
" Tapi itu ide paman kan?" Carry masih membela diri nya sendiri.
" Terserah, mau salah siapa. Yang pasti kalian berdua salah karena sudah bermain - main di perusahaan ku" Nanda berkata dengan nada penuh penekanan dan amarah di mata nya. " Angga, cepat panggil mereka masuk ke sini! Dan kalian, jelaskan semua nya di kantor polisi!" Tambah Angga lagi.
" Apa, kantor polisi?" Tubuh Carry semakin gemetar ketakutan saat mendengar mereka akan manggil polisi ke tempat itu. Begitu pun Mark yang juga ikut merasa panik.
" Tuan, apa kita bisa membicarakan ini baik - baik? Tidak usah memanggil polisi segala" Mark mencoba meyakinkan Nanda untuk tidak melaporkan kejahatan yang diri nya lakukan pada pihak kepolisian.
" Baik - baik kata mu? Apa kamu memikir kan itu saat kalian membuat perusahaan ini hampir bangkrut ha?" Afkha berkata dengan nada tinggi nya. " Kalau saja aku tidak menemukan bukti yang cukup, apa kalian akan mengakui kesalahan kalian pada kami ?" Tambah Afkha lagi dengan kilatan amarah di mata nya.
Sungguh, Afkha tak habis pikir dengan ucapan Mark barusan. Yang dengan mudah nya ingin membicarakan ini baik - baik setelah apa yang sudah dia ambil dari perusahaan.
Mark yang mendengar ucapan Afkha barusan langsung terdiam, karena baru kali ini diri nya melihat Afkha yang terlihat sangat marah seperti ini.
" Sudah, daddy jangan marah lagi! Ingat kesehatan daddy. Biar polisi yang menangani mereka" Feyrin menenangkan daddy nya yang terlihat sedang emosi.
" Jangan, aku mohon! Ampuni kami, jangan lapor kan kami pada polisi!" Carry semakin panik saat mendengar ucapan Feyrin barusan.
__ADS_1
" Iya, Fey. Aku mohon jangan laporkan kak Carry pada polisi, aku hanya punya dia saja di dunia ini" tanpa di duga, Ceryl ikut berlutut di hadapan Feyrin untuk memohon ampunan bagi kakak nya.
Sebenar nya Ceryl tidak tahu sama sekali tentang Carry dan paman nya Mark yang melakukan kejahatan di perusahaan itu, Ceryl bahkan sangat kaget saat mendengar kenyataan itu barusan. Tapi Ceryl juga tidak mau kalau kakak nya itu harus mendekam di penjara karena dia tidak punya siapa - siapa lagi di dunia ini selain kakak nya itu.
Ya, Ceryl dan Carry adalah yatim piatu karena orang tua nya meninggal saat kecelakaan sepuluh tahun yang lalu. Carry dan Ceryl yang saat itu masih sangat muda harus berjuang sendiri memenuhi kebutuhan hidup mereka. Bahkan tak jarang mereka makan dari belas kasihan orang lain saat itu.
Baru Lima tahun yang lalu kehidupan mereka berubah setelah mereka tak sengaja bertemu dengan Mark dan Mark mengajak Carry untuk ikut bekerja di BS Corp, namun ternyata Mark mengajak Carry untuk menjadi kaki tangan nya dalam melakukan kejahatan yang di perbuat nya.
Ceryl sebenar nya tidak menyukai Feyrin karena perasaan iri terhadap apa yang dia miliki saat melihat kehidupan Feyrin yang begitu sempurna menurut nya, sedang kan kehidupan diri nya berbanding terbalik dengan apa yang di miliki Feyrin saat ini.
Ceryl kini menangis sesegukan di samping Carry dengan posisi nya yang berlutut dan menunduk kan kepala nya. Terlihat dari tubuh nya yang terus bergetar dengan isakan yang terdengar dari bibir nya.
Feyrin, Angga, Afkha dan Nanda yang melihat nya menjadi tidak tega dengan gadis itu. Tapi mereka juga tidak bisa membiar kan saja perbuatan yang sudah di lakukan Carry selama ini, karena mungkin itu akan menjadi kebiasaan buruk bagi Carry untuk melakukan kesalahan tanpa takut menerima hukuman nya. Sedang kan Mark terlihat memundur kan langkah nya dan berdiri di dekat dinding. Entah apa yang ada di pikiran nya saat ini.
