Kesucian Yang Direnggut ( Nara Untuk Aydan)

Kesucian Yang Direnggut ( Nara Untuk Aydan)
Bab 53


__ADS_3

" Ish, asal kau tahu saja aku begini juga karena anak mu yang ada dalam perut ku" Nara mengerucutkan bibir nya lucu membuat Aydan gemas dengan istri nya itu.


Cup


Aydan mengecup bibir Nara sekilas membuat Nara terkesiap dengan perlakuan Aydan barusan. Detak jantung Nara kini berdetak dengan sangat kencang dengan wajah yang sudah merona seraya langsung menutup bibir nya dengan tangan nya, sungguh perlakuan Aydan barusan membuat Nara merasa kaget sehingga dia tidak bisa berkata apa - apa lagi. Apa lagi kini dia teringat kembali bagaimana rasa nya saat Aydan menyentuh bibir Nara dengan bibir nya pertama kali saat malam itu, benar - benar perasaan yang sangat sulit di jelaskan dengan kata - kata.


" Sudah ku bilang jangan membentuk kan bibir mu seperti itu atau aku tidak akan bisa menahan diri lagi" Aydan berkata dengan lembut seraya menunjuk bibir Nara yang selalu terlihat menggoda nya itu dengan jari nya.


Jujur saja Aydan ingin sekali melakukan hal lebih pada Nara, apa lagi Aydan adalah pria normal yang akan tergoda bila ada wanita di samping nya apalagi wanita itu merupakan wanita yang dia cintai dan kini sudah menjadi milik nya. Tapi Aydan juga tidak bisa egois seperti itu, cukup ke egoisan nya malam itu yang membuat Nara sangat terluka dan Aydan sadar diri kalau Nara mungkin masih belum bisa melupakan semua trauma nya itu.


" Sekarang lebih baik kita istirahat, kamu pasti sangat lelah hari ini" Aydan kembali mengangkat tubuh Nara dan menggendong nya ke atas tempat tidur dengan hati yang masih berdebar - debar. Aydan pun langsung membaringkan Nara di atas tempat tidur, dan kemudian dia ikut membaringkan diri nya di samping Nara. Tak lupa Aydan pun memposisikan tangan nya untuk menjadi bantalan kepala Nara dan menarik tubuh Nara agar masuk ke dalam dekapan nya.

__ADS_1


Sungguh Aydan sangat bahagia bisa tidur sambil memeluk Nara seperti ini malam ini, Aydan rasa ini sudah cukup untuk saat ini dan Aydan harap seiring berjalan nya waktu Nara akan melupakan rasa trauma nya terhadap diri nya dan Nara akan menerima diri nya sepenuh nya suatu hari nanti.


Nara pun hanya menurut saja pada suami nya itu, tak terasa lengkungan tampak terlihat pada bibir nya saat ini. Mendapatkan perlakuan seperti ini sungguh membuat hati Nara menghangat dengan perasaan yang sangat nyaman dia rasakan saat ini. Namun Nara juga berfikir apakah diri nya begitu egois sehingga tidak memberi kesempatan untuk suami nya menyentuh nya dalam artian yang sesungguh nya.


" Aku" Nara merasa tidak enak pada suami nya itu dan memutuskan untuk membicarakan ini dengan Aydan.


" Tidurlah! Atau aku tidak akan bisa menahan nya lagi" ucap Aydan seraya menutup mata nya. " Kamu tenang saja, aku akan menunggu sampai kamu benar - benar siap" Aydan menunduk kan kepala nya agar bisa melihat wajah Nara dengan senyum di bibir nya.


