menepis semua perasaannya dan berjalan menuju meja makan tanpa beban dan langsung menggoda Angel.
"Siapa yang mau makan jatah Abang" ujar David merangkul pundak Angel.
"Gak ada, Abang salah denger kali Abang" ujar Angel mengelak.
"Bukan Bang Angel yang bilang katanya mau makan semua jatah kamu Bang dan sampai gak tersisa" adu Mami Maria.
"Kamu ya, mau ambil jatah Abang kamu gak Abang kasih tumpangan kalau ke sekolah" ujar David memainkan hidung Angel tanpa melepas tangannya di pundak Angel.
"Terserah Abang Angel masih bisa pakai bus sekolah" ujar Angel.
"Kalau Mami justru jadi lupa makan kalau kalian berantem" ledek Mami.
"Ih Mami bukannya di pisah tuh bocah bocah malah di jadiin tontonan gitu" ujar Dadi.
"Lagian mereka lucu kalau berantem, kalian juga kenapa si bisa mirip gitu" tanya Mami tanpa sengaja.
"Ya iya lah mirip orang mereka saudaraan" ujar Dadi menatap Mami Maria tajam.
"Iya pertanyaan Mami aneh" ujar Angel.
"Hehe,,, udah udah yuk makan tuh ambilin buat si Abang" ujar Mami saat mendapat tatapan tajam dari David dan Dadi.
Angel menarik kursi untuk David kemudian mengambil nasi dan lauk untuk David, Dadi dan Mami memperhatikan Angel dan David yang seperti sepasang kekasih dan sangat harmonis membuat Mami dan Dadi saling menatap.
"Kalau gini Angel kaya istri lagi melayani suami tercinta" celetuk Angel membuat David tersedak makanannya.
Uhuk.... uhuk.... uhuk.....
"Abang you oke" tanya Angel memberikan minuman pada David.
"Emang kamu mau jadi istri Abang" tanya Dadi membuat Mami dan David menatap ke arah Angel menunggu jawaban.
"Emang boleh Dad" jawab Angel enteng membuat Mami dan David membulatkan matanya.
"Tapi itu gak mungkin Dad, andai aja Angel gak terlahir sebagai anak Dadi pasti udah Angel peped tuh si Abang, sayang kalau di anggurin iya gak Bang" ujar Angel meledek David dengan mengedipkan satu matanya.
__ADS_1
"Genit banget lo, lagian kalaupun lo bukan anak Dadi Abang gak bakalan suka sama lo karena lo bisa buat gue terbang" ujar David.
"Abang........ pake lo gue........ " tanya Angel karena ini adalah kali pertama David memakai kata lo gue kepada Angel, karena saat marah pun David selalu memakai aku kamu.
"Eh.... sorry sorry gak sengaja jangan ikutin Abang ya, nih makan ngomongnya nanti lagi oke" ujar David memberikan ayamnya pada Angel.
"Bang ini kenapa di taruh di piring Angel kan Angel udah ambil sendiri nanti gak habis" ujar Angel.
"Tadi katanya mau makan semua jatah makan Abang apa mau Abang ambilin lagi" tanya David.
"No Bang, Abang ma jangan di masukin hati juga kali Bang tadi kan bercanda kalau gini Angel gak habis Bang" rengek Angel.
"Udah lah dek makan aja, lagian itu ayam kan kesukaan kamu" ujar Dadi.
"Tuh dengerin " ujar David memasukkan makanannya ke dalam mulut.
"Iya Bang" ujar Angel lirih.
David tidak menjawab hanya memperhatikan Angel makan dengan terpaksa sampai beberapa lama kemudian David menyelesaikan makanannya dan menarik piring Angel menjadi berada di tengah antara Angel dan David kemudian David mulai mengambil ayam dan memakannya, Angel tersenyum saat David mengedipkan satu matanya dan tersenyum.
"Kenapa jantung gue maraton si, lagian Abang kenapa lagi gitu gak tau apa kalau gue seakan terbang melayang" ujar Angel dalam hati.
Angel salah tingkah karena David menatapnya tanpa berhenti dan sesekali dia tersenyum membuat Angel makin tersipu.
"Kamu lucu kalau lagi salah tingkah Baby, andai kamu juga merasakan apa yang Abang rasakan bersama kamu dan kamu tau saat Abang bersama kamu ingin rasanya Abang mengungkapkan rasa yang ada di dalam hati Abang dan ingin ku peluk erat sampai kau tak bisa pergi dari Abng Honey" ujar David dalam hati dengan terus memandang Angel tajam.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
***Ini Angel sama David gimana ya apa mereka akan mempertahankan perasaan mereka dalam diam atau mereka akan saling menyatakan perasaannya...
Ikutin terus ya jangan lupa tinggalin jejaknya, buat yang masih stay makasih ya happy reader***.