" Maaf kan aku Ceryl" Feyrin pun menekuk kaki nya untuk mensejajar kan diri nya dengan Ceryl saat ini. " Aku harus melakukan ini, karena kesalahan yang kakak mu perbuat sudah melanggar hukum" Feyrin memegang ke dua pundak Ceryl dengan lembut. " Dia harus tetap mempertanggung jawab kan perbuatan nya Ceryl, agar dia tidak mengulangi kesalahan yang sama di masa depan" Feyrin berusaha meyakinkan Ceryl.
" Tapi kalau kakak ku di penjara, bagai mana dengan aku Fey? Aku tidak punya siapa - siapa lagi di dunia ini" Ceryl masih terisak dalam tangis nya.
__ADS_1
" Masih ada aku, Emy dan Syasya. Bukan kah kami ini teman mu?" Ucap Feyrin dengan nada lembut.
" Kamu tidak tahu saja, Emy dan Syasya mau berteman dengan ku hanya karena uang yang kakak ku berikan pada kami untuk bersenang - senang. Tanpa uang itu, aku tidak tahu apa mereka masih mau berteman dengan ku atau tidak" jawab Ceryl dengan wajah yang sudah penuh dengan air mata, bahkan riasan yang di pakai Ceryl saat ini sudah berantakan sekarang.
" Kalau begitu kamu masih ada aku, aku akan menjadi teman baik mu. Dan akan aku pasti kan kamu masih tetap bisa bekerja di sini untuk kebutuhan hidup mu" ucap Feyrin dengan wajah yang serius.
" Tapi" Ceryl hendak berbicara kembali, namun suara Carry menghenti kan nya.
" Sudah lah, Feyrin benar! Kakak memang harus mempertanggung jawab kan perbuatan kakak" Carry yang sejak tadi hanya diam, pun ikut menimpali. " Sebenar nya yang aku khawatir kan adalah kamu, tapi setelah mendengar ucapan Feyrin barusan aku jadi sadar dan sedikit merasa tenang" tambah Carry lagi seraya menoleh kan wajah nya pada adik nya. " Aku menyesal karena mau saja melakukan kejahatan ini dan aku ingin mempertanggung jawab kan perbuatan ku sekarang" air mata Carry kini keluar begitu saja dari ujung mata nya.
" Kakak" Ceryl semakin sesegukan dan menghambur kan tubuh nya pada dekapan kakak nya itu.
" Kamu hidup lah dengan baik, jangan seperti kakak! Kakak berjanji akan jadi kakak yang baik untuk mu mulai saat ini" ucap Carry semakin membuat Ceryl mengencang kan suara tangis nya.
Feyrin yang tak sanggup melihat itu semua langsung berdiri dan menghambur kan tubuh nya dalam dekapan daddy nya, Feyrin pun ikut menangis dalam dekapan daddy nya itu.
Lama Carry dan Ceryl menangis sambil saling mendekap seperti itu, Angga dan yang lain nya tidak ada niat untuk menghenti kan mereka. Karena mereka juga mengerti dengan apa yang di rasakan Ceryl dan Carry saat ini. Apa lagi mereka bisa melihat rasa penyesalan yang begitu besar dari diri Carry saat ini. Sedang kan Mark, sejak tadi hanya diam tanpa mengeluar kan sepatah kata pun sambil menyaksikan semua nya.
__ADS_1
" Maaf kan atas semua perbuatan saya" Carry berkata dengan sungguh - sungguh setelah diri nya dan Ceryl berdiri dari posisi mereka tadi. " Sekarang aku siap mempertanggung jawab kan perbuatan ku, aku titip Ceryl pada mu Fey. Aku harap kalian akan bisa berteman dengan baik setelah ini" tambah Carry lagi yang di angguki oleh Feyrin.
Jangan lupa like, vote dan komen. Jangan lupa juga klik tanda hati untuk menambahkan ke favorit kalian dan berikan hadiah yang buanyak untuk karya ini. Terima kasih 🙏🙏