Nara pun mengangguk kan kepala nya dan membalas senyum Aydan dengan senyum manis nya. Entah kenapa mendengar ucapan Aydan barusan membuat hati Nara menjadi tenang dan merasa bahagia karena mendapatkan suami yang bisa mengerti diri nya seperti Aydan. Nara pun tidak mengatakan apa pun dan mulai memejamkan mata nya untuk menyusul Aydan ke alam mimpi nya. Jujur saja perasaan Nara menjadi tidak enak karena di malam pertama pernikahan mereka Nara tidak bisa menjadi istri yang baik untuk Aydan, tapi Nara juga masih takut karena terkadang kejadian buruk itu dan wajah Aydan yang menurut nya terlihat menyeramkan saat itu sering terlintas dalam fikiran Nara sehingga membuat diri nya gemetar ketakutan.


🍓🍓🍓🍓🍓🍓🍓

__ADS_1


Dua hari telah berlalu, Nara dan Aydan masih saja hanya sebatas berpelukan di malam hari dan tertidur. Sejak itu juga Aydan tidak pernah mandi malam karena takut Nara akan muntah lagi bila memeluk nya. Aydan akan mandi di pagi hari saja saat bangun tidur karena Nara juga di waktu itu jarang sekali bersama nya.


Hari ini Aydan akan membawa Nara pindah ke mansion Balendra untuk menetap di sana, Nara terlihat sedang memasuk kan beberapa pakaian nya ke dalam koper yang lumayan besar dengan di bantu oleh bunda nya Nami sedangkan Aydan sedang berbicara dengan ayah Razky di lantai bawah.


" Nara, kamu baik - baik di sana ya?" Nami menatap sendu pada putri semata wayang nya itu. Walaupun Nara hanya pindah ke mansion yang letak nya tidak begitu jauh dengan rumah nya dan mereka pasti juga akan sering bertemu karena kalau tidak Nami yang datang ke mansion, pasti Fika yang akan datang ke rumah nya. Atau mereka juga sering berkumpul di rumah Yuki atau Alice. Namun entah kenapa rasa nya agak sedih melepaskan putri kesayangan nya yang sejak bayi selalu dia urusi kini sudah dewasa dan akan pindah ke rumah mertua nya.


" Tentu saja bun, bunda juga jaga diri bunda baik - baik. Aku akan sering berkunjung ke sini" Nara juga sebenar nya sangat berat meninggalkan rumah yang sudah dia tinggali sejak dia lahir ke dunia ini.


" Ya, itu pasti" Nami terkekeh ." Kau tahu, kita seperti akan berpisah lama dan kau pergi ke luar negri saja. Padahal kamu hanya pindah ke mansion Balendra yang hampir setiap hari kita kunjungi" Nara ikut terkekeh mendengar ucapan bunda nya.


" Bunda benar, kalau begitu ayok kita turun. Seperti nya ayah juga sudah selesai berbicara dengan Aydan" Nara pun bersiap menarik koper nya yang sudah di isi dengan pakaian nya. Nara hanya membawa sebagian saja karena dia fikir dia akan bisa mengambil nya lagi kalau dia berkunjung ke rumah ayah dan bunda nya nanti. Apa lagi Aydan juga melarang Nara untuk membawa baju nya karena katanya diri nya dan mommy sudah menyiapkan beberapa baju untuk diri nya pakai di mansion.

__ADS_1


" Ya, seperti nya begitu. Entah apa yang akan di katakan oleh ayah mu pada menantu nya itu" Nami berfikir mungkin saja suami nya itu akan menitipkan putri kesayangan nya pada Aydan dan mewanti - wanti nya agar dia menjaga Nara dengan baik dan memperlakukan Nara juga dengan sangat baik. Dan Nami juga fikir, mungkin saja suami nya itu akan sedikit mengancam menantu nya itu karena Nami tahu betul bagaimana sifat suami nya itu apalagi itu mengenai putri kesayangan nya.


Jangan lupa like, vote dan komen. Jangan lupa juga klik tanda hati untuk menambahkan ke favorit kalian dan berikan hadiah yang buanyak untuk karya ini. Terima kasih 🙏🙏


__ADS_2