KISAH KITA

KISAH KITA
Chapter Tujuh


__ADS_3

Sementara ini. Renata tinggal bersama Aqila dan Sarah. Renata masih tak ingin masuk sekolah. Renata masih belum bisa datang ke sekolah. Renata masih belum bisa menerima kenyataan itu. Kenyataan yang pasti menyakiti hatinya.



Sampai sekolah. Sarah mencari Alea. Namun kata temanya kelas nya Alea belum datang. Sarah masih menunggu sampai istirahat ternyata Alea tak masuk sekolah.



Sarah berjalan murung. Menuju kelas nya. Aqila mendatangi Sarah.



"Kamu kenapa?" Tanya Aqila.



"Alea ga masuk, La" jawab Sarah lemah.



"Yah udah, nanti kasih tau Alea nya kalo ia udah masuk" Ucap Aqila.



Sarah menganguk. Menghembuskan nafas panjang.



Di sisi lain. Alea tak masuk sekolah. Karna Orang tuanya baru datang dari Luar negri dalam perjalanan bisnis. Selama ini, Alea selalu di tinggal pergi oleh orang tuanya. Di rumah Alea ada paman dan bibi dan dua anak mereka yang ikut numpang hidup di rumah Alea.



Selama ini, Alea tak pernah memberitahu kedua orangtuanya dengan perlakuan Paman Topan dan Bibi Nengsih. bersama Mili dan Sisi. Bila tak ada orang tuan Alea. Mereka selalu bersikap kasar. Malah sering memukul Alea. Apalagi kedua anaknya yang begitu menyebalkan Mili dan Sisi kakak beradik yang beda satu tahun itu. Begitu menyebalkan.



Mereka berempat bagai ular bermuka dua. Mereka selalu sirik pada Alea. Mereka selalu memakai barang Alea tanpa izin. Alea tak pernah marah pada paman dan bibinya. Alea masih menghargai kalo paman Topan adalah adik Ayahnya Alea Tomi.



Ayah Tomi dan Bu Dian. Sering meninggalkan Alea karna perjalanan bisnisnya yang selalu bolak balik Luar negri. Mereka kuatir bila Alea di tinggal sendiri di rumah. Makanya Ayah Tomi meminta adik satu satunya Paman Topan untuk tinggal di rumahnya. untuk menjaga Alea biar Alea tak sendiri.



Tapi itu malah menjadi malapetaka buat Alea. Semenjak Paman dan bibinya tinggal di rumah Alea semuanya berubah. Bahkan beberapa kali mereka mencuri perhiasan milik ibu Dian.



Pak Tomi dan Bu Dian tak mempercayai ucapan Alea. Mereka sangat mempercayai Topan dan Istrinya yang selalu bersikap baik bila ada Ayah Tomi dan Bu Dian.



Makanya, Alea tak pernah menyeritakan apapun pada orang tuanya. Biarlah ia simpan sendiri rasa sakit hatinya.



Hari ini, Orang tua Alea pulang dari luar negri. Alea sengaja tak memberitahu paman dan bibinya. Alea ingin Orang tua Alea melihat sendiri kekakuan mereka.



Sampai bandara, Alea menunggu Orang tuanya. Pak Tomi dan Bu Dian. beberapa saat kemudian. Mereka datang. Alea begitu bahagia melihat kedua orang tuanya. Hatinya merasa senang.



"Ibu.." Panggil Alea langsung memeluk Ibu Dian.



Bu Dian begitu senang melihat Alea menjemput nya. Bu Dian membalas pelukan Alea.



"Aku kangen ibu?" Ucap Alea.

__ADS_1



"Kita juga kangen kamu sayang!" Ucap Bu Dian.



"Kamu ga kangen ayah sayang?" Tanya sang Ayah, Pak Tomi, karna sedari tadi Alea hanya memeluk ibunya saja. Ayahnya merasa cemburu juga.



"Aku juga kangen Ayah" Ucap Alea langsung melepaskan pelukan ibunya dan langsung berganti menjadi memeluk Ayahnya.



"Kirain kamu cuma kangen ibu, ga kangen Ayah" Ucap Pak Tomi cemberut pura pura marah.



"Ga dong, Aku kangen kalian" Ucap Alea lagi memeluk keduanya.



Pertemuan orang tua itu dan putrinya begitu membuat iri sebagian orang yang melihat itu. Sebelum pulang. Mereka mampir dulu ke salah satu restoran yang ada di lingkungan bandara.



Alea begitu manja kepada kedua orang tuanya. Alea sangat merindukan orang tuanya ini. Sudah hampir 2bulan Alea di tinggal dinas orang tuanya. Dan selama 2bulan juga. Paman dan Bibinya dan kedua putrinya selalu menyiksa Alea. Namun Alea tak bisa berbuat apa apa. Alea hanya bisa pasrah menerima semua itu. Berharap orang tuanya tau, Perlakuan mereka pada Alea.



