KISAH KITA

KISAH KITA
Chapter Tiga Puluh Lima


__ADS_3

Aqila tak mengerti dengan apa yang dirasakan oleh hatinya yang setiap hari memikirkan Galih. Aqila masih menunggu jawaban dari pertanyaan pertanyaan yang Aqila tak mengerti. Hatinya terus memikirkan Galih. Berkali kali menipis rasa itu. Tapi rasa itu tak mau pergi. Malah semakin tumbuh semakin besar semakin kuat. Membuat Aqila bingung sendiri.


Semenjak, Nattan di rumah sakit. Alea sudah jarang ketemu Habibie. Yah Alea mengagagumi Habibie. Secara tak tak langsung. Tapi perasaan harus terpaksa Alea hilangkan saat Mili mendekati Habibie. Alea tak mau bersaing dengan Mili. Tapi tak ingin membuat Mili menang juga. Membuat Alea bingung sendiri.


Semenjak putus dengan Revan. Renata jadi semakin tenar. Banyak yang berusaha mendekati Renata. Hanya saja, belum ada yang cocok dan pas untuk menggantikan Revan. Karna Renata sudah berjanji akan mendapatkan laki laki yang lebih segalanya dari Revan. Renata tak ingin kalah Dari Revan.


Sedangkan Sarah sendiri, Masih bingung dengan hatinya sendiri. Entah apa yang dirasakan. Sarah ingin sekali melihat Nattan. Tapi tak mungkin Sarah, datang sendiri. Sarah bingung harus bagaimana.


Sarah, masih melamun duduk sendiri pikiranya masih pada Nattan. Sarah sangat kuatir dengan keadaan Nattan. Sarah hanya mendengarkan dari Habibie, Kalo Nattan sudah siuman. Tapi Sarah ingin melihat. Memastikan sendiri dengan. mata kepalanya sendiri. Kalo Nattan memang baik baik saja.


Tiba tiba saja, Renata datang. Mengejutkan Sarah. Membuat Sarah. Kanget, setengah mati. Jantungnya benar benar hampir copot karna Renata. Yang begitu semangat menggangu Sarah.


"Kamu yah" Guman Sarah masih memegang dada nya. Dengan kedua tangannya karna masih terkejut karna Renata.


Renata tertawa jahat. Kali ini, Renata berhasil membuat Sarah benar benar terkejut.


"Maafyah Sarah"


Sarah cemberut.


"Kita kerumah sakit yuu"


Ajakan Renata itu, membuat hari Sarah merasa bahagia. Sarah langsung menyetujui ajakan Renata tanpa mikir panjang.


Sarah menang masih hutang pada Renata. Sampai sekarang, Sarah belum memberitahukan tentang kenyataan yang membuat Sarah bingung dengan hatinya sendiri.

__ADS_1


Renata terus bertanya tentang ini. Tapi Sarah masih bungkam. Sarah selalu beralasan. Dan tak mengubah topik pembicaraan agar Renata tak terus bertanya dengan ini. Karna jujur saja. Sarah masih bingung dengan hatinya sendiri. Seperti apa? Perasaan pada Nattan.


Sarah dan Renata hanya kerumah sakit berdua. Aqila dan Alea ada kuliah. Jadi tak bisa ikut bareng mereka.


Sarah dan Renata sudah berjalan di lorong rumah sakit sambil membawa buah dan beberapa kue untuk Nattan dan teman temanya.


Sarah tak menyangka kalo diruangan Nattan. Ada seorang gadis yang sedang menyuapi makanan yang di bawa nya untuk Nattan.


Tanpa ragu, Sarah yang lebih dulu membuka ruangan inaf Nattan. karna sebelum sudah bertemu Rojak. Kalo Nattan sudah di pindah keruang rawat inap.


Dengan bersemangat, Sarah buru buru masuk. Pada ruangan yang udah di beritahukan Rojak di depan rumah sakit.


Begitu terkejutnya Sarah, saat di buka pintu ruangan Nattan. Ternyata Nattan sedang di suapi gadis itu. Gadis yang beberapa hari yang lalu. Sarah bertabrakan dengan Gadis itu. Dan Sarah melihat itu dengan jelas.


Entah kenapa, hati Sarah Merasa sakit saat. Melihat itu. Gadis itu begitu cantik. Dan mereka pasangan yang cocok.


