
" Berhenti di sini!" Ucap Feyrin saat mobil nya berada beberapa meter dari BS Corp.
" Kenapa, bukan kah ini masih terlalu jauh?" Angga menatap Feyrin dengan tatapan menyelidik sesaat setelah dia menginjak rem untuk menghentikan laju mobil yang di kendarai nya atas permintaan Feyrin.
" Ish, apa kamu ingin semua tahu kalau kita punya hubungan khusus ha?" Feyrin mendengus kesal. " Aku ingin bekerja dengan tenang seperti karyawan magang yang lain nya, aku tidak ingin di perlakukan istimewa karena status ku yang sebenar nya"
" Baik lah! Kamu kendarai mobil ini dan aku akan berjalan kaki ke perusahaan" Angga hendak melepas kan seat belt yang di pakai nya, namun Feyrin melarang nya.
" Stop, biar aku yang turun di sini dan berjalan. Ini hanya tinggal sedikit lagi kan" Feyrin menunjuk jalan yang memang jarak nya sudah lumayan dekat dengan perusahaan. " Aku ini hanya karyawan magang, tidak ada yang akan perduli dengan cara ku datang ke perusahaan. Sedangkan kamu, kamu itu wakil CEO di sini. Masa seorang wakil CEO jalan kaki ke perusahaan" tambah Feyrin lagi menjelas kan.
" Aku tidak perduli, lagi pula aku menjadi wakil CEO hanya tinggal dua hari lagi. Aku tidak mau melihat gadis yang aku cintai berjalan kaki dan kelelahan" Angga masih keukeh dengan pendirian nya.
" Ish, kamu jangan lebay deh! Aku sudah terbiasa berjalan jauh jika sedang bekerja, apa kamu tidak ingat saat kita ada di pantai Carita. Bukan kah aku berjalan dengan jarak yang lebih jauh dari ini?" Feyrin memberengut kesal. " Sudah lah, aku turun dulu! Sebelum ada yang melihat ku" Feyrin pun terburu - buru turun dari mobil dan langsung berjalan ke depan sebelum karyawan lain melihat nya.
" Aku tidak mungkin melupakan itu, itu adalah kenangan indah satu - satu nya yang aku punya dengan mu di Indonesia" gumam Angga seraya melihat punggung Feyrin yang semakin menjauh dari mobil nya.
Setelah di rasa Feyrin sudah cukup jauh berjalan, Angga pun kembali melaju kan mobil nya ke arah perusahaan untuk bekerja di sana.
Jam kerja pun di mulai setelah pukul delapan pagi waktu kota Paris, Feyrin yang sudah mulai bekerja langsung mengerjakan pekerjaan yang di berikan oleh karyawan senior di divisi keuangan seperti yang sudah di sepakati kemarin. Ceryl dan Emy juga bekerja di divisi itu sedangkan Diana dan Syasya bekerja di divisi yang lain nya.
" Kamu kerjakan ini, setelah selesai kamu kerjakan juga yang ini!" Seorang karyawan senior yang bernama Shania memberikan beberapa berkas ke hadapan Feyrin. " Dan kamu, kerjakan ini! Setelah itu kamu bisa istirahat sebentar sebelum kamu mengerjakan pekerjaan yang lain nya!" Ucap Shania lagi pada meja yang ada di samping Feyrin, di sana adalah tempat Ceryl bekerja.
__ADS_1
" Maaf kak, kenapa pekerjaan ku banyak sedangkan pekerjaan dia hanya sedikit?" Feyrin protes pada senior nya itu yang tidak adil menurut Feyrin.
" Terserah aku dong, mau melakukan apa pun kamu tidak berhak untuk protes seperti ini" Shania berkata dengan ketus nya.
" Ck, model kita mau protes ya! Kasihan" Ceryl berkata dengan nada mengejek nya. " Sudah aku katakan kalau manager di sini itu adalah kakak ku, jadi sudah pasti aku akan di perlakukan istimewa di sini" tambah Ceryl lagi dengan sombong nya.
