Kesucian Yang Direnggut ( Nara Untuk Aydan)

Kesucian Yang Direnggut ( Nara Untuk Aydan)
Bab 118


__ADS_3

Beberapa ritual adat Sunda sudah terlaksana dengan sangat baik, di mulai dari Nara sang ibu hamil yang di mandi kan dengan air bunga tujuh rupa dengan belut yang juga di masuk kan ke dalam air mandi itu. Anggota keluarga di mulai dari Aydan, Nanda, Razky, Fika dan Nami silih berganti mengambil giliran mereka untuk memandi kan tubuh Nara diikuti oleh Yuki dan yang lain nya. Hanya tetua saja yang ikut melakukan nya karena terlalu banyak orang bila semua nya ikut memandi kan Nara juga.


Setelah acara itu selesai, Nara pun di suruh untuk berjualan rujak yang akan di sajikan di atas cobek kecil yang terbuat dari tanah liat. Namun orang yang akan membeli nya juga bukan dengan uang, melain kan dengan kepingan bulat yang di buat dari genteng tanah liat yang sudah pecah.


Setelah semua ritual selesai, termasuk pengajian yang di gelar di sana dengan di pimpin oleh seorang ustadz yang di panggil keluarga Balendra untuk mendo'akan ibu dan bayi yang ada di dalam kandungan nya. Semua orang tampak Menik mati makanan yang sudah di hidangkan di sana dengan suka cita.


Namun di satu sudut, Feyrin terlihat kurang bersemangat sambil melihat ke arah satu meja. Terlihat beberapa kali Feyrin menghela nafas nya berat sambil mengaduk minuman yang ada di depan nya. Ya, Feyrin sedang memperhati kan Angga yang selalu bersikap perhatian pada kekasih nya Lula. Feyrin saat ini merasa sakit hati saat melihat nya, bukan karena dia iri karena rasa cemburu nya. Melain kan merasa kesal setiap kali dia mengingat kejadian di bioskop beberapa hari yang lalu. Feyrin selalu merasa kesal setiap mengingat bahwa pria yang selama ini diam - diam dia kagumi telah di bohongi oleh wanita yang sangat di cintai nya.


" Kamu kenapa sih Fey, dari tadi aku lihatin kamu kayak kurang bersemangat gitu" Dinka yang sejak tadi memperhatikan Feyrin langsung menghampiri nya dan duduk di samping Feyrin, membuat Feyrin yang sedang memperhatikan meja Angga langsung mengalih kan pandangan nya.


" Aku hanya bosan saja, kamu lihat! Mereka semua berpasangan sedangkan kita?" Feyrin mengangkat ke dua bahu nya. " Kamu tahu, rasanya kita seperti gadis paling tidak beruntung di dunia" Feyrin terkekeh saat mengatakan nya.


" Kamu benar, aku juga merasa seperti itu" Dinka mengerucut kan bibir nya.


" Memang kemana pasangan mu? Jangan bilang kalau kamu tidak punya!" Feyrin menatap Dinka dengan tatapan menyelidik.


" Aku sudah lama putus dengan kekasih ku, kamu tahu, dia selingkuh dengan sahabat ku sendiri" jawab Dinka dengan nada malas nya.


" Benar kah? Ish, benar - benar keterlaluan" Feyrin menggeleng - geleng kan kepala nya. " Lebih baik kamu cari lagi, pria seperti dia tidak cocok sama sekali untuk mu"

__ADS_1


" Memang itu yang aku lakukan" kini Dinka yang terkekeh. " Kamu tahu, aku bahkan sudah menemukan calon pengganti nya" tambah Dinka lagi masih dengan kekehan nya.


" Benar kah? Wah, kamu ini hebat juga ya" Feyrin menunjuk kan wajah yang takjub. " Kamu tahu, bahkan aku tidak pernah jatuh cinta, sekali nya menyukai pria malah sudah punya kekasih" Feyrin terlihat lesu.


" Masa sih?" Dinka terlihat tak percaya dengan ucapan Feyrin barusan. " Aku pikir, karena kamu tinggal di luar negri. Kamu sudah berpacaran beberapa kali" lanjut Dinka masih dengan wajah yang tak percaya nya.


" Ish, jangan pikir aku tinggal di luar negri. Pergaulan ku di sana sangat bebas ya" Feyrin mendengus kesal. " Aku memang di bebas kan melakukan apa pun yang aku ingin kan oleh mommy dan Daddy di sana, tapi aku juga tahu batasan ku. Aku tidak mau merugikan diri ku sendiri dengan mengobral tubuh ku pada pria di luar sana" tambah Feyrin lagi. " Bukan kah yang akan rugi adalah kita juga sebagai perempuan?"


