Kesucian Yang Direnggut ( Nara Untuk Aydan)

Kesucian Yang Direnggut ( Nara Untuk Aydan)
Bab 128


__ADS_3

Lima belas menit berlalu, Angga masih saja mengikuti Lula yang pergi dengan menggunakan sepeda motor bersama dengan pria yang tidak dia kenal. Tak lama sepeda motor itu ternyata masuk ke dalam parkiran sebuah apartemen yang lumayan mewah, dan Angga tahu persis di mana itu. Itu adalah apartemen yang dia berikan untuk Lula tinggali karena Lula mengaku diri nya tinggal di Jakarta seorang diri dan beberapa bulan yang lalu, Lula di usir dari kontrakan kecil nya karena tidak mampu membayar uang sewa nya. Semua uang yang dia hasil kan dengan bekerja di sebuah perusahaan habis untuk membayar biaya rumah sakit ibu nya. Setidak nya itu yang dia katakan pada Angga.


Karena merasa kasihan, Angga pun memberi kan apartemen milik nya yang dia beli dengan uang hasil kerja nya sendiri. Karena Angga tidak mungkin memberikan apartemen yang di berikan oleh mama dan papa nya.


Lula dan pria itu masuk ke dalam gedung apartemen itu, dan tanpa mereka sadari Angga mengikuti mereka dari belakang.


" Apa benar yang di katakan Alea saat itu? Ternyata Lula menghianati ku, dasar kurang ajar" Angga tampak mengepal kan tangan nya dengan kuat dengan rahang nya yang terlihat mengeras. Mata Angga kini menatap tajam pada Lula dan pria yang Angga tidak tahu siapa itu memasuki apartemen milik nya dan langsung menutup pintu nya dengan rapat.


Sepuluh menit, Angga sengaja menunggu di luar, sebelum dia memasuki apartemen milik nya itu. Angga ingin melihat apa yang di lakukan mereka di dalam dan ingin menangkap basah ke dua nya.


" Berengsek! Seperti nya apartemen ku di jadi kan tempat maksiat oleh mereka. Kamu bodoh Angga" gumam Angga sebelum dia membuka pintu di hadapan nya.


Bukan hal sulit untuk Angga masuk ke dalam, karena diri nya tahu persis pasword untuk membuka kunci nya yaitu hari di mana diri nya di lahir kan ke dunia ini dari rahim mama nya.


Angga pun langsung menekan beberapa tombol yang ada di sana.


Ceklek

__ADS_1


Pintu pun berhasil terbuka oleh Angga, tak menunggu lama Angga pun langsung masuk ke dalam apartemen nya. Sepi, tidak ada satu orang pun di ruang tamu apartemen itu. Namun ada beberapa suara yang terdengar menjijik kan di telinga Angga dari arah kamar nya, Angga pun langsung mengikuti asal suara itu dan langsung membuka pintu kamar yang tak tertutup rapat itu dengan cukup kasar.


Brrakk


Suara itu mengagetkan sepasang kekasih yang sedang melakukan pergumulan panas di sana dengan keadaan ke dua nya yang setengah telanjang, seperti nya mereka baru saja melakukan pemanasan sebelum berolah raga yang akan membuat ke dua nya merasakan kenikmatan yang tiada dua nya.


" A Angga!" Lula tampak membulatkan ke dua bola mata dan juga mulut nya saat melihat siapa yang datang saat ini.


" Ya, ini aku. Apa kalian terkejut,?" Ucap Angga menatap tajam pada ke dua orang yang ada di hadapan nya. " Aku tidak menyangka kamu semurahan itu, dan yang tak aku habis pikir adalah. Bisa - bisa nya kamu melajukan maksiat itu di apartemen milik ku, cih sungguh menjijik kan" tambah Angga lagi dengan amarah yang tercetak di wajah tampan nya.


