Kesucian Yang Direnggut ( Nara Untuk Aydan)

Kesucian Yang Direnggut ( Nara Untuk Aydan)
Bab 98


__ADS_3

Sementara di sisi yang lain nya, terlihat Angga yang sedang cemas menunggu kedatangan seseorang di dekat pintu masuk pesta. Terlihat dari tingkah nya yang sejak tadi beberapa kali melihat jam tangan yang melingkar di pergelangan tangan nya dengan sesekali celingukan ke arah kedatangan para tamu undangan.


" Kenapa dia lama sekali? Apa dia tidak jadi datang ya?" Gumam Angga dengan wajah yang terlihat cemas. " Tapi dia sudah berjanji pada ku kalau dia akan datang" gumam Angga lagi.


" Om lagi ngapain sih di sini?" Feyrin yang sejak tadi memperhati kan tingkah Angga merasa aneh dan memutus kan untuk bertanya langsung pada Angga.


" Fey, kamu ngagetin om aja tahu!" Angga yang sedang tidak fokus pun merasa kaget saat Feyrin menghampiri nya.


" Ish, masa gitu aja om kaget sih!" Feyrin malah tertawa melihat wajah Angga yang menurut nya terlihat lucu saat kaget barusan. " Memang om lagi ngapain sih? Tugas om kan bukan nyambut tamu, ngapain om ada di dekat pintu" Feyrin mengerut kan kening nya.


" Aku sedang menunggu seseorang, kamu anak kecil pergi sana. Nanti kak Yuki mencari mu!" Angga mengusir Feyrin dengan halus.


" Ish, om tega sekali pada ku!" Feyrin memberengut kesal. " Ya sudah selamat menunggu om" setelah mengatakan itu, Feyrin pun berlalu meninggal kan Angga yang kembali celingukan mencari orang yang sedang dia tunggu.


Suasana pesta semakin meriah saja seiring waktu yang berjalan menjelang siang, namun yang di tunggu oleh Angga pun tak kunjung muncul. Bahkan panggilan yang di lakukan Angga melalui ponsel nya pun tidak di angkat.


Angga cemas sekaligus kesal karena kekasih nya yang dia tunggu tidak kunjung datang, padahal dia sudah berjanji pada Angga akan datang pada hari pernikahan Alea dan Rifki hari ini.


" Tes tes" di saat Angga sedang bingung karena kekasih nya tak kunjung datang, di atas panggung terlihat Aydan yang memegang sebuah mikrofon di tangan nya. Membuat semua perhatian dari para tamu yang hadir di sana tertuju pada Aydan saat ini. " Maaf mengganggu kalian sebentar" Aydan kembali bersuara.

__ADS_1


Bahkan Nara yang tadi nya sedang asyik menyantap beberapa kuliner yang ada di sana di temani oleh Dinka dan Algi pun langsung menghenti kan aktifitas nya untuk melihat apa yang sedang di lakukan oleh suami nya itu.


Algi yang memang sudah lama tidak mengobrol dengan sahabat nya Nara itu, menghampiri bumil itu untuk dia ajak mengobrol. Sedangkan Dinka ada di sana karena di tugas kan oleh Aydan menemani Nara saat diri nya tadi berniat naik ke atas panggung tanpa mengatakan apa pun pada istri nya itu.


Awal nya Dinka menolak karena tidak mau kalau harus beradu argumen lagi dengan pria yang menurut nya menyebal kan itu, tapi Dinka tidak punya pilihan lain karena kak Aydan nya yang meminta nya. Apa lagi Aydan selaku mengancam Dinka dengan akan memulangkan nya kembali ke Bandung bila tidak menurut pada perkataan nya.


" Apa yang sedang di lakukan kak Aydan?" Dinka mengerut kan kening nya menatap Nara.


" Seperti nya kak Aydan ingin membalas kejadian di hari pernikahan kalian waktu itu" Algi ikut menimpali dengan kekehan di akhir kalimat nya. Membuat Dinka mendelik ke arah nya karena merasa tidak mengajak pria itu berbicara.


