
" Tes tes" ucap Aydan saat sudah ada mikrofon di tangan nya. Tak lupa juga Aydan melayangkan tatapan membunuh nya pada empat orang yang berdiri di samping nya sebelum dia maju ke depan dan mulai berbicara.
" Seperti yang kalian sudah tahu, aku di sini untuk istri tercinta ku Nara" Aydan menunjuk Nara dengan tangan nya. " Maaf, karena aku pernah menorehkan luka yang sangat besar di hidup mu!" Aydan menatap Nara dari kejauhan dengan wajah yang terlihat sendu. " Maaf karena aku pernah menempatkan mu dalam keadaan yang sangat sulit" Aydan menjeda ucapan nya, dan semua tampak menunggu ucapan Aydan selanjut nya dengan wajah yang serius " Dan aku juga ingin mengucapkan terima kasih karena akhir nya kamu mau menerima ku sebagai suami mu, kamu tahu aku sangat bahagia hari ini karena akhir nya kamu sudah menjadi milik ku dan tidak akan ada yang berani memisahkan kita mulai sekarang" Aydan terkekeh saat mengatakan nya membuat semua yang ada di sana ikut terkekeh terkecuali Nara yang terlihat serius mendengarkan ucapan Aydan dengan sejuta fikiran di benak nya.
" Dan untuk rasa terima kasih dan cinta ku pada mu, aku akan memberikan hadiah spesial untuk mu" Aydan tersenyum penuh arti seraya melangkah ke belakang di mana ada sebuah keyboard yang biasa di pakai para pengisi acara untuk dia gunakan.
Aydan memang bisa memainkan beberapa alat musik seperti keyboard dan gitar, karena selain pintar dalam pelajaran dan bisnis. Aydan juga sangat pandai dalam beberapa hal seperti musik dan olah raga yang menambah nilai plus pada diri nya.
" Aku akan menyanyikan sebuah lagu yang spesial untuk wanita yang sangat spesial di dalam hidup ku, istri ku tercinta Nara" Aydan menunjuk Nara seraya mengerlingkan mata nya membuat Nara salah tingkah dengan wajah yang sudah terlihat merona dengan detak jantung yang berdetak dengan kencang. Sungguh saat ini perasaan Nara tidak bisa di ungkapkan dengan kata - kata, perasaan haru, bahagia dan malu menjadi satu akibat ulah dari suami nya itu. Jujur saja Nara tidak menyangka bahwa Aydan akan melakukan hal yang mengejutkan untuk diri nya walaupun awal nya adalah sebuah keisengan dari Rifki dan yang lain nya
Sungguh Nara sangat tidak menyangka bahwa pria yang kini sudah menjadi suami nya itu melakukan hal yang sangat romantis untuk diri nya. Hati Nara kini terasa menghangat dengan mata yang sudah berkaca - kaca melihat perlakuan manis dari suami nya itu.
" Itu Kamu, lagu dari Rey bong akan aku nyanyikan untuk mu. Karena yang selalu ada di sini" Aydan menunjuk dada nya sendiri " itu kamu" Aydan menatap Nara dari kejauhan dengan tatapan penuh cinta di mata nya membuat hati Nara semakin bergetar di buat nya.
Aydan pun langsung menekan beberapa not lagu pada keyboard yang ada di hadapan nya dan langsung terdengar mengalun indah oleh semua orang yang ada di sana.
