Kesucian Yang Direnggut ( Nara Untuk Aydan)

Kesucian Yang Direnggut ( Nara Untuk Aydan)
Bab 99


__ADS_3

Mau tidak mau Alea dan Rifki pun naik ke atas panggung bersama - sama karena sejak tadi sorakan dan teriakan dari para tamu terdengar menggema menyemangati mereka untuk segera naik ke atas panggung. Rifki dan Alea tidak tahu apa yang di rencanakan oleh saudara sepupu nya itu untuk mereka, tapi yang pasti mereka harus siap dengan apa yang akan Aydan lakukan kepada mereka.


" Apa yang sebenar nya kamu rencanakan ha?" Bisik Rifki tepat di telinga Aydan saat diri nya dan Alea sudah naik ke atas panggung menghampiri Aydan yang sejak tadi tak berhenti mengembangkan senyum nya.


" Aku tidak punya rencana apa pun, aku hanya ingin semua orang tahu kalau kalian sangat kompak dan saling mencintai dari dulu" jawab Aydan dengan santai nya.


" Terima kasih pada ke dua mempelai yang sudah mau naik ke atas panggung ini" Aydan kembali berbicara menggunakan mikrofon yang ada di tangan nya. " Bukan kah kalian ingin lihat kekompak kan ke dua nya? Baik lah kita mulai saja dengan langsung meminta mereka untuk menunjuk kan nya" tambah Aydan lagi.


" Sekarang, aku ingin kalian menyatakan perasaan kalian satu sama lain nya di hadapan semua para tamu undangan yang hadir di sini. Terserah bagai mana cara kalian mengeksfresi kan nya, mau dengan pernyataan secara lisan, nyanyian, puisi, atau mungkin dengan tindakan?" Aydan menaik turun kan alis nya lucu seraya tersenyum menggoda pada Rifki dan Alea yang tampak saling pandang dengan tatapan yang sama - sama terlihat kaget dengan apa yang di katakan oleh Aydan barusan. Sedangkan para tamu semakin bersorak saat mendengar ucapan Aydan barusan.


" Bagai mana? Apa kalian siap untuk melakukan nya?" Ucap Aydan lagi karena Rifki dan Alea masih sama - sama terdiam.


" Baik lah, akan aku lakukan!" Rifki pun langsung merebut mikrofon yang ada di tangan Aydan dengan kasar. " Ayo kita cepat selesai kan ini!" Tambah Rifki lagi sebelum dia benar - benar menggunakan mikrofon yang ada di tangan nya.


" Ayo kak Rifki, semangat!" Nara berteriak memberikan semangat nya pada kakak sepupu nya itu.

__ADS_1


" Iya kak Rifki, semangat!" Tambah Dinka dengan sama berteriak.


" Tunjuk kan cinta mu pada kak Alea!" Feyrin ikut berteriak, membuat semua tamu yang ada di sana ikut berteriak termasuk para tetua yang juga sedang menyaksikan mereka dengan tak kalah antusias dengan para anak - anak mereka.


" Baik lah, aku akan memulai nya" ucap Rifki dengan penuh percaya diri. " Sayang, kemari lah!" Rifki memanggil Alea agar lebih dekat lagi dengan diri nya. Membuat para tamu yang ada di sana bersorak saat mendengar Rifki yang memanggil Alea dengan sebutan sayang, sedang kan Alea kini tersipu malu dengan wajah nya yang sudah merona seperti tomat yang sudah masak seraya melangkah kan kaki nya menghampiri suami nya itu.


" Alea, aku tahu dulu kita selalu bertengkar dan saling mengusili satu sama lain. Ya terutama aku yang selalu berbuat usil kepada mu" Rifki terkekeh di akhir kalimat nya membuat semua orang yang tadi nya sedang serius untuk mendengarkan apa yang akan di ucap kan oleh Rifki pada Alea saat itu ikut terkekeh.


" Tapi percaya atau tidak, itu adalah cara ku untuk menunjuk kan cinta ku pada mu" Rifki menatap serius wajah Alea yang juga sedang menatap nya. " Aneh memang, tapi begitu lah aku. Aku memang tidak pandai mengeksfresi kan perasaan ku pada orang yang aku cintai. Tapi percaya lah, cinta ku pada mu sangat besar. Mungkin mengalah kan cinta mu kepada ku, dan aku bisa pasti kan kalau cinta ku sangat besar terhadap mu, sejak dulu sampai saat ini. Semua nya tidak akan pernah berubah" semua tamu yang mendengar kan terutama para tamu wanita terdengar berteriak mengiringi ucapan Rifki barusan pada Alea yang menurut mereka terdengar sangat romantis.


