Kesucian Yang Direnggut ( Nara Untuk Aydan)

Kesucian Yang Direnggut ( Nara Untuk Aydan)
Bab 186


__ADS_3

Tes tes


" Maaf mengganggu waktu kalian" ucap Rifki dengan menggunakan mikrofon di tangan nya. Membuat semua orang yang sedang sibuk dengan urusan mereka masing - masing langsung menoleh ke arah nya.


" Apa yang sedang dia lakukan di sana?" Dela berbisik pada pria yang sudah berstatus sebagai suami nya sejak beberapa jam yang lalu.


" Aku tidak tahu sayang, kita lihat saja" jawab Dimas dengan mata yang menatap ke arah panggung di mana Rifki sedang berdiri saat ini. Begitu pun yang lain nya, juga bingung dan penasaran dengan apa yang akan di lakukan oleh pria itu sekarang.


" Kalian pasti bertanya - tanya soal keberadaan ku di sini" seolah tahu dengan pemikiran semua orang, Rifki langsung membuka kembali suara nya. "Aku di sini ingin memenuhi keinginan istri ku tercinta Alea yang sedang mengandung buah hati kami" Rifki menunjuk ke arah istri nya yang sedang menatap ke arah nya dengan penuh cinta. "Dan aku ingin meminta bantuan saudara dan sahabat ku. Kalian mau membantu ku bukan?" Rifki berkata dengan penuh harap seraya mengalihkan pandangan nya menatap Aydan dan yang lain nya. Mereka kini duduk di meja mereka masing - masing dengan jarak yang lumayan berdekatan.


Aydan, Angga dan yang lain nya tampak saling melirik satu sama lain dengan wajah yang bingung dan agak ragu.


" Ayolah, kemari dan bantu aku. Aydan, om Angga dan Algi" ucap Rifki lagi saat tidak ada satu orang pun yang menghampiri nya ke atas panggung.


" Haish, sebenar nya apa yang sedang di lakukan anak itu?" Angga menepuk kening nya sendiri.


" Aku tidak tahu, tapi kenapa aku juga di sebut - sebut" tambah Algi sambil menutup wajah nya sendiri

__ADS_1


" Aku tidak tahu, tapi sekarang lebih baik kita naik saja ke atas panggung. Atau Alea akan memarahi kita nanti nya" Aydan berdiri dari duduk nya, untung saja baby Azzam dan baby Azura sudah di ambil oleh grandma dan nenek mereka beberapa menit yang lalu. Sebenar nya dia juga tidak mau melakukan nya, namun barusan istri nya Nara menyuruh nya untuk pergi dengan sedikit ancaman. Apa lagi Aydan juga mengerti kesusahan Rifki yang ingin memenuhi keinginan istri nya yang sedang hamil itu, karena dia sendiri pernah mengalami nya juga.


" Aku tidak mau" Algi langsung membantah.


" Kalau kamu tidak mau, aku akan katakan pada opa Danu kalau kamu tidak bersungguh - sungguh dengan Dinka" ucap Aydan dengan nada ancaman membuat Algi ikut berdiri sambil mendengus kesal, sedangkan Dinka terkikik geli melihat wajah kekasih nya itu.


" Om mau membantu kak Rifki dan kak Alea bukan?" Angga yang tadi nya ingin menolak, tidak ada pilihan lain selain ikut dengan Aydan dan Algi saat mendengar ucapan Feyrin barusan. Apa lagi Feyrin melemparkan senyum manis nya saat mengatakan itu, membuat Angga tidak bisa menolak nya. " Tentu saja sayang" Angga membalas senyum Feyrin dengan senyuman yang di paksakan.


Suara riuh tepuk tangan dan sorakan terdengar di seluruh gedung saat tiga pria itu ikut naik ke atas panggung menghampiri Rifki, tentu saja yang paling heboh adalah para pasangan mereka dan orang tua mereka tentu nya.


" Apa yang akan kita lakukan di sini?" Bisik Aydan di telinga Rifki saat mereka sudah sampai di atas panggung.


Rifki pun mengatakan apa yang akan mereka lakukan di atas panggung sesuai keinginan istri nya yang sedang mengandung itu dengan suara pelan, Aydan, Angga dan Algi tampak membulat kan ke dua bola mata mereka dengan wajah yang terkejut saat mendengar apa yang Rifki katakan pada mereka. Sedang kan di bawah sana masih terdengar riuh tak sabar ingin segera melihat apa yang akan di tampil kan oleh para pria yang ada di atas panggung itu.


" Are you serious?" Ucap Angga dengan wajah yang terkejut.


" Wah, ini benar - benar gila! Aku tidak mau" Algi menggeleng kan kepala nya seraya ingin melangkah untuk turun dari panggung, namun sebuah tangan mencegah nya.

__ADS_1


" Kalau kamu turun, aku akan benar - benar mengatakan nya pada opa Danu" Aydan menatap Algi dengan tatapan intimidasi.


" Haish, kak Aydan curang" Algi mendengus kesal.


" Sudah lah, jangan banyak bicara! Lebih baik kita lakukan cepat agar kita bisa segera turun dari sini. Ini sangat memalukan" Angga menengahi Algi dan Aydan yang sedang berdebat.


" Ya, om Angga benar. Mari kita lakukan!" Rifki mengangguk kan kepala nya.


" Ish, ya sudah. Tapi jangan salah kan aku jika tidak bisa melakukan nya dengan baik" Algi pun hanya pasrah saja untuk mengikuti keinginan para pria kaya itu, karena tidak ada guna nya juga bila dia ingin membantah.


" Tenang saja, aku juga tidak yakin bisa melakukan nya dengan baik" ucap Rifki dengan kekehan dari Aydan dan Angga mengikuti nya.


Akhir nya Rifki dan yang lain nya memposisikan mereka masing - masing, bersiap untuk melakukan apa yang akan mereka tampil kan saat ini di atas panggung.


" Ini untuk mu baby" ucap Rifki seraya mengerlingkan mata nya pada Alea, membuat semua bersorak menyoraki Rifki yang menurut mereka sangat romantis karena mau melakukan apa pun untuk istri nya. Sedang kan Alea kini tersipu seraya menatap Rifki dengan tatapan penuh cinta. " Dan ini juga hadiah dari kami untuk ke dua mempelai, om Dimas dan Dela semoga kalian menyukai nya" tambah Rifki lagi membuat Dimas dan Dela tersenyum seraya menggeleng kan kepala mereka. Dimas dan Dela tak habis pikir dengan kelakuan mereka yang bisa - bisa nya berpikir untuk memberikan pertunjukan mereka sebagai hadiah pernikahan. Mending kalau mereka melakukan nya dengan persiapan, tapi mereka yakin kalau Rifki dan yang lain nya melakukan ini tanpa perencanaan sama sekali seperti biasa nya. Tapi Dimas dan Dela cukup penasaran juga dengan apa yang akan mereka lakukan saat ini.


Tak lama kemudian, suara musik terdengar menggema di seluruh ruangan pesta. Dan semua nya sangat mengenal lagu apa itu, lagu yang sempat terkenal beberapa tahun yang lalu.

__ADS_1


Jangan lupa like, vote dan komen. Jangan lupa juga klik tanda hati untuk menambahkan ke favorit kalian dan berikan hadiah yang buanyak untuk karya ini. Terima kasih 🙏🙏


__ADS_2