" Seperti nya begitu" Nara berkata dengan santai nya sambil terus memperhatikan suami nya yang ada di atas panggung tanpa ada niat untuk melarang nya seraya tangan nya masih sibuk menyuap kan makanan ke dalam mulut nya.


Sementara tak jauh dari tempat Nara, Algi dan Dinka, tampak Angga yang menghampiri Rifki dan Alea.


" Aku juga tidak tahu" Rifki mengangkat bahu nya acuh.


" Jangan - jangan kak Aydan mau membalas perbuatan kita waktu di acara pernikahan nya" Alea membulat kan ke dua bola mata nya.


" Itu bisa jadi" Angga mengangguk kan kepala nya dengan wajah yang tampak berfikir seraya menatap Aydan yang masih di atas panggung.

__ADS_1


" Aku di sini hanya ingin mengucap kan selamat ke pada dua saudara ku yang akhir nya bisa bersatu dalam satu ikatan cinta" Aydan tersenyum penuh arti menatap Rifki yang malah merasa perasaan nya tidak enak saat melihat Aydan yang seperti itu.


" Kalian tahu, ke dua mempelai kita itu sejak kecil tidak pernah akur dan selalu saja bertengkar seperti Tom and Jerry saja. Jadi aku fikir mereka tidak akan pernah cocok satu sama lain nya." Aydan terkekeh saat mengatakan nya yang di ikuti tawa renyah oleh seluruh tamu yang ada di sana termasuk seluruh anggota keluarga mereka.


" Nah, di sini aku hanya ingin memberitahu kan kalian kalau di balik pertengkaran mereka. Mereka itu sangat kompak dan saling peduli satu sama lain, kalian ingin melihat nya?" Tanya Aydan pada seluruh tamu dan mendapat kan sorakan dari semua nya.


" Ya, kami ingin melihat nya"


" Mau, kami mau lihat"


Begitulah kira - kira suara teriakan dari para tamu yang begitu antusias ingin melihat kekompakan ke dua mempelai.


" Apa yang sedang di rencanakan Aydan sebenar nya?" Ucap Rifki dengan suara pelan nya, namun masih bisa terdengar oleh Angga dan Alea.


" Aku juga tidak bisa menebak pikiran nya saat ini" Angga menatap Aydan dengan wajah yang tampak sedang berpikir.


" Aku juga sama, aku tidak bisa menebak pikiran kak Aydan saat ini" tambah Alea lagi seraya menghela nafas nya kasar. Pandangan Alea saat ini masih tertuju pada Aydan dengan pikiran nya yang sedang menerka - nerka.


" Baik lah, kalian dengar apa yang mereka ingin kan?" Aydan tersenyum penuh arti menatap Rifki dan Alea sehingga kini pandangan semua orang ikut tertuju pada ke dua mempelai pengantin yang terlihat salah tingkah karena ulah Aydan itu. " Kemari lah! Sekarang kalian tunjuk kan kekompak kan kalian!" Aydan tersenyum manis menatap Alea dan Rifki yang saat ini malah saling melempar pandangan satu sama lain nya dengan wajah yang seolah mencari jawaban dari diri mereka masing - masing.

__ADS_1


Mau tidak mau Alea dan Rifki pun naik ke atas panggung bersama - sama karena sejak tadi sorakan dan teriakan dari para tamu terdengar menggema menyemangati mereka untuk segera naik ke atas panggung. Rifki dan Alea tidak tahu apa yang di rencanakan oleh saudara sepupu nya itu untuk mereka, tapi yang pasti mereka harus siap dengan apa yang akan Aydan lakukan kepada mereka.


Jangan lupa like, vote dan komen. Jangan lupa juga klik tanda hati untuk menambahkan ke favorit kalian dan berikan hadiah yang buanyak untuk karya ini. Terima kasih 🙏🙏


__ADS_2