Kesucian Yang Direnggut ( Nara Untuk Aydan)

Kesucian Yang Direnggut ( Nara Untuk Aydan)
Bab 168


__ADS_3

Sementara di Indonesia


Hari ini Algi memutus kan untuk datang ke Balendra Corp untuk menemui Aydan, hari ini adalah hari pertama diri nya akan meyakin kan Aydan tentang kesungguhan nya mencintai Dinka. Algi sudah memikir kan hal ini seharian kemarin, bagai mana cara nya untuk diri nya bisa meyakin kan Aydan agar dia mau memberikan restu nya untuk bersama dengan Dinka.


Ceklek


Baru saja Algi hendak mengetuk pintu ruang kerja Aydan, pintu sudah terbuka dari luar membuat Algi mengurung kan niat nya.


" Waw, kak Aydan keren! Kakak bisa tahu kalau aku akan datang ke sini" Algi terkekeh saat mengatakan nya.


" Kau, sedang apa kau di sini?" Aydan mengerut kan kening nya menatap Algi yang baru saja datang ke perusahaan nya, padahal Aydan pikir, dia tidak ada janji dengan sahabat istri nya itu.


" Ish, apa kakak lupa? Tentu saja aku ingin memulai usaha ku untuk mendapat kan restu dari mu" jawab Algi dengan enteng nya.


" Oh itu, kalau tidak ada yang lebih penting. Lebih baik kau pergi saja dan kembali lagi lain hari. Ada yang lebih penting saat ini" Aydan mulai melangkah kan kaki nya menuju ke arah lift dengan terburu - buru tanpa menghirau kan Algi sama sekali.


" Eh, tunggu aku!" Algi pun menyusul langkah Aydan. " Ini juga penting bagi ku kak, memang ada hal penting apa sih kak?" Ucap Algi setelah dia berhasil menyusul Aydan yang sudah memasuki lift dan memencet tombol yang ada di sana.


" Kalau kau ingin tahu, ikut dengan ku! Aku harus menemui Rifki secepat nya" jawab Aydan dengan singkat.


" Baik lah, aku akan ikut!" Putus Algi pada akhir nya. Algi sangat penasaran dengan hal penting yang di katakan oleh Aydan barusan, dan yang membuat Algi semakin penasaran adalah saat melihat wajah Aydan sekarang yang tersirat raut kekhawatiran dan kesedihan. Walau pun saat ini Aydan sedang berusaha menyembunyi kan nya tapi Algi bisa melihat itu semua dengan jelas.


" Sebenar nya apa yang sudah terjadi?" Batin Algi menatap Aydan dengan wajah yang penasaran.


Lima belas menit waktu yang di tempuh oleh Aydan dan Algi sampai ke Saputra Corp dengan kecepatan yang lumayan tinggi, Aydan sangat terburu - buru ingin segera bertemu dengan Rifki seperti nya.


Tok

__ADS_1


Tok


Tok


Aydan mengetuk pintu ruangan Rifki saat diri nya dan Algi tepat berada di depan pintu berwarna coklat itu.


"Masuk!" Terdengar suara Rifki dari dalam


Ceklek


Aydan pun membuka pintu itu dan langsung masuk untuk menemui saudara sepupu nya itu.


" Apa kamu sudah mendengar nya?' Rifki yang seperti nya baru saja menerima panggilan di ponsel nya bertanya pada Aydan. Terlihat kini Rifki sedang memegang ponsel di tangan nya dengan wajah yang terlihat sulit untuk di artikan.


" Ya, daddy tadi menelpon ku" Aydan mengangguk lesu.


" Apa kamu akan pergi?" Tanya Aydan.


" Seperti nya begitu, aku ingin melihat nya secara langsung" jawab Rifki dengan wajah yang semakin sedih.


" Sebenar nya apa yang terjadi? Kenapa wajah kalian seperti itu? Dan kalian akan pergi ke mana?" Algi semakin bingung saja saat ini.