" I Love You Alea, my wife" Rifki meraih tangan Alea dan mulai mendekat kan wajah nya pada wajah Alea yang tampak tersenyum kepada nya.


Rifki pun mendarat kan satu kecupan pada kening Alea membuat semua orang semakin berteriak menyoraki apa yang sedang di lakukan oleh Rifki pada Alea.


" I Love You too, my hubby" Alea membalas ucapan Rifki setelah Rifki melepaskan kecupan nya pada kening Alea. " Aku harap cinta mu pada ku tidak akan pernah berkurang sampai kapan pun, karena aku juga akan seperti itu" tambah Alea lagi dengan senyum manis yang mengembang di wajah cantik nya.

__ADS_1


" Aku berjanji, cinta ku tidak akan pernah berkurang. Malah mungkin akan semakin besar setiap hari nya saat aku berada di dekat mu" jawab Rifki yang lagi - lagi membuat teriakan histeris dari para tamu terdengar.


Setelah itu, acara pun berlangsung sangat meriah karena Nara yang melihat Rifki melakukan dan mengatakan hal - hal yang sangat romantis membuat diri nya juga ingin di perlakukan seperti itu. Sehingga membuat Aydan mau tidak mau harus mewujudkan keinginan bumil itu dan melakukan hal - hal romantis seperti apa yang Rifki lakukan tadi.


Hal itu tentu saja menjadi hiburan tersendiri bagi para tamu dan ke dua mempelai pengantin, karena Aydan yang tadi nya ingin mengerjai mereka berdua, kini juga harus terjebak dengan permainan nya sendiri karena permintaan Nara yang tidak mungkin di tolak oleh Aydan karena alasan ngidam dan keinginan dedek bayi mereka. Namun Aydan juga melakukan nya dengan senang hati karena mau kapan pun atau di mana pun, Aydan selalu siap untuk menunjuk kan rasa cinta nya pada sang istri tercinta nya.


🍓🍓🍓🍓🍓🍓🍓


Malam hari nya, setelah pesta pernikahan selesai, Alea dan Rifki Menik mati makan malam bersama dengan keluarga Alea di rumah besar keluarga Wilantara. Tentu saja Rifki tidak canggung sama sekali, karena ini bukan lah pertama kali dia melakukan nya. Namun ini juga pertama kali bagi diri nya makan malam bersama di keluarga itu sebagai menantu keluarga itu.


Makan malam, malam ini terasa lebih meriah dengan kehadiran Rifki dan sikap tengil nya, dan itu membuat keluarga itu merasa sangat senang. Apa lagi kini Alea sudah mempunyai suami yang baik dan sangat mencintai putri nya itu.


Setelah selesai makan malam, Rifki dan Alea pun kembali ke kamar Alea untuk beristirahat di sana. Rifki dan Alea sudah berganti pakaian sejak tadi sore setelah acara pesta sekesai dan kini ke dua nya memakai pakaian rumahan yang biasa mereka kenakan jika di rumah. Rifki dengan kaos oblong dan celana pendek selutut nya sedangkan Alea memakai kaos yang terlihat pas di tubuh nya dengan celana pendek di atas lutut melengkapi nya.


" Kakak ingin tidur sekarang?" Ucap Alea ragu saat mereka sudah berada di kamar milik Alea, kini ke dua nya sedang duduk di pinggir tempat tidur dengan posisi mereka yang duduk berdampingan. Jujur saja perasaan Alea saat ini sangat gugup karena bagai mana pun ini adalah malam pertama mereka setelah sah menjadi suami istri, kalau pun mereka pernah melakukan hal intim itu bukan kah Alea tidak mengingat nya sama sekali? Jadi wajar saja jika Alea gugup saat ini.

__ADS_1


Begitu pun Rifki yang entah kenapa perasaan nya saat ini sangat gugup, terbukti saat ini detak jantung nya berdetak lebih kencang dari biasa nya. Sekolebat bayangan saat diri nya dengan terpaksa harus menjadi pelampiasan naf su dan gai rah Alea pada malam itu membuat tubuh nya panas dingin tak menentu.


Jangan lupa like, vote dan komen. Jangan lupa juga klik tanda hati untuk menambahkan ke favorit kalian dan berikan hadiah yang buanyak untuk karya ini. Terima kasih 🙏🙏


__ADS_2