Saat keluarga Alea sedang menyantap hidangan di salah satu restoran di lingkungan bandara. Tersiar di televisi, Tentang penangkapan Ayahnya Renata oleh KPK.



"Sayang, bukanya itu ayah dari sahabatmu Renata." Tanya Ibu Dian.



Alea menganguk.




"Udah hampir seminggu, Renata tak masuk sekolah. Aku ga tau dimana Renata berada" Ucap Alea merasa sedih.



"Pasti Renata terpukul sekali" Ucap Bu Dian. Merasa kasihan pada sahabat putri ini.



"Kamu udah mencari keberadaannya nak" Tanya Ayah Tomi.



"Aku udah nyari kemana mana. Tapi tak menemukan Renata dimana mana. Semoga Renata baik baik saja. Dimana pun Renata berada?" Ucap Alea pelan.



Alea memang sangat kuatir pada sahabat nya ini. Mudah mudahan Renata baik baik saja.



Di rumah, Sarah. Renata menangis sendiri. Sekarang keluarganya sudah terkenal karna Korupsi Ayahnya. Renata begitu kesal namun harus bagaimana? Renata tak bisa berbuat apa apa sekarang.



Setelah selesai menyantap makanan di lingkungan Bandara. Alea bersama Ayah Ibunya. Akan segera pulang. Kali ini, Orang tua Alea punya kabar baik untuk Alea.



"Sayang. Kita punya kabar baik?" Ucap Sang Ibu. Bu Dian.

__ADS_1



"Apa Bu?Tanya Alea tak sabar. Masih menyetir menuju rumahnya.



"Coba tebak" Ucap Pak Tomi. Sambil tersenyum.



Alea cemberut, Alea tak bisa menebak ada kabar bahagia apa yang akan di sampaikan kedua orang tuanya. Orang tuanya masih mengoda Alea karna tak segera memberitahukan Alea. Sesungguhnya Alea sangat tak sabar dengan berita bahagia itu.



"Ayolah Ayah ibu. Kasih tau aku?" Pinta Alea sudah sangat penasaran. Namun Orang tuanya tak juga memberitahukan Alea.



"Tapi kamu janji yah jangan Bolos sekolah lagi" Ucap Bu Dian.



"Baiklah, Alea janji"



"Mulai sekarang, Kita tak akan pergi keluar negeri lagi. Kita akan bekerja di rumah dan akan selalu menemani kamu. Ga ada meninggalkan kamu lagi Sayang". tutur Ibu Dian.



"Benar kah" Alea begitu senang mendengar ucapan ibunya. Sekarang Alea tak akan di siksa oleh paman dan bibi ya lagi.



Alea masih menyetir santai. Alea tak ingin buru buru pulang. Alea masih ingin berlama lama bersama kedua orang tuanya.



Tiba tiba dari belakang, Mobil Alea. Seseorang menabrak mobil Alea begitu keras dan kencang. Membuat Mobil Alea jungkir balik Menabrak mobil lain di depannya. Kecelakaan beruntun itu mengakibatkan banyak korban jiwa. Orang tua Alea langsung meninggal seketika karna tertindih mobil lain yang menabraknya pertama. Sedangkan Alea, Tak sadarkan diri dengan penuh luka di kepala.



Alea langsung di bawa, oleh petugas rumah sakit dan membawanya ke rumah sakit terdekat. Karna Alea masih bernafas. Sedangkan kan Orang tua Alea di bawa Ambulans lain untuk di periksa identitas dan di otopsi atas korban meninggal kecelakaan itu.



Kecelakaan itu begitu mengenaskan. Sampai di siarkan di televisi local dan media sosial. Kecelakaan itu, memicu banyak korban meninggal orang tua Alea salah satunya. Dari semua korban ada 4 korban meninggal. 2 diantara orang tuan Alea. Dan 7 diantara luka berat termasuk Alea. Dan 1 lagi di nyatakan hilang. Semua korban berjumlah 12 orang dengan 4 mobil rusak dan 1 motor hancur.



Bersambung..



Pembaca setiaku. Kasih aku dukungan yah dengan banyak Like buat aku untuk ke 3 novel aku. Biar aku tambah semangat. Walau tak masuk rengking tapi aku udah mengikuti Lomba yang di senggarakan MT dan NT Aku tau novel aku jauh lebih dari bagus namun aku tak menyerah. aku mengikuti sertakan 3 novel aku,



1 Ketika Cinta menemukan jalan.



2 Irani gadis Indigo.



3 Kisah Kita.



Mohon dukungannya biar aku dapet kontrak Resmi di pihak MT Dan NT. karna aku tak berharap menang. Karna masih banyak Author yang lain yang lebih bagus karyanya yang jadi Nominasi pemenang. Terima kasih sebelumnya. Jangan Lupa Like yah.


__ADS_1




__ADS_2