"Re, pulang yuu?" Ajak Sarah yang buru buru menjauh. Entah kenapa hatinya begitu sakit melihat gadis itu dan Nattan.


"Ko pulang, kita baru nyampe loh".


"Aku mau pulang" Sarah terus berjalan mendahului Renata.


Tamara hanya bisa mengikuti Sarah dari belakang. Renata sebenarnya tak tau, dengan apa yang terjadi pada Sarah. Mootnya berubah begitu cepat. Tadi sebelum datang kesini. Sarah begitu bersemangat. Tapi sekarang. Sarah terlihat sedih. Dan air matanya keluar perlahan. Tanpa Sarah minta.


Sarah ingin menangis. Tapi Ia tahan. Tapi di perjalanan pulang. Sarah terus menangis saat di bonceng Renata. Renata makin bingung dengan apa yang terjadi pada Sarah. Sebenarnya Sarah kenapa?. Hanya Sarah yang tau jawabannya dari pertanyaan Renata.

__ADS_1


Hati Sarah, begitu tercabik saat melihat gadis itu. Gadis ya g bersama Nattan tadi. Sarah tak tau apa yang terjadi pada hatinya. Yang membuat Sarah bingung sendiri. Sarah tau yang di rasakan nya itu. Sebuah cemburu yang menguras hati dan pikiran. Tapi Sarah tak mau berpikir seperti itu. Walau Sarah tak mengakui. Kalo Sarah benar benar telah jatuh cinta pada Nattan. Sarah tak mau akui tentang perasaan yang telah membuat Sarah gila. Yah itu cinta.


Nattan menyudahi suapan dari seorang gadis bernama Devia. Gadis itu, begitu bahagia bisa dekat dengan Nattan. Terlebih lagi, tak ada Galih. Yang membuatnya bisa leluasa bersama Nattan.


Laki laki yang bernama Rojak itu. Begitu baik. Dia mengizinkan Devia untuk bertemu Nattan. Devia tak tau, kalo Nattan sedari tadi memikirkan Sarah. Mungkin Sarah, salah paham. Nattan menjadi kesal sendiri. Karna kondisi nya yang membuat Nattan. Tak bisa mengejar Sarah. Untuk menjelaskan kalo antara Devia dan Nattan tak ada apa apa.


Namun Nattan bingung. Harus menjelaskan dari mana awalnya. Nattan dan Devia menang di jodohkan oleh orang tua mereka. Tapi Nattan tak pernah suka pada Devia.


Bukan karna kelakuan di luar. Tapi karna menang tak ada perasaan cinta di hatinya untuk Devia. Itu yang Nattan rasakan saat ini.


Iya Nattan jatuh cinta, pada gadis muslim itu. Nattan begitu memcintai Sarah. Tapi perbedaan itu, terlalu besar bagi Sarah dan Nattan.


Urusan Agama, tak ada Toleransi. Toleransi untuk saling mencintai dari dua agama yang berbeda. Nattan sudah membayangkan bakal banyak orang menentang. Menentang hubungan mereka yang begitu rumit.


Sarah dan Nattan. Belum memulai. Tapi tembok penghalang itu, begitu kuat menghalangi mereka berdua. Nattan susah memilih mundur. Tapi perasaan nya semakin kuat. Hatinya makin memcintai seorang Sarah. Hanya satu jalan. Salah satu dari kita harus mengalah. Mengalah untuk melepaskan agama yang sedari kecil yang sudah di anut.


Cinta Nattan belum sekuat itu. Untuk meninggalkan semuanya demi Sarah. Nattan tak punya apa apa untuk di perjuangkan.


Nattan tau, berjuang itu bisa sama sama. Tapi Nattan tak punya apa apa. Apa yang harus di berikan Nattan untuk Sarah.


Nattan memang harus menepis rasa di hatinya. Tapi tetap, Semakin Nattan mencoba untuk melupakan. Semakin sulit terasa hati Nattan..Tentang persaannya yang tau. Harus diapakan hatinya ini. Hati yang sudah terlanjur mencintai Sarah. Tapi Dihadapannya sekarang. Malah ada Devia. Mungkin kah, Nattan dan Devia yang menjadi takdir Nattan. Entah lah.


Bersambung...


jangan lupa like yah ..

__ADS_1


__ADS_2