
Nara kini sedang berjalan sambil sesekali dia tersenyum dan menyapa karyawan yang dia temui dengan senyum ramah di bibir nya. Tak lupa juga kotak makan siang yang tadi dia bawa, terlihat dia pegang dengan sesekali tersenyum membayang kan suami nya saat memakan makanan yang dia bawa itu.
Membutuh kan waktu yang agak lama untuk Nara saat ini berjalan menuju lift yang akan membawa nya ke lantai atas di mana ruangan suami nya itu berada karena Nara saat ini berjalan dengan pelan. Itu karena kehamilan Nara yang saat ini sudah sangat besar di usia kandungan nya yang baru saja menginjak usia enam bulan lebih itu.
Sebenar nya Nara datang ke perusahaan suami nya itu juga karena ingin mengajak Aydan untuk memeriksakan kandungan nya yang agak beda dari yang lain nya, Fika mertua nya juga bilang seperti itu karena saat diri nya mengandung Aydan dan Fariz dulu. Perut Fika tak sebesar itu saat usia kandungan nya menginjak usia kandungan Nara yang sekarang, sang bunda nya Nami juga mengatakan hal yang sama pada Nara. Jadi oleh karena itu Nara ingin memeriksakan kembali kandungan nya pada dokter, apa lagi Nara memang jarang sekali memeriksakan kandungan nya karena merasa tidak ada keluhan sama sekali yang dia rasakan.
Tok
Tok
Tok
Nara mengetuk pintu ruangan Aydan terlebih dahulu, padahal biasa nya dia main masuk saja ke sana tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu. Itu karena Nara tidak melihat Dela sang sekertaris yang biasa nya ada di depan, Nara berfikir mungkin saja Aydan saat ini sedang bertemu dengan tamu penting dan Dela berada di dalam juga untuk membantu Aydan saat ini.
" Masuk!" Terdengar suara Aydan dari dalam
Ceklek
Tak menunggu lama, Nara pun langsung membuka pintu yang ada di hadapan nya.
__ADS_1
" Sayang, kamu datang?" Aydan setengah kaget melihat istri nya datang ke tempat nya bekerja saat keadaan istri nya itu sudah hamil besar sendirian. Bukan apa - apa, Aydan hanya menghawatir kan keadaan Nara dan juga bayi nya. Aydan selalu khawatir dan cemas setiap kali istri nya itu berjalan dengan keadaan seperti itu.
" Ya, aku bosan hanya di rumah saja" Nara langsung melangkah kan kaki nya menghampiri Aydan yang juga berjalan ke arah Nara untuk membantu istri nya itu yang seperti sudah kesulitan saat berjalan.
" Tapi kan kamu bisa meberitahu ku dulu agar aku bisa menjemput mu" Aydan merangkul pinggang Nara dan memapah nya berjalan ke arah sofa.
" Ish, itu tidak perlu! Aku juga datang ke sini dengan pak sopir" Nara mengerucut kan bibir nya seraya menduduk kan diri nya dia atas sofa. " Oh ya, dimana Kak Dela? Kenapa dia tidak ada di luar, aku fikir dia ada di sini?" Nara mengerut kan kening nya.
" Kalau Dela, sudah beberapa Minggu ini jarang ada di meja nya. Dela lebih sering di ruangan om Dimas sekarang, seperti nya aku harus mencari sekertaris baru dan memindahkan meja kerja Dela ke dalam ruangan om Dimas" Aydan mendengus kesal.
" Aku setuju, asal kamu jangan mencari sekertaris wanita saja. Aku tidak akan mengizinkan nya" Nara memutar bola mata nya malas.
" Ish, untuk apa aku cemburu? Lagi pula aku tahu kamu tidak akan berpaling dari ku, bukti nya saja kamu tetap kembali pada ku walau pun sudah mau menikah dengan wanita lain saat itu" Nara berkata dengan nada cibiran.
" Ha ha ha!" Mendengar hal itu dari mulut istri nya tawa Aydan pecah. " Ck, kamu tahu saja kalau aku memang tidak akan bisa berpaling lagi dari mu" ucap Aydan setelah menghenti kan tawa nya.
" Tentu saja aku tahu, bukan kah kamu sendiri yang bilang pada ku" Nara melipat ke dua tangan nya di depan dada nya dengan penuh percaya diri.
" Ya, kamu benar sayang!" Aydan pun langsung memeluk istri nya itu dengan mesra, Nara pun membalas pelukan itu dengan senyum mengembang di bibir nya.
__ADS_1
" Apa kamu sudah lapar? Aku membawa kan makan siang untuk mu" Nara yang teringat dengan makanan yang dia bawa, langsung melepaskan pelukan di antara mereka dan langsung meraih kotak makan yang tadi ia letak kan di atas meja. " Semoga kamu suka, aku membuatkan makanan kesukaan mu" Nara membuka kotak makan siang itu dan menyaji kan nya di hadapan suami nya.
" Semua masakan kamu, pasti aku menyukai nya" ucap Aydan sambil menatap lapar pada makanan yang ada di hadapan nya. " Kamu juga makan ya, aku suapi!" Aydan pun langsung mengambil kotak makanan yang ada di hadapan nya dan mulai menyedok kan makanan itu. " Aaak" Aydan akan memasuk kan sendok berisi makanan itu pada mulut Nara.
" Tidak, biar kakak dulu yang memakan nya" Nara menggelengkan kepala nya, membuat Aydan kembali menurun kan sendok itu dan menyimpan kembali kotak makanan yang ada di tangan nya.
Kini Aydan menatap Nara dengan tatapan yang sulit untuk di artikan seraya memegang ke dua tangan Nara dan menggenggam nya.
" Kamu memanggil ku apa?" Ucap Aydan ingin memasti kan, sudah sangat lama sejak kejadian buruk itu terjadi. Nara tidak pernah lagi memanggil diri nya dengan sebutan ' kakak ' seperti itu. Sungguh Aydan sangat merindukan saat - saat Nara memanggil nya seperti itu.
" Kakak, apa ada yang salah?" Nara menaik kan sebelah alis nya.
" Tidak, aku hanya sangat senang karena sudah lama kamu tidak memanggil ku seperti itu" ada rasa haru yang tercetak di wajah tampan Aydan saat ini, bahkan mata Aydan kini terlihat berkaca - kaca karena rasa haru yang dia rasakan saat ini.
" Kakak senang? Kalau begitu aku akan memanggil kakak seperti itu terus" jujur saja Nara juga saat ini sangat senang dan terharu saat diri nya kini sudah mulai berani lagi memanggil Aydan dengan sebutan kakak seperti itu.
" Ya, aku suka!" Aydan mengangguk kan kepala nya. " Terus lah memanggil ku seperti itu" tambah Aydan lagi dengan senyum di bibir nya. "Setidak nya sampai kamu mengubah panggilan mu menjadi sayang atau daddy" Aydan terkekeh saat mengatakan nya.
" Aku akan memanggil mu kakak saja" ucap Nara dengan tersipu malu. Nara tentu saja belum siap untuk memanggil Aydan seperti itu saat ini, karena dia masih merasa malu. " Sudah lah, sekarang kita makan dulu saja" Nara langsung mengambil kotak makan yang tadi dia bawa dan memberikan nya pada Aydan untuk di makan suami nya itu.
__ADS_1
Jangan lupa like, vote dan komen. Jangan lupa juga klik tanda hati untuk menambahkan ke favorit kalian dan berikan hadiah yang buanyak untuk karya ini. Terima kasih 🙏🙏