
"Ish, daddy tidak adil sekali" Feyrin memberengut kesal. " Baik lah, akan aku antar kan dia" Feyrin pun akhir nya memilih untuk menuruti permintaan daddy nya itu dari pada dia harus naik taksi hari ini. Bukan apa - apa dia tidak mau naik taksi hari ini, karena selain dia akan ke kampus hari ini. Salah satu teman Feyrin juga mengajak nya untuk pergi ke suatu tempat setelah itu, dan teman nya meminta diri nya untuk membawa mobil hari ini karena teman nya tidak bisa membawa mobil nya hari ini karena sedang di pakai oleh kakak nya.
" Terima kasih" Angga semakin melebar kan senyum nya saat Feyrin akhir nya mau mengantar nya pergi ke perusahaan Afkha.
Setelah sarapan, Feyrin pun langsung melangkah keluar diikuti oleh Angga di belakang nya.
" Tangkap!" Feyrin melempar kan kunci mobil yang ada di tangan nya saat diri nya sudah berada di samping mobil berwarna merah milik nya.
" Apa ini?" Angga mengerut kan kening nya setelah dia menangkap kunci itu dengan sempurna.
" Itu kunci mobil" Feyrin berkata dengan nada ketus nya. " Cih, begitu saja tak tahu" gumam Feyrin pelan namun masih bisa di dengar oleh Angga.
" Aku tahu ini kunci mobil, maksud ku apa kamu ingin aku menyetir nya" Angga malah tersenyum manis untuk membalas perlakuan ketus dari Feyrin membuat Feyrin mendengus kesal.
" Tentu saja, apa anda pikir saya mau menyetir untuk anda? Maaf, saya bukan supir anda" Feyrin masih bersikap ketus.
" Baik lah, silahkan nona Feyrin!" Angga pun bersikap selayak nya sopir yang mempersilah kan majikan nya untuk masuk ke dalam mobil seraya membuka kan pintu mobil bagian depan yang nanti nya akan bersebelahan dengan diri nya.
Feyrin yang melihat Angga melakukan hal itu, tidak menghirau kan nya dan malah langsung masuk ke dalam bagian belakang mobil milik nya dengan wajah yang terlihat santai.
Angga hanya bisa menghela nafas nya, saat melihat Feyrin yang seperti itu. Angga bisa memaklumi sikap Feyrin yang masih sangat marah pada diri nya. Angga pun tanpa banyak bicara langsung masuk ke belakang kemudi untuk mengemudi kan mobil merah itu.
__ADS_1
" Apa aku akan sanggup menghadapi kamu om?" Feyrin menatap nanar kursi kemudi di hadapan nya dengan mata yang berkaca - kaca. Jujur saja, dalam lubuk hati Feyrin yang paling dalam. Rasa cinta itu masih sangat besar dan tidak mudah untuk di hilangkan begitu saja walau diri nya sudah berusaha untuk melakukan nya.
" Maaf" tiba - tiba kata itu meluncur begitu saja dari mulut Angga saat dia melihat wajah Feyrin yang terlihat sendu dari kaca spion yang ada di hadapan nya. " Maaf untuk segala yang aku perbuat dulu, maaf karena aku sudah menutup mata hati ku sehingga tidak bisa melihat cinta dari mu. Dan maaf juga karena aku terlambat menyadari perasaan ku pada mu, aku mencintai mu Fey" Angga mengatakan hal itu dengan bersungguh - sungguh.
Deg
Jantung Feyrin berdetak dengan sangat cepat saat mendengar ucapan dari Angga barusan yang menyatakan kalau Angga mencintai diri nya, namun Feyrin berusaha menepis semua itu saat mengingat bagai mana perlakuan kasar yang Angga lakukan pada nya. " Tolong jangan katakan itu di saat kamu sudah melukai hatiku" batin Feyrin menahan rasa sesak di dalam dada nya.
" Anda jangan bicara omong kosong! Menyetir saja dengan baik dan berhenti bicara!" Feyrin berkata dengan nada dingin nya.
" Ucapan ku bukan omong kosong Fey, kamu pikir kenapa aku datang jauh - jauh ke sini? Aku hanya ingin bertemu dengan mu, mendapat kan maaf mu dan mendapat kan kembali cinta mu" ucap Angga lagi
" Aku bilang diam! Aku tidak mau mendengar apa pun dari mulut anda" Feyrin meninggi kan suara nya membuat Angga terdiam dengan wajah yang terkejut. Dia tidak menyangka ternyata begitu dalam luka yang sudah diri nya toreh kan pada Feyrin sehingga Feyrin yang ceria, polos, baik dan lembut kini sudah tidak ada lagi bila bersama nya.
Perjalanan pun berlanjut dengan keheningan yang menemani perjalanan mereka, hanya suara Angga yang sesekali menanyakan arah pada Feyrin dan Feyrin yang menjawab nya dengan singkat di setiap ada persimpangan jalan.
" Jadi ini perusahaan nya?" Angga mengerut kan kening nya sambil menoleh ke belakang nya, di mana Feyrin sedang duduk di sana.
" Ya, apa kamu tidak bisa membaca nya? Di sana jelas tertulis ' BS Corp', bukan kah itu gabungan dari Balendra dan Saputra Corp? Jadi cepat anda turun dari mobil ku!" Feyrin turun dari mobil nya dan mendekati pintu mobil bagian di mana Angga duduk di sana.
" Ya, aku tahu. Tapi apakah kamu juga akan ikut masuk dengan ku?" Angga menatap Feyrin yang saat ini sudah membuka pintu mobil bagian Angga.
__ADS_1
" Apa anda sudah lupa? Aku harus pergi ke kampus tuan, jadi cepat turun dari mobil ku!" Feyrin menarik tangan Angga agar Angga cepat keluar dari dalam mobil nya. Namun bukan nya Angga yang berdiri, tubuh Feyrin yang malah terjatuh dan terduduk di atas pangkuan Angga dengan jarak wajah yang sangat dekat.
Deg deg
Deg deg
Detak jantung ke dua nya terdengar sangat kencang dengan mata ke dua nya yang saling terkunci satu sama lain nya.
" Lepas kan!" Feyrin memberontak berusaha untuk bangun dari posisi nya saat ini ketika dia tersadar dari apa yang sedang terjadi saat ini.
" Lepas kan apa nya?" ucap Angga dengan nada menggoda nya.
" Tentu saja tubuh ku, lepas kan tangan mu!" Feyrin mendengus kesal.
" Kamu bisa lihat tangan ku tidak melakukan apa - apa?" Angga mengangkat ke dua tangan nya yang memang sejak Feyrin terjatuh di atas pangkuan nya, tangan Angga ke dua nya berada di samping nya tanpa menyentuh tubuh Feyrin sedikit pun. Feyrin pun melihat ke arah tangan Angga, dan benar saja sejak tadi tubuh nya tidak di tahan oleh Angga.
" Ish, dasar menyebal kan!" Feyrin buru - buru bangun dari posisi nya sekarang dengan wajah yang sudah sangat merona karena malu. " Cepat keluar!" Feyrin kembali bersikap ketus sambil menetralisir kegugupan nya.
" Kenapa kamu malah bangun? Aku rasa posisi tadi cukup nyaman juga" Angga tersenyum menggoda.
" Ish, jangan bicara sembarangan! Lagi pula jika anda tidak menarik ku, aku tidak mungkin terjatuh seperti tadi" Feyrin melipat ke dua tangan nya di depan dada nya dengan wajah yang terlihat sangat kesal.
__ADS_1
Jangan lupa like, vote dan komen. Jangan lupa juga klik tanda hati untuk menambahkan ke favorit kalian dan berikan hadiah yang buanyak untuk karya ini. Terima kasih 🙏🙏