" Aku tidak perduli ya, mau kakak mu manager atau CEO sekalipun. Tapi tetap saja karyawan magang harus bekerja selayak nya karyawan magang" Feyrin memutar bola mata nya malas.
" Sudah - sudah, kamu kerjakan saja pekerjaan mu! Lagi pula dia benar, manager di sini adalah kakak nya dan aku memberikan tugas yang lebih sedikit pada nya juga karena perintah beliau" Shania menghenti kan perdebatan antara Feyrin dan Ceryl karena takut akan terjadi keributan.
" Ish, ini tidak adil!" Feyrin memberengut kesal. " Kalau kalian tahu siapa aku, apa kalian akan masih memperlakukan ku seperti itu" batin Feyrin menatap tak suka ke arah Ceryl yang bersikap masa bodoh dengan tatapan Feyrin pada nya.
Feyrin dan yang lain nya terus bekerja dengan serius, sampai tak terasa ternyata jam istirahat hanya tinggal beberapa menit lagi.
" Baik lah, terima kasih!" Jawab Feyrin dengan ramah. " Ck, om Angga mau apa sih? Kenapa dia memanggil ku ke ruangan nya, apa dia mau semua orang di sini tahu hubungan kami" batin Feyrin mendengus kesal.
" Mau ke mana kamu? Jam istirahat masih beberapa menit lagi" Ceryl yang melihat Feyrin berdiri dari duduk nya, menahan Feyrin agar tidak pergi dari sana.
" Bukan urusan mu!" Feyrin berkata dengan nada ketus sambil melangkah kan kaki nya menjauh dari Ceryl yang menatap diri nya dengan tatapan penuh kebencian.
Tok
__ADS_1
Tok
Tok
Feyrin mengetuk pintu berwarna putih yang dia ketahui adalah ruangan Angga bekerja di perusahaan itu.
" Masuk!" Setelah mendengar suara dari dalam, Feyrin pun langsung membuka pintu di hadapan nya dan masuk dengan percaya diri.
" Kenapa kamu memanggil ku ke sini?" Ucap Feyrin ketus saat diri nya baru memasuki ruangan itu.
Di sana Angga sedang duduk sambil menatap penuh cinta pada Feyrin di balik meja kerja nya.
" Aku merindukan mu" jawab Angga enteng.
" Cih, kamu manggil ku ke sini hanya untuk mengatakan hal itu? Come on, apa kamu bisa bersikap serius sedikit?" Feyrin memutar bola mata nya malas. Jujur saja Feyrin sangat senang saat mendengar nya, tapi Feyrin sebisa mungkin menutupi rasa senangan nya itu.
" Kenapa? Apa aku salah karena merindukan gadis yang aku cintai?" Angga mengangkat sebelah alis nya.
" Tidak, tapi kamu harus tahu kalau ini kantor, tempat orang bekerja. Aku tidak mau ada yang salah paham pada kita" Feyrin mengatakan nya dengan nada kesal nya. " Sekarang katakan ada perlu apa, kalau tidak aku akan kembali lagi ke ruangan ku sekarang"
" Jangan! Kemarilah dan duduk lah dulu!" Angga pun berdiri dari duduk nya dan menghampiri Feyrin untuk mengajak gadis itu duduk di sofa yang ada di sana.
__ADS_1
" Aku bisa sendiri" Feyrin menepis tangan Angga yang menarik tangan nya, Angga pun melepas kan tangan nya dan membiarkan Feyrin melakukan nya sendiri dengan menahan rasa kecewa dalam hati nya karena sikap Feyrin yang masih saja ketus dan cuek kepada nya.
Jangan lupa like, vote dan komen. Jangan lupa juga klik tanda hati untuk menambahkan ke favorit kalian dan berikan hadiah yang buanyak untuk karya ini. Terima kasih 🙏🙏