
"Udah dong lepasin pelukan kalian. Aku gerah sana pengap " Gerutu Aqila karna ke 3 temanya ini masih memeluk Aqila begitu erat.
Satu persatu mereka bertiga melepaskan pelukanya.
"Ini, baru Aqila yang kita kenal. Judes galak dan menyebalkan " Gerutu Renata lagi.
Aqila pun melempar bantal pada Renata dan tepat pada sasaran. Dan mereka berempat pun jadi perang bantal. Seperti anak kecil saling membalas satu sama lain. Dan membuat mereka berempat tertawa lepas. Melupakan rasa sesak di hati mereka masing masing melupakan masalah masing masing.
Setelah lelah. Meraka berempat menyadarkan tubuh mereka di lantai tempat tidur Aqila. Mereka tertidur di lantai beralaskan karpet dengan kepala mereka yang begitu dekat. membentuk huruf Tambah (+) dengan kepala mereka yang berada di tengah.
Mereka berfoto ria. Dan mengabadikan Foto mereka di sosial media masing masing dengan Caption #Sahabat Sejati#Selalu ada di setiap saat# Yang menandai 4 Nama Sahabat ini. @SarahCamelia @Aqila&_G# @Rere_Renata dan @Lea_Alea.
Meraka masih dalam posisi kepala mereka berada di tengah tengah. Mereka sudah tak bermain sosial media lagi.
"La, kamu kenapa sih?" Tanya Sarah tiba tiba.
"Iya, buat Kuatir aja" Seru Renata lagi.
"Cerita dong, jangan di Pendem sendiri. Kan kita sahabat. Harus ada di setiap saat" Ucap Alea lagi.
"Aku ketemu laki laki yang mirip dengan Dia kemarin" Ucap Aqila pelan dan mulai serius.
"What's?" Ucap Renata terkejut langsung bangun dari tidurnya. Tak percaya dengan yang di ucapkan Aqila.
Meraka sudah terbuka dari awal Meraka bertemu. Semua sudah tau, cerita hidup mereka masing masing. Mereka bertiga tau betul Aqila belum bisa move on dari laki laki yang sudah meninggal 5tahun yang lalu itu. Karna laki laki itu juga. Yang membuat Aqila suka seni tato. Dan mengenal dunia hitam karna laki laki itu. Dan motor yang Aqila pakaipun milik laki laki itu. Laki laki itu. Segalanya buat Aqila. Mereka berdua tau perasaan Aqila begitu dalam pada laki laki itu. Makanya mereka begitu terkejut saat Aqila berkata kalo melihat Wajah yang mirip dengan laki laki itu. Yang mereka lihat dari Foto yang pernah Aqila perlihatkan pada mereka.
__ADS_1
"Sungguh Qila!!" Tanya Sarah masih tak percaya dengan ucapan Aqila. Jika laki laki yang sudah meninggal 5 tahun yan lalu. Kemarin bertemu dengan Aqila. Dan membuat Aqila sampai seperti itu.
Sarah pun bangun begitu juga Alea dan Aqila sekarang mereka duduk membentuk lingkaran. Aqila pun memegang kedua kakinya Seakan tak percaya dengan apa yang dilihatnya seperti mimpi di siang bolong. Walau kemarin saat bertemu Aqila terlihat cuek. Namun hatinya terus berdebar. Merasa takut dan Bingung sendiri.
Sarah Alea dan Renata duduk bersila. Melihat Aqila yang sedang rapuh itu. Merasa kasihan pada Aqila. Aqila mulai meneteskan air matanya. Merasa sesak dan sakit yang begitu dalam. Mengingat Wajah laki laki itu yang begitu mirip dengan Dia.
"Kamu yakin, Wajah laki laki itu mirip dia?" Tanya Alea memastikan.
"Mirip sekali, Seperti pinang di belah dua. Tak ada bedanya"
"Apa Meraka kembar Qila" Tanya Renata masih ragu dengan ucapan Aqila.
"Itu, ga mungkin. Gilang tak pernah bilang kalo dia punya kembaran".
"Laki laki itu, begitu nyata Sarah. Bahkan, nama mereka hampir sama Galih dan Gilang".
"Aku jadi penasaran, Qila aku ingin liat sekali lagi, Wajah Gilang" Ucap Alea.
Aqila pun beranjak. mengambil tasnya dan mengeluarkan dompetnya. Aqila mulai membuka dompetnya. Aqila memcari Foto Gilang yang ia simpan di dompetnya. Namun tak ada. Aqila membongkar seluruh Dompetnya. Berharap Aqila, Menemukan Foto Gilang yang ia simpan di dompetnya. Aqila terus mencari tapi Aqila tak menemukan foto Gilang.