" Kamu benar, aku juga selama berpacaran dengan mantan ku tidak pernah melakukan apa pun di luar batasan. Bahkan aku tidak pernah berciuman" Dinka membisik kan akhir kalimat nya sambil terkikik geli sendiri dengan ucapan nya.


"Itu baru benar" Feyrin mengangguk kan kepala nya. " Jadi, siapa yang sekarang kamu sukai? Apa dia juga menyukai mu?" Feyrin kini menatap Dinka dengan tatapan menyelidik.


" Aku juga tidak tahu, kami hanya bertemu beberapa kali saja" Dinka menjawab dengan wajah yang lesu. " Kamu tahu, aku jatuh cinta pada nya karena dia sudah menolong ku dari mantan ku yang ternyata masih terobsesi dengan ku. Sejak saat itu entah kenapa dia selalu ada di dalam hati dan pikiran ku" Dinka memabayang kan kembali bagai mana Algi dulu menolong nya.


" Kamu pernah bertemu dengan nya, tapi aku tidak tahu kamu masih mengingat nya atau tidak. Dia adalah kak Algi, sahabat kak Alea dan kak Nara. Apa kamu mengingat nya?" Dinka berkata dengan wajah yang berbinar.


" Kak Algi, seperti nya aku mengingat nya." Feyrin tampak berfikir. " Apa maksud mu kak Algi yang itu? Pria tampan yang datang di acara pernikahan kak Alea waktu itu, kalau tidak salah dia pemilik kafe X itu kan?" Feyrin mengingat sesuatu.


" Ya, kamu benar. Dia sangat tampan bukan?" Dinka tersenyum senang.

__ADS_1


" Ya, kamu pandai sekali mencari pria" Feyrin berkata dengan nada mengejek nya. " Kak Algi lumayan juga" tambah Feyrin lagi memuji Algi.


" Tentu saja, kamu do'akan aku ya! Semoga kak Algi juga jatuh cinta pada ku" ucap Dinka dengan penuh harap. " Lalu, siapa yang kamu sukai? Bukan kah kamu juga menyukai seseorang?" Sekarang giliran Dinka yang menatap Feyrin dengan tatapan menyelidik.


" Aku mungkin hanya kagum, bukan cinta" jawab Feyrin sambil nyengir kuda.


" Kagum dan cinta itu beda tipis Fey, siapa sih orang nya? Kok aku jadi penasaran sih?" Dinka semakin penasaran saja.


" Tapi dia sudah punya kekasih Din, lagi pula aku hanya ingin melihat nya bahagia. Itu saja" jawab Feyrin lagi dengan wajah yang terlihat sendu.


" Cinta kamu begitu besar Fey, sampai kamu lebih mementing kan kebahagiaan nya di bandingkan dengan kebahagiaan mu" Dinka menatap kagum pada Feyrin.


" Mungkin kamu benar, tapi kalau aku boleh egois. Aku ingin sekali merebut nya dari kekasih nya itu" Feyrin terkekeh saat mengatakan nya. " Tapi aku tidak mau membuat dia terluka" tambah Feyrin lagi dengan wajah yang berubah sendu.


" Yang sabar ya Fey, aku yakin gadis baik seperti mu akan mendapat kan pria yang baik juga" Dinka mengusap pundak Feyrin dengan lembut. " Tapi apa aku boleh tahu siapa orang nya? Aku berjanji akan merahasiakan nya" Dinka masih saja merasa penasaran.


" Kamu ingin tahu? Orang itu om Angga, aku harap kamu tidak mengatakan hal ini pada yang lain nya" ucap Feyrin dengan jujur membuat Dinka membulat kan ke dua bola mata nya karena tidak percaya. Dinka pikir bagai mana bisa dia mencintai pria yang jauh lebih tua dari nya, perbedaan umur mereka bahkan lebih dari lima tahun. Berbeda dengan diri nya dan Algi yang hanya berjarak 4 tahun saja.


Dan tanpa mereka sadari, ada seseorang yang tak sengaja mendengar kan percakapan mereka barusan.

__ADS_1


Siapa hayo?


Jangan lupa like, vote dan komen. Jangan lupa juga klik tanda hati untuk menambahkan ke favorit kalian dan berikan hadiah yang buanyak untuk karya ini. Terima kasih 🙏🙏


__ADS_2