" Maaf kan aku, ini bukan seperti yang kamu pikir kan" Lula dengan wajah panik nya langsung menghampiri Angga setelah membenar kan pakaian bagian atas nya yang sudah hampir terlepas dari tubuh nya. Sedangkan pria yang bersama dengan Lula juga dengan tergesa - gesa memakai baju bagian atas nya yang sudah dia lepas dan ikut turun dari atas tempat tidur nya.


" Biar kami pergi sendiri!" Ucap pria yang bersama dengan Lula tadi sambil menarik tangan Lula yang seolah enggan untuk beranjak dari sana


" Tidak Angga, kamu tidak bisa melakukan ini pada ku. Aku sangat mencintai mu, dan bukan kah kamu juga selalu mengatakan kalau kamu sangat mencintai ku" Lula menangis di hadapan Angga yang membuat Angga semakin muak dengan wanita itu.


" Cinta kamu bilang?" Angga mencengkram kuat rahang Lula, sehingga membuat wanita itu meringis kesakitan. " Setelah kamu menghianati ku, berani nya kamu mengatakan soal cinta di hadapan ku" Angga berkata dengan nada mengancam dan wajah yang di penuhi amarah. " Kalau kamu ingin selamat, jangan pernah menampak kan lagi wajah mu di hadapan ku. Atau aku tidak tahu apa yang akan aku lakukan pada mu dan kekasih menjijik kan mu itu!" Angga menghempas kan tubuh Lula dengan sangat kasar sehingga tubuh Lula tersungkur di atas lantai marmer yang sangat dingin dengan tubuh yang bergetar hebat. Sungguh Lula baru kali ini melihat sisi Angga yang seperti itu, dan itu cukup membuat Lula tidak mau lagi berurusan dengan pria itu.

__ADS_1


Lula tidak menyangka kalau Angga akan semurka itu pada diri nya, karena setahu diri nya Angga adalah pria yang lembut dan penuh cinta. Bahkan selama hubungan mereka berlangsung Angga bahkan tidak pernah sekali pun memarahi diri nya, tapi kali ini Lula benar - benar di buat terkejut dengan sikap Angga yang seperti itu.


" Aku akan kembali lagi nanti sore, dan pasti kan tidak ada satu barang pun milik mu yang tertinggal di sini!" Setelah mengatakan hal itu Angga dengan terburu - buru pergi dari sana. Angga teringat akan Feyrin yang akan pergi meninggalkan kota itu untuk waktu yang sangat lama. Angga sungguh tidak akan rela bila Feyrin sampai pergi tanpa diri nya yang sempat mengucap kan kata maaf pada gadis itu. Angga pun berlari menuju ke arah mobil nya dengan wajah yang masih di penuhi amarah.


" Maaf kan aku Fey, aku memang salah karena di buta kan oleh cinta. Aku harap kamu mau memaafkan ku" gumam Angga seraya menancap gas mobil nya dengan kecepatan tinggi menuju rumah keluarga Saputra.


Dua puluh menit yang di perlukan oleh Angga sampai di rumah keluarga Saputra, tak menunggu lama Angga pun langsung masuk ke dalam rumah itu dan memanggil nama Feyrin.


" Feyrin, Fey, apa kamu ada di dalam?" Angga berteriak seraya berjalan menuju kamar tamu yang dia tahu di tempati oleh Feyrin.


Tok


Tok


Tok


" Fey, buka pintu nya Fey. Aku ingin bicara" Angga mengetuk pintu kamar Feyrin dengan lumayan keras.

__ADS_1


" Om Angga, apa yang om lakukan di sini?" Alea yang baru saja pulang dari perusahaan nya bersama dengan suami nya Rifki tampak kaget dengan kehadiran Angga di rumah mereka, apa lagi saat ini Angga berteriak memanggil Feyrin dengan wajah yang terlihat panik.


Jangan lupa like, vote dan komen. Jangan lupa juga klik tanda hati untuk menambahkan ke favorit kalian dan berikan hadiah yang buanyak untuk karya ini. Terima kasih 🙏🙏


__ADS_2