" Ah, kamu datang?" Rifki yang kurang berkonsentrasi sampai tidak menyadari keberadaan Algi di sana.


" Ah ya, aku lupa kalau kamu ikut dengan ku" Aydan menggaruk tengkuk nya yang tidak gatal.


" Ish, kalian kejam sekali! Bisa - bisa nya kalian melupakan keberadaan ku. Memang nya aku hantu apa sampai - sampai kalian tidak melihat ku" Algi mendengus kesal.

__ADS_1


" Maaf, kami hanya sedang bingung dan sedih saja" ucap Rifki.


" Apa yang kalian sedih kan? Cepat beri tahu aku, jangan membuat ku semakin penasaran saja" ucap Algi dengan tidak sabar nya.


" Om Angga kecelakaan" ucap Aydan dengan wajah yang semakin sedih, " dan keadaan nya sedang kritis. Aku juga bingung bagai mana cara nya mengatakan ini pada istri kami, mereka pasti akan sangat terpukul apa lagi kamu tahu keadaan mereka seperti apa" ucap Aydan menjelas kan


" Apa? Bagai mana bisa?" Algi terlihat kaget dengan wajah yang ikut sedih. Bagai mana pun dia cukup dekat juga dengan Angga, walau pun tidak sedekat Aydan dan yang lain nya.


" Kami juga belum tahu kronologis nya, daddy hanya mengatakan kalau keadaan om Angga saat ini kritis dan sedang di oprasi" Rifki yang menjawab.


" Jadi, sekarang rencana kalian apa?" Algi mengangkat alis nya sebelah. " Aku akan membantu sebisa ku"


" Yang pasti, Nara dan Alea juga harus tahu ini. Walau pun ini akan berat untuk mereka" ucap Aydan mantap.


" Ya, kamu benar! Lebih baik sekarang kita ke mansion. Kebetulan Alea tadi menelpon ku dan mengatakan kalau dia pergi ke mansion hari ini" Rifki mengangguk kan kepala nya.


" Baik lah tunggu apa lagi? Kita ke mansion sekarang" Algi terlihat bersemangat untuk pergi ke mansion, karena Algi pikir dia akan bertemu dengan Dinka di sana.


" Dinka pergi kuliah, apa dia tidak memberi tahu mu" melihat Algi yang bersemangat, Aydan pun mengatakan hal itu karena dia tahu persis apa yang di pikir kan oleh bocah di hadapan nya.


" Ish, kak Aydan tahu saja apa yang aku pikir kan" Algi terkekeh saat mengatakan nya sedang kan Rifki tampak menggeleng kan kepala nya melihat kelakuan Algi yang seperti itu.


Mereka bertiga pun tak menunggu lama langsung pergi ke mansion untuk menemui Alea dan Nara di sana, mereka akan menyampai kan berita buruk itu walau pun pasti nya akan membuat mereka sangat terpukul.


Bukan apa - apa mereka merasa khawatir pada Nara dan Alea, kita tahu pasti kalau saat ini Nara sedang hamil besar dan tinggal menunggu hari untuk melahir kan bayi kembar nya. Dan Aydan tidak mau sesuatu buruk terjadi sebelum hari itu karena berita buruk yang akan mereka sampai kan.


Begitu pun Alea yang kondisi tubuh dan kandungan nya lemah, sehingga tidak bisa menerima kabar buruk yang bisa membahayakan Alea dan bayi dalam kandungan nya. Kita masih ingat saat Alea mendengar kabar tentang kepulangan Feyrin yang di sebab kan oleh perlakuan kasar yang di lakukan oleh Angga, saat itu Alea langsung tak sadar kan diri karena terlalu emosional dan kelelahan.

__ADS_1


Jangan lupa like, vote dan komen. Jangan lupa juga klik tanda hati untuk menambahkan ke favorit kalian dan berikan hadiah yang buanyak untuk karya ini. Terima kasih 🙏🙏


__ADS_2