Tunggulah sebentar aku di sini
Ku kan terbang dan kembali
Ku petik bintang yang paling terang
Jadi mahkota untuk mu
Meski jarak nya berjuta cahaya
Terlalu mudah untuk ku
Karena ku tahu, setiap waktu
Lebih berharga dengan mu
Dengarlah bisikan ku
__ADS_1
Puisiku
Jika ada yang paling sayang, itu diriku
Selalu ada untuk mu, itulah diri ku
Yang berjuang untuk setia, itu aku
Karena yang paling berharga, itu kamu
Dengarlah bisik ku, itu kamu
Kan ku rubah dunia
Jadi tempat yang paling terindah
Ku persembahkan untuk mu ( untuk mu)
Lewat sebuah lagu
Selaku ada untuk mu, itulah diri ku
Yang berjuang untuk setia, itu aku ( itu aku)
Karena yang paling berharga itu kamu
Itu diri ku
( Selalu ada) Selalu ada untuk mu, itulah diri ku ( itulah diri ku)
Yang berjuang untuk setia, itu aku ( itu aku)
Karena yang paling berharga, itu kamu
__ADS_1
Dengarkan lah
( Itu kamu), itu kamu, oh oh
( Dengarkan lah) itu kamu
Suara riuh tepuk tangan terdengar menggema di seluruh ruangan seiring selesai nya lagu yang Aydan nyanyi kan. Suara Aydan memang lumayan bagus saat bernyanyi sehingga semua nya tampak menik mati dan ikut bernyanyi di bagian reff lagu tadi. Begitu pun Rifki, Angga dan Alea yang ikut bergabung di awal lagu membantu mengiringi lagu yang di bawakan Aydan dengan memainkan beberapa alat musik yang mereka kuasai.
Angga yang memainkan bass, Alea gitar dan Rifki drum, sedangkan Dela menjadi backing vokal saja karena dia tidak begitu bisa memainkan alat musik.
Nara juga terlihat sangat senang sekaligus terharu melihat permainan suami dan saudara nya bermain musik dan bernyanyi untuk diri nya.
Setelah selesai di atas panggung Aydan pun langsung turun dari panggung dan melangkah kan kaki nya kembali mendekati Nara yang sedang menatap nya dengan tatapan yang sulit untuk di artikan. Semua mata masih menatap ke arah nya karena ingin tahu apa yang akan di lakukan Romeo itu selanjut nya.
" Kamu suka?" Aydan tersenyum manis menatap Nara yang menganggukan kepala nya dengan tersipu malu. " Itu semua isi hati ku, aku akan selalu ada untuk mu, selalu setia pada mu karena yang paling penting dalam hidupku adalah kamu" Aydan pun mengecup kening Nara dengan mesra membuat sorakan lagi - lagi terdengar riuh di seluruh ruangan pesta.
Nara yang merasa malu pun langsung menyembunyikan wajah nya yang semakin merona ke dalam dada bidang Aydan dan Aydan pun langsung mendekap tubuh mungil istri nya itu dan tindakan mereka tersebut membuat sorakan semakin riuh saja di ruangan itu.
Tak lama, suasana sudah kembali tenang karena pertunjukan juga sudah berakhir. Semua tampak menikmati pesta dengan kesibukan mereka masing - masing, begitu pun Aydan dan Nara yang sedang duduk di atas pelaminan Menik mati suasana pesta yang masih ramai walaupun para tamu yang datang sudah mulai berkurang.
" Terima kasih!" Nara menatap Aydan yang sedang duduk di samping nya sambil tangan nya yang tak lepas dari tangan Nara.
" Kamu tidak perlu berterima kasih karena masih banyak yang harus aku lakukan untuk menebus kesalahan ku pada mu waktu itu" Aydan tersenyum manis membuat Nara mengerutkan kening nya menatap senyum Aydan yang mengingatkan nya pada seseorang.
" Oh ya, kemana Ayan ya? Kenapa dia tidak datang ke acara pernikahan ku?" Batin Nara tampak berfikir.
" Ada apa sayang? Kenapa kamu telihat bingung?" Aydan menatap Nara dengan tatapan menyelidik.
" Ah tidak, aku hanya sedang memikirkan sesuatu" ucap Nara masih tampak berfikir.
" Memikirkan sesuatu, apa?" Aydan semakin penasaran dengan apa yang sedang di fikirkan oleh istri nya itu.
" Kemana Ayan?"
__ADS_1
Nah lho, Aydan akan jawab apa coba?🤣🤣
Jangan lupa like, vote dan komen. Jangan lupa juga klik tanda hati untuk menambahkan ke favorit kalian dan berikan hadiah yang buanyak untuk karya ini. Terima kasih 🙏🙏