KISAH KITA

KISAH KITA
Chapter Enam Puluh Tujuh.


__ADS_3

Benar saja, perkiraan Qian. Ternyata janin yang keguguran itu, bukan anak dari Revan. Sisi hamil anak orang lain. Ayah dari janin yang keguguran itu, anak dari laki-laki yang bernama Rei.


Rei tak mau bertanggung jawab. Karna, Sisi bercinta dengan siapapun yang Sisi mau. Sisi bukan gadis yang baik. Sisi selalu melakukan berbagai hal, untuk kesenangannya. Bahkan Sisi sering bermain dengan Om-om untuk hidup mewahnya. Sisi lebih parah dari Mili. Mili hanya memberikan tubuhnya pada laki-laki yang jadi pacarnya saja.


Namun sewaktu berpacaran dengan Habibie. Habibie belum pernah menyentuh Mili. Habibie hanya mencium bibir Mili saja, hanya sebatas itu. Tak lebih dari itu. Makanya Mili begitu berat melepas Habibie, hanya Habibie, yang pernah mencintai Mili dengan tulus tanpa ingin menyentuh tubuh Mili. Namun sepertinya sekarang, Habibie sudah menyukai gadis lain. Itu membuat Mili tak suka. Karna, gadis yang di sukai Habibie itu Alea.


Mili dan Sisi begitu membenci Alea dan semua teman-teman Alea terutama Renata. Mili dan Sisi, akan terus berusaha untuk mengancurkan hidup Alea. dan juga Renata bahkan sekarang mereka berdua mengincar Sarah dan Aqila.


Rasa benci Mili dan Sisi pada Alea tak beralasan yang jelas. Padahal Mili dan Sisi sudah mengambil semua milik Alea. Namun masih belum cukup. Alea selalu mendapatkan keuntungan, Mili dan Sisi tak ingin Alea bahagia. Alea harus hancur, sehancur-hancurnya. Mereka berdua akan melakukan berbagai cara untuk mengusik hidup Alea.

__ADS_1


Namun beruntungnya Alea. Alea di kelilingi teman-teman yang baik. Makanya Alea selalu beruntung, walau beberapa kali di celakai. Alea bisa selamat,berkat bantuan teman-temannya yang selalu mendukung Alea.


Keadaan Galih sudah membaik, Galih sudah di izinkan pulang. Aqila setia membantu Galih. Galih masih terlihat lemah. Samar-samar Mili melihat Aqila sedang berjalan dengan seseorang menuju pintu keluar. Mili keluar ruangan Sisi. Mili ingin tau, bersama siapa Aqila. Mili mengikuti Aqila.


Mili fokus pada Aqila, sampai Mili tak memperhatikan kalau Qian sudah berdiri di dekat pintu sedari tadi. Cukup jelas untuk mendengarkan pengakuan Sisi tadi. Namun Mili benar-benar tak memperhatikan Qian. Membuat Qian bisa lolos dari Mili.


Tanpa sepengetahuan Mili, Qian mengikuti Mili dari belakangnya, Qian ingin tau, Mili sedang mengikuti siapa?. Mili tak melihat jelas muka dari laki-laki itu, Padahal Mili begitu penasaran dengan laki-laki yang bersama Aqila itu. Mili hanya melihat Aqila. Tak melihat Galih sama sekali.


Mili tak menemukan apa-apa. Mili memutuskan untuk kembali ke ruangannya Sisi. Qian buru-buru jalan terlebih dahulu dan masuk duluan ke ruangan Sisi yang di dalam ruangan Sisi sudah ada Revan.

__ADS_1


Sisi kembali, memainkan emosi Revan. Sisi kembali bersandiwara di depan Revan. Bodohnya Revan, Revan percaya apa yang di ucapkan Mili. Qian hanya tersenyum saja, melihat sandiwara Sisi. berakting sangat bangus. Bila jadi Artis Sisi pasti pemenang piala Oscar.


Mili pun masuk ruangan Sisi, yang sudah apa Revan Qian. Mili masih bersiap judes pada Revan. Qian masih memperhatikan Mili dan Sisi. Mencari titik lemah mereka. Qian benar-benar akan membalas Mili dan Sisi. Qian benar-benar sudah merencanakan dengan matang rencananya ini. Mengancurkan kedua adik kakak ini. Qian jadi pendendam semenjak tubuhnya seperti sekarang, tubuh Qian benar-benar kekar, dan tangguh. Qian benar-benar menjaga pola makan dan rajin olah raga. Agar tubuhnya tak gemuk lagi seperti waktu SMA.


Qian tak ingin kembali pada masa-masa sulit itu, dihina, dicemooh, dikucilkan, dan dibully. Mili dan Sisi harus merasakan akibat dari perbuatannya. Di masa lalu. Waktunya sebuah pembalasan yang akan di balas oleh Qian. Qian sudah bersumpah akan membalas, Sisi dan Mili sampai darah penghabisan. Qian begitu saat hati. Membuat Qian bersemangat untuk membalas Mili dan Sisi. Membalas semua perbuatannya mereka berdua.


Bersambung...


Jangan lupa like yah

__ADS_1


Mampir juga ke novel Author yang lain ."Ketika Cinta Menemukan Jalanya" dan "Irani Gadis Indigo" terima kasih


__ADS_2