"Dimana Foto itu?" Guman Aqila sendiri. Karna Foto itu, benar benar tak ada di dompetnya.
Alea mengerutkan keningnya. Melihat Aqila yang sedang mengobrak abrik seisi dompet nya. Namun tak di temukanya foto Gilang.
"Mungkin kamu menyimpan di tempat lain Qila?" Ucap Sarah. Karna Aqila terus mencari Foto Gilang sampai berkali kali Aqila membongkar dompetnya.
__ADS_1
"Apa jangan jangan hilang?" Seru Renata lagi.
Aqila, menghembuskan nafas panjang. Mungkin benar yang di katakan Renata. Foto itu hilang.
"Ha, padahal itu Foto paling bagus Gilang" Guman Aqila sudah pasrah Karna foto itu sudah tak ada lagi di dompetnya.
Aqila pun beranjak dan mengambil Foto lain di album khusus foto Gilang. Yang ia kumpulkan dulu. Dan memberikannya pada Alea. Untuk di perlihatkan nya Wajah Gilang. Yang begitu mirip dengan Galih.
Di tempat lain. Galih sedang melihat Foto yang mirip dengan dirinya sendiri. Foto sodara kembar nya yang tak pernah ia temui selama hidupnya.
Dulu, dua anak kembar ini di pisahkan karna Kedua orang tua mereka yang bercerai. Gilang dengan Ayahnya dan Galih dengan Ibunya. Tapi Nasif Gilang dan Galih berbeda. Gilang hidup normal seperti Anak laki laki lainya. Gilang bisa melakukan apapun yang anak laki laki lakukan pada umunya. Berlari bermain sepak bola. Berenang. Main seoedag. Main Game sama teman teman. Dan melakukan semua kegiatan di luar rumah dan dalam rumah. Berbeda dengan Galih yang harus terbaring lemah di rumah sakit. Karna jantung Galih yang lemah. Galih tak bisa melakukan apapun seperti anak yang lainnya. Setiap hari hanya dokter dan perawat yang menemani Galih. Galih tak bisa melakukan aktivitas apapun karna bila Galih lelah atau cape akan membuat Galih semakin dekat dengan kematian. Rasanya hidup Galih tak adil. Saat itu, Galih marah pada Tuhan. Karna hidupnya yang berbeda dengan orang lain. Galih ingin mati saja. Saat itu.
Hingga suatu keajaiban muncul. Anak laki laki 14 tahun itu. Mendapatkan suatu keajaiban karna ada yang mau mendonorkan jantungnya untuk Galih. Anak laki laki yang meninggal karna kecelakaan itu. Ingin mendonorkan jantungnya pada Galih kalo dia meninggal. Dan Tuhan mengabulkan Doa anak laki laki itu.
Galih begitu bahagia. Karna ia bisa hidup normal dan Jantung itu cocok dengan Galih. Galih begitu bahagia tanpa tau kenyataan yang membuat Galih sesali sampai sekarang.
Ternyata Anak laki laki yang mendonorkan jantungnya itu. Sodara kembar Galih ya g tak pernah Galih temui seumur hidup nya. Nama sodara kembar Galih itu Gilang. Gilang tau kalo ia punya sodara kembar yang sakit sakitan karna gagal jantung. Gilang sendiri tau, karna Ayahnya memberitahu Gilang saat itu. Gilang menangis bertengkar dengan Ayahnya karna tak pernah menceritakan tentang sodara kembarnya itu. Sampai kecelakaan maut itu. Membuat Gilang kecelakaan. Dan Sebelum Gilang meninggal, Gilang ingin mendonorkan jantungnya untuk Galih. Gilang merasa sudah mengambil hak Galih. Merampas hidup Galih. Gilang ingin memberikan Galih kesepatan untuk hidup dengan jantungnya yang sehat. Dan Gilang memberikan motor kesayangan untuk gadis yang sangat Gilang cintai. Yaitu Aqila.
Mengetahui Kenyataan itu. Membuat Galih Frustasi. Galih seperti mengambil hidup Gilang yang seharusnya masih hidup sampai sekarang. Galih menyesal karna Gilang memberikan hidupnya untuk Galih. Harusnya Galih yang meninggal bukan Gilang yang mengorbankan dirinya untuk hidup Galih.
Tak terasa air mata Galih. Meneteskan air matanya mengingat Gilang. Dan Kemarin Galih berdebar saat bertemu Aqila. Gadis yang dicintai Gilang. Dan kini, Galih juga menyukai Aqila karna jantung mereka sama. Jantung Galih. Milik Gilang.
Bersambung.
Jangan lupa like yah.
__ADS_1