
Satu Minggu telah berlalu sejak pernikahan Alea dan Rifki di selenggara kan, Feyrin yang awal nya akan kembali ke Paris malah kini tidak mau pulang ke sana karena merasa betah di Indonesia. Bahkan Feyrin berani mengambil pekerjaan sebagai model iklan suatu produk kecantikan di Indonesia.
" Kamu tidak jadi pulang ke Paris Fey?" Alea yang sudah beberapa hari ini pindah ke rumah besar keluarga Saputra menghampiri Feyrin yang ada di ruang makan siang ini. Kebetulan papa Adzriel dan mama Yuki sedang pergi ke Bandung untuk mengurus sesuatu, jadi di rumah hanya ada Feyrin dan Alea saja saat ini sedangkan Rifki sedang sibuk di perusahaan nya.
Harus nya Alea juga masih sibuk di Wilantara Corp, namun Alea hari ini mengambil cuti karena merasa tidak enak badan.
" Nggak kak, aku betah di sini. Kalau di Paris aku tidak punya teman, kalau di sini kan ada kakak, kak Nara, Dinka dan yang lain nya" Feyrin nyengir kuda memperlihat kan deretan gigi putih nya.
" Ya sudah, kamu di sini aja terus! Aku juga senang karena ada temen nya" Alea terkekeh saat mengatakan nya.
" Beneran kak?" Feyrin menatap Alea dengan mata yang berbinar.
" Heem, aku juga bosan kalau harus sendirian di rumah sebesar ini dan hanya di temani beberapa pelayan saja" Alea mengangguk kan kepala nya.
" Aku akan bicara pada mommy dan Daddy di Paris, semoga saja aku di ijin kan untuk tinggal dan kuliah di sini. Apa lagi aku sudah menerima pekerjaan di sini" ucap Feyrin dengan semangat.
" Pekerjaan?" Alea mengerut kan kening nya.
" Ya, aku akan menjadi model iklan produk kecantikan yang lumayan terkenal kak"
__ADS_1
" Benar kah? Selamat ya!" Alea ikut bahagia dengan kabar baik dari Feyrin itu.
" Terima kasih kak, do'akan aku agar semua nya lancar" ucap Feyrin dengan penuh harap.
" Aamiin" Alea mengamin kan do'a Feyrin barusan.
🍓🍓🍓🍓🍓🍓
Sementara di tempat lain nya, tepat nya di depan sebuah kafe yang lumayan besar yang letak nya tak jauh dari sebuah kampus ternama di kota Jakarta. Tampak seorang gadis yang sedang menatap tajam pria yang kini ada di hadapan nya dengan wajah yang menampak kan kebencian yang sangat besar di mata nya.
" Sudah ku bilang, aku tidak mau kembali lagi dengan mu" gadis itu yang tak lain adalah Dinka berkata dengan nada tinggi nya seraya berjalan menjauhi pria itu dengan langkah yang tergesa - gesa.
" Cih, sampai kapan pun aku tidak sudi kembali pada mu. Ingat itu!" Dinka berkata dengan nada ketus nya.
" Ayolah Dinka, aku tahu kalau di dalam hati mu, kamu tidak bisa melupakan ku. Dan aku juga yakin kalau kamu masih sangat mencintai ku" mantan pacar Dinka dari Bandung yang bernama Erik itu berkata dengan penuh percaya diri.
Erik datang ke Jakarta untuk mencari Dinka setelah dia mengetahui keberadaan gadis itu dari salah satu teman kampus nya. Erik sebenar nya sudah dua hari berada di Jakarta dan terus mencari Dinka untuk mengajak gadis itu kembali menjadi kekasih nya, namun baru hari ini Erik tak sengaja melihat Dinka yang keluar dari kafe itu saat Erik berniat untuk makan siang di kafe itu juga.
