
Sementara itu di tempat lain nya, tepat nya di kafe milik Algi, terlihat Dinka yang berdiri di depan pintu ruang kerja Algi sambil memegang kotak kue yang dia bawa untuk dia berikan pada Algi. Setelah melewati beberapa hari yang menyenang kan dengan Algi, Dinka memutus kan untuk mengatakan soal perasaan nya pada Algi hari ini.
Dinka sengaja membuatkan kue kesukaan Algi untuk pria itu makan sebagai tanda cinta nya pada Algi. Sungguh saat ini Dinka sangat gugup karena ini pertama kali nya dia menyatakan cinta pada pria, karena biasa nya selalu pria yang menyatakan cinta mereka pada Dinka.
Tok
Tok
Tok
Dinka perlahan mengetuk pintu berwarna coklat di hadapan nya dengan wajah yang terlihat ragu dan cemas.
" Masuk!" Terdengar suara Algi dari dalam sana.
Ceklek
Dinka pun langsung membuka pintu yang ada di hadapan nya itu dengan hati yang berdebar sangat kencang. Jujur saja saat ini Dinka merasa gugup dan tegang saat ini.
" Dinka? Kamu datang lagi?" Algi mengerut kan kening nya menatap Dinka. Selama beberapa hari ini Dinka memang selalu datang ke kafe milik Algi itu walau hanya untuk sekedar minum teh atau jus yang di jual di sana.
" Ya, aku membawa ini untuk kakak" Dinka mengangkat kotak kue yang dia bawa.
" Apa itu kue lagi?" Ini adalah ke empat kali nya Dinka membawakan kue untuk Algi. Algi sempat heran dan bertanya kenapa gadis itu sering sekali membawakan kue untuk diri nya, dan tak jarang juga Dinka ke sana membantu pekerjaan Algi di kafe milik nya.
__ADS_1
" Ya, semoga kamu tidak bosan" Dinka nyengir kuda memperlihat kan deretan gigi putih nya.
" Aku tentu saja tidak bosan, hanya saja apa kamu tidak repot jika harus membuat kue untuk ku?" Algi merasa tidak enak.
" Tentu saja tidak, aku justru senang melakukan nya" Dinka tersenyum manis seraya melangkah mendekati meja Algi dan meletak kan kue yang dia bawa di sana. " Sebenar nya, ada yang ingin aku sampai kan pada mu. Aku harap kamu tidak marah setelah aku mengatakan nya" Dinka terlihat ragu saat mengatakan nya.
" Apa? Seperti nya sangat penting" Algi mengerut kan kening nya.
" Ya, ini memang sangat penting bagi ku" ucap Dinka seraya mengangguk mantap.
" Katakan! Aku jadi penasaran dengan hal penting yang kamu maksud itu" Algi menatap intens gadis yang ada di hadapan nya itu.
" Aku...emm aku" Dinka masih ragu untuk mengatakan perasaan nya.
" Aku apa hem?" Algi semakin menatap serius pada Dinka dengan wajah yang semakin penasaran.
Sedang kan Algi tampak membulat kan ke dua bola mata nya dengan wajah yang kaget dan tak percaya saat mendengar kan ucapan Dinka barusan, sampai - sampai Algi tidak bisa berkata apa - apa saat ini.
" Kak, kak Algi kenapa diam? Bagai mana, apa kamu mau menerima ku?" Dinka membuka mata nya karena tidak mendengar suara dari pria yang dia ajak bicara itu, Dinka takut kalau pria itu meninggal kan nya sendiri di tempat itu. Lagian juga, siapa yang menyuruh Dinka menutup mata nya🤣🤣
" A aku, bagai mana ya?" Algi menggaruk tengkuk nya yang tidak gatal. Jujur saja Algi saat ini merasa tak percaya karena bisa - bisa nya gadis yang selama ini selalu datang menemui nya ternyata menaruh perasaan pada diri nya. Padahal Algi selama ini sudah menganggap Dinka seperti adik nya sendiri karena bagai mana pun juga Dinka adalah saudara dari Nara, wanita yang merupakan sahabat nya sekaligus wanita yang pernah menempati hati nya.
