KISAH KITA

KISAH KITA
Chapter Sepuluh.


__ADS_3

Kini Sarah, Aqila Renata dan Alea sudah melangkah maju mengejar impiannya masing masing. Dan ini menjadi awal dari kehidupan mereka yang baru.



Kali ini, 4 gadis ini. Baru masuk Semester pertama dari jurusan kuliah mereka masing masing. Masih di kampus yang sama namun berbeda Fakultas. Dan mereka selalu bertemu di taman di tengah tengah persimpangan Fakultas mereka.



Kali ini. Aqila yang selesai duluan. Aqila duduk di rumput sambil membuka Laptop nya. Taman ini menjadi tempat Favorit Badi para Mahasiswa. Banyak Mahasiswa yang berada di sini. Dari mahasiswa tingkat pertama sampai mahasiswa tingkat Akhir.



Taman ini. Menjadi satu satunya taman yang paling teduh di kampus. Karna begitu banyak pohon di taman ini. Dan membuatnya Nyaman.



Aqila, masih asik bermain di laptopnya. Kali ini. Aqila sedang main game di laptop nya.



"Hay Qila" Ucap Renata sambil memeluk Aqila.



Aqila tersenyum. Melihat Renata.



Renata langsung membaringkan tubuhnya di rumput. Hari itu tak begitu panas. Membuat Renata merasa nyaman untuk membaringkan tubuhnya di rumput sambil melihat langit yang kelabu tak biru.



"Kamu kenapa?" Tanya Aqila melihat Renata dengan sudut matanya. Dan masih memainkan Game di laptopnya.



"Aku cape La" Guman Renata.



"Pasti kamu di olok olok lagi" Ucap Aqila lagi.



Renata menganguk. Renata terus diolok olok dan di hina. Oleh teman temanya. Karna Renata Anak Koruptor. Mereka selalu sibuk untuk menghina Renata sampai puas.



"Udah, abaikan saja" ucap Aqila lagi.



"Aku sudah terbiasa, Tak masalah buat aku. Aku hanya lelah saja" Ucap Renata lagi.



"La, Aku lapar. Aku mau ke kantin dulu. Kamu mau nitip apa?" Ucap Renata bangun dari tiduranya.



"Hmm. Beliin Minuman dingin saja" Ucap Aqila.



"Ok" Renata beranjak dan berjalan Menuju kantin.



Sarah dan Alea berlari menuju tempat Aqila duduk. Mereka terenggah enggah merasa kecapean.



"Kalian kenapa?" Tanya Aqila bingung. Landing menutup Laptopnya.



Sarah tak menjawab, begitu juga dengan Alea. Mereka berdua masih terlihat cape. Mereka berdua langsung minum air dari botol minum yang mereka bawa. Dan setelah selesai minum. Sarah dan Alea mengembuskan nafas panjang.



'Kakian kenapa sih" Tanya Aqila makin pemasaran.



Sarah dan Alea saling melihat satu sama lain langsung tertawa tak jelas.



Aqila menggaruk kepalanya yang tak gatal. Tak mengerti dengan kedua sahabatnya ini.


__ADS_1


Sarah masih senyum sendiri mengingat kejadian itu. Begitu juga Alea.



"Ikh kalian kenapa?" Aqila semakin penasaran.



"Kamu tau, Reno Anak Hukum tingkat 2" Ucap Sarah.



"Aqila menganguk. Mengenal Laki laki tengil itu. Yang beberapa hari yang lalu menyatakan perasaannya pada Aqila. Namun Aqila jelas menolaknya. Dan Aqila malah langsung menonjok laki laki tengil itu. Karna terus menggangu Aqila.



"Tadi saat kita menuju kesini. Reno menghalangi kita" Seru Alea bercerita masih sambil senyum senyum tak jelas.



"Dia mau ngapain?" Tanya Aqila mulai emosi. Karna sudah berani menggangu Sahabat sahabatnya.



"Dia nembak kita berdua di hadapan teman teman nya. Reno memaksa salah satu dari kita harus menerima dia. Malahan lebih bagus kali kita berdua merima dia" Tutur Sarah masih ketawa karna lucu dengan kekakuan laki laki aneh menurut Sarah.



"Laki laki itu emang ga waras" Ucap Aqila lagi.



Renata pun datang sambil membawa beberapa minuman dingin. Dan memberikannya pada sahabatnya ini. Dan mulai duduk untuk bergabung.



"Terus ngapain kalian Lari" Ucap Aqila sambil mengambil minuman dingin dari kantong kresek yang di beli Renata tadi.



"Kita kabur dong, Emang kita cowe apa'an. Di poligami gitu." Ucap Alea lagi sambil masih ketawa lucu.