Saat ini mereka berada di depan kafe yang berada di dekat kampus tempat Dinka kuliah sekarang, Dinka memang terbiasa makan siang di sana saat sedang kuliah dia kampus nya. Biasa nya Dinka makan siang di sana dengan Ara, namun hari ini Ara sedang sakit jadi dia tidak masuk kuliah hari ini.
__ADS_1
" Ha ha ha" Dinka tertawa miris saat mendengarkan ucapan Erik barusan sambil menghenti kan langkah nya. " Aku bukan gadis bodoh seperti Iren yang mau saja menjadi simpanan mu walau dia tahu kalau kamu adalah kekasih ku" ucap Dinka dengan penuh kekesalan.
Iren adalah sahabat baik Dinka saat berada di Bandung, mereka bersahabat sudah cukup lama . Mereka bersahabat sejak mereka masih duduk di bangku SMA, namun Dinka tidak menyangka kalau persahabatan mereka akan berakhir begitu saja hanya karena seorang pria yang dengan tega nya mempermainkan perasaan mereka berdua.
" Kamu salah Dinka, aku sama sekali tidak mendekati Iren apa lagi mencintai nya. Dia sendiri yang merayu ku, dan mengatakan kalau dia sangat mencintai ku dan rela bila hanya di jadikan simpanan ku saja" Erik membela diri nya sendiri.
" Cih, aku tidak perduli apa pun alasan nya. Sekali penghianat, tetap saja penghianat. Dan aku tidak sudi menjalin hubungan dengan seorang penghianat" balas Dinka telak membuat Erik tak tahu harus berkata apa lagi.
" Maaf kan aku! Aku berjanji tidak akan melakukan nya lagi" Erik menatap Dinka dengan tatapan memohon nya.
" Aku sudah memaafkan mu, tapi aku tidak bisa bila harus kembali pada mu lagi" Dinka memalingkan pandangan nya. Jujur saja, hati Dinka saat ini sangat sakit setiap kali dia harus berhadapan dengan pria itu. Wajar saja Dinka seperti itu karena satu tahun lebih itu bukan waktu yang sebentar untuk bisa di lupakan oleh Dinka dengan mudah nya.
Jika di katakan masih ada perasaan cinta dalam hati Dinka saat ini, tentu saja masih ada karena rasa cinta itu sudah masuk terlalu dalam di hati Dinka seiring berjalan nya waktu yang mereka habis kan bersama - sama. Namun luka yang di toreh kan oleh Erik pada nya terlalu besar sehingga tidak mudah untuk Dinka lupakan begitu saja.
" Tapi Dinka, bisakah kita mencoba nya kembali? Aku juga yakin kalau sampai saat ini kamu belum punya kekasih karena kamu masih mencintai ku, iya kan?" Erik masuk keukeh ingin kembali pada Dinka walau pun Dinka sudah beberapa kali menolak nya.
" Sudah ku bilang aku tidak mau, kenapa kamu masih saja keras kepala?" Dinka memutar bola mata nya malas. " Lagi pula siapa bilang kalau aku tidak punya kekasih?" Tambah Dinka lagi dengan ucapan bohong nya. Dinka harap dengan cara itu Erik mau menyerah dan meninggal kan diri nya.
" Itu tidak mungkin" Erik menggeleng kan kepala nya dengan senyum miris pada wajah nya. " Kamu tidak mungkin mengganti kan ku dengan pria lain Dinka, aku sangat mencintai mu dan aku sangat tahu kalau kamu juga masih mencintai ku" tiba - tiba saja Erik menarik tangan Alea dan memegang nya dengan sangat keras, membuat Dinka meringis kesakitan seraya berusaha melepas kan tangan nya dari cengkraman tangan Erik yang semakin kuat saja mencengram tangan nya.
__ADS_1
Jangan lupa like, vote dan komen. Jangan lupa juga klik tanda hati untuk menambahkan ke favorit kalian dan berikan hadiah yang buanyak untuk karya ini. Terima kasih 🙏🙏