" Bagai mana? Kamu mau kan jadi kekasih ku?" Dinka mengulangi perkataan nya dengan wajah yang penuh harap.
__ADS_1
" Bagai mana ya?" Algi menghela nafas nya kasar. Saat ini Algi sangat bingung harus mengatakan apa pada gadis yang ada di hadapan nya. " Dinka, jujur saja aku juga menyukai mu. Kamu cantik, baik, pintar dan ceria. Tapi kalau untuk cinta, seperti nya tidak. Maaf kan aku!" Algi terlihat ragu saat mengatakan nya.
" Jadi apa kamu menolak ku?" Wajah Dinka kini berubah menjadi sendu. Sungguh, perasaan Dinka kini hancur sehancur - hancur nya. Selain merasa patah hati, Dinka kini juga sangat malu dengan diri nya sendiri yang bisa - bisa nya menembak pria duluan, di tolak lagi. Rasa nya Dinka saat ini ingin sekali menghilang saja dari muka bumi ini.
" Sebenar nya, aku tidak yakin dengan perasaan ku sendiri" Algi menjeda ucapan nya. " Aku takut mengecewakan mu karena dalam hati ku masih belum bisa menghilangkan perasaan cinta ku pada wanita yang aku cintai, walau pun aku sudah tidak bisa memiliki nya saat ini dan sampai kapan pun" tambah Algi lagi dengan wajah yang terlihat sendu.
" Siapa? Siapa wanita yang sangat kamu cintai itu. Kenapa kamu bilang kamu tidak mungkin memiliki nya?" Dinka menatap Algi dengan tatapan menyelidik.
" Aku tidak bisa mengatakan nya pada mu, tapi yang pasti aku masih belum bisa menghapus nya dari dalam hati ku" jawab Algi dengan wajah yang sendu.
" Apa orang itu kak Nara?" Dinka berkata seraya menatap intens Algi yang tampak kaget dengan ucapan Dinka barusan. " Jawab, apa aku benar? Kamu mencintai kak Nara?" Dinka menatap nanar pada Algi yang seakan tidak bisa berkata apa - apa lagi.
" Bagai mana kamu bisa tahu? Bahkan Nara saja tidak pernah menyadari hal itu sampai sekarang" Algi tersenyum kikuk.
" Kak Nara memang terlalu lugu sampai tak menyadari nya, tapi aku tidak. Aku bisa melihat semua cinta yang terpancar di mata mu setiap kali kamu bertemu atau hanya membicarakan nya" Dinka pun tersenyum miris.
" Ya, mungkin kamu benar" Algi mengangguk kan kepala nya.
" Jadi, beri aku kesempatan, aku akan mencoba untuk menggeser posisi nya di hati mu. Aku sangat yakin bisa melakukan nya" Dinka berkata dengan penuh percaya diri, membuat Algi lagi - lagi di buat tak percaya dengan ucapan gadis yang ada di hadapan nya itu.
" Apa kamu yakin?" Algi mengerut kan kening nya. " Aku takut kamu malah akan terluka nanti nya"
" Sepuluh hari, beri aku waktu selama sepuluh hari. Kalau aku masih tidak bisa menempati hati mu, aku akan menyerah dan tidak akan mengganggu mu lagi" Dinka kembali berucap.
__ADS_1
" Terserah pada mu saja" putus Algi pada akhir nya. Karena Algi pikir akan percuma melarang Dinka saat ini, biar lah gadis itu mencoba nya dan menyerah dengan sendiri nya. Setidak nya itu yang bisa di lakukan Algi saat ini.
Jangan lupa like, vote dan komen. Jangan lupa juga klik tanda hati untuk menambahkan ke favorit kalian dan berikan hadiah yang buanyak untuk karya ini. Terima kasih 🙏🙏