"Kalian ngomongin apa'an sih?" Tanya Renata baru gabung. Tak mengerti dengan obrolan sahabat sahabat nya ini. Sambil meminum minuman dingin yang belinya tadi.



"Ngomong Reno Re." Ucap Alea. Membuka jajanan yang di beli Renata tadi.




"Kamu kenal Re?" Tanya Sarah.



"Ga kenal juga. Cuman kemarin tiba tiba dia nembak aku" Ucap Renata santai.



"Ha..." Ucap Sarah, Alea dan Aqila secara bersamaan.



"Kalian kenapa?" Ucap Renata Heran.



"Kamu terima re?" Ucap Alea penasaran.



"Ga lah, Aku ga kenal dia" Ucap Renata lagi.



Sarah, Alea dan Aqila tersenyum lagi.



"Tau, apa yang laki laki tengil itu lakukan" Ucap Aqila.



"Apa?" Tanya Renata tak mengerti.



"Cowo tengil itu. Nembak kita semua.?" Ucap Aqila sebel mengingat Reno.

__ADS_1



"Haa" Renata terkejut sekarang.



"Ko bisa?" Tanya Renata lagi.



"Ia dia cowo aneh. Masa nembak kita secara bersamaan" Ucap Alea masih merasa lucu inget itu.



Renata masih terkejut dengan ucapan Alea.



"Ikh aku jadi takut" Guman Renata.



"Ngapain takut. Sama Cowo ga waras kaya dia" Ucap Aqila.



"Hay bidadari bidadari ku" Seru seseorang dari Belakang mereka. Membuat 4 Gadis ini merasa merinding dengan Suara yang tiada lain. Suara Reno.



Sarah, Alea dan Renata langsung berdiri ke belakang Aqila. Mereka jadi takut Sama Reno. Kecuali Aqila.



"Ngapain sih,Kamu kesini?" Bentak Aqila pada Reno.



",Jangan galak galak dong. Bidadari bidadari ku" Ucap Reno yang terdengar geli di telinga 4 gadis ini.



"Pergi dari Sini?" Usir Aqila.



"Ikh Aku tuch Laki laki yang memuja kecantikan kalian" Ucap Reno lagi.



Sarah, Renata dan Alea. Semakin geli dengan Reno. Ucapan Reno membuat ke tiga gadis ini merasa bergelitik. Ingin tertawa tapi tapi dosa. Hanya memcoba menahan rasa ingin tertawa mereka berempat.



"Kita najis yah, Nerima Kamu jadi Cowo kita" Tolak Aqila, Masih menahan tawa." Kenapa juga Aqila meladeni Kaki laki ga waras ini" Itu yang pikirkan nya.



"Aku tak akan menyerah. Aku akan menunggu kalian sampai mau jadi bidadari bidadari aku" Reno terus menggombal. tak jelas. Membuat 4 gadis ini. Ingin tertawa terbahak bahak. Sudah tak kuat menahan.



Dari belakang. Seseorang langsung menjewer telinga Reno. Reno menoleh. "Eh Kamu, Tan" Guman Reno pada temanya Nattan Yang sejak tadi merasa geli dan malu dengan kekakuan temanya ini.



"Maafin Dia yah. Gadis gadis. Duch aku ga tau nama kalian" Ucap Nattan. Sambil menjewer telinga Reno dan mengajak Reno untuk meninggalkan 4 gadis yang di ganggu nya.



Namun sebelum pergi. Nattan sempat melihat Sarah.



"DEG"


"Akh ada apa dengan hatinya" Pikir Nattan Namun Sarah tak memperhatikan Nattan. Sarah masih fokus pada Reno yang di jewer Nattan.



"Aww sakit, Tan. Kamu jangan bikin malu aku di hadapan bidadari bidadari aku" Ucap Reno masih dengan jurus gombalnya. Memcoba melepaskan tangan Nattan di telinganya.



"Ga, Akan aku lepasin" Ucap Nattan Langsung menyeret Reno menjauh. Dari 4 gadis yang di ganggu nya.



Setelah Reno pergi. Sarah Alea Renata dan Aqila langsung tertawa terbahak bahak. Perut mereka berempat sampai sakit. Sudah tak kuat menahan. Tawa mereka sedari tadi. 4 gadis itu, baru menemukan Laki laki seperti Reno yang super langkah bagi mereka. Mereka terus tertawa sampai perut mereka sakit. Kejadian tadi begitu lucu bagi 4 gadis ini. Benar benar hiburan bagi 4 gadis ini. Apalagi Renata yang merasa terhibur karna Reno tadi.


__ADS_1


Bersambung.


Jangan lupa